Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.093 views

Wanita dalam Pusaran Feminisme, Dilema?

Oleh: Sri Rahmawati

Dalam acara Women’s Economic Empowerment: The Intersection with Domestic Violence, di @America, Jakarta, Rabu (23/1), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Yohana Yembise mengatakan perempuan di Indonesia masih belum “aman”. Mereka kerap mendapatkan kekerasan baik secara fisik maupun psikis dalam berbagai lingkungan seperti dalam berumah tangga, berpacaran, maupun dalam lingkungan pekerjaan.  Pemberdayaan ekonomi perempuan dinilai sebagai jalan keluar yang tepat. Para perempuan ini memulai industri rumahan dan menghasilkan uang, dan tidak sepenuhnya bergantung kepada suami sebagai kepala keluarga (voaindonesia.com, 24/1/2019). Selain itu, bekerja bagi wanita menjadi salah satu cara untuk aktualisasi diri, mengaplikasikan dan membagikan ilmu, menyebar kebermanfaatan.

Walaupun papah sudah mapan, mama mau kerja terus. Mama harus berkarya. Mama punya  ilmu dan kemampuan. Masa harus jadi ibu rumahan, apakata orang?  Ngga kebayang deh bisa stres mama. Capek-capek merintis dari nol hingga menjabat seperti sekarang. Gaji gede, kurang apa lagi mama ini, pah. Masalah anak-anak ngga usah dibikin pusing, lah. Ada si Mbak ini yang urus, atau mereka bisa kita titipin sekali-kali ke neneknya. Masa harus mama juga yang urus semuanya, ...”

Boleh jadi itu hanya terjadi pada saya atau banyak wanita juga merasakan hal yang sama. Wanita yang bekerja itu mulia. Mubah hukumnya. Apalagi didorong tuntutan tangggung jawabnya sebagai orangtua untuk memenuhi kebutuhan anak dan keluarganya. Dicarilah alasan lainnya semisal keterpaksaan, asal halal aktivitasnya, dan tidak menyalahi aturan Islam. Poin utama adalah tidak membuatnya menjadi lalai dalam menjalankan fungsinya mengurusi keluarga, karena mengurus keluarga wajib baginya. Mari kita telaah fenomena kekinian para wanita pekerja yang mulai meninggalkan fitrahnya sebagai ibu dan juga istri. 

Menyandang status bergengsi, punya uang sendiri, hidup tidak membosankan, mandiri, cepat kaya, dihormati banyak orang, punya mobil baru, modis, tabarruj karena tuntutan pekerjaan, mengikuti gaya hidup yang serba wah, para wanita diiming-imingi dengan itu semua. Walhasil, wanita merasa gerah berlama-lama berada di rumahnya.

Banyak wanita karir begitu menikmati dunia kerjanya. Secara psikologis beberapa diantara mereka belum siap menghadapi repotnya mengurusi rumah, dapur, suami, anak-anak, dan secara ekonomi mereka dituntut ikut berpartisipasi memenuhi kebutuhan hidup yang mendesak. Bisa jadi tuntutan dan bisikan dari keluarga juga ikut berkontribusi. Biar lebih leluasa bekerja, tidak sedikit wanita karir mempekerjakan lebih dari 1 orang ART di rumahnya.

Apakah anda seperti saya dulu, yang menikmati rutinitas bangun pagi untuk siap pergi meninggalkan keluarga demi uang? Bahkan tak jarang saya pergi hingga berhari-hari atau berminggu-minggu lamanya. Padahal, agama saya, agama kita, Islam, sangat melindungi kaum wanita, berada dalam satu mobil dengan bukan mahromnya saja tidak boleh, apalagi kegiatan safar perjalanan dinas  luar kota, antar pulau, atau luar negeri. Tapi, apa yang terjadi sekarang?

Laki-laki dan perempuan bukan mahromnya bebas melakukan safar kemanapun. Jangan ditanya mengenai perilaku pegawai di tempat kerja, mereka mulai acuh dengan kondisi sekeliling, maksiat, korupsi, ghibah, perselingkuhan, saling menjatuhkan, hingga pelecehan seksual yang dibiarkan, semua itu dianggap sesuatu yang biasa-biasa saja.

Mungkin anda yang membaca tulisan saya dari awal tadi  merasa biasa-biasa saja. Tidak ada yang salah. Tidak ada yang aneh. Ataukah anda merasa sangat prihatin dan iba dengan kondisi seperti itu? Begitulah potret wanita zaman now, wanita menjauh dari agama karena gencarnya isu-isu feminisme, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Bahkan oleh pemerintah dijadikan salah satu solusi bagi permasalahan ekonomi keluarga dan kekerasan.

