Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.240 views

Tuntutan LGBT, Isyarat Kematian Demografi di Jepang?

 

Oleh: Erika Kartini

Tokyo – Tepat di hari Valentine 2019, tiga belas pasangan sesama jenis menuntut kesetaraan pernikahan. Mereka mengajukan tuntutan hukum kepada pemerintah di pengadilan distrik di seluruh Jepang dengan alasan bahwa penolakan untuk mengizinkan mereka menikah adalah tidak konstitusional dan diskriminatif. Ke-13 pasangan berharap keluhan mereka akan mengarah pada perubahan sehingga pasangan sesama jenis akan diakui oleh masyarakat Jepang.

Di Jepang, setidaknya satu dari 11 orang teridentifikasi sebagai lesbian, gay, biseksual atau transgender. Survey ini dilakukan Oktober 2018 oleh raksasa iklan Dentsu Inc., yang mencakup 60.000 orang berusia antara 20 dan 59 tahun secara nasional.

Jepang merupakan salah satu negara maju di Asia. Jepang berhasil menampilkan wajah negara yang memiliki teknologi tinggi, disiplin, bersih dan rapi. Namun, sebagai negara yang menganut Kapitalisme, Jepang tidak bisa menghindari dampak buruk dari ideologi rusak ini. Sebagaimana Barat yang mengalami kerusakan akibat penerapan kapitalisme, Jepang harus berjuang untuk menghadapi krisis generasi akibat sibuk mengejar materi dan melupakan institusi keluarga.

Buah Simalakama Dihadapi oleh Jepang?

Gaya hidup bebas hasil dari liberalisme yang merupakan turunan dari kapitalisme, tidak bisa dihindari. Lama kelamaan komunitas-komunitas LBGT semakin mendesak pemerintah untuk diakui dan dilindungi secara hukum. Padahal, pada saat yang sama Jepang sedang mencari cara agar populasi penduduk semakin meningkat. Tentu ini menjadi buah simalakama bagi Jepang. Jika pemerintah tidak mengakomodir keinginan mereka, maka tuduhan-tuduhan anti HAM akan diserukan. Cap diskriminatif akan disematkan pada pemerintah.

Sebenarnya jika Kapitalisme yang diadopsi, dimana pun negaranya tetap sama prinsipnya. Untuk negara maju seperti Jepang, hanya lebih rapi dan tersistem saja pengelolaannya. Jepang dan negara-negara maju lainnya yang menganut Kapitalisme, sedang menghadapi krisis di berbagai bidang termasuk sosial. Kapitalisme telah membuat masyarakat mati-matian mengejar materi agar mereka bisa hidup layak. Negara tidak mampu memberikan jaminan. Rakyat harus berjuang sendiri. Pemerintah hanya berfungsi sebagai regulator saja.

Di Jepang masyarakat harus membayar berbagai tagihan setiap bulan seperti asuransi dan pensiun. Negara hanya berdiri sebagai penyimpan dana saja. Pemerintah menarik uang pensiun setiap bulan terhadap seluruh rakyat Jepang yang bekerja agar mereka tetap terjamin hidupnya di hari tua nanti. Padahal seharusnya pemerintahlah yang berkewajiban menjamin kehidupan para lansia yang jumlahnya besar. Ini baru satu contoh saja, belum lagi yang lain seperti pendidikan dan kesehatan.

Tuntutan-tuntutan inilah yang membuat warga jepang harus bekerja keras agar bisa terus survive dalam hidupnya. Maka muncullah trend keengganan untuk berkeluarga. Pernikahan adalah institusi yang membebani mereka. Tagihan-tagihan pasti akan bertambah. Waktu untuk bekerja juga akan terganggu karena harus mengurusi pasangan dan anak. Sehingga menurunkan pemasukan setiap tahunnya. Ditambah lagi gejolak ekonomi yang tidak menentu akibat Kapitalisme semakin membuat mereka ketakutan untuk membangun institusi keluarga. Perhitungan-perhitungan materialisme inilah yang akhirnya membuat pilihan hidup sendiri tanpa keturunan menjadi semacam wabah di masyarakat Jepang.

Sementara itu, Liberalisme yang merupakan saudara kandung Kapitalisme telah sukses diimpor oleh Jepang. Gaya hidup barat telah menggeser budaya timur yang sudah berlaku selama puluhan tahun. Penyimpangan seksual menjadi sesuatu yang biasa di Jepang. Kebebasan dalam bertingkah laku membuat pelaku LGBT semakin merajalela dan berani menunjukkan eksistensinya, bahkan menuntut pengakuan legal dari pemerintah. Saat ini di sekolah-sekolah Jepang tingkat menengah sedang massif dikampanyekan terkait homo seksual. Beberapa guru memberi arahan bahwa gay adalah kelompok yang harus diterima dalam kehidupan masyarakat.

Nilai-nilai HAM serta kebebasan yang merupakan produk dari Sekularisme telah menjadi jalan kerusakan generasi. LGBT menjelma menjadi ancaman demografi di Jepang. Meski Jepang adalah negara maju yang memiliki teknologi tinggi serta displin yang bagus tetap saja akan menjadi sebuah peradaban rusak jika Kapiitalisme yang diadopsi.

Kapitalisme adalah ideologi rusak dan merusak. Ia lahir dari Sekularime yaitu paham yang memisahkan agama dari kehidupan. Agama hanya urusan individu dengan tuhannya. Tidak boleh dibawa-bawa dalam konteks kenegaraan. Karena fungsi Tuhan sebagai pembuat aturan dihilangkan maka manusia sendirilah yang akhirnya membuat aturan kehidupan. Padahal manusia adalah mahluk yang terbatas. Manusia tidak bisa mengetahui hakikat baik dan buruk tanpa bimbingan wahyu.

