Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.474 views

Korean Wave, Kemajuan Zamankah?

Oleh:

Arastika Safitri, guru dan pemerhati anak

 

DUNIA benar-benar meradang, generasi muda bangsa ini sedang mengalami masa-masa yang sangat mengkhawatirkan, perang pemikiran yang dihembuskan oleh sekelompok pihak yang tidak bertanggung jawab telah menyerang generasi muda dari arah manapun.

Maraknya perkembangan gawai yang pesat sudah menjadi gaya hidup yang tak terpisahkan bagi kehidupan anak muda, tanpa disadari pemikiran-pemikiran barat yang liberal dan sekuler telah meracuni alam bawah sadar mereka.

Fenomena Korean wave membuat para pemuda kehilangan jati diri, mereka selalu berkhidmad dengan apa saja yang disajikan kaum liberal. Budaya mengekor menjadi suatu trend, mengikuti budaya mereka, cara berpakaian mereka dan juga gaya hidup mereka yang serba bebas. Ide-ide kaum pelangi pun disusupkan kepada mereka secara halus, mulai dari lagu, drama korea, anime fujoshi-fudanshi, manga, dan drama korea menjadi santapan yang ditunggu-tunggu.

Belum lama ini dunia hiburan Indonesia diramaikan dengan kontroversialnya iklan shopee yang seronok yang dibintangi oleh BlackPink,  girl band asal Korea yang berpakaian minimalis dan menampilkan aurat, begitu jauh dari nilai-nilai adab kesopanan. Hanya demi mendapatkan perhatian publik, mereka mengabaikan virus liberalisme dan hedonisme pada iklan tersebut. Bahkan petisi yang dilontarkan oleh seorang dosen Universitas Negeri ternama, Ibu Maimon Herawati malah dibalas dengan petisi tandingan dengan mengusir Ibu Maimon dari Indonesia.

Sangat miris melihat semua ini, anak-anak muda mulai menjauh dari nilai-nilai adab serta aturan dari sang pencipta, memupuskan harapan terbentuknya peradaban yang kokoh dan tangguh.

Namun masalah ini menunjukkan kegagalan dari sistem ini, dimana negara terlalu abai dalam pengawasan dan pembinaan terhadap para pemuda. Membiarkan mereka tergerus dalam sistem yang merusak moral mereka dari berbagai macam sarana. Peran keluarga pun tidak berperan optimal jika tidak didukung oleh peran negara itu sendiri.

Negara juga abai dengan masalah media sosial yang semakin marak dengan konten-konten porno ataupun hal yang negatif yang merusak akhlak sehingga dengan mudah mereka akan terpapar oleh budaya pergaulan bebas, penyuka sesama jenis, kriminalitas, narkoba, dll.

Minimnya tsaqofah islam yang ditanamkan dalam dunia pendidikan mengakibatkan mereka menjauh dari aturan-aturan yang ditetapkan oleh Zat Yang Maha Menciptakan, karena sistem pendidikan pun telah disekulerisasi. 

Berbeda halnya dengan sistem yang dibawa dari Sang Khalik, dengan sistem Islam yang diterapkan secara kaffah, maka akan menghasilkan generasi yang gemilang meski di usia belia, gemar mencari ilmu agama sekaligus generasi yang berilmu di berbagai bidang kehidupan.bukannya generasi alay yang sukannya menjadi imitator.

Sejarah mencatat pemuda-pemuda gemilang dalam sejarah, seperti halnya Imam Syafii, menjadi mufti pada usia 15 tahun. Bukhari mendalami hadist dari para gurunya pada usia 17 tahun dan mulai menulis hadist pada usia 18 tahun. Ada juga Umar bin Abdul Aziz yang telah menjadi penghafal Qur’an sejak kecil dan menjadi gubernur Madinah pada usia 23 tahun.

Begitu juga Sultan Muhammad Al-Fatih yang menjadi Sultan Turki Utsmani pada umur 22 tahun dan menakhlukkan benteng legendaris konstantinopel pada usia 24 tahun. Dan masih banyak lagi pemuda-pemuda gemilang pada masa kejayaan Islam yang dididik dengan sentuhan ala nabi berdasarkan aturan dari Sang Khalik.

Jika negara berperan sebagaimana mestinya, dengan cara mendidik generasi muda dengan suasana penuh keimanan dan ketakwaan, membentengi mereka dari hal-hal yang berbau maksiat yang bisa merusak akidah, maka itulah yang mendorong terciptanya suasana berlomba-lomba dalam kebaikan dan ketaatan kepada Rabb-Nya, dan akan berujung pada kejayaan peradaban gemilang dengan pemuda-pemuda unggul yang beriman.

Semua ini hendaknya menjadi renungan bagi kita, bahwa kemajuan zaman itu dilihat dari tingginya peradaban yang dibangun para pemudanya, pemuda yang penuh ketakwaan dan jauh dari kemaksiatan, pemuda yang selalu berkarya positif dan memberi kontribusi terbaik bagi kemajuan masyarakat.

Jadi yakinlah, bahwa Islamlah solusi yang bisa menyelamatkan generasi dari masalah ini, kembali kepada aturan dari Allah Azza wa Jalla, Rabb Pencipta dan Pengatur Kehidupan.

Wallahu a’lam bishawwab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Senin, 23 May 2022 15:00

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Senin, 23 May 2022 14:45

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30


MUI

Must Read!
X