Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.051 views

Siapa Musuh Gerakan Mahasiswa Islam?

Oleh: Indra Lesmana (Ketua Gema Pembebasan Jawa Barat)

“Kenali dirimu, kenali musuhmu, dan kenali medan tempurmu. Dan kau akan memenangi seribu pertempuran”

Penggalan kalimat diatas merupakan sebuah teori fenomenal dari seni perang  sun Tzu (the art of war). Ketika dikontekstualkan saat ini, relevansinya adalah untuk membedakan mana lawan politik yang harus diserang, mana kawan yang harus dibantu dan diselamatkan. Tentu tujuannya untuk  memenangkan sebuah pertarungan melawan ketidak adilan dan menuju sebuah kemuliaan.

Perlu diketahui, dalam catatan sejarah gerakan mahasiswa dan pemuda Islam tidak luput dari peran melawan segala bentuk ketidakadilan. Peran ini dimulai  dari perlawanan terhadap kolonialisme asing yang dipelopori perlawanannya oleh Syarikat Islam, hingga keberhasilannya dalam menumbangkan rezim tirani mulai dari Orde Lama hingga Orde Baru.

Hanya saja, berakhirnya kolonialisme dan munculnya era Reformasi tidak semata-mata berakhir pula problem masyarakat di negeri ini. Faktanya, kebijakan dan kembalinya rezim tirani (sewenang-wenang) menunjukan permasalahan kini semakin hari kian bertambah juga menyesakkan dada, kecuali bagi orang yang buta dan tuli (meminjam istilah Kyai Ma’ruf Amin).

Buktinya, saat selesainya tugas  Presiden SBY yang diakhiri dengan kekecewaan masyarakat dalam kasus gurita korupsi dan kebijakan liberalisasi, akhirnya menaruh harapan besar tehadap sosok terlihat merakyat yakni Presiden Jokowi yang lebih tepatnya “Petugas Partai Moncong Putih”.

Dari awal kepemimpinanya hingga detik-detik kematian rezim sampai sekarang, banyak catatan hitam yang menjerumuskan rakyat dan negeri ini kepada kehancuran dan kesengsaraan, realisasinya jauh dari janji-janji manis saat kampanye. Dari catatan tersebut diantaranya, kebijakan ekonomi dengan penghapusan subsidi BBM di awal pemerintahanya, 9 kali menaikan BBM, penghapusan subsidi Listrik 900 VA, posisi hutang masa SBY kurtal III-2014 tercatat Rp2.601,72T dan  4 tahun Jokowi  ada penambahan besar Rp1.814,65 T maka posisi hutangnya menggunung Rp4,416,37 T (detik.com 21/10/2018), alibi hutang untuk pembangunan infrastrukur justru habis digunakan untuk belanja barang dan pegawai dengan mengalami peningkatan sebesar 58 persen periode 2014 – 2017 (cnnindonesia.com 03/04/2018).

Keran impor besar-besaran sembako dilakukan yakni beras, jagung,gula,kedelai,garam,daging,bawang putih (merdeka.com 18/04/2018), perpanjangan gunung emas Freeport(tambang emas) oleh rezim jokowi hingga 2041 yang beroperasi puluhan tahun dari tahun 1967 merupakan bentuk pengkhianatan terhadap rakyat dan negeri ini, begitupula ditengah ekonomi yang sulit dan maraknya para pencari pekerjaan, bertebaran pula buruh aseng yang merupakan konsekuensi dari pijaman hutang Tiongkok menjadikan revolusi mental dibidang ekonomi gagal total.

Tidak berhenti dalam kehancuran bidang ekonomi, dibidang politik dan hukumpun tidak jauh berbeda semakin menyesakkan dada. Masih terekam jelas dalam benak tentang kasus gurita korupsi di era Jokowi lebih extreme mulai dari tingkat  eksekutif, yudikatif dan legislatif hingga aparatur desa. Dipenghujung 2018, KPK melakukan OTT di Kemenpora, Kementrian PURP dan ditangkapnya Menteri Sosial(rmol.com 01/01/2019). 

Walhasil, KPK menyebutkan potensi kerugian Negara di 2019 akan mencapai Rp200T. Gila bukan ?  (bbc.com 2/01/2019). Sangat memprihatinkan pula, ketika mantan tersangka KPK diangkat menjadi BIN hingga Pengungkapan kasus Novel Baswedan sebagai korban politik sampai saat ini hanya isapan jempol. Begitu juga  ketidakadilan dan kesewenangan dalam penegakan hukum  juga terjadi.

