Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.493 views

Haji dan Upaya Mengamalkan Kesabaran Tingkat Tinggi

JUTAAN orang telah mengikuti rangkaian ibadah ibadah haji pada tahun ini. Yang tercatat di Kementrian Haji Arab Saudi sekitar 4 juta orang. 

Jamaah yang tidak tercatat, kemungkinan jumlahnya sangat banyak, bahkan mungkin jutaan. Baik dalam negeri maupun luar negeri. KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) jeddah melaporkan, sebelum masa Arafah kemarin ada 130 WNI yang ditangkap oleh otoritas Arab Saudi karena masuk Mekkah tanpa visa haji. 

Banyaknya orang berkumpul dari seluruh dunia, bukan hanya melakukan ritual ibadah di waktu dan tempat yang sama, tetapi juga mengenal budaya dan karakter orang-orang dari belahan dunia yang lain. 

Sentuhan dengan budaya dan karakter yang berbeda ini kadang menimbulkan gesekan dan salah paham antara satu dengan yang lainnya. Ada yang sekedar kesel, terlibat cekcok, hingga hampir adu jotos. 

Di depan sebuah hotel, saya dapati ada bus berhenti agak lama. Pintu depannya terbuka. Saya dapati supir sedang berbincang dengan satu penumpang bus shalawat. Suaranya kencang. Saya naik ke atas, ingin tahu apa yang sedang terjadi. 

"Kurang ajar ini mas. Masa dia bicara dengan saya dengan suara kencang?," kata seorang jamaah haji, sambil menunjuk kepada Supir bus shalawat berkewarganegaraan Sudan. 

Saya juga, lanjutnya, diturunkan disini, padahal tujuannya mau ke Haram. "Gua tonjok lu. Anjin*," kata orang tadi dengan penuh emosi. 

Saya coba untuk menenangkan agar emosi bapak tadi mereda. Minta kepadanya untuk turun dari bus. Alhamdulillah mau dan semuanya berjalan kondusif kembali. 

Rupanya, penyebab cekcok yang hampir terjadi pemukulan itu, adalah komunikasi yang kurang dipahami kedua belah pihak. Jamaah bicara dengan bahasa Indonesia, sedangkan supir bicara dengan bahasa Arab. Keduanya pun memiliki karakter yang berbeda. Orang Indonesia biasa pelan saat bicara, sedangkan orang Arab, selalu kencang kalau bicara. Dikira suara yang tinggi itu pertanda sebuah peremehan, padahal memang kesehariannya begitu.

Kejadian lainnya, saat sekeluarga jamaah haji Indonesia naik taksi dari Haram menuju ke hotel usai melakukan thawaf Ifadhoh. Supir mengatakan, satu orang ongkosnya "sab'iin". Mereka berjumlah sepuluh orang. 

Yang ada di benak jamaah, sab'iin sama dengan sab'ah, yaitu artinya tujuh. Padahal sab'iin adalah tujuh puluh. 

Masalah terjadi saat sepuluh orang ini turun dari taksi. Jamaah memberi uang seratus riyal dan minta kembalian. Supir marah. Minta satu orang ongkosnya tujuh puluh riyal. Total semuanya tujuh ratus riyal. 

Saya yang ada di tempat kejadian, ingin tahu, berapa akad awal ongkos sebelum jamaah ini naik. Ternyata memang terjadi salah paham. Supir ingin mencekik harga perorang tujuh puluh riyal, yang dipahami jamaah tujuh riyal. Gila. Jarak tempuh 2,5 km aja ongkosnya kalau dirupiahkan sampai Rp 2,8 juta. 

Saat puncak haji, supir taksi kerap nakal dengan menaikkan tarif seenak udelnya. Taksi di Saudi tidak pakai argo. Penumpang sebelum naik, melakukan tawar menawar. Kalau masih ada seat kosong, di tengah jalan bisa angkut orang. Mirip angkot di kita. 

