Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.530 views

Andaikata Kampanye Jokowi Seperti Kampanye Prabowo

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

BERANDAI-ANDAI sejenak. Berandai sambil membayangkan kampaye akbar Prabowo di stadion Gelora Bung Karno (GBK), kemarin (7 April 2019). Kampanye ini berlangsung pecah-bludak. Dengan lautan manusia. Di dalam maupun di luar stadion.

Sebelum di GBK, setiap acara silaturahmi dan kampanye terbuka yang digelar oleh Pak PS dan Bang Sandi, tidak pernah tergelar tanpa lautan manusia. Hebatnya lagi, mereka yang hadir tidak ada satu pun yang diberi imbalan oleh tim Prabowo-Sandi. Mereka datang sediri. Dengan biaya sendiri. Bahkan mereka masih mau berbagi. Mereka mengumpulkan donasi. Untuk aktivitas Prabowo-Sandi.

Tidak seperti kampanye atau acara kumpul-kumpul orang lain. Orang lain itu malah harus menyediakan berbagai fasilitas agar warga mau datang. Ada bingkisan. Ada bagi-bagi “kertas”, dsb.

Seandainya kampanye Pak Jokowi di mana-mana mendapatkan sambutan gegap-gempita, suka rela, seperti kampanye Pak Prabowo, kira-kira apa yang akan terjadi? Ada yang bisa membayangkannya?

Pertama, saya yakin pastilah lembaga-lembaga survey, terutama LSI Denny JA, akan mengklaim hasil survey mereka seperti ini: Jokowi 92%, Prabowo 8%. Mengapa? Karena, dalam posisi Prabowo menguasai grass-root (lapangan) saja pun, mereka masih tetap ‘berani’, tak malu-malu, memberikan angka 57% untuk Jokowi. Konon pula kampanye atau silaturahmi Jokowi membludak. Gemparlah pasti hasil survey mereka.

Tapi, kenyataan menunjukkan bahwa panitia kampanye 01 di mana-mana mengalami kesulitan untuk menghadirkan massa. Padahal, panitia menyediakan fasilitas transpor berkelas. Ada nasi kotak juga. Dan bahkan ada insentif segala. Orang tetap tak tertarik untuk hadir.

Seandainya seperti kampanye Prabowo, pastilah lembaga-lembaga survey itu akan merilis (buat konprensi pers) kelang hari atau dua kali seminggu untuk mengumumkan posisi Jokowi 92% itu.

Kedua, media besar Projo pasti akan gembira jungkir-balik. Mengulang-ulang angka 92% setiap hari. Pastilah kampanye gegap-gempita Jokowi itu akan dibahas dari pagi sampai petang, dari sore sampai malam. Semua media akan menyimpulkan bahwa Jokowi dua periode plus. Plus periode ketiga.

Yang ketiga, pastilah ketua timses Jokowi, Erick Thohir, akan keluar-masuk studio televisi untuk menyampaikan pesan bahwa Jokowi sudah menang besar. Erick akan mengklaim bahwa timsesnya sukses. Dia juga membayangkan posisi penting di kabinet kedua Jokowi. Sekarang, yang terbayangkan Erick adalah posisi yang menyeramkan. Akan dikejar oleh macam-macam.

Keempat, kalau kampanye mereka penuh-sesak, ada kemungkinan kubu Pak Jokowi akan merayakan kemenangan sebelum hari pencoblosan. Mereka percaya diri untuk berpesta. Ada kemungkinan juga mereka akan menghentikan kampanye karena yakin menang besar.

Alhadulillah, kampanye membludak, penuh-sesak, yang dilakukan oleh Prabowo-Sandi tidak pernah mereka bangga-banggakan. Sebaliknya semua itu mereka rasakan sebagai beban berat mandat rakyat.

Begitulah gambaran (mungkin lebih cocok “hayalan”) tentang kubu 01 seandainya kampanye Jokowi berlangsung seperti kampanye Prabowo. *Penulis adalah wartawan senior

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Generasi Indonesia Darurat Game Online

Generasi Indonesia Darurat Game Online

Jum'at, 26 Apr 2019 02:09

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Remaja Rusak, Akibat Liberalisasi?

Jum'at, 26 Apr 2019 00:42

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Ibu, Sang Arsitek Pencetak Generasi Cemerlang

Jum'at, 26 Apr 2019 00:01

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Selamatkan Bumi, Selamatkan Kehidupan

Kamis, 25 Apr 2019 23:02

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Gereja-gereja Katolik di Sri Lanka Tangguhkan Layanan Pasca Serangan Bom

Kamis, 25 Apr 2019 22:38

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Arab Saudi Eksekusi 37 Orang Mayoritas Syiah Terkait Terorisme

Kamis, 25 Apr 2019 21:48

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Presiden PKS: Meninggalnya 119 Petugas KPPS Merupakan Duka Nasional

Kamis, 25 Apr 2019 21:23

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Pemilu 2019: Nyawa, Kerja Rodi. dan Hilangnya Harapan

Kamis, 25 Apr 2019 20:01

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

UE Desak Mesir Patuhi Janji Setelah Referendum

Kamis, 25 Apr 2019 20:00

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

KPU dan Bawaslu, kepada Manusia Kalian Bisa Sembunyi

Kamis, 25 Apr 2019 19:48

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Pasukan Haftar Tewaskan Enam Migran Gelap di Libya

Kamis, 25 Apr 2019 19:40

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Ketua BPN: Pemilu 2019 Paling Jelek

Kamis, 25 Apr 2019 19:30

KPU yang Seharusnya Mikir

KPU yang Seharusnya Mikir

Kamis, 25 Apr 2019 19:01

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Prabowo kepada Pendukungnya: Kita Jangan Lengah!

Kamis, 25 Apr 2019 19:00

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kapal TNI Dilengkapi Cat Anti Deteksi Radar

Kamis, 25 Apr 2019 18:37

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Biro Kontra-Terorisme Israel Keluarkan Peringatan Perjalanan ke Sri Lanka

Kamis, 25 Apr 2019 18:30

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Rizal Ramli ke Mahfud MD: Status KPU seperti Boeing 737 MAX 8

Kamis, 25 Apr 2019 18:01

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Sedikitnya 11 Tentara Suriah Tewas dalam Serangan HTS di Barat Laut Hama

Kamis, 25 Apr 2019 17:44

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Said Didu Tak Ingin Mahfud MD Dimanfaatkan KPU

Kamis, 25 Apr 2019 17:01

Jokowi vs People Power

Jokowi vs People Power

Kamis, 25 Apr 2019 16:05


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X