Keluarga seharusnya mendukung wanita untuk kembali pada fitrahnya, dimana orangtuanya sendirilah yang mendidik anak-anaknya, menjadi ibu pencetak generasi yang berkepribadian islam, bukan untuk berkarir setinggi langit. Para suami juga seharusnya tidak membiarkan atau memaksa istrinya menjadi tulang punggung keluarga. Tidak hanya keluarga yang berperan dalam melindungi kaum wanita, tetapi juga lingkungan semestinya mendukung wanita untuk kembali pada fitrahnya.

Kita yang melihat ada tetangga wanita yang sibuk dengan gemerlapnya kehidupan malam semestinya tidak tinggal diam, tapi merangkul dan menasehatinya. Terakhir adalah pentingnya peran negara dalam melindungi kaum wanita, bukan sebaliknya dengan menggiatkan gerakan-gerakan feminisme.

Seorang muslimah itu adalah perhiasan dunia, wanita wajib menjaga kemuliaan dan kehormatan dengan penuh ketaatan pada Robbnya. Wanita dalam Islam tidak dibebani kewajiban mencari nafkah. Ketika belum berkeluarga, wanita wajib dinafkahi oleh orangtuanya. Ketika orangtuanya tidak ada atau tidak mampu, maka walinya yang mengambil alih kewajiban ini. Saat wali pun tak ada atau tak mampu, maka negara yang berperan memenuhi kebutuhannya. Inilah keseriusan Islam menjaga dan memuliakan wanita.

Mari para perhiasan dunia, kembalilah kepada fitrahmu, karena yang ditanya kelak adalah bagaimana engkau membersamai anak-anakmu, melayani suamimu, mengurusi rumahtanggamu, sementara bekerja hanya satu kemubahan bagimu. Peluk iman dan islammu. Karena itulah bekalmu di kehidupan abadi nanti. 

Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Munas Golkar untuk Memastikan Porsi Kabinet dan Ketua MPR

Munas Golkar untuk Memastikan Porsi Kabinet dan Ketua MPR

Senin, 22 Jul 2019 04:50

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Penegak Hukum atau Karyawan Hukum?

Senin, 22 Jul 2019 03:51

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

12 Mahasiswa ADI Aceh Lulus ke STID Mohammad Natsir

Senin, 22 Jul 2019 02:21

"Warning" Aplikasi FaceApp Mengalihkan Duniamu

Senin, 22 Jul 2019 01:10

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Dinilai Bertentangan dengan Norma, Aksi Tolak RUU PKS Membesar

Senin, 22 Jul 2019 00:26

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Resmikan Pondok Tahfizh, KH. Aceng Zakaria: Jadikan Al-Quran sebagai Kurikulum Kehidupan

Ahad, 21 Jul 2019 23:57

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Kapitalisme, Pajak Diperas SDA Dilepas

Ahad, 21 Jul 2019 23:40

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

MIUMI Aceh: Game PUBG dan Sejenisnya Haram

Ahad, 21 Jul 2019 23:34

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Visi pada Investasi, Mengokohkan Imperialisme Asing?

Ahad, 21 Jul 2019 23:22

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

SMA Ar-Rohmah Putri Malang Raih Akreditasi A

Ahad, 21 Jul 2019 22:48

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

CIIA: Pemerintah Tidak Perlu Khawatir Pulangkan Eks Pendukung ISIS ke Indonesia

Ahad, 21 Jul 2019 22:00

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Jabar Juara Tingkat Pengangguran

Ahad, 21 Jul 2019 21:55

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

2 Anggota IRGC Tewas dalam Serangan Orang Bersenjata di Dekat Perbatasan Pakistan

Ahad, 21 Jul 2019 21:30

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Oman Serukan Iran Bebaskan Kapal Tanker Berbendera Inggris yang Mereka Tawan

Ahad, 21 Jul 2019 19:48

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Pendukung Dapat Kursi, Gerindra Tetap Bisa Oposisi

Ahad, 21 Jul 2019 17:09

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ketika Penyebutan Tiongkok Dianggap SARA Hanya karena Soal Bambu

Ahad, 21 Jul 2019 16:09

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Taliban Tunjukkan Senjata yang Mereka Rebut dari Pasukan Komando Afghanistan di Badghis

Ahad, 21 Jul 2019 15:30

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ketika Sibuk Dianggap Sukses

Ahad, 21 Jul 2019 15:09

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Wanita AS Kehilangan Hak Asuh Putri Saudinya Karena Foto Bikini

Ahad, 21 Jul 2019 14:45

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Tiga Opini Heboh Ini Dipersoalkan Pengamat: Agenda Apa, sih?

Ahad, 21 Jul 2019 14:09


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X