Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.153 views

Karena Nilai Sekuler, Rusak Adab Sebelanga

 

Oleh:

Chusnatul Jannah, Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban
 

 

HIDUP dalam lingkaran setan bernama sekularisme telah menggerus kepribadian dan karakter manusia. Manusia tak lagi ingat dengan Pencipta. Adab tak lagi diindahkan. Apatah lagi alquran yang hanya dipajang. Tak dijadikan pedoman kehidupan. Lupa diri dan membusung dada. Seolah hidup hanya untuk mengumpulkan materi dan menikmati dunia saja. Mereka tak menyadari kehidupan ini memiliki ujungnya. Yakni kematian. Setelah mati hanya berkawan amal.

Sekularisme telah mereduksi adab. Generasi muda kian jauh dari nila-nilai Islam. Umpatan kasar seringkali terlontar dari anak kepