Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.490 views

RUU PKS Ramai Ditolak, Mengapa?

 

Oleh: Ragil Rahayu, SE

Berbagai elemen perempuan menolak Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Aliansi Cerahkan Negeri (ACN) pada hari Minggu, 14 Juli 2019 menggelar aksi menolak RUU PKS. Aturan dalam RUU itu dianggap tidak memiliki tolok ukur yang jelas. Aksi yang sama juga dilakukan Aliansi Gerakan Peduli Perempuan. Mereka menolak RUU PKS karena dianggap masih bermakna rancu terkait budaya, agama, dan norma sosial di masyarakat.

Sementara itu Majelis Nasional Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Senin, 15 Juli 2019 menyatakan sikap menolak RUU PKS dengan pertimbangan melanggar norma agama serta sarat dengan muatan feminisme dan liberalisme. Fraksi PKS DPR RI juga menolak draf RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dengan alasan masukan perubahan mereka tidak diakomodir. PKS ingin ada perubahan nama RUU menjadi RUU Penghapusan Kejahatan Seksual.

Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri (Persistri) pun menolak RUU PKS karena RUU tersebut diawali dari fenomena yang mengerikan dan gagasan yang menggiurkan, lalu berakhir pada draf legal yang baginya multitafsir dan mengkhawatirkan.

RUU PKS = Kental Ide Kesetaraan Jender

Penolakan terhadap RUU PKS merupakan hal yang wajar. Pengusung RUU ini salah sejak awal dalam mengidentifikasi penyebab terjadinya kekerasan seksual. Kesalahan identifikasi ini akan menyebabkan kesalahan berikutnya yaitu kesalahan solusi. Alih-alih menyelesaikan masalah, kesalahan solusi justru bisa menimbulkan masalah baru. Pengusung RUU PKS memandang bahwa penyebab terjadinya kekerasan seksual adalah ketidaksetaraan jender. Laki-laki merasa lebih dominan dari perempuan sehingga melakukan kekerasan. Sebaliknya perempuan merasa lemah sehingga tak kuasa melawan dan tak berani melaporkan kekerasan seksual yang dialaminya.

Ini adalah paradigma yang keliru. Di negara-negara barat, jender telah dikampanyekan sejak lama sehingga telah menjadi arus utama. Mereka juga membuat regulasi yang dianggap bisa melindungi perempuan. Namun nyatanya angka kekerasan seksual di barat sangat tinggi. Berdasarkan rilis wonderslist.com pada tahun 2016, Amerika Serikat menjadi negara dengan tingkat perkosaan tertinggi di dunia.

Menurut Survei Nasional Kekerasan Terhadap Wanita, 1 dari 6 perempuan AS dan 1 dari 33 pria AS telah mengalami percobaan pemerkosaan atau pemerkosaan dalam hidup mereka. Pada 2016 laman BBC mewartakan bahwa 17 perempuan mantan menteri Perancis menulis surat terbuka yang diterbitkan surat kabar dengan mengatakan bahwa lebih dari 1 dari 5 wanita di Prancis pernah menjadi korban pelecehan seksual. Tampak bahwa ketimpangan jender bukanlah penyebab kekerasan seksual.

Maraknya kekerasan seksual terjadi karena kehidupan sekular yang makin liberal. Pornografi dan pornoaksi begitu marak sehingga menyebabkan terjadinya kekerasan seksual. Penelitian yang dilakukan Balai Besar Penelitian Permasalahan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS), Kementerian Sosial (Kemensos) pada November 2017 menemukan bahwa penyebab tertinggi kekerasan seksual pada anak adalah pornografi. Jumlahnya mencapai 43%. Maka solusi kekerasan seksual adalah meninggalkan kehidupan yang sekular-liberal dan menerapkan kehidupan sesuai dengan aturan agama yakni syariat Islam.

Solusi PKS, Syariat Islam Diterapkan

Kenapa syariat Islam? Karena Islam adalah satu-satunya agama yang memilki sistem hidup yang lengkap. Islam memiliki solusi rinci menyelesaikan masalah pornografi. Mulai dari perintah menutup aurat, menundukkan pandangan, larangan khalwat, ikhtilat, pemisahan kehidupan laki-laki dan perempuan, larangan tayangan porno, larangan zina, perintah melakukan amar ma'ruf nahi munkar bagi masyarakat, hingga sanksi tegas bagi pezina berupa jilid atau rajam.

