Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.390 views

Korean Wave, Kemajuan Zamankah?

Oleh:

Arastika Safitri, guru dan pemerhati anak

 

DUNIA benar-benar meradang, generasi muda bangsa ini sedang mengalami masa-masa yang sangat mengkhawatirkan, perang pemikiran yang dihembuskan oleh sekelompok pihak yang tidak bertanggung jawab telah menyerang generasi muda dari arah manapun.

Maraknya perkembangan gawai yang pesat sudah menjadi gaya hidup yang tak terpisahkan bagi kehidupan anak muda, tanpa disadari pemikiran-pemikiran barat yang liberal dan sekuler telah meracuni alam bawah sadar mereka.

Fenomena Korean wave membuat para pemuda kehilangan jati diri, mereka selalu berkhidmad dengan apa saja yang disajikan kaum liberal. Budaya mengekor menjadi suatu trend, mengikuti budaya mereka, cara berpakaian mereka dan juga gaya hidup mereka yang serba bebas. Ide-ide kaum pelangi pun disusupkan kepada mereka secara halus, mulai dari lagu, drama korea, anime fujoshi-fudanshi, manga, dan drama korea menjadi santapan yang ditunggu-tunggu.

Belum lama ini dunia hiburan Indonesia diramaikan dengan kontroversialnya iklan shopee yang seronok yang dibintangi oleh BlackPink,  girl band asal Korea yang berpakaian minimalis dan menampilkan aurat, begitu jauh dari nilai-nilai adab kesopanan. Hanya demi mendapatkan perhatian publik, mereka mengabaikan virus liberalisme dan hedonisme pada iklan tersebut. Bahkan petisi yang dilontarkan oleh seorang dosen Universitas Negeri ternama, Ibu Maimon Herawati malah dibalas dengan petisi tandingan dengan mengusir Ibu Maimon dari Indonesia.

Sangat miris melihat semua ini, anak-anak muda mulai menjauh dari nilai-nilai adab serta aturan dari sang pencipta, memupuskan harapan terbentuknya peradaban yang kokoh dan tangguh.

Namun masalah ini menunjukkan kegagalan dari sistem ini, dimana negara terlalu abai dalam pengawasan dan pembinaan terhadap para pemuda. Membiarkan mereka tergerus dalam sistem yang merusak moral mereka dari berbagai macam sarana. Peran keluarga pun tidak berperan optimal jika tidak didukung oleh peran negara itu sendiri.

Negara juga abai dengan masalah media sosial yang semakin marak dengan konten-konten porno ataupun hal yang negatif yang merusak akhlak sehingga dengan mudah mereka akan terpapar oleh budaya pergaulan bebas, penyuka sesama jenis, kriminalitas, narkoba, dll.

Minimnya tsaqofah islam yang ditanamkan dalam dunia pendidikan mengakibatkan mereka menjauh dari aturan-aturan yang ditetapkan oleh Zat Yang Maha Menciptakan, karena sistem pendidikan pun telah disekulerisasi. 

Berbeda halnya dengan sistem yang dibawa dari Sang Khalik, dengan sistem Islam yang diterapkan secara kaffah, maka akan menghasilkan generasi yang gemilang meski di usia belia, gemar mencari ilmu agama sekaligus generasi yang berilmu di berbagai bidang kehidupan.bukannya generasi alay yang sukannya menjadi imitator.

Sejarah mencatat pemuda-pemuda gemilang dalam sejarah, seperti halnya Imam Syafii, menjadi mufti pada usia 15 tahun. Bukhari mendalami hadist dari para gurunya pada usia 17 tahun dan mulai menulis hadist pada usia 18 tahun. Ada juga Umar bin Abdul Aziz yang telah menjadi penghafal Qur’an sejak kecil dan menjadi gubernur Madinah pada usia 23 tahun.

Begitu juga Sultan Muhammad Al-Fatih yang menjadi Sultan Turki Utsmani pada umur 22 tahun dan menakhlukkan benteng legendaris konstantinopel pada usia 24 tahun. Dan masih banyak lagi pemuda-pemuda gemilang pada masa kejayaan Islam yang dididik dengan sentuhan ala nabi berdasarkan aturan dari Sang Khalik.

Jika negara berperan sebagaimana mestinya, dengan cara mendidik generasi muda dengan suasana penuh keimanan dan ketakwaan, membentengi mereka dari hal-hal yang berbau maksiat yang bisa merusak akidah, maka itulah yang mendorong terciptanya suasana berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan kepada Rabb-Nya, dan akan berujung pada kejayaan peradaban gemilang dengan pemuda-pemuda unggul yang beriman.

