Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.529 views

Dengan Syariat Pasti Maslahat

Oleh:

Winda Kurniawati*

 

DI TENGAH suhu panas pilpres di Indonesia ternyata ada yang lebih panas dari negeri jiran, Brunei Darussalam. Pasalnya, pada Rabu 3 April 2019 lalu Kesultanan Brunei Darussalam memberlakukan secara bertahap salah satu hukum Syariah yakni rajam dan cambuk bagi pezina dan LGBT.

Kontan saja keputusan ini mengagetkan dunia, terutama Barat. Sejumlah artis Hollywood mengadakan aksi pemboikotan hotel milik kesultanan Brunei Darussalam. Maskapai Australia pun turut memutus perjanjian karena adanya hukuman ini. Sekjen PBB mengatakan, hukuman mati bagi LGBT adalah melanggar HAM.

Bahkan ada yang berpendapat Sultan Hasanah Bolkiah meniru perundangan ISIS. Tak sedikit pula yang menghujat hukuman ini dengan mengatakan hukuman mati bagi LGBT adalah hukum yang sudah kuno alias ketinggalan jaman sebab dewasa ini dunia mulai bisa menerima kehadiran para penyuka sesama jenis. Media – media meanstream pun memberitakan dengan nada nyinyir soal keputusan sultan Brunei tersebut.

Namun semua tuduhan negatif yang disematkan kepada Sultan tak membuat surut tekad beliau untuk memberangus LGBT demi menjaga warga negaranya dari perilaku seks yang diharamkan dalam Islam ini. Dalam pidato peringatan Isra Miraj lalu, Sultan menyerukan ajaran Islam yang lebih kuat.

"Saya ingin melihat ajaran Islam di negara ini tumbuh lebih kuat," katanya dalam pidato yang disiarkan secara nasional di sebuah pusat konvensi di dekat ibu kota Bandar Seri Begawan.

Keteguhan Sultan Hasanah Bolkiah membuahkan hasil. Para pelaku LGBT mulai meninggalkan Brunei untuk menghindari hukuman tersebut. Dan ini berarti lambat laun Brunei akan bersih dari LGBT. Bagus bukan? Brunei adalah salah satu negeri muslim di Asia Tenggara. Negeri yang kecil dengan jumlah muslim sekitar 67% dari 370 ribu penduduknya.

Di negeri yang kaya ini, LGBT sama sekali tak mendapat tempat untuk hidup dan berkembang. Ucapan Sultan Hasanah, ‘ Undang-undang ( syariah ), selain mengkriminalkan dan menghalangi tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam, juga bertujuan untuk mendidik, menghormati, dan melindungi hak-hak yang sah dari semua individu, masyarakat, dari setiap agama dan ras ‘’ tercermin dari seorang muslim yang yakin dan berani karena panggilan keimanan.

Seharusnya sebagai negara serumpun , Indonesia punya sikap yang sama. Terlebih di negeri ini hidup 222 juta orang Islam. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Indonesia menjadi salah satu surga wisata menarik bagi kaum LGBT yakni di Kawasan Seminyak, Bali. Demi menjunjung tinggi kebebasan, selama tidak merusak norma dan hukum adat menjadi faktor utama suburnya kehadiran dan aktivitas kaum LGBT di pulau Dewata ini.

Beberapa kali di beberapa wilayah Indonesia yang memiliki otonomi daerah mendapat kecaman dari berbagai LSM bahkan dari pihak asing manakala diterapkan perda syariah semisal hukuman cambuk di Aceh. Hukuman mati bagi pedofil pun terjegal dengan alasan HAM. Pemerintah daerah yang menutup lokalisasi besar di wilayah kerjanya mendapat hujatan dari orang – orang yang tidak senang dengan ditutupnya lokalisasi tersebut.

Sepertinya meski Indonesia mengklaim negaranya berpenduduk muslim terbesar di dunia namun sulit sekali bagi hukum yang diambil dari Islam untuk bisa diaplikasikan oleh Negara. Maka tak heran kasus perzinaan, perkosaan, pesta seks, pelecehan, LGBT, terus saja terjadi bahkan kian hari kian meningkat. Kerusakan sosial semakin parah.

Nabi Muhammad Salallahu’alaihi Wa Salam pernah bersabda, “ Jika zina dan riba sudah menyebar di suatu kampung maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan azab Allah atas diri mereka sendiri ” (HR al-Hakim, al-Baihaqi dan ath-Thabrani).

Berkaca pada Brunei Darussalam bisa kita lihat bahwa hanya kekuatan negaralah yang bisa menumpas LGBT termasuk perbuatan amoral lainnya. Jadi jika ingin negeri ini terbebas dari masalah perkosaan, pelecehan, penyimpangan seksual, peningkatan HIV/AIDS, dan masalah sosial lainnya tidak ada solusi lain bagi negeri ini selain mengadopsi hukum Islam.

Hukum rajam ini hanyalah salah satu hukum syariat yang diberlakukan di Brunei sudah tampak efek positifnya, bagaimana pula jika penerapan syariat diberlakukan utuh. Penerapan syariat Islam kaffah dalam naungan daulah Islam saja yang dapat menyelesaikan LGBT secara menyeluruh di seluruh dunia, tidak hanya di Brunei saja. Seharusnya jika seluruh negara menginginkan kehidupan yang lebih baik, terbebas dari segala kehancuran ekonomi, sosial, budaya , kecurangan politik, dan sebagainya syariat Islamlah jawabnnya.

Penerapan Islam dalam sebuah system negara seperti yang dicontohkan Rasulullah Salallahu’alaihi Wa Salam menjadi bukti nyata tak terbantahkan bahwa dengan penerapan syariat Islam membawa rahmat bagi seluruh dunia. Bukan hanya bagi orang Islam tapi juga bagi orang-orang diluar Islam bahkan alam pun terjaga ekosistemnya. "Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. " (QS.Al A’raf 96 ) Wallahua’lam bish shawab.Anggota Forum Muslimah Peduli Generasi , Bondowoso, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Senin, 22 Jul 2019 03:51

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

Senin, 22 Jul 2019 02:21

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 01:10

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Senin, 22 Jul 2019 00:26

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Ahad, 21 Jul 2019 23:57

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Ahad, 21 Jul 2019 23:40

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

Ahad, 21 Jul 2019 23:34

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Ahad, 21 Jul 2019 23:22

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

Ahad, 21 Jul 2019 22:48

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

Ahad, 21 Jul 2019 22:00

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Ahad, 21 Jul 2019 21:55

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

Ahad, 21 Jul 2019 21:30

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Ahad, 21 Jul 2019 19:48

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Ahad, 21 Jul 2019 17:09

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ahad, 21 Jul 2019 16:09

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Ahad, 21 Jul 2019 15:30

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ahad, 21 Jul 2019 15:09

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Ahad, 21 Jul 2019 14:45

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Ahad, 21 Jul 2019 14:09

Inggris Pertimbangkan Pembekuan Aset Iran Menyusul Penyitaan Kapal Tanker Berbendera Inggris

Inggris Pertimbangkan Pembekuan Aset Iran Menyusul Penyitaan Kapal Tanker Berbendera Inggris

Ahad, 21 Jul 2019 14:00


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X