Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.818 views

Wanita dalam Pusaran Feminisme, Dilema?

Oleh: Sri Rahmawati

Dalam acara Women’s Economic Empowerment: The Intersection with Domestic Violence, di @America, Jakarta, Rabu (23/1), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Yohana Yembise mengatakan perempuan di Indonesia masih belum “aman”. Mereka kerap mendapatkan kekerasan baik secara fisik maupun psikis dalam berbagai lingkungan seperti dalam berumah tangga, berpacaran, maupun dalam lingkungan pekerjaan.  Pemberdayaan ekonomi perempuan dinilai sebagai jalan keluar yang tepat. Para perempuan ini memulai industri rumahan dan menghasilkan uang, dan tidak sepenuhnya bergantung kepada suami sebagai kepala keluarga (voaindonesia.com, 24/1/2019). Selain itu, bekerja bagi wanita menjadi salah satu cara untuk aktualisasi diri, mengaplikasikan dan membagikan ilmu, menyebar kebermanfaatan.

Walaupun papah sudah mapan, mama mau kerja terus. Mama harus berkarya. Mama punya  ilmu dan kemampuan. Masa harus jadi ibu rumahan, apakata orang?  Ngga kebayang deh bisa stres mama. Capek-capek merintis dari nol hingga menjabat seperti sekarang. Gaji gede, kurang apa lagi mama ini, pah. Masalah anak-anak ngga usah dibikin pusing, lah. Ada si Mbak ini yang urus, atau mereka bisa kita titipin sekali-kali ke neneknya. Masa harus mama juga yang urus semuanya, ...”

Boleh jadi itu hanya terjadi pada saya atau banyak wanita juga merasakan hal yang sama. Wanita yang bekerja itu mulia. Mubah hukumnya. Apalagi didorong tuntutan tangggung jawabnya sebagai orangtua untuk memenuhi kebutuhan anak dan keluarganya. Dicarilah alasan lainnya semisal keterpaksaan, asal halal aktivitasnya, dan tidak menyalahi aturan Islam. Poin utama adalah tidak membuatnya menjadi lalai dalam menjalankan fungsinya mengurusi keluarga, karena mengurus keluarga wajib baginya. Mari kita telaah fenomena kekinian para wanita pekerja yang mulai meninggalkan fitrahnya sebagai ibu dan juga istri. 

Menyandang status bergengsi, punya uang sendiri, hidup tidak membosankan, mandiri, cepat kaya, dihormati banyak orang, punya mobil baru, modis, tabarruj karena tuntutan pekerjaan, mengikuti gaya hidup yang serba wah, para wanita diiming-imingi dengan itu semua. Walhasil, wanita merasa gerah berlama-lama berada di rumahnya.

Banyak wanita karir begitu menikmati dunia kerjanya. Secara psikologis beberapa diantara mereka belum siap menghadapi repotnya mengurusi rumah, dapur, suami, anak-anak, dan secara ekonomi mereka dituntut ikut berpartisipasi memenuhi kebutuhan hidup yang mendesak. Bisa jadi tuntutan dan bisikan dari keluarga juga ikut berkontribusi. Biar lebih leluasa bekerja, tidak sedikit wanita karir mempekerjakan lebih dari 1 orang ART di rumahnya.

Apakah anda seperti saya dulu, yang menikmati rutinitas bangun pagi untuk siap pergi meninggalkan keluarga demi uang? Bahkan tak jarang saya pergi hingga berhari-hari atau berminggu-minggu lamanya. Padahal, agama saya, agama kita, Islam, sangat melindungi kaum wanita, berada dalam satu mobil dengan bukan mahromnya saja tidak boleh, apalagi kegiatan safar perjalanan dinas  luar kota, antar pulau, atau luar negeri. Tapi, apa yang terjadi sekarang?

Laki-laki dan perempuan bukan mahromnya bebas melakukan safar kemanapun. Jangan ditanya mengenai perilaku pegawai di tempat kerja, mereka mulai acuh dengan kondisi sekeliling, maksiat, korupsi, ghibah, perselingkuhan, saling menjatuhkan, hingga pelecehan seksual yang dibiarkan, semua itu dianggap sesuatu yang biasa-biasa saja.

Mungkin anda yang membaca tulisan saya dari awal tadi  merasa biasa-biasa saja. Tidak ada yang salah. Tidak ada yang aneh. Ataukah anda merasa sangat prihatin dan iba dengan kondisi seperti itu? Begitulah potret wanita zaman now, wanita menjauh dari agama karena gencarnya isu-isu feminisme, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Bahkan oleh pemerintah dijadikan salah satu solusi bagi permasalahan ekonomi keluarga dan kekerasan.

