Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.774 views

Ada Liberalisasi Dibalik #NoHijabDay

 

Oleh:

Ulfiatul Khomariah

Founder Ideo Media, Pemerhati Masalah Sosial dan Politik

 

MIRIS. Keluarnya pernyataan bahwa “muslimah tidak wajib berhijab atau berjilbab” yang dipromotori oleh istri presiden ke-4 ternyata menjadi kesempatan empuk bagi orang-orang liberal dalam menjalankan misinya. Semakin hari, dunia semakin menunjukkan gelagat para liberal yang sesungguhnya. Dan kini, muncul kelompok liberal lainnya yang mengatasnamakan ‘Hijrah Indonesia’ dengan membawa racun kebebasan atas nama ‘budaya’.

Liciknya, kelompok liberal ini selalu mengambil istilah Islami untuk menggolkan setiap misi yang dijalankannya. Tidak tanggung-tanggung mereka memakai kata ‘Hijrah’ dalam menamai kelompoknya meskipun gerakannya bertentangan dengan ajaran Islam. Padahal yang dimaksud hijrah dalam Islam adalah berpindah dari keadaan buruk menuju keadaan yang lebih baik.

Namun pengertian tersebut mengalami pergeseran makna karena digunakan oleh kelompok liberal yang secara tegas menentang syariat Islam. Kelompok itu sangat jelas dan terang-terangan menolak ajaran Islam dan menyeru pada kemaksiatan. Mereka mengajak wanita muslim yang menggunakan hijab untuk melepaskannya dengan rasa bangga.

Sebagaimana yang dilansir di MySharing.com (30/1) bahwa mereka mengadakan kampanye “No Hijab Day” setiap tanggal 1 Februari. Kampanye ini dilakukan sejak tahun 2014 yang dipelopori oleh Yasmine Mohammad yang digelar melalui media sosial. Dan tepat pada hari ini, 01 Februari 2020, mereka mengadakan sayembara “Hari Tanpa Hijab” dan mengajak para muslimah agar membuka hijabnya dan berfoto.

Acara lomba maksiat ini juga dirayakan oleh kelompok yang menamakan komunitasnya sebagai ‘Hijrah Indonesia’. Dalam penjelasannya, Hijrah Indonesia menulis, “Karena itulah, Hijrah Indonesia mengajak Anda para perempuan Indonesia baik Muslim maupun bukan Muslim untuk meramaikan #NoHijabDay dengan menayangkan foto-foto Anda berbusana dengan nuansa Indonesia dengan memperlihatkan kepala Anda tanpa memakai hijab/jilbab/ niqab/cadar/kerudung dan semacamnya di akun media sosial Anda, baik instagram, facebook, maupun twitter dan blog Anda dengan hashtag #NoHijabDay dan #FreeFromHijab pada 1 Februari 2020”.

Lebih sesatnya lagi, hasil foto tanpa hijab itu diperlombakan untuk diposting di media sosial yang mereka miliki dengan ketentuan usia 15-55 tahun. Siapa yang terbaik dalam melecehkan syariat berhijab, maka ia akan menjadi pemenangnya. Akan dipilih 3 orang pemenang terbaik versi kelompok ‘penyeru kemaksiatan’.

Kampanye Liberalisasi

Bersembunyi dibalik kata ‘Hijrah’ dan slogan-slogan menyesatkan, para kaum liberal mengajak muslimah agar menanggalkan pakaiannya. Secara tidak sadar, para muslimah distimulus untuk bangga terhadap produk Barat. Sekaligus mengajak kaum muslimah mengadopsi ide liberalisme (kebebasan) yang lahir dari rahim sekulerisme (pemisahan agama dari kehidupan).

Menyebarkan ide menyesatkan ke khalayak ramai tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Maka wajar jika dalam mengkampanyekan ide liberal ini, mereka mengiming-imingkan hadiah menarik bagi muslimah yang rela menanggalkan hijabnya. Membuat muslimah yang lemah imannya terperdaya dan dengan rela membuka auratnya tanpa merasa berdosa.

Ada upaya untuk melecehkan dan meliberalisasi ajaran Islam dalam perayaan “No Hijab Day” ini sehingga perlu diwaspadai oleh kaum muslim. Segala upaya dilakukan oleh kelompok berhaluan liberal untuk mendistorsikan Islam dan ajarannya. Bahkan, mereka berupaya mengaburkan makna hijrah yang sesungguhnya dengan lantang menyerukan agar muslimah menanggalkan hijabnya.

Mereka menyuguhkan slogan manis atas nama emansipasi dan isu gender. Menggambarkan para muslimah seakan terkekang dengan syariat berhijab di dalam Islam. Seolah-olah menjadi penolong di siang bolong, maka dimunculkanlah ide kebebasan untuk menghalau syariah Islam. Iya, mereka adalah penolong bagi wanita muslim yang merasa terkekang oleh agamanya. Lebih tepatnya, penolong bagi mereka yang suka bermaksiat.

