Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.365 views

Sandiaga Berpose 1 Jari di Bali, Politik Santun dan Santai

 

Oleh:

Asyari Usman*

 

DI PANTAI Lovina, Bali, kemarin (9 April 2019), Sandiaga Uno berolahraga pagi. Di tengah kesibukan beliau berkampanye pilpres. Di satu lokasi, Bang Sandi bertemu dengan para pendukung Jokowi yang sedang membawa spanduk paslonpres 01.

Dahsyatnya “leadership mentality” (mentalitas kepemimpinan) Sandi, dia santai saja berfoto dengan para pendukung Jokowi sambil berpose 1 jari. Sandi ikut mengacungkan 1 jari. Semua tersenyum. Bahkan para pendukung Jokowi mengajak Sandi ‘ngopi bareng.

Senyum Sandi di tengah acungan 1 jari dan spanduk Jokowi-Ma’ruf, meluncur natural. Tidak terlihat rasa terpaksa. Apalagi rasa ‘terancam’.

Alhamdulillah. Hebat. Sandi menyalami belasan pendukung Jokowi yang sedang memajangkan spanduk 01. Luar biasa. Sandi tidak melihat mereka sebagai lawan. Melainkan sebagai ‘kawan’ yang belum bisa diyakinkan tentang urgensi perubahan. Tentang masa depan yang lebih baik. Tentang Indonesia yang akan berdaulat penuh.

Hanya politisi NasDem, Irma Chaniago, saja yang masih tampak ‘iri hati’. Putri Minang yang satu ini bagaikan tersengat listrik 500 voltase mendengar kabar bahwa Sandi berani mengacungkan 1 jari bersama para pendukung Jokowi. Boro-boro mencarikan kata-kata yang sifatnya apresiatif, Irma malah mencemooh bahwa Sandi sudah kehabisan gaya.

Kehabisan gaya?

Irma mengira Sandiaga Uno itu sama dengan Pak Jokowi yang senantiasa menggaya-gayakan diri beliau di depan publik. Supaya tampak milenial. Supaya kelihatan bersahaja. Padahal, hobi Pak Jokowi ini naik kereta kencana. Kereta para raja.

Kalau Pak Jokowi yang dikatakan Irma kahabisan gaya, seratus persen benar. Pakai jaket milenial, trainer milenial. Sampai memaksakan diri mengendarai sepedamotor milenial di acara pembukaan Asian Games 2018 meskipun sarat kontrovesi. Potong rambut di bawah pohon, dlsb.

Setelah kehabisan gaya milenial, akhirnya Jokowi berusaha menunjukkan ‘gaya keras’. Mungkin mencoba meniru-niru ‘watak keras’ Pak Prabowo yang sudah sangat muak dengan korupsi, penipuan, pembohongan, perampokan kekayaan negara, dsb.

Muncullah Jokowi dengan frasa keras yang menjadi viral itu, “Akan saya lawan”. Entah mau melawan siapa, tidak jelas. Kalau Pak Prabowo sangat jelas kepada siapa beliau merasa sangat jengkel. Beliau jengkel kepada para koruptor dan maling kekayaan negara.

Jadi, Bu Irma, acungan 1 jari Sandiaga Uno di tengah para pendukung Jokowi di Bali itu, lebih pas kalau Anda tafsirkan sebagai kesantunan dalam berpolitik. Politik yang bertema mempersatukan. Bukan politik yang memecah-belah seperti yang dilakukan oleh kubu paslon 01.

Semua dipecah-belah. Polisi, tentara, pegawai negeri, pegawai BUMN, guru, ormas-ormas, umat Islam, dsb. Alhamdulillah sekali, hanya segelintir orang mengikuti politik pecah-belah itu. Sebagian besar mereka tak mempan dipecah-pecah.

ASN bilang mereka hanya mengiyakan apa kata atasan saja. Dan atasan pun mengatakan mereka hanya menjalankan perintah saja. Para pegawai, karyawan dan personel alat negara sangat mengerti situasi yang ada. Mereka adalah orang-orang yang memiliki intelektualitas. Mereka tak sudi dibelah-belah.

Pendekatan gaya Luhut atau gaya Hendro sudah tak mempan lagi. Mereka merindukan pendekatan ‘gaya Sandi’. Selalu respek kepada semua orang, baik lawan politik maupun kawan politik. Pendekatan ‘kita’, bukan ‘kami’.

Sandi membawakan tema kebersamaan dalam kalimat “akan kami rangkul semuanya”. Bukan pendekatan “akan saya lawan semuanya”.

Tidak hanya Sandi. Pak Prabowo pun juga menawarkan kebersamaan. Dalam pidato kebangsaan 14 Januari 2019, beliau mengatakan bahwa para pakar yang hebat-hebat di kubu lawan akan diajak ke dalam pemerintahan Prabowo-Sandi, kelak. Inilah politik menyatukan. Merangkul.

InsyaAllah, satu Indonesia, satu Nusa, satu Bangsa. Inilah tekat Prabowo-Sandi. Dan merekalah yang akan dipilih rakyat di pilpres 17 April nanti.*Penulis adalah wartawan senior

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X