Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.408 views

Duta GenRe Kalbar 2019, Corong Liberalisasi Generasi?

 

Oleh: Rut Sri Wahyyningsih

BKKBN  Kalimantan Barat dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional, 15 Mei lalu,  mengadakan acara pemilihan Duta Genre ke 9 seKalimantan.  Radliatul Adawiyyah (17) terpilih sebagai Duta Genre 2019. Ia berasal dari Kabupaten Sambas dan saat ini sedang menempuh pendidikan di bangku SMA. Program silver genRe yaitu share ilmu versi remaja generasi berencana dengan menyasar remaja  untuk menjadikan zero di tiga sektor (zero tidak menikah muda, zero seks bebas, dan jauhi narkoba). Duta Genre ini diadakan serentak dengan Hari Anti Narkoba Internasional.(pontianakpost.co.id,27/06/19).

Tak bisa dipungkiri, remaja memang pihak yang paling rentan menghadapi gempuran kebebasan dan kemajuan teknologi. Ini semua bukan tanpa sebab. Faktanya, telah terjadi pengikisan arah pandang terhadap makna generasi berencana yang berusaha disuntikkan pada pemikiran remaja. 

Keluarga menjadi tempat awal bagi remaja untuk mencegah pengaruh buruk dari luar. Keluarga adalah tempat awal anak mengenal akidah dan kemudian menguatkannya, menjadikannya arah pandang dalam hidupnya yang nantinya menjadi benteng.  Sayangnya, kini semakin sedikit keluarga yang paham visi mulianya. Padahal bagi keluarga muslim hal itu telah diperintahkan Allah dalam Alquran  Ath Tahrim 66:6, yaitu seruan bagi setiap kepala keluarga agar menjaga keluarganya dari api neraka.  

Kaum Kafir barat dengan gerakan feminisnya berusaha menarasikan sumber dari penderitaan wanita adalah karena dalam institusi keluarganya dia tak punya banyak hak mengatur dan membuat keputusan. Maka berbagai upaya dilakukan guna mendorong perempuan untuk berdaya secara finansial. Melupakan tugas mulianya sebagai ibu dan pengatur rumah tangga. Sebagai dampaknya anak yang beranjak remaja harus puas berkeluh kesah dengan anak sebayanya atau malah tenggelam dengan gadget dan narkoba. Terlebih dengan teknologi 4.0 hal itu mudah didapatkan. Kemaksiatan masuk rumah semudah gadget masuk kantung saku sekolah mereka.

Jelas makin berat beban keluarga hari ini. Karena masyarakat dimana sebuah keluarga tinggal pun tak mampu menjadi sandaran meringankan bebannya. Sikap individualistis juga sekuler menjadi cara pandang masyarakat kekinian. Maka batasan halal haram, baik buruk menjadi kabur. Remaja yang agamis namun tak menolak eksis ala milenialis justru jadi publik figur. Sementara remaja yang menundukkan pandangan dan menjaga kehormatannya dianggap radikal.

Kegamangan jati diri ini jika terus berlanjut akan menimbulkan sikap apatis. Berapa banyak remaja yang merasa gagal karena tidak mendapat support yang tepat dari keluarga dan masyarakat. Sudah bisa dipastikan, gerakan genre bagi remaja ini hanyalah sebagai corong ide liberalisasi agar semakin dalam diterima oleh generasi muda. Tak ada pencapaian optimal mereka selain meraih kebebasan atas diri sendiri untuk berbicara, berprilaku dan memiliki. Islam jelas tak memiliki tempat dalam program ini. Definisi batil inilah yang terus digaungkan dan menjauhkan dari pemahaman Islam yang benar.

Pergaulan bebas, narkoba dan menikah dini tak akan menjadi momok jika para remaja ini diberi pengarahan yang tepat. Yaitu penanaman akidah yang kuat, agar kepribadiannya tumbuh secara seimbang antara pola pikir dan pola sikap. Islam seharusnya menjadi cara pandang yang senantiasa diterapkan dalam pendidikan baik di dalam lingkungan sekolah maupun diluar.

