Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.341 views

Kegeraman Prabowo, Kegeraman Rakyat Indonesia

 
Oleh:
Tjahja Gunawan, wartawan senior
 
 
SAYA yakin pidato Prabowo Subianto yang berapi-api sambil menggebrak meja podium di panggung Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4), akan digoreng oleh pihak lawan. Selanjutnya Prabowo akan diframing sebagai sosok pemarah. 
 
Ya memang dia orangnya pemarah. Prabowo marah kalau negaranya dijajah asing dan aseng, marah kalau aset negara dijual murah, dan marah kalau rakyatnya menderita. Dia akan semakin marah kalau penguasa dan elite politiknya suka  membohongi, menekan dan mengancam rakyat.  
 
Dalam video versi panjang kampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Prabowo mengkritik keras sistem yang dijalankan pemerintah saat ini. Menurut dia, tata kelola negara saat ini sangat jauh dari apa yang di cita-citakan oleh para pendiri bangsa yakni membangun negara yang memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. 
 
"Saya muak terhadap elit di Jakarta. Mereka selalu bohong, bohong kepada rakyat, BUMN - BUMN kebanggaan kita milik rakyat seperti Garuda Indonesia, Pertamina, PLN semua dirampok saudara Saudara. Nanti mereka tanya mana buktinya?, bung buktinya ada segudang ada di BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), BPK mengumumkan ada ribuan temuan tapi tidak pernah di tindak lanjut," ungkap Prabowo dalam kampanye terbuka yang juga dihadiri tokoh reformasi Prof Dr Amien Rais. 
 
Lebih lanjut capres nomor urut dua ini menguraikan, bukan hanya kekayaan negara yang dirusak, tetapi sistem hukum, sosial, politik dan keamanan juga dibuat lemah oleh pemangku jabatan saat ini demi mendapatkan keuntungan. Bahkan, yang lebih parahnya lagi rakyat Indonesia saat ini banyak yang diancam untuk tidak mendukung lawan politik pemerintahan pada Pemilu yang digelar 17 April 2019 mendatang. 
 
"Saudara saudara sekalian, Kalian masih mau gak dibohongi terus? Kalian rela gak kekayaan kita di rampok terus? Saudara saudara sekalian pejabat pejabat kita di rusak, banyak yang rusak gubernur bupati harus melayani rakyat bukan ngancem ngancem rakyat. Bukan ngancem ngancem kepala desa," katanya dalam nada berapi-api. 
 
Karena itu ia berpesan kepada seluruh prajurit TNI-Polri yang masih aktif untuk dapat bekerja sesuai dengan sumpahnya dengan berpihak kepada rakyat dan bukan memihak kepada segelintir orang yang memiliki uang banyak. 
 
"Hai adik adik ku, kau yang ada di tentara, di polisi yang masih aktif. Ingat kau adalah tentara rakyat dan kau adalah polisinya rakyat, kau harus membela dan melindungi seluruh rakyat Indonesia, kau tidak boleh mengabdi kepada segelintir orang apalagi kau membela antek antek asing. Apalagi kau bela bela antek asing," ungkap Prabowo Subianto dalam nada menggelegar sambil menggebrak meja podium. 
 
Setelah mendengarkan pidato Prabowo, lautan massa di Stadion Kridosono, Yogyakarta, seolah terhipnotis. Mereka serentak menyambut pidato tersebut dengan suara bergemuruh. Seperti halnya pidato Ir Soekarno, Presiden RI pertama, pidato Prabowo Subianto menyemburkan semangat yang membara. 
 
Andai saja meja podium yang digebrak itu aseng dan antek-anteknya, mereka sudah gepeng dan penyet. Sementara respon massa yang bergemuruh mendengarkan pidato Prabowo, seolah menyatakan: "Kami Rakyat Indonesia Siap Setia Bersama Ibu Pertiwi ... Jenderal !". 
 
Alih-alih menyuruh Prabowo turun dari atas panggung, massa pendukung Prabowo justru menyanyikan lagu "Naik-Naik ke Puncak Gunung" yang kemudian syairnya diubah Menjadi "Naik-Naik Prabowo Jadi Presiden". 
 
Setelah adegan yang "menegangkan" tersebut, Amien Rais dan tokoh masyarakat Yogyakarta Ust Syukri Fadholi, sontak berdiri kemudian maju kedepan panggung sambil mengacungkan dua jari. Keduanya ikut larut dalam semangat yang digelorakan Prabowo. 
 