Sejatinya ide kebebasan inilah yang menjerumuskan wanita dalam jurang kemaksiatan. Merayu dengan slogan indah, namun menyesatkan. Bahkan mematikan akal sehat beserta bathinnya dalam memandang sebuah kebenaran yang hakiki. Maka untukmu wanita muslim, berhati-hatilah dengan kampanye manusia liberal dan munafik ini. Karena sesungguhnya, kampanye “No Hijab Day” adalah seruan setan yang berwujud manusia.

Hal ini dikatakan oleh Ustaz Willyuddin A.R. Dhani dari Komunitas Cinta Tauhid dan Cinta Qur’an, Bogor. Ustaz Dhani yang juga aktivis Islam Nasional ini berpesan, bahwa “No Hijab Day” adalah ajakan dari setan-setan dari golongan manusia, dan jangan ikuti kampanye mereka, karena sesungguhnya mereka itu hanya akan mengajak golongannya untuk menjadi calon penghuni neraka”, kata Ustaz Dhani kepada MySharing melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/1).Ustaz Dhani mendasarkan sarannya ini pada (QS. Al-An’am 6: 70) yang berbunyi:

“Tinggalkanlah orang-orang yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka telah tertipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Qur’an agar setiap orang tidak terjerumus (ke dalam neraka), karena perbuatannya sendiri. Tidak ada baginya pelindung dan pemberi syafaat (pertolongan) selain Allah. Dan jika dia hendak menebus dengan segala macam tebusan apa pun, niscaya tidak akan diterima. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan (ke dalam neraka), disebabkan perbuatan mereka sendiri. Mereka mendapat minuman dari air yang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.”Wallahu a’lam bish-shawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Ahok Rebranding

Ahok Rebranding

Selasa, 18 Feb 2020 01:57

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Inilah Isu-isu Penting yang Akan Dibahas di Munas Tarjih ke-31

Selasa, 18 Feb 2020 00:56

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Mantap! Kampus Muhammadiyah Luncurkan Digital Forensik Pertama di Indonesia

Senin, 17 Feb 2020 23:49

Hape-krasi

Hape-krasi

Senin, 17 Feb 2020 22:27

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

MAN 2 Kota Malang Juara Olimpiade Fisika Eureka ITB tingkat Nasio

Senin, 17 Feb 2020 22:23

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Saat Syaikh Reda dari Gaza Palestina Ungkap Kekejaman Zionis Israel

Senin, 17 Feb 2020 22:08

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

IPPi Masa Jihad 2020-2022 Ingin Wujudkan Kader Militan yang Cerdas dan Berakhlakul Karimah

Senin, 17 Feb 2020 22:03

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Realisasi Kerukunan Beragama dalam Sistem Demokrasi, Berhasilkah?

Senin, 17 Feb 2020 21:15

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Legislator PKS: Ekonomi Stagnan 5,02 Persen, Waspadai Ketergantungan dengan China

Senin, 17 Feb 2020 21:01

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Februari Bulan Cinta, atau Kebebasan Seks atas Nama Kasih Sayang?

Senin, 17 Feb 2020 20:58

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Perdana Menteri Imran Khan Sebut Pakistan Tidak Lagi Jadi Surga Aman Bagi Jihadis

Senin, 17 Feb 2020 20:15

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Gerakan Menutup Aurat 2020 Diselenggarakan di Jakarta

Senin, 17 Feb 2020 20:06

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

AS Ancam Putus Pembagian Data Intelijen Pada Negara yang Menggunakan Teknologi Huawei Cina

Senin, 17 Feb 2020 20:00

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Taliban Tewaskan 5 Tentara Afghanistan dalam Serangan di Pangkalan Militer Shora Khak Kunduz

Senin, 17 Feb 2020 19:45

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Rezim Teroris Assad Rebut Kembali Sebagian Besar Aleppo Menjelang Pembicaraan Rusia-Turki

Senin, 17 Feb 2020 19:30

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Cina Laporkan Meningkatnya Kasus Virus Baru Saat Jumlah Kematian Mendekati 1.800

Senin, 17 Feb 2020 19:15

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

KH Tengku Zulkarnain: Masak Zaman Teknologi 5.0, Masih Ada Orang Besar Percaya Klenik

Senin, 17 Feb 2020 18:26

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Jokowi Dilarang ke Kediri Karena Mitos Akan Lengser, Demokrat Bandingkan dengan SBY

Senin, 17 Feb 2020 17:54

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Elemen Pers Tolak Campur Tangan Pemerintah Lewat Omnibus Law

Senin, 17 Feb 2020 17:15

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Harga Gula Menggila, Komisi IV DPR: Ini Permainan Mafia

Senin, 17 Feb 2020 16:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 17/02/2020 22:27

Hape-krasi