Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.495 views

Ada Tuhan Diantara Anies dan Marbot Masjid

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Marbot masjid. Secara sosial, itu posisi yang tak menggembirakan. Hanya sedikit orang yang berminat jalani profesi ini. Selain kerja melelahkan, gajinya tak seberapa. Malah kadang seadanya. Ada yang bergantung pendapatan dari kotak amal. Infaq masuk lumayan, marbot gajian. Tak ada infaq masuk, gajian ditunda. Ada yang kerja sebagai marbot diawali dengan terpaksa. Karena tak ada kerjaan lainnya. Tapi tak sedikit yang ingin mengabdi.

Secara religi, ini pekerjaan luar biasa. Memastikan masjid bersih, setelan sound system bagus, dan jama'ah menjalankan shalat dengan nyaman, itu pekerjaan mulia. Bahkan super mulia. Kadang ada tugas tambahan: sandal dan sepatu jama'ah harus aman.

Soal ikhlas, jangan ditanya. Para marbot tak suka pencitraan. Karena bagi mereka, memang tak ada perlunya. Mau bagi-bagi sepeda, untuk makan aja susah. Mau masuk ke selokan, memang itu pekerjaan hariannya. Pakai sandal jepit, karena hanya itu alas kaki yang mereka punya. Pakai kaos oblong, itu pakaian paling efektif untuk menyerap keringat. Gak mungkin mereka ngepel lantai dengan mengenakan pakaian model para pejuang 45 atau para pahlawan kemerdekaan. Gak ada pantes-pantesnya. Mana mungkin mereka bisa pencitraan? Itulah gambaran betapa ikhlasnya marbot masjid.

Biasanya, marbot masjid itu meninggalnya dalam suasana nyaman, dan gak nyusahin orang. Lagi shalat, meninggal. Lagi bersih-bersih masjid, dipanggil Tuhan. Indah sekali. Silahkan perhatikan fakta-faktanya. Beda dengan umumnya pejabat, ada yang meninggal di penjara. Ada juga yang meninggal setelah ditetapkan jadi tersangka. Ada yang ditelan sunami. Ngeri!

Jadi marbot masjid di DKI sedikit lebih beruntung. Setidaknya dari nasib marbot-marbot di daerah lain. Tahun ini 267 marbot masjid (perwakilan dari setiap kelurahan) di DKI berkesempatan berangkat umroh. Tepatnya diberangkatkan. Alias gratis. Semua biaya ditanggung pemprov DKI.

Bagi marbot masjid, bisa umroh seperti kedatangan mukjizat. Mimpi aja, mungkin gak berani. Duit dari mana? Masih banyak marbot masjid yang gajinya tak menentu. Bergantung berapa infaq yang masuk ke kotak amal. Kecuali masjid-masjid besar seperti Pondok Indah, At-Tin atau Sunda Kelapa.

Ketika gubernur DKI Anies Baswedan nanya: siapa yang belum pernah naik pesawat? Mayoritas mereka angkat tangan. Mengaku tak pernah. Kalau lihat pesawat, mungkin semuanya pernah. Itupun di tv. Sekalinya mereka naik pesawat, sembilan jam. Langsung ke Makkah. Bagi mereka, ini nasib istimewa. Bahkan sangat istimewa di sepanjang hidup mereka.

Kerja lelah mereka yang tanpa pamrih dan sepi pencitraan sudah sepantasnya diapresiasi. Mereka layak menikmati hadiah spesial ini. Apalagi yang diberangkatkan adalah para marbot masjid yang sudah bekerja minimal lima tahun. Pengabdian yang belum tentu kalah pahalanya jika dibandingkan dengan posisi ketua MUI dan imam besar Istiqlal. Juga imam negara. Ini soal amanah dan adu keikhlasan.

Apa yang dilakukan Anies Baswedan, Gubernur DKI dengan mengumrohkan marbot masjid sudah tepat. Ini tidak saja bagian dari perhatian, tapi juga keberpihakan. Berpihak kepada umat yang seringkali hanya dijadikan komoditas politik menjelang pemilu. Usai pemilu "dilepeh'. Disia-siakan, bahkan sebagian tokoh dan ulamanya dibiarkan terus menerus menghadapi perkusi dan kriminalisasi. Lah terus piye?

