Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.311 views

Balada Islamophobia di Negeri Mayoritas Muslim

ISLAMOPHOBIA adalah sebuah permusuhan yang tidak berdasar terhadap Islam. Sehingga konsekuensi praktis dari ketakutan ini adalah diskriminasi terhadap kelompok dan individu Islam. (Runny Trust) (Kompasiana.com, 16/07/2018).

Penggalan paragraf di atas, merupakan ungkapan seorang tokoh barat yang dengan beraninya mengeluarkan statement, melawan arus opini dunia tentang Islam dan pemeluknya yang hari ini,  tiada henti dikampanyekan.  

Umat Islam yang sejak lahir identik dengan sejumlah simbol dalam agamanya serta kelengkapan hukum-hukum yang di bawahnya, yang mana tidak satupun perkara, dalam hidup ini tidak diaturnya, membuat musuh-musuh Islam  terus membidiknya, agar keparipurnaan syariat ini tidak sampai masuk membersamai pengelolaan negara. Akibatnya, sejumlah diskriminasi menimpa kaum muslimin.

Di Jerman misalnya,  pada tahun 2017 ketakutan terhadap Islam atau yang biasa dikenal dengan istilah Islamophobia mencapai 1075 kasus.  Di dalamnya ada insiden penyerangan masjid sebanyak 239 kasus. Dan belum lama ini, umat Islam yang hidup di negeri bertembok Berlin ini, dikejutkan dengan teror bom di rumah-rumah ibadah mereka (baca: masjid) (Islamkaffah.id, 26/07/2019).

Ancaman ini tidak hanya terjadi di satu tempat saja, melainkan di beberapa lokasi berbeda, seperti: Masjid di Munchen, Vilingen-Schwenning, Iserlohn, masjid Besar Koln, masjid-masjid di Mainz, Duisburg dan Mannheim. Fenomena ini oleh Ketua Dewan Pusat Muslim di Jerman Aiman Mazyek,  karena dipengaruhi oleh akutnya Islamophobia di negeri ini (Islamkaffah.id, 26/07/2019).  

Selain di Jerman, fenomena serupa juga dijumpai di beberapa negara lainnya. Sebagaimana ungkapan Pew Research Center bahwa kasus-kasus pelecehan berdasar agama meningkat derastis dalam rentang waktu 2007-2017 (Muslimahnews.com, 31/07/2019).  

Agaknya, bisa sedikit dipahami jika di barat, tingkat phobia terhadap Islam cukup besar. Hal ini dikarenakan penduduk muslim di sana,  mempunyai akses terbatas dalam mengenalkan Islam. Dan secara demografi, rata-rata penduduknya berkeyakinan di luar Islam. Maka wajar, tatkala mereka asing dengan sejumlah syariat yang melekat pada keseharian kaum muslimin. Ditambah lagi, derasnya opini barat yang kerap mendiskreditkan syariat Islam, melalui saluran media di negara yang bersangkutan, hal ini semakin menambah ketakutan mereka terhadap Islam dan syariatnya.  

Akan tetapi menjadi aneh, ketika ketakutan dan kebencian itu datang dari negeri mayoritas, dimana kaum muslimin terbesar dunia ada di sana. Sebut saja di Tanah Air.  Sebagaimana akhir-akhir ini kita saksikan, bendera yang bertuliskan kalimat tauhid dipersoalkan, bahkan dianggap sebagai sebuah tindakan kriminal karena bertentangan dengan aturan konstitusi yang ada. Padahal kalimat tersebut telah membersamai kaum muslimin bahkan sampai di akhir-akhir hembusan nafasnya, kalimat ini teramat dibutuhkan.

 Tidak cukup sampai di situ, ormas Islam pun kerap mendapat sorotan sebab dianggap sebagai wadah berkembangnya bibit-bibit teroris, ekstrimis dan radikalis.  Sungguh ini tuduhan yang tidak berdasar. Namun terus digaungkan. Padahal para aktivis gerakan yang dimaksudkan oleh rezim, belum pernah terbukti melakukan aktivitas yang merongrong keutuhan bangsa. Seperti melakukan kegiatan separatis, menjual aset negara kepada asing, mengkorupsi uang negara dan tindakan kriminal lainnya.

Ketakutan kaum muslimin terhadap agamanya sendiri ini akan menjadi aneh ketika kita mengacu pada pendapat peneliti asal Jerman, Miriam Urbrock dan Marco Claas. Keduanya mengartikan Islamophobia  adalah sinonim dari ‘anti Islam’, yakni segala sikap yang menunjukan ketidaksukaan terhadap agama Islam itu sendiri. Maka patutkah mereka (baca : kaum muslimi) yang phobia terhadap Islam dikatakan anti Islam? Rasanya kurang tepat,  bagaimana mungkin seorang muslim menjadi anti terhadap agamanya sendiri.

Namun, beginilah fakta hari ini. Seorang muslim bisa alergi dan takut  dengan syariat dari agama yang dianutnya. Semua ini akibat diterapkannya sistem sekuler yang memisahkan urusan agama dalam kehidupan. Penerapan paham ini telah menyebabkan masyarakat nyaris tidak teredukasi dengan ajaran agamanya.

Yang ada, mereka hanya mengikut pada aturan Barat yang penuh dengan simbol kebebasan miskin dari ruh penciptanya. Sekularisme ini pada akhirnya menyuburkan isu Islamophobia di tengah kehidupan masyarakat. Masyarakat pun pada akhirnya kian menderita alergi akut terhadap agamanya sendiri.