Supir taksi tersebut orang Mesir. Rata-rata mereka ini punya kelakuan rewel dan tingkah menyebalkan. Dia ngomel-ngomel tetap minta tujuh ratus riyal. Bilangnya macet selama empat jam. Mau nipu dia. 

Saya, teman petugas haji, dan seorang mukimin mencoba untuk menengahi. Akhirnya supir ini diberi ongkos tiga ratus riyal. Dia langsung pergi. Masalah clear and clean. 

Haji adalah ibadah yang bukan hanya butuh kekuatan fisik, tapi juga butuh kesabaran. Banyak hal-hal diluar nalar terjadi. Saat itulah ayat " la rofatsa wala fusuqo wala jidala fil haj" benar-benar harus dengan telaten untuk diamalkan.

Mekkah Al Mukarramah, 14 Dzulhijjah 1440 H.

Budi Marta Saudin

Petugas haji Indonesia bidang transportasi 2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Medis: Lebih 500 Orang Meninggal di Kamp Al-Hol Suriah pada 2019

Jum'at, 17 Jan 2020 21:22

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Yusuf Deedat, Putra Kristolog Terkemuka Ahmad Deedat Kritis Setelah Ditembak di Kepala

Jum'at, 17 Jan 2020 18:45

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Saudi Bayar Kompensasi 10 Warga Malaysia Korban Tragedi Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Jum'at, 17 Jan 2020 18:15

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

11 Anggota Pasukan AS Alami Geger Otak Akibat Serangan Rudal Iran di Pangkalan Udara Al-Assad Irak

Jum'at, 17 Jan 2020 17:45

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Keluarga Korban Pesawat Penumpang Ukiraina yang Ditembak Jatuh Militer Iran Tuntut Kompensasi

Jum'at, 17 Jan 2020 17:19

Ketika KPK Sudah Jinak

Ketika KPK Sudah Jinak

Jum'at, 17 Jan 2020 15:25

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

LPPOM MUI: Uhamka Kampus Pertama di Indonesia Miliki Kantin Tersertifikasi Halal

Jum'at, 17 Jan 2020 08:55

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Kunjungi PP Muhammadiyah, Menhub Bahas Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Kemaritiman

Jum'at, 17 Jan 2020 08:36

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Majelis Taklim Al Islah dan WMI Bagikan Paket Sekolah untuk Korban Bencana Bogor

Jum'at, 17 Jan 2020 08:24

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

PDIP Melecehkan KPK dan Hukum

Jum'at, 17 Jan 2020 07:18

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Mampukah Jokowi Menjinakkan Banteng?

Kamis, 16 Jan 2020 23:27

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Korupsi Menggurita, Rakyat Sengsara

Kamis, 16 Jan 2020 22:42

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Afiliasi Islamic State Bebaskan 5 Pekerja Bantuan Lokal yang Mereka Culik di Nigeria Timur

Kamis, 16 Jan 2020 22:00

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Israel Khawatir Akan Kemenangan Hamas Jika Mahmoud Abbas Meninggal

Kamis, 16 Jan 2020 21:35

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

AS Pertimbangkan Untuk Hentikan Bantuan Militer ke Irak Jika Pasukannya Diusir

Kamis, 16 Jan 2020 21:15

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Fraksi PKS Resmi Usulkan Pansus Jiwasraya dan Hak Interpelasi BPJS

Kamis, 16 Jan 2020 21:06

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Turki Bantah Beri Kewarganegaran untuk Warga Suriah yang Berperang di Libya

Kamis, 16 Jan 2020 20:39

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Mimpi Digauli Suami, Haruskah Mandi?

Kamis, 16 Jan 2020 20:34

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Aktifis Kulluna Maryam dari Al Quds Sambangi Muslimah Wahdah Islamiyah

Kamis, 16 Jan 2020 20:00

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

IPCN Gandeng WMI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Kawasan Terisolir Jasinga dan Lebak

Kamis, 16 Jan 2020 19:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X