Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.101 views

Kegeraman Prabowo, Kegeraman Rakyat Indonesia

 
Oleh:
Tjahja Gunawan, wartawan senior
 
 
SAYA yakin pidato Prabowo Subianto yang berapi-api sambil menggebrak meja podium di panggung Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4), akan digoreng oleh pihak lawan. Selanjutnya Prabowo akan diframing sebagai sosok pemarah. 
 
Ya memang dia orangnya pemarah. Prabowo marah kalau negaranya dijajah asing dan aseng, marah kalau aset negara dijual murah, dan marah kalau rakyatnya menderita. Dia akan semakin marah kalau penguasa dan elite politiknya suka  membohongi, menekan dan mengancam rakyat.  
 
Dalam video versi panjang kampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Prabowo mengkritik keras sistem yang dijalankan pemerintah saat ini. Menurut dia, tata kelola negara saat ini sangat jauh dari apa yang di cita-citakan oleh para pendiri bangsa yakni membangun negara yang memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. 
 
"Saya muak terhadap elit di Jakarta. Mereka selalu bohong, bohong kepada rakyat, BUMN - BUMN kebanggaan kita milik rakyat seperti Garuda Indonesia, Pertamina, PLN semua dirampok saudara Saudara. Nanti mereka tanya mana buktinya?, bung buktinya ada segudang ada di BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), BPK mengumumkan ada ribuan temuan tapi tidak pernah di tindak lanjut," ungkap Prabowo dalam kampanye terbuka yang juga dihadiri tokoh reformasi Prof Dr Amien Rais. 
 
Lebih lanjut capres nomor urut dua ini menguraikan, bukan hanya kekayaan negara yang dirusak, tetapi sistem hukum, sosial, politik dan keamanan juga dibuat lemah oleh pemangku jabatan saat ini demi mendapatkan keuntungan. Bahkan, yang lebih parahnya lagi rakyat Indonesia saat ini banyak yang diancam untuk tidak mendukung lawan politik pemerintahan pada Pemilu yang digelar 17 April 2019 mendatang. 
 
"Saudara saudara sekalian, Kalian masih mau gak dibohongi terus? Kalian rela gak kekayaan kita di rampok terus? Saudara saudara sekalian pejabat pejabat kita di rusak, banyak yang rusak gubernur bupati harus melayani rakyat bukan ngancem ngancem rakyat. Bukan ngancem ngancem kepala desa," katanya dalam nada berapi-api. 
 
Karena itu ia berpesan kepada seluruh prajurit TNI-Polri yang masih aktif untuk dapat bekerja sesuai dengan sumpahnya dengan berpihak kepada rakyat dan bukan memihak kepada segelintir orang yang memiliki uang banyak. 
 
"Hai adik adik ku, kau yang ada di tentara, di polisi yang masih aktif. Ingat kau adalah tentara rakyat dan kau adalah polisinya rakyat, kau harus membela dan melindungi seluruh rakyat Indonesia, kau tidak boleh mengabdi kepada segelintir orang apalagi kau membela antek antek asing. Apalagi kau bela bela antek asing," ungkap Prabowo Subianto dalam nada menggelegar sambil menggebrak meja podium. 
 
Setelah mendengarkan pidato Prabowo, lautan massa di Stadion Kridosono, Yogyakarta, seolah terhipnotis. Mereka serentak menyambut pidato tersebut dengan suara bergemuruh. Seperti halnya pidato Ir Soekarno, Presiden RI pertama, pidato Prabowo Subianto menyemburkan semangat yang membara. 
 
Andai saja meja podium yang digebrak itu aseng dan antek-anteknya, mereka sudah gepeng dan penyet. Sementara respon massa yang bergemuruh mendengarkan pidato Prabowo, seolah menyatakan: "Kami Rakyat Indonesia Siap Setia Bersama Ibu Pertiwi ... Jenderal !". 
 
Alih-alih menyuruh Prabowo turun dari atas panggung, massa pendukung Prabowo justru menyanyikan lagu "Naik-Naik ke Puncak Gunung" yang kemudian syairnya diubah Menjadi "Naik-Naik Prabowo Jadi Presiden". 
 
Setelah adegan yang "menegangkan" tersebut, Amien Rais dan tokoh masyarakat Yogyakarta Ust Syukri Fadholi, sontak berdiri kemudian maju kedepan panggung sambil mengacungkan dua jari. Keduanya ikut larut dalam semangat yang digelorakan Prabowo. 
 
Tidak lama kemudian Prabowo memperagakan jurus silatnya kepada lautan massa dan suasanapun kembali relaks lagi. Pada kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada rakyat Yogyakarta yang telah mau rela berjuang bersamanya untuk merubah bangsa dan negara Indonesia. 
 
"Terimakasih rakyat Yogyakarta, kita harus merebut keadilan, setiap insan harus merebut keadilan, 17 april jangan mau diakal-akali, jangan takut kalau di takut takuti. Kita harus berjuang bersama mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur," tandasnya.
 
Terus terang saya heran dengan capres yang satu ini. Ketika dirinya difitnah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), menculik aktivis mahasiswa, dan sederet fitnah lainnya, Prabowo Subianto justru  mengambil sikap diam. Tidak merespon Apalagi melawan. Tapi begitu kedaulatan negara terkoyak akibat ulah elite negeri ini yang lebih mengutamakan kepentingan sendiri dan golongannya, Prabowo Subianto menunjukkan  perlawanannya. Dia geram melihat rakyat menderita sementara negara ini kaya dengan sumber daya alam yang melimpah. Tenang jenderal, Anda geram kami rakyat Indonesia juga geram dengan kondisi negara saat ini. Semoga rakyat Indonesia bisa memiliki pemimpin baru yang bisa mewujudkan negara yang adil dan sejahtera. Wallahu a'lam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

Ahad, 02 Aug 2020 21:44

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Ahad, 02 Aug 2020 21:39

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Ahad, 02 Aug 2020 21:32

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Ahad, 02 Aug 2020 21:30

Berkurban Wujud Ketaatan Totalitas

Berkurban Wujud Ketaatan Totalitas

Ahad, 02 Aug 2020 21:28

Dilema Para Emak di Tengah Pandemi yang Tak Kunjung Reda

Dilema Para Emak di Tengah Pandemi yang Tak Kunjung Reda

Ahad, 02 Aug 2020 21:25

Manajemen Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah

Manajemen Penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Muhammadiyah Aisyiyah

Ahad, 02 Aug 2020 21:16

Bagi Rendang di Bantargebang

Bagi Rendang di Bantargebang

Ahad, 02 Aug 2020 21:13

Promosi Seks Bebas Makin Menggila, #IndonesiaTanpaJIL Angkat Suara

Promosi Seks Bebas Makin Menggila, #IndonesiaTanpaJIL Angkat Suara

Ahad, 02 Aug 2020 13:26

Polisi Diminta Tidak Tebang Pilih Tangani Kasus Intoleransi

Polisi Diminta Tidak Tebang Pilih Tangani Kasus Intoleransi

Ahad, 02 Aug 2020 12:18


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X