Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.590 views

Laskar TPS; Serdadu Melawan Kecurangan

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Pilpres curang! Itulah yang selama ini dikahawatirkan banyak pihak. Ketika aparat berpihak, aparatur negara ikut kampanye, KPU dan Bawaslu berat sebelah, daftar pemilih sarat masalah, maka kecurigaan muncul.

Anda bisa bayangkan, ada 9 juta KTP dengan tanggal lahir yang sama. TKA tak bisa bahasa Indonesia, tapi ada di DPT. Sementara WNI, punya KTP, tapi tak masuk DPT. Ah, itu kasuistik! Tapi banyak kasusnya dan berulang di tempat yang berbeda-beda. Seolah, disini ketahuan dan diprotes, di tempat lain muncul. Polanya selalu seperti itu. Akhirnya, publik duga-duga: siapa pemain di belakangnya?

Ketika semua itu mencoba dikonfirmasi dan diprotes, tak banyak hasilnya. Prosedur normatif tak mempan. Demi menjaga pemilu agar jujur, adil dan aman, serta tidak menimbulkan konflik dan kegaduhan yang tidak diinginkan pasca pemilu, maka lahirnya Laskar TPS. Lahirnya Laskar TPS bertujuan untuk menjaga agar pemilu itu jujur, adil dan aman. Caranya? Mencegah terjadinya kecurangan pra, saat dan pasca pencoblosan.

Tagline Laskar TPS: Pantau, Amankan/Tangkap, Laporkan dan Viralkan. Dari tagline ini bisa dibaca sistem kerjanya.

Laskar TPS yang diinisiasi oleh Adhyaksa Dault, mantan menpora ini punya sistem kerja: memantau pilpres, mengamankan/menangkap oknum yang curang, melaporkannya ke Bawaslu dan aparat, serta menviralkannya di media dan medsos.

Tagline Laskar TPS: Pantau, Amankan/Tangkap, Laporkan dan Viralkan. Dari tagline ini bisa dibaca sistem kerjanya.

Laskar TPS berencana merekrut 10-100 orang untuk menjaga di setiap TPS. Mereka bertugas pertama, memantau seluruh proses tahapan pilpres, baik pra pencoblosan, saat pencoblosan, maupun setelah pencoblosan.

DPT amburadul, money politic, bagi-bagi amplop dan sembako, segala bentuk intimidasi, perusakan atribut paslon adalah bagian dari bentuk kecurangan dan pelanggaran nyata pra pencoblosan. Disinilah peran Laskar TPS membantu tugas Bawaslu dan aparat.

WNA mau ikut nyoblos? Nah, ini yang terus dikhawatirkan. Oknum KPPS ikut mengarahkan pemilih ke Paslon tertentu. Ada yang merusak surat suara saat penghitungan. Bahkan sejumlah pemilih nyoblos lebih dari sekali. Ini semua adalah bentuk pelanggaran yang biasa terjadi saat pencoblosan. 10-100 anggota Laskar TPS siap mencegah dan mengamankan oknum-oknum ini. Tangkap! Terus laporkan, dan viralkan videonya.

Pelanggaran juga bisa terjadi pasca pencoblosan. Data rekapitulasi hasil pemilu dirubah/diganti dalam perjalanan ke PPK (kecamatan), misalnya. Atau surat suara yang sudah dicoblos bisa juga ditukar oleh oknum KPPS. Apalagi kotak suara terbuat dari kardus. Kok curiga? Ya iyalah. Waspada!

Untuk mengenali kecurangan itu, serdadu Laskar TPS di seluruh Indonesia dibekali pemahaman tentang daftar kecurangan dan pelanggaran pemilu yang biasa dan rawan terjadi. Sehingga, proses pemantauan punya sasaran yang tepat dan tindakan yang cepat.

Langkah kedua, mereka, para oknum yang terpantau oleh serdadu Laskar TPS akan diamankan atau ditangkap. Diminta keterangan dan dilaporkan kepada Bawaslu serta aparat kepolisian. No main hakim sendiri. Pasti!

Bagaimana jika aparat diam, atau malah melindungi si oknum? Ini akan jadi masalah besar. Aparat harus netral. Jika tidak, rusak demokrasi kita. Akumulasi dari kecurangan plus ketidakadilan aparat berpotensi jadi amuk massa yang tak terkontrol. Meminjam istilahnya M.H. Ainun Najib, Jangan sampai justru "ketelawur" oleh rakyat. Tentu, rakyat tak ingin itu terjadi. Bangsa ini adalah bangsa beradab!