Keluarga seharusnya mendukung wanita untuk kembali pada fitrahnya, dimana orangtuanya sendirilah yang mendidik anak-anaknya, menjadi ibu pencetak generasi yang berkepribadian islam, bukan untuk berkarir setinggi langit. Para suami juga seharusnya tidak membiarkan atau memaksa istrinya menjadi tulang punggung keluarga. Tidak hanya keluarga yang berperan dalam melindungi kaum wanita, tetapi juga lingkungan semestinya mendukung wanita untuk kembali pada fitrahnya.

Kita yang melihat ada tetangga wanita yang sibuk dengan gemerlapnya kehidupan malam semestinya tidak tinggal diam, tapi merangkul dan menasehatinya. Terakhir adalah pentingnya peran negara dalam melindungi kaum wanita, bukan sebaliknya dengan menggiatkan gerakan-gerakan feminisme.

Seorang muslimah itu adalah perhiasan dunia, wanita wajib menjaga kemuliaan dan kehormatan dengan penuh ketaatan pada Robbnya. Wanita dalam Islam tidak dibebani kewajiban mencari nafkah. Ketika belum berkeluarga, wanita wajib dinafkahi oleh orangtuanya. Ketika orangtuanya tidak ada atau tidak mampu, maka walinya yang mengambil alih kewajiban ini. Saat wali pun tak ada atau tak mampu, maka negara yang berperan memenuhi kebutuhannya. Inilah keseriusan Islam menjaga dan memuliakan wanita.

Mari para perhiasan dunia, kembalilah kepada fitrahmu, karena yang ditanya kelak adalah bagaimana engkau membersamai anak-anakmu, melayani suamimu, mengurusi rumahtanggamu, sementara bekerja hanya satu kemubahan bagimu. Peluk iman dan islammu. Karena itulah bekalmu di kehidupan abadi nanti. 

Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News
Aroma Busuk Industri Game Online

Aroma Busuk Industri Game Online

Kamis, 25 Apr 2019 01:00

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Al-junnah, Penjaga Nyawa Manusia

Kamis, 25 Apr 2019 00:31

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Nasi Padang dan Orang-orang Minang

Rabu, 24 Apr 2019 23:25

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Penyelidikan Sudan Temukan 315 juta riyal Saudi di Rekening Bank Mantan Presiden Omar Al-Bashir

Rabu, 24 Apr 2019 22:45

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Pembantaian di Masjid Selandia Baru dan Pemboman di Sri Lanka 'Tidak Terkait'

Rabu, 24 Apr 2019 22:00

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Logo Ikhwan Jadi Simbol Terlarang di Austria, Ada Apa?

Rabu, 24 Apr 2019 21:49

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Polisi Sri Lanka Tangkap Lagi 18 Orang Terkait Pemboman di Hotel dan Gereja

Rabu, 24 Apr 2019 21:15

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

HTS Lancarkan Serangan Balasan ke Posisi Rezim Teroris Assad di Kota Aleppo

Rabu, 24 Apr 2019 19:38

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Erwin Aksa Klaim Prabowo-Sandi Unggul Telak di Sejumlah Daerah

Rabu, 24 Apr 2019 19:34

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Anies Bebaskan Rumah Para Pejuang dari PBB

Rabu, 24 Apr 2019 19:29

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Kisah Saksi PKS Selamatkan Suara PSI

Rabu, 24 Apr 2019 19:22

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

PBB: Pasukan Afghanistan Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Rabu, 24 Apr 2019 18:57

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Ledakan Tewaskan 11 Warga Sipil di Idlib Suriah

Rabu, 24 Apr 2019 18:53

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Kembali Tangkap 5 Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 24 Apr 2019 18:38

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Menantu Donald Trump Sebut 'Kesepakatan Abad Ini' Akan Dipresentasikan Akhir Ramadhan

Rabu, 24 Apr 2019 18:37

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Korban Tewas Akibat Pemboman di Sri Lanka Naik Menjadi 359 Orang

Rabu, 24 Apr 2019 18:33

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

PKS Olah Limbah Kampanye Jadi Produk Kreatif Bermanfaat

Rabu, 24 Apr 2019 18:22

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Ketika Kejujuran Dianggap Kobarkan Perang Saudara

Rabu, 24 Apr 2019 18:01

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Gubernur Anies Salurkan Bantuan Rp291 Miliar untuk Lansia

Rabu, 24 Apr 2019 17:40

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Wasekjen MUI Pusat: Polisi Mau Menembak Siapa?

Rabu, 24 Apr 2019 17:31


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X