Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.886 views

Wakil Rakyat vs Rakyat

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Jual saham bir! Bagi Anies Baswedan, gubernur DKI, itu harga mati. Harus ditunaikan karena menyangkut kontrak politik dengan masyarakat Jakarta. Mereka pilih Anies, sebab Anies setuju untuk jual saham bir di PT. Delta Djakarta tbk. Sebagai janji politik, harus ditunaikan. Sebagai gubernur, ini aspirasi rakyat yang harus dieksekusi. Gubernur dipilih oleh rakyat, dan sudah seharusnya membuat keputusan atas aspirasi dan untuk kepentingan rakyat.

Anies sudah tunaikan janjinya? Dalam proses. Tepatnya, ada kendala. Ketua DPRD DKI gak setuju. Serius? Nampaknya begitu. Beda pendapat soal ini, ternyata tak bisa diselesaikan sambil ngopi. Komunikasi politik buntu. Artinya, Prasetyo, ketua DPRD DKI ini serius menghadang kebijakan Anies untuk jual 26,25 saham Pemprov DKI di perusahan bir itu. Anies menyerah? Tidak! Haram hukumnya untuk menyerah. Tutup reklamasi dan hadapi Salim Group untuk stop swastanisasi air saja berani, apalagi cuma urusan saham bir.

Alasan Prasetyo tak setuju? Menyangkut keuntungan. Pertahun bisa 50 milyar kok dijual? Begitu pertimbangan Prasetyo. Itu argumen normatifnya. Alasan lainnya? Hanya Prasetyo yang tahu. Adakah alasan di balik alasan? Adakah argumen di balik argumen? Yang tak diketahui publik kadang lebih substansial dari yang terpublish. Disinilah perlunya dialog.

Prasetyo sendirian? Kabarnya, dia didukung oleh anggota DPRD dari partainya. Juga dari Partai Nasdem. Nampaknya ada konsolidasi kekuatan di DPRD DKI untuk menghadang Anies jual saham bir.

Memang, keuntungan saham Pemprov DKI di PT. Delta Djakarta tbk ini lumayan. Tentu jika dibandingkan kalau uang itu disimpan di brangkas, atau didepositokan di bank. Riba! Kata Prasetyo. Religius sekali ketua DPRD kita ini. Benarkah?

Tapi tunggu dulu! Bagaimana kalau hasil penjualan saham bir itu diinvestasikan di perusahaan air bersih? Bisa 100.000 rumah terpasang pipa dan teraliri air bersih. Kalau diinvestasikan ke rumah sakit, bisa 25 rumah sakit kelas D dibangun. Kalau diinvestasikan di pendidikan, bisa 60 unit sekolah didirikan. Luar biasa bukan? Apakah ini riba?

Hasil penjualan saham Pemprov di usaha bir ini berpeluang bisa mendapatkan keuntungan lebih besar. Terutama keuntungan moral dan sosial. Berdirinya sekolah akan melahirkan SDM-SDM baru bagi masa depan Jakarta.

Tapi rakyat, lebih melihat keuntungan non material. Disinilah perbedaannya dengan ketua DPRD. Kalau mau disederhanakan begini, pertama, ini adalah perseteruan antara rakyat dengan wakil rakyat. Anies, sebagai gubernur hanya menyerap aspirasi rakyat, tentu saja setelah melalui proses analisis kajian, ternyata rakyat benar. Saham bir harus dijual. Ya, dia laksanakan. Sudah semestinya, karena gubernur dipilih rakyat dan bekerja untuk rakyat. Bukan untuk dirinya, apalagi untuk ketua DPRD.

DPRD kan juga wakil rakyat? Betul. Tapi, apakah selalu bekerja dari aspirasi rakyat dan untuk rakyat? Tak sedikit anggota DPR maupun DPRD yang jadi petugas partai, bukan pekerja rakyat. Emang mereka digaji partai? Gajinya malah dipotong untuk partai. Ini yang kadang-kadang orang lupa.