Islam melibatkan tiga pilar dalam pelaksanaan solusinya. Ketiga pilar tersebut adalah ketaqwaan individu, pengawasan masyarakat dan ketegasan negara. Keseluruhan aturan tersebut akan efektif mencegah dan menyelesaikan terjadinya kekerasan seksual. Sementara ide kesetaraan jender justru akan membebaskan perempuan untuk mempertontonkan aurat agar diakui setara dengan laki-laki. Hal ini akan memperparah kasus pelecehan seksual.

Jika ide keadilan dan kesetaraan jender bukan solusi efektif terhadap kekerasan seksual, lantas mengapa ide ini dipromosikan di Indonesia dan menjadi ruh RUU PKS? Hal ini adalah upaya ghazwul fikri atau perang pemikiran oleh barat terhadap Islam. Agar syariat Islam dianggap buruk karena bias jender, mengekang perempuan, tidak adil terhadap perempuan dan persepsi sejenis. Hingga Islam ditinggalkan sebagai "way of life" meski masih dianut secara ruhiyah. Padahal dengan menjadikan Islam sebagai "way of life" umat Islam akan menjadi kuat dan berpengaruh. Hal inilah yang tidak diinginkan barat karena akan mengganggu dominasinya.

Maka umat Islam harus menolak RUU PKS karena kental dengan pemahaman sesat yakni kesetaraan jender. Sebagai solusi terhadap kekerasan seksual, umat harus kembali pada agamanya yakni dinul Islam. Menjalankan seluruh syariat Islam, tidak hanya akan menyelesaikan masalah kekerasan seksual, namun juga seluruh masalah yang mendera umat Islam saat ini. Wallahu a'lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

*)Pengasuh MT Mar'atus Sholihah Sidoarjo

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Berikan Sambutan pada Milad MUI, UAH Tekankan Pentingnya Memetakan Tantangan Dakwah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:31

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Covid-19 Belum Mereda, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pakai Masker

Jum'at, 14 Aug 2020 23:17

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Peran ‘Aisyiyah Cegah Cyberbullying Lewat Keluarga Sakinah

Jum'at, 14 Aug 2020 23:15

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Turki: Sejarah Tidak Akan Memaafkan Pengkhianatan UEA Terhadap Palestina

Jum'at, 14 Aug 2020 22:25

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Korban Tewas AKibat Ledakan di Pelabuhan Beirut Tetap Meningkat, Puluhan Lainnya Masih Hilang

Jum'at, 14 Aug 2020 22:10

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021  Ambisius

Mardani Ali Sera: Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Ambisius

Jum'at, 14 Aug 2020 21:55

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Penasihat Erdogan: Persahabatan Dengan UEA 'Lebih Berbahaya Daripada Permusuhannya'

Jum'at, 14 Aug 2020 21:35

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Gubernur Anies Perketat Kerumunan di Ruang Publik

Jum'at, 14 Aug 2020 21:32

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Anis Berikan Motivasi Berinfak dan Ingatkan Pengelola untuk Amanah

Jum'at, 14 Aug 2020 21:26

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Apakah Benar Kas Negara Kosong?

Jum'at, 14 Aug 2020 21:24

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Ribuan Warga Yaman Berdemo Menuntut Pengusiran Pemberontak Syi'ah Houtsi Dari Taiz

Jum'at, 14 Aug 2020 20:21

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Pemerintah AS Sita 4 Kapal Tanker Yang Diduga Membawa Minyak Iran

Jum'at, 14 Aug 2020 14:25

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Libya: Kesepakatan UEA-Israel 'Pengkhianatan Yang Tidak Mengejutkan'

Jum'at, 14 Aug 2020 13:28

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Doa adalah bagian Terkeren dalam Islam, Malaikat ikut mendoakanmu

Jum'at, 14 Aug 2020 07:55

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Mukernas Daring KAMMI Mengambil Tema 'Selamatkan Cita-Cita Kemerdekaan Indonesia'

Kamis, 13 Aug 2020 23:46

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Pendeta Hindu yang Sepanggung Dengan Perdana Menteri Narendra Modi Positif Terinfeksi Corona

Kamis, 13 Aug 2020 21:15

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Rusia Berencana Buat 5 Juta Dosis Vaksin Virus Corona Per Bulan

Kamis, 13 Aug 2020 21:00

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Dispensasi Nikah: Mencegah Nikah Dini atau Melegalkan Seks Bebas?

Kamis, 13 Aug 2020 20:51

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Seorang Pemimpin Senior Ikhwanul Muslimin Meninggal di Penjara Mesir

Kamis, 13 Aug 2020 20:35

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Laporan: Israel Berencana Bayar Warga Palestina untuk Pindah Ke Paraguay Setelah Perang 1967

Kamis, 13 Aug 2020 20:15


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X