Gerakan remaja genre ini jelas harus ditolak dan diluruskan. Karena gerakan terencana yang dimaksudkan adalah berasal dari kebebasan individu ala sekulerisme dan liberalisme. Lihatlah, yang menentang nikah dini malah melegalkan pacaran dan seks bebas, yang menolak narkoba anehnya juga menolak remaja bertakwa yang terikat dengan Islam dan ajaran agamanya. Lebih parahnya, mereka justru melabeli pemuda seperti ini dengan teroris atau radikalis. Bagaimana mungkin program bermuka dua ini malah didukung kampanyenya? Sungguh mengherankan dan memprihatinkan bagi keberlangsungan generasi muda yang lebih baik. Wallahu a'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

PKS: Harga Bahan Pokok Tinggi, Angka Kemiskinan Naik

Sabtu, 25 Jan 2020 14:52

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Fasilitasi Sertifikasi Halal, Kemenkop UKM Gandeng LPPOM MUI

Sabtu, 25 Jan 2020 13:48

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Virus Corona: Bentuk Teguran dari Allah

Sabtu, 25 Jan 2020 12:35

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Hari Gizi Nasional, Agar Tak Sekadar Seremonial

Sabtu, 25 Jan 2020 11:29

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Menyoal Pesantren Salafi dan Modern

Sabtu, 25 Jan 2020 10:17

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Pemerintah Diminta Mobilisasi Kapal Nelayan Indonesia Penuhi Laut Natuna

Sabtu, 25 Jan 2020 09:21

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Koalisi LSM Antikorupsi Minta KPK Usut Dugaan Yasonna Laoly Rintangi Kasus Harun Masiku

Sabtu, 25 Jan 2020 08:25

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

HNW Kritik Wacana Materi Khutbah Jumat Diatur Pemerintah

Sabtu, 25 Jan 2020 07:01

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Universitas Sains Islam Malaysia Kunjungi Prodi Matematika UIN Ar-Raniry

Sabtu, 25 Jan 2020 06:49

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Kemiskinan dan Perlawanan Anak-Anak Tanjung Priok

Sabtu, 25 Jan 2020 05:48

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Empat Alasan Kaum Muslimin Wajib Menolak Sekularisme

Sabtu, 25 Jan 2020 00:26

Bukan Penghargaan Membanggakan

Bukan Penghargaan Membanggakan

Jum'at, 24 Jan 2020 23:19

Sedikitnya 10 Kota di Cina Dikunci untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Baru

Sedikitnya 10 Kota di Cina Dikunci untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona Baru

Jum'at, 24 Jan 2020 22:44

Laporan: 120 Tentara Suriah Tewas Atau Terluka dalam Serangan Pejuang TIP di Idlib Utara

Laporan: 120 Tentara Suriah Tewas Atau Terluka dalam Serangan Pejuang TIP di Idlib Utara

Jum'at, 24 Jan 2020 22:19

Ribuan WNI Menetap di China, Pemerintah Diminta Waspadai Virus Corona

Ribuan WNI Menetap di China, Pemerintah Diminta Waspadai Virus Corona

Jum'at, 24 Jan 2020 22:12

McDonald Hentikan Operasi di 5 Kota Cina Menyusul Penyebaran Virus Corona

McDonald Hentikan Operasi di 5 Kota Cina Menyusul Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 24 Jan 2020 21:53

Muhammadiyah Haramkan Rokok Elektrik, Ini Fatwa Lengkapnya

Muhammadiyah Haramkan Rokok Elektrik, Ini Fatwa Lengkapnya

Jum'at, 24 Jan 2020 21:08

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Quantum Ruqyah (1): Sembuhkan Sakit Hanya dengan Al Fatihah, Emang Bisa?

Jum'at, 24 Jan 2020 18:55

KH Cholil Nafis: Hapus Kewajiban Sertifikasi Halal Berarti Melawan Masyarakat

KH Cholil Nafis: Hapus Kewajiban Sertifikasi Halal Berarti Melawan Masyarakat

Jum'at, 24 Jan 2020 17:11

Sepeda Listrik Murah Menjamur, Waspada Penipuan

Sepeda Listrik Murah Menjamur, Waspada Penipuan

Jum'at, 24 Jan 2020 16:49


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X