Mulai dari pembubaran Ormas tanpa proses hukum, kriminalisasi ulama dan habaib, upaya menghalangi akivitas pengajian, hingga tuduhan terorisme terhadap gerakan Islam. Perlu diketahui bersama, bahwa yang menjadi korban persekusi dan kriminalisasi rezim tersebut adalah mereka yang selalu kritis juga lantang terhadap kebijakan neoliberal dan kezaliman rezim terhadap rakyat Indonesia.

Hebatnya lagi, ada mantra yang digunakan rezim untuk mematikan politik dan upaya pembungkaman gerakan mahasiswa Islam yakni disebarkan isu intoleran, makar, pemecah belah, malawan ideologi, anti kebinekaan,terorisme dsb.

Itu artinya rezim ini sedang dalam keadaan panik sama halnya ketika orang Quraisy saat jahiliah menuduh nabi Muhammad sebagai tukang sihir, orang gila, pendusta, ahli syubhat, serta menuduh al-quran bukan dari Allah.

Sungguh sangat memalukan, jika ada gerakan mahasiswa Islam atau kelompok Islam pada umumnya, justru merelakan diri ikut menjadi bagian propaganda rezim zalim tersebut dan mengarahkan serangannya kepada sesama gerakan mahasiswa Islam atau umat Islam yang lantang menentang segala bentuk kezaliman rezim hari ini.

Maka, jika masih ada yang mendukung rezim hari ini, sejatinya mereka tertipu dan termakan dengan pencitraan kalau tidak mereka parapenjilat yang terbeli hati, iman dan akal sehatnya. Paham sampai sini ?

Lantas, kurang apalagi kerusakakan dan kemudorotan yang telah ditimbulkan rezim saat ini, dengan kebijakan neo-liberal dan agenda sekularisasi (pemisahan agama dengan negara) di negeri ini? Rezim hari ini telah dengan nyata  menjadi pelayan setia dari Ideologi Kapitalisme yang menghisap habis kekayaan sumberdaya alam.

Sudah semestinya sebagai gerakan mahasiswa Islam, hanya menjadikan Rasulullah sebagai teladan dan Al-Quran sebagai pedoman dalam perjuangan melawan berbagai bentuk kezaliman dan menuju kemuliaan Islam. Gerakan mahasiswa Islam selayaknya bersatu dan mengepung dengan  menodongkan ‘senapan dan serangan penuhnya ’ terhadap musuh nyata mereka yakni cengkraman Ideologi Kapitalisme sebagai bentuk penjajahan gaya baru dengan kebijakan neoliberalnya di negeri ini serta  Para pelayanan dan para pendukung-pendukungnya.  

Ketika Bung Tomo setelah orasinya mengatakan "Andai tak ada takbir, saya tidak tahu dengan cara apa membakar semangat para pemuda untuk melawan penjajah”. Maka sudah selayaknya, bagi gerakan mahasiswa Islam berdiri dan pasang badan untuk mengusir musuhnya dalam melawan penjajahan gaya baru  dan para pendukungnya yakni menjadikan Islam sebagai landasan perjuangan untuk merebut kembali kemerdekaan demi mendapatkan kemuliaan serta Allah SWT layak memberikan kemenangan dalam sebuah pertempuran untuk mengembalikan posisi ummat islam sebagai ummat yang terbaik di negeri ini dalam berbagai aspek kehidupan.

Allah Ta’ala berfirman,

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imron: 110). [syahid/voa-islam]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Jum'at, 23 Aug 2019 01:44

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 22:03

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Kamis, 22 Aug 2019 21:59

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 21:55

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Kamis, 22 Aug 2019 21:45

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

Kamis, 22 Aug 2019 21:15

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 20:53

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

Kamis, 22 Aug 2019 18:54

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Peran Ibu dalam Mendidik Anak

Kamis, 22 Aug 2019 18:22

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Rezim Assad yang Didukung Rusia Mengepung Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 17:50

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

NATO: 2 Tentara AS Terbunuh di Afghanistan

Kamis, 22 Aug 2019 17:43

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Ikuti Workshop Quantum Secret, Solusi Tarik Rizki yang Sempit

Kamis, 22 Aug 2019 17:08

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

PromoBox : Template Desain Keren dengan Teks Iklan Menjual, Pre Order Now!

Kamis, 22 Aug 2019 17:00

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

PBB Peringatkan 3 Juta Orang Berisiko Terkena Serangan di Barat Laut Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 16:37

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Ekonom Abdalla Hamdok Jadi PM Sudan yang Baru dari Warga Sipil

Kamis, 22 Aug 2019 16:29

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Soal UAS dan FPI, HNW Tegur Media Ini Berkali-kali

Kamis, 22 Aug 2019 15:15

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Memperbaiki Negara Kita Agar Lebih Baik

Kamis, 22 Aug 2019 15:00

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Pidato Jokowi Dikritik karena Tak Singgung Perdagangan Orang

Kamis, 22 Aug 2019 14:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X