Semua ini hendaknya menjadi renungan bagi kita, bahwa kemajuan zaman itu dilihat dari tingginya peradaban yang dibangun para pemudanya, pemuda yang penuh ketakwaan dan jauh dari kemaksiatan, pemuda yang selalu berkarya positif dan memberi kontribusi terbaik bagi kemajuan masyarakat.

Jadi yakinlah, bahwa Islamlah solusi yang bisa menyelamatkan generasi dari masalah ini, kembali kepada aturan dari Allah Azza wa Jalla, Rabb Pencipta dan Pengatur Kehidupan.

Wallahu a’lam bishawwab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Jajak Pendapat: 62 Persen Warga AS Tidak Setuju dengan Kinerja Presiden Donald Trump

Jajak Pendapat: 62 Persen Warga AS Tidak Setuju dengan Kinerja Presiden Donald Trump

Jum'at, 23 Aug 2019 16:00

Kepala Pentagon Konfirmasi Kematian Calon Pewaris Pimpinan Al-Qaidah, Hamzah Bin Ladin

Kepala Pentagon Konfirmasi Kematian Calon Pewaris Pimpinan Al-Qaidah, Hamzah Bin Ladin

Jum'at, 23 Aug 2019 15:00

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Boot

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Boot

Jum'at, 23 Aug 2019 14:20

Qatar Jadi Tuan Rumah Putaran ke-9 Perundingan Taliban dan AS

Qatar Jadi Tuan Rumah Putaran ke-9 Perundingan Taliban dan AS

Jum'at, 23 Aug 2019 14:00

Afrika Selatan Larang Pengibaran Bendera Apartheid

Afrika Selatan Larang Pengibaran Bendera Apartheid

Jum'at, 23 Aug 2019 10:02

Rusia dan India akan Bertemu Bahas Situasi di Jammu Kashmir

Rusia dan India akan Bertemu Bahas Situasi di Jammu Kashmir

Jum'at, 23 Aug 2019 09:59

Kampanye 'No More Trump' di Venezeula Mencapai 4 Juta Tanda Tangan

Kampanye 'No More Trump' di Venezeula Mencapai 4 Juta Tanda Tangan

Jum'at, 23 Aug 2019 09:52

Rusaknya Kohesivitas Sosial karena Memihak ke Kelompok Tertentu

Rusaknya Kohesivitas Sosial karena Memihak ke Kelompok Tertentu

Jum'at, 23 Aug 2019 09:49

Iran Pamer Sistem Pertahanan Udara Buatan Sendiri

Iran Pamer Sistem Pertahanan Udara Buatan Sendiri

Jum'at, 23 Aug 2019 08:49

PBB Sebut Blokade Komunikasi di Kashmir Sebagai Hukuman Kolektif

PBB Sebut Blokade Komunikasi di Kashmir Sebagai Hukuman Kolektif

Jum'at, 23 Aug 2019 08:42

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Papua Membara; Kedaulatan Meregang!

Jum'at, 23 Aug 2019 01:44

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

India Gunakan Lagu-lagu Patriotisme Pop Desak Umat Hindu untuk Klaim Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 22:03

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Suriah Klaim Buka Koridor Kemanusiaan Bagi Warga Sipil yang Melarikan Diri dari Idlib

Kamis, 22 Aug 2019 21:59

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

PM Pakistan: Tidak Ada Gunanya Dialog dengan India Terkait Kashmir

Kamis, 22 Aug 2019 21:55

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Pasukan GNA Rebut Kembali Posisi-posisi Penting di Selatan Ibukota Tripoli dari Milisi Haftar

Kamis, 22 Aug 2019 21:45

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

HRW Minta Myanmar dan Bangladesh Batalkan Pemulangan Rohingya ke Rakhine

Kamis, 22 Aug 2019 21:15

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Turki-AS Setuju untuk Luncurkan Fase Pertama Rencana Zona Aman Suriah

Kamis, 22 Aug 2019 20:53

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Pengungsi Rohingya: Lebih Baik Mati Daripada Dipulangkan ke Myanmar

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Penyerangan Imam Musthafa Terhadap Aparat Polisi di Mapolsek Wonokromo Aksi Terorisme?

Kamis, 22 Aug 2019 20:45

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

AS: Kekerasan Brutal di Suriah Harus Dihentikan

Kamis, 22 Aug 2019 18:54


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X