Islam Mengatur Semua Aspek Kehidupan

Islam adalah ideologi yang lahir dari aqidah Islam yang menyatakan bahwa Allah Swt adalah tuhan yang menciptakan alam, manusia dan kehidupan. Tidak hanya menciptakan tapi juga sekaligus memberikan aturan terhadap ketiganya. Dalam Islam tujuan hidup bukanlah mengejar materi tetapi menggapai ridha Allah. Sehingga pernikahan yang di dalam Islam dianggap sebagai ibadah sehingga tidak akan dihindari. Memiliki keturunan juga dianggap sebagai sunnah karena Rasulullah Saw suka terhadap ummatnya yang banyak.

Karena menikah dan memiliki keturunan adalah sesuatu yang dianjurkan, maka Khilafah sebagai institusi negara dalam Islam akan memberikan jaminan terlaksananya perbuatan tersebut. Dengan mekanisme pengaturan ekonomi yang dijalankan Daulah Khilafah maka kehidupan kaum muslim akan sejahtera. Mereka tidak lagi berpikir ribuan kali untuk berumah tangga dengan alasan ekonomi. Keyakinan bahwa rizki berasal dari Allah juga semakin membuat mereka mantap melangkah menuju pernikahan. Mereka tidak merasa khawatir ketika mendapat keturunan, bahkan berlomba-lomba menambahnya.

Khalifah sebagai kepala negara dalam Islam adalah pelayan ummat. Ia harus menjamin seluruh rakyatnya mendapat kehidupan yang layak. Khalifah ibarat induk dan rumah yang menjadi tempat berlindung bagi ummat. Ummat tidak dibiarkan sendiri menghadapi kesulitan hidup karena Daulah Khilafah bukan sekadar regulator tetapi merupakan pengurus ummat.

Dikisahkan bagaimana Khalifah Umar bin Khattab memanggul sekarung gandum yang diberikan kepada satu keluarga karena kelaparan di tengah malam. Kisah para khalifah selanjutnya juga mudah ditemui tentang bagaimana Daulah Khilafah memberikan kemudahan bagi pemuda yang ingin menikah dengan memberikan bantuan dana.

Dalam Islam, LGBT adalah termasuk ke dalam penyimpangan seksual. Tidak ada tempat bagi penyimpangan seksual dalam Islam. Menikah hanya boleh dilakukan dengan lawan jenis. Karena tujuan pernikahan selain mendapat ketenangan juga agar mendapatkan keturunan.

Islam telah memberikan pengaturan yang sempurna dan menyelematkan bagi manusia. Islam adalah ideologi yang berasal dari Allah Swt, Al Khaliq sekaligus Al Mudabbir. Sebagai pencipta tentu saja Allah Swt mengetahui apa saja yang baik dan apa saja yang merusak bagi manusia.

“Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (mahluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang dihadapan mereka dan apa yang dibelakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apapun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar” (QS Al-Baqarah: 255).

Wallahu a’lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
UEA, Yordania dan Mesir Dukung Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump, Turki Menolak

UEA, Yordania dan Mesir Dukung Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump, Turki Menolak

Rabu, 29 Jan 2020 16:45

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Rabu, 29 Jan 2020 16:11

Sebuah Keluarga di UEA Dikonfirmasi Terjangkit Virus Corona Sepulang Dari Kota Wuhan Cina

Sebuah Keluarga di UEA Dikonfirmasi Terjangkit Virus Corona Sepulang Dari Kota Wuhan Cina

Rabu, 29 Jan 2020 16:00

Palestina Tolak Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump

Palestina Tolak Proposal Perdamaian Pro-Israel Trump

Rabu, 29 Jan 2020 15:15

Didampingi Nenyatahu, Trump Luncurkan Rencana Perdamaian Timur Tengah yang Sangat Pro-Israel

Didampingi Nenyatahu, Trump Luncurkan Rencana Perdamaian Timur Tengah yang Sangat Pro-Israel

Rabu, 29 Jan 2020 14:30

[VIDEO] Bantah Ningsih Tinampi, MUI: Dia Teperdaya Jin

[VIDEO] Bantah Ningsih Tinampi, MUI: Dia Teperdaya Jin

Rabu, 29 Jan 2020 11:30

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI di China

Wakil Ketua Komisi I DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI di China

Rabu, 29 Jan 2020 08:45

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Tidak Bermaksud Menghina, Jyllands-Posten Tolak Minta Maaf Ke Cina Terkait Kartun Satir Virus Corona

Selasa, 28 Jan 2020 21:45

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Beberapa Anak Tewas Akibat Serangan Bom Pasukan Haftar Bom di Kompleks Sekolah di Tripoli

Selasa, 28 Jan 2020 21:17

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

MUI Akan Bahas Omnibus Law Jika Draft RUU Sudah di DPR

Selasa, 28 Jan 2020 21:04

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Meski Harga Elpiji 3 Kg Batal Naik, FPKS Akan Terus Kawal

Selasa, 28 Jan 2020 19:51

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Mantan Imam Masjidil Haram Mentweet Doa Minta Perlindungan dari Virus Mematikan Cina

Selasa, 28 Jan 2020 15:00

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Badan Intelijen Israel Shin Bet Tangkap Warga Israel Karena Jadi Mata-mata Hamas

Selasa, 28 Jan 2020 14:00

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Selasa, 28 Jan 2020 13:41

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Militer AS Akui Pesawatnya Jatuh di Afghanistan, Bantah Ditembak Taliban

Selasa, 28 Jan 2020 13:00

The Next Muhammad Al Fatih

The Next Muhammad Al Fatih

Selasa, 28 Jan 2020 12:49

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Selasa, 28 Jan 2020 12:16

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Selasa, 28 Jan 2020 11:44

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X