Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.977 views

Demonstran Sudan Rayakan Idul Fitri dengan Shalat Jenazah Setelah pembantaian Khartoum

KHARTOUM, SUDAN (voa-islam.com) - Para pengunjuk rasa di Sudan pada hari Selasa (4/6/2019) merayakan hari pertama Idul Fitri, hari libur yang biasanya dirayakan pada akhir bulan suci Ramadhan, dengan shalat jenazah dan protes menyusul pembantaian setidaknya 35 orang oleh angkatan bersenjata, sehari sebelumnya.

Waktu peringatan demonstran adalah simbol seberapa banyak warga sipil terbagi dari penguasa militer negara itu.

Awal dan akhir Ramadhan diumumkan oleh para ulama saat melihat bulan sabit baru.

Baik hari pertama puasa dan awal Idul Fitri sering berbeda di seluruh dunia, dengan Arab Saudi dan Turki memulai perayaan pada hari Selasa tahun ini dan Maroko dan Mesir tetap menjalankan ibadah puasa hingga Idul Fitri dimulai pada hari Rabu.

Tetapi waktu Idul Fitri jarang berbeda dalam satu negara.

Tahun ini, Yaman di daerah-daerah yang dikendalikan oleh pemberontak Syiah Houtsi akan memulai Idul Fitri pada hari Rabu, sementara mereka yang berada di daerah-daerah di bawah wewenang pemerintah yang didukung Saudi mulai Idul Fitri pada hari Selasa.

Di Sudan, junta militer mengumumkan Idul Fitri akan dimulai pada hari Rabu, menurut kantor berita SUNA.

Pemimpin protes, Asosiasi Profesional Sudan (SPA), menyatakan Idul Fitri akan dimulai Selasa.

Kelompok payung oposisi menyerukan kampanye luas "pembangkangan sipil" dan pemogokan setelah pembunuhan Senin.

SPA juga menyerukan protes damai yang berkelanjutan di seluruh Sudan.

Saksi mata melaporkan bahwa angkatan bersenjata - khususnya Pasukan Dukungan Cepat (RSF) yang dipimpin oleh wakil pemimpin junta militer - masih berpatroli di jalan-jalan Sudan pada Selasa pagi, diduga memukul, menangkap dan menembak siapa pun di luar.

Keadaan berbahaya itu telah membuat banyak orang amat ketakutan untuk meninggalkan rumah mereka, kata para aktivis.

Meskipun demikian, beberapa orang terpilih telah keluar di seluruh negeri untuk melakukan shalat Idul Fitri bersama.

Di beberapa lokasi, shalat itu digabungkan dengan "shalat ghaib" atau "shalat jenazah ketika orang mati tidak dapat dihadirkan atau tubuh mereka tidak dapat ditemukan.

Puluhan warga sipil di Shambat, Khartoum Utara datang bersama untuk menghadiri shalat Idul Fitri dan menghadiri pemakaman, sebuah video yang disiarkan di media sosial menunjukkan.

Para pengunjuk rasa di lingkungan Khartoum di Gabra juga digambarkan sedang melakukan zikir  sambil mempersiapkan diri untuk sholat Ied.

Video lain menunjukkan para demonstran turun ke jalan-jalan Omdurman setelah sholat Ied, meneriakkan slogan-slogan revolusioner.

Para jemaah juga berkumpul di al-Douiem, sebuah kota di Sudan selatan, dan Port Sudan untuk berdoa sholat Idul Fitri dan shalat ghaib, menurut foto yang diposting di media sosial.

Kota selatan Kosti dan lingkungan Khartoum Burri juga di antara lokasi di mana puluhan warga sipil berkumpul untuk shalat Ied.

Para ekspatriat Sudan di ibukota Qatar Doha juga datang bersama untuk berdoa Idul Fitri dan shalat ghaib.

Dalam sebuah video yang didistribusikan di media sosial, pengunjuk rasa menyatakan itu adalah tindakan revolusioner untuk memulai Idul Fitri pada hari Selasa.

"Siapa pun yang tidak berpuasa adalah revolusioner dan mereka yang berpuasa adalah keizan," teriak mereka.

Keizan adalah istilah menghina yang digunakan untuk menggambarkan anggota dan pendukung pemerintahan  mantan Presiden Omar al-Bashir. (st/TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X