Kedua, ini perseteruan material vs non material. Ketua DPRD kekeh dengan argumentasi materialnya. Pokoknya keuntungan! Karena itu, jangan dijual! Lah, kok ngotot? Jangan...jangan... Nah, jadi curiga deh.

Sementara rakyat tidak hanya melihat keuntungan material saja yaitu 50 miliyar. Tapi dampak moral dan sosialnya? Belum lagi dampak spiritualnya. Nah, ternyata rakyat lebih luas jangkauan berpikirnya.

Melihat ketua DPRD tetap ngotot, rakyat marah. Mereka beramai-ramai turun dan kepung kantor DPRD DKI hari ini. Sepertinya, mereka ingin bertanya: mau loh apa si Pras? Loh gue gaji, loh gak nurut sama gue. Mau nurut sama siape?

Biasanya, rakyat ke kantor wakil rakyat itu ketika ada masalah terkait kebijakan kepala daerah. Mereka minta wakil rakyat bersuara dan menyampaikan aspirasi mereka yang tak tersampaikan. Ini sebaliknya. Rakyat pro gubernur, kontra DPRD. Wakil rakyat justru dianggap menghambat dan menghalangi aspirasi mereka yang akan dieksekusi gubernur. Kok jadi aneh. Lalu, apa gunanya ada wakil rakyat?

Fungsi kontrol wakil rakyat mestinya berbasis pada aspirasi rakyat, bukan aspirasi diri dan partainya. Karena mereka dipilih oleh rakyat. Partai hanya mengusulkan dan tidak bisa menjadikan wakilnya duduk di kursi legislatif kalau gak dipilih rakyat. Kalau begitu, untuk apa pilih dia lagi? Begitulah yang ada di pikiran rakyat.

Kasus Prasetyo yang menghalangi jual saham bir ini bisa berujung pada hukuman rakyat kepada ketua DPRD ini. Pertama, hukuman psikologis. Pras dianggap tak peduli pada aspirasi dan norma yang berlaku dan jadi pegangan rakyat. Terutama norma agama yang jelas-jelas haramkan jual beli bir. Juga norma sosial dimana bir sebagai minuman keras yang kerapkali menimbulkan kegaduhan sosial. Kedua, hukuman politik. Di pileg kali ini, rakyat Jakarta, terutama umat muslim akan membuat catatan terhadap sikap Prasetyo. Oleh umat Islam, akan ada anggapan bahwa Prasetyo tidak memiliki komitmen lagi kepada agama dan rakyat. Anggapan ini tak dapat dihindari, mengingat ini bagian dari syari'at umat Islam.

Kita akan lihat, siapa pemenang perseteruan antara Prasetyo dengan rakyat. Apakah Prasetyo yang menang sehingga Anies kerepotan jual saham bir dan Prasetyo terpilih kembali jadi anggota legislatif? Atau rakyat yang menang, saham bir terjual dan Prasetyo gagal duduk di kursi legislatif. Kita tunggu! [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 8/3/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Selasa, 11 Aug 2020 21:15

TNI dan Proyek Corona

TNI dan Proyek Corona

Selasa, 11 Aug 2020 21:06

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Selasa, 11 Aug 2020 21:05

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Selasa, 11 Aug 2020 21:00

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Selasa, 11 Aug 2020 20:54

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

Selasa, 11 Aug 2020 20:53

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Selasa, 11 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Selasa, 11 Aug 2020 14:10

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14

Menakar Arah Pendidikan Kita

Menakar Arah Pendidikan Kita

Selasa, 11 Aug 2020 09:46

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Selasa, 11 Aug 2020 09:12

Ketuklah dengan Doa

Ketuklah dengan Doa

Selasa, 11 Aug 2020 08:42

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Selasa, 11 Aug 2020 08:29

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Senin, 10 Aug 2020 21:50

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

Senin, 10 Aug 2020 21:30

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Senin, 10 Aug 2020 21:25

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Senin, 10 Aug 2020 21:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X