Tidak lama kemudian Prabowo memperagakan jurus silatnya kepada lautan massa dan suasanapun kembali relaks lagi. Pada kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada rakyat Yogyakarta yang telah mau rela berjuang bersamanya untuk merubah bangsa dan negara Indonesia. 
 
"Terimakasih rakyat Yogyakarta, kita harus merebut keadilan, setiap insan harus merebut keadilan, 17 april jangan mau diakal-akali, jangan takut kalau di takut takuti. Kita harus berjuang bersama mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur," tandasnya.
 
Terus terang saya heran dengan capres yang satu ini. Ketika dirinya difitnah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), menculik aktivis mahasiswa, dan sederet fitnah lainnya, Prabowo Subianto justru  mengambil sikap diam. Tidak merespon Apalagi melawan. Tapi begitu kedaulatan negara terkoyak akibat ulah elite negeri ini yang lebih mengutamakan kepentingan sendiri dan golongannya, Prabowo Subianto menunjukkan  perlawanannya. Dia geram melihat rakyat menderita sementara negara ini kaya dengan sumber daya alam yang melimpah. Tenang jenderal, Anda geram kami rakyat Indonesia juga geram dengan kondisi negara saat ini. Semoga rakyat Indonesia bisa memiliki pemimpin baru yang bisa mewujudkan negara yang adil dan sejahtera. Wallahu a'lam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Boykot Israel, Otoritas Palestina Kirim Pasien Ke Rumah Sakit di Yordania dan Mesir

Selasa, 23 Apr 2019 23:05

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Wartawan yang Ungkap Pembantaian Muslim Rohingya Divonis 7 Tahun Penjara

Selasa, 23 Apr 2019 22:23

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Pengadilan Tinggi Prancis Tolak Tuntutan Pemulangan Warganya dari Suriah

Selasa, 23 Apr 2019 22:15

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Seruan Pendukung Jokowi untuk Boikot Rumah Makan Padang Tidak Berpengaruh

Selasa, 23 Apr 2019 22:01

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Sandiaga Uno Gelar Shalat Ghaib untuk 119 Petugas KPPS yang Wafat

Selasa, 23 Apr 2019 21:50

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Mpok Nur Ajak Emak-emak Kawal C1 hingga Tuntas

Selasa, 23 Apr 2019 21:47

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Pemprov Aceh Deklarasikan Gerakan Tolak Pornografi

Selasa, 23 Apr 2019 21:42

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Kepala LNA Khalifa Haftar Umumkan Fase ke-2 Ofensif Tripoli

Selasa, 23 Apr 2019 21:30

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Pemimpin Syi'ah Houtsi Sesumbar Rudal Mereka dapat Mencapai Target Strategis Saudi dan UEA

Selasa, 23 Apr 2019 20:45

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Banyak Kecurangan, Asosiasi Penyelenggara Perguruan Tinggi Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Selasa, 23 Apr 2019 20:27

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Pemerintah Sah Libya Tuduh Prancis Dukung Jenderal Kriminal Khalifa Haftar

Selasa, 23 Apr 2019 19:58

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi

Selasa, 23 Apr 2019 19:49

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Pejuang Oposisi dan Rezim Teroris Assad Lakukan Pertukaran Tahanan untuk Kali ke Tiga

Selasa, 23 Apr 2019 19:06

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Sambil Jenguk, Sandi Sebut Relawan Sebagai Pejuang

Selasa, 23 Apr 2019 18:49

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Hj. Ermi Yusfa SE.ME, Muallaf Politik Akan Duduki Kursi Senayan

Selasa, 23 Apr 2019 18:02

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Viral Surat Terbuka MUI Sorong Minta Maruf Amin Bersikap Atas Kecurangan Pilpres

Selasa, 23 Apr 2019 17:38

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Aksi Solidaritas Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya untuk Srilanka

Selasa, 23 Apr 2019 16:51

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

PA 212 Bekasi Raya Berharap Wakil dari PKS Duduki Ketua DPRD2 Kota Bekasi

Selasa, 23 Apr 2019 15:49

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Karni Ilyas Cuti dari ILC, Ini Dia Alasannya

Selasa, 23 Apr 2019 15:07

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Pluralisme sebagai Paham dan Realitas dalam Tinjauan Perspektif Islam

Selasa, 23 Apr 2019 14:08


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X