Kita bisa bayangkan jika selama lima tahun Anies Baswedan memimpin Jakarta, semua marbot masjid di seluruh DKI diumrohkan. Tentu, secara sosial akan menaikkan kehormatan mereka. Sementara, tak semua jama'ah masjid di Jakarta pernah ke Makkah. Ini tentu akan melahirkan rasa iri. Tapi iri yang positif. Kalau marbot masjid saja umroh, kenapa jama'ah yang kaya dan punya banyak simpanan uang gak juga umroh. Gak malu? Malah ada yang milih untuk nambah bini dari pada untuk umroh. Just kidding. Tapi, faktanya memang ada. Jumlahnya cukup banyak. Survei dari mana? Kayak pilpres aja nanya survei.

Banyak hikmah di balik program umroh marbot masjid. Pertama, bisa jadi syi'ar yang efektif. Memberi kesadaran orang-orang berduit agar terinspirasi untuk umroh. Kedua, memberi semangat kinerja marbot masjid. Umroh jadi stimulus untuk makin bersemangat mengabdi. Ketiga, menginspirasi Pemda di seluruh Indonesia untuk memberi perhatian pada para marbot masjid. Keempat, kesadaran perlu dan penting adanya marbot di setiap masjid agar masjid terurus, terutama kebersihannya. Tak semua masjid punya marbot. Sehingga banyak masjid yang masih sepi karena tak terurus. Dengan program umroh marbot masjid, juga akan jadi motivasi umat untuk bersedia dan tak malu menjadi marbot masjid. Karena ini pekerjaan mulia dan agung.

Program umroh marbot adalah program berkelanjutan. Sudah dimulai di masa gubernur sebelumnya. Hanya bedanya, program umroh di masa sebelumnya ramai dibicarakan publik. Setengah gaduh. Dan diprogramkan menjelang pilgub. Tahun 2015.

Di masa Anies, program umroh ini sepi berita. Tak heboh di media. Dan memang tak harus dihebohkan. Karena program umroh bukan untuk heboh-hebohan. Demikian juga tunjangan 2,5 juta untuk para hafidz al-Quran. Nyaris tak terdengar. Karena tak dibuat dekat pemilu. Dan memang, tak ada urusannya dengan pemilu. Begitulah seharusnya pemimpin itu bekerja. Sepi ing pamrih. Tak fokus pada Pencitraan.

Prinsip dalam kerja itu ada goal atau targetnya, jelas keberpihakannya, terukur manfaatnya, dan tak kalah penting adalah perencanaannya. Target itu tak diukur dengan jumlah elektabilitasnya. Tak pula dilihat dari jumlah media yang meliputnya. Bukan juga dari tingkat kehebohannya. Tapi lebih pada seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh mereka yang jadi target program itu.

Program umroh ini biarlah jadi komitmen keumatan dan keberpihakan Anies untuk marbot masjid. Jauh dari niat pencitraan. Sebab, ada Tuhan diantara mereka. Karena itu, jangan dikaitkan dengan Pilpres dan pileg, apalagi Pilgub. Masih jauh bung... [PurWD/voa-islam.com]

 

Jakarta, 11/11/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Aroma Busuk Industri Game Online

Aroma Busuk Industri Game Online

Kamis, 25 Apr 2019 01:00

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Kamis, 25 Apr 2019 00:31

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Rabu, 24 Apr 2019 23:25

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Rabu, 24 Apr 2019 22:45

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Rabu, 24 Apr 2019 22:00

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Rabu, 24 Apr 2019 21:49

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Rabu, 24 Apr 2019 21:15

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

Rabu, 24 Apr 2019 19:38

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Rabu, 24 Apr 2019 19:34

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Rabu, 24 Apr 2019 19:29

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Rabu, 24 Apr 2019 19:22

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Rabu, 24 Apr 2019 18:57

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rabu, 24 Apr 2019 18:53

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 24 Apr 2019 18:38

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Rabu, 24 Apr 2019 18:37

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Rabu, 24 Apr 2019 18:33

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

Rabu, 24 Apr 2019 18:22

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Rabu, 24 Apr 2019 18:01

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Rabu, 24 Apr 2019 17:40

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Rabu, 24 Apr 2019 17:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 23/04/2019 19:49

Kwik Kian Gie Silaturahmi ke Rumah Sandi