Padahal isu ini merupakan mega proyek yang digulingkan negara adidaya dunia untuk merusak citra Islam dalam rangka membendung munculnya kekuatan Islam politik. Mengapa harus dibendung? Sebab rival nyata dari sistem kapitalis dunia saat ini adalah Ideologi Islam itu sendiri. Penerapan Islam politik berpotensi besar mengguncang singgasana hegemoni kapitalis dunia. Itulah mengapa barat akan berusaha habis-habisan untuk membendung terjadinya perubahan ini.

Hal ini mulai terlihat pasca runtuhnya Uni Soviet.  Islam ideologis dianggap sebagai musuh baru negara adikuasa dalam menjalankan ekspansinya ke penjuru dunia. Hal ini semakain nyata ketika peristiwa WTC dan Pentagon pada 11 September 2001 silam.  Dengan menetapkan Osama ibn Laden sebagai pelaku dibalik teror keji itu. Genderang perang terhadap terorisme mengudara. Padahal sampai saat ini, keterlibatan tokoh asal bumi Afganistan itu masih dipertanyakan kebenarannya. Mengingat sejumlah analisis kala itu belum mampu membawa Osama ibn Laden sebagai tersangka.

Sejak saat itu, Amerika pun hadir dengan memposisikan dirinya sebagai polisi keamanan global, untuk melindungi negara di dunia. Hal ini semakin nyata, ketika RUU anti terorisme digulingkan di negeri-negeri yang sebagian besar penduduknya kaum muslimin. Sebagai jalan untuk memberangus para bibit-bibit kelompok radikal dan ekstrimis yang sejatinya hal ini tidak pernah ada. Sebagaimana ungkapan Runny Trust di atas.

 Hal ini semakin terbukti, ketika sang Penggagas berada di belakang sejumlah tragedi humanity yang membara di berbagai belahan bumi. Utamanya, di negeri-negeri kaum muslimin sendiri, seperti yang menimpah Bumi Syam (Palestina, Suriah, Yaman) dan sekitarnya. Kalau memang benar adanya, kaum muslimin itu radikal dan teroris mengapa mereka tidak membalas perbuatan kafir penjajah yang telah menumpahkan darah saudara mereka selama puluhan tahun di tanah Palestina misalnya.

Untuk itu, kaum muslimin harus lebih peka dalam memahami hal ini. Bahwa isu terorisme, radikalisme dan ekstrimisme hanyalah bagian dari propaganda hitam yang dibuat-buat barat untuk mengkotak-kotakan umat ini. Oleh karenanya, umat Islam harus segera kembali mengkaji Islam secara kaffah (menyeluruh) agar tidak mudah terhasut dengan suguhan barat melalui propaganda –propaganda yang tak berdasar bahkan mengada-ada. Sebab Islam diturunkan ke dunia untuk membawa rahmat bagi semesta alam. Sungguh menebar kebencian juga ketakutan bukanlah agenda agung yang diwariskan dalam agama ini. Wallahu’alam.

Rosmiati

Tinggal di Buton, Sulawesi Tenggara

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Tentara Pemerintah Libya Rebut Lingkungan Al-Kayikh di Selatan Tripoli dari Pasukan Haftar

Tentara Pemerintah Libya Rebut Lingkungan Al-Kayikh di Selatan Tripoli dari Pasukan Haftar

Sabtu, 30 May 2020 19:30

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Protes Pecah di Kota-kota Seluruh AS Menyusul Kematian Warga Kulit Hitam Oleh Opsir Kulit Putih

Sabtu, 30 May 2020 19:05

Mengapa Muslimah Harus Berkarir?

Mengapa Muslimah Harus Berkarir?

Sabtu, 30 May 2020 19:00

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Bupati Tangerang Gelar Simulasi Pembukaan Masjid Standar Protokol Kesehatan Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 18:46

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 30 Mei 2020 Infografis Covid-19

Sabtu, 30 May 2020 17:42

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

New Normal, Wujud Kebijakan Coba-Coba

Sabtu, 30 May 2020 12:13

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Lindungi Warga DKI, Anies Pasang Badan

Sabtu, 30 May 2020 09:02

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Viral Soal Isu PKI Jelang 1 Juni

Sabtu, 30 May 2020 01:59

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Legislator Nilai Pelantikan PAW Dirut TVRI Langgar UU MD 3

Jum'at, 29 May 2020 23:42

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

PKS: Pansus BBM Perlu Segera Dibentuk

Jum'at, 29 May 2020 22:58

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Selain Rebahan, Inilah 3 Hal Positif untuk Mengisi Syawal

Jum'at, 29 May 2020 22:00

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Corona, antara Khayalan dan Kenyataan

Jum'at, 29 May 2020 21:45

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Pasien Positif Corona di Jatim Jadi 4.409, Tambahan Terbanyak dari Surabaya

Jum'at, 29 May 2020 21:36

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

PP Muhammadiyah Minta Pemerintah Jelaskan Secara Objektif dan Transparan Kebijakan New Normal

Jum'at, 29 May 2020 21:24

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Inilah 4 Tips Menjaga Spirit Ibadah Pasca Ramadhan

Jum'at, 29 May 2020 21:20

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Soal Pembukaan Sekolah, Fahira Idris: Selama Belum Aman Jangan Coba-coba

Jum'at, 29 May 2020 21:03

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Tuntaskan PSBB ataukah Ngebet New Normal?

Jum'at, 29 May 2020 20:21

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Ketua DPR Libya Timur Bertemu Para Pemimpin Milisi Pemberontak, Kecualikan Khalifa Haftar

Jum'at, 29 May 2020 18:30

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Update 29 Mei 2020 Infografis Covid-19

Jum'at, 29 May 2020 16:23

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Helmy Yahya Dipecat karena Liga Inggris Bukan Budaya Bangsa, Warganet: Playboy Budaya Bangsa?

Jum'at, 29 May 2020 16:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Kamis, 28/05/2020 15:39

Implikasi Hukum Status New Normal