Ketiga, para Serdadu Laskar TPS juga bertugas mengabadikan peristiwa pelanggaran dan kecurangan itu melalui foto dan video. Lalu yang keempat, foto dan video itu harus diviralkan. Tentu, yang paling efektif diantaranya melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan WA. Juga TV mainstream. Ada beberapa TV swasta yang masih netral. Para serdadu Laskar TPS, semua tanpa terkecuali, diberikan akses/kontak ke TV mainstream, dan dibantu oleh operator pusat. Serius sekali? Tampaknya, Laskar TPS tak main-main soal ini, agar kecurangan dapat dicegah. Jika gagal dicegah, ini berpotensi menimbulkan konflik sosial, bahkan horisontal. Indikatornya sudah mulai dirasakan. Menghawatirkan!

. . . Kalau wasit ikut jadi pemain, bagaimana bisa jujur dan adil? Justru karena para wasit ikut ke lapangan dan nendang bola, maka Laskar TPS ini lahir. Ngerti kagak Lo? latar belakang lahirnya Serdadu Laskar TPS. . .

Jika para pelanggarnya adalah oknum aparat? Jika mereka melakukan intimidasi dan kekerasan?  Khususnya untuk kasus  ini, bisa langsung disediakan aksesnya ke KOMNAS HAM. Termasuk KOMNAS HAM internasional jika terkait kekerasan pilpres yang dilakukan oleh oknum aparat.

Kehadiran Laskar TPS layak diapresiasi agar proses demokrasi ini jadi estalase yang bisa dilihat secara transparan oleh seluruh rakyat Indonesia. Apa yang terjadi pra-saat-pasca pencoblosan bisa terpantau oleh seluruh rakyat Indonesia, karena diabadikan dalam foto dan video. Kita bisa bayangkan jika 10-100 personil Laskar TPS pegang HP, lalu memotret dan memvideokan detil-detil peristiwa, maka akan jadi seperti malaikat-malaikat penjaga pilpres, khususnya TPS. Semua oknum tak ada yang bisa lari dan menghindar dari pantauan serdadu Laskar TPS. Mereka akan dikejar, ditangkap, dilaporkan dan diviralkan ke seluruh pelosok negeri. Bahkan ke dunia internasional.

10-100 personal Laskar TPS sudah masuk kategori jumlah massa yang cukup besar. Mereka akan disiplin sesuai dengan tugas dan kinerjanya. Jumlah sebanyak ini sebagai antisipasi agar tidak terjadi intimidasi dan ancaman terhadap mereka. Sebab, satu TPS dengan TPS yang lain terkoordinasi. Luar biasa!

Kabarnya, sebelum Laskar TPS ini dideklarasikan secara resmi hari ini, Selasa, 5 Maret 2019, publik sudah ramai meresponnya. Bahkan sejumlah media sudah wawancara, termasuk TV One dan Radio Dakta. Dan deklarasi hari ini, tak kurang dari 40 media yang meliput.

Animo publik juga sangat masif. Pra deklarasi, sudah banyak pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia. Kebayang seperti Tamasya Al-Maidah saat Pilgub DKI 2017. Bedanya, Laskar TPS memprioritaskan para serdadu untuk bertugas di TPS-nya masing-masing. Sehingga, mudah mengenali panitia dan para pemilih setempat. Kecuali wilayah TPS yang kekurangan anggota, akan disuplai dari wilayah yang lain. Ada sedikit pengerahan massa.

Kok sampai segitunya? Untuk memastikan bahwa pilpres jujur, adil dan aman. Apakah kalau tanpa Laskar TPS, pemilu gak jujur dan adil? Kalau wasit ikut jadi pemain, bagaimana bisa jujur dan adil? Justru karena para wasit ikut ke lapangan dan nendang bola, maka Laskar TPS ini lahir. Ngerti kagak Lo? [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 5/3/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Gus Wafi dan PPP Poros Mbah Moen

Gus Wafi dan PPP Poros Mbah Moen

Senin, 18 Mar 2019 22:15

Prabowo Sandi Tak Ingin Terbitkan Kartu-kartu 'Sakti'

Prabowo Sandi Tak Ingin Terbitkan Kartu-kartu 'Sakti'

Senin, 18 Mar 2019 21:27

Komitmen Prabowo-Sandi Hapus UN

Komitmen Prabowo-Sandi Hapus UN

Senin, 18 Mar 2019 19:27

Janji Ma’ruf seperti Janji Manis Jokowi

Janji Ma’ruf seperti Janji Manis Jokowi

Senin, 18 Mar 2019 17:27

Free Konsultasi Quantum Healing, Sel Penyakit Pun Bunuh Diri

Free Konsultasi Quantum Healing, Sel Penyakit Pun Bunuh Diri

Senin, 18 Mar 2019 17:00

Jihadis Terkait Al-Qaidah Kuasai Pangkalan Militer Mali di Kota Dioura

Jihadis Terkait Al-Qaidah Kuasai Pangkalan Militer Mali di Kota Dioura

Senin, 18 Mar 2019 16:45

Satu Kartu (KTP) untuk Semua

Satu Kartu (KTP) untuk Semua

Senin, 18 Mar 2019 15:27

Polisi Australia Geledah 2 Rumah yang Terkait dengan Teroris Pembantai Muslim di Selandia Baru

Polisi Australia Geledah 2 Rumah yang Terkait dengan Teroris Pembantai Muslim di Selandia Baru

Senin, 18 Mar 2019 15:15

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Masya Allah, Ini 10 Manfaat Ajaib 'Quranic Quantum Healing', Tanpa Obat, Operasi, Jin dan Dukun!

Senin, 18 Mar 2019 13:53

Mau Sehat ? Baca terus Al Quran, Sel Kanker pun Bunuh Diri

Mau Sehat ? Baca terus Al Quran, Sel Kanker pun Bunuh Diri

Senin, 18 Mar 2019 13:00

Gagalnya Perempuan sebagai Ibu, Apakah Penyebabnya?

Gagalnya Perempuan sebagai Ibu, Apakah Penyebabnya?

Senin, 18 Mar 2019 12:17

QLOAN (1) : Menarik Rizki dan Impian tanpa Korupsi dan Dukun

QLOAN (1) : Menarik Rizki dan Impian tanpa Korupsi dan Dukun

Senin, 18 Mar 2019 12:13

Korban Terbesar Terorisme adalah Umat Islam, Benarkah?

Korban Terbesar Terorisme adalah Umat Islam, Benarkah?

Senin, 18 Mar 2019 11:42

Innalillahi, Ibunda Ustaz Abdul Somad Meninggal Dunia

Innalillahi, Ibunda Ustaz Abdul Somad Meninggal Dunia

Senin, 18 Mar 2019 10:58

PM Australia Bela Remaja yang Timpuk Kepala Senator Anning dengan Telur

PM Australia Bela Remaja yang Timpuk Kepala Senator Anning dengan Telur

Senin, 18 Mar 2019 10:40

Pakistan Berikan Penghargaan atas Keberanian Warganya yang Tewas dalam Pembantaian Christchurch

Pakistan Berikan Penghargaan atas Keberanian Warganya yang Tewas dalam Pembantaian Christchurch

Senin, 18 Mar 2019 10:30

Sejuta Orang Lebih Tandatangani Petisi Tuntut Senator Fraser Anning Dipecat

Sejuta Orang Lebih Tandatangani Petisi Tuntut Senator Fraser Anning Dipecat

Senin, 18 Mar 2019 10:28

Suami yang Istrinya Tewas dalam Pembantaian di Masjid Christchurh Maafkan Teroris Brenton Tarrant

Suami yang Istrinya Tewas dalam Pembantaian di Masjid Christchurh Maafkan Teroris Brenton Tarrant

Senin, 18 Mar 2019 09:45

Ma'ruf Amin Pamer Tiga Kartu Sakti, Sandiaga Bungkam dengan Kartu Super Canggih

Ma'ruf Amin Pamer Tiga Kartu Sakti, Sandiaga Bungkam dengan Kartu Super Canggih

Senin, 18 Mar 2019 07:03

Will 'The Eggboy' akan Dihadiahi Jalan-jalan ke Turki

Will 'The Eggboy' akan Dihadiahi Jalan-jalan ke Turki

Ahad, 17 Mar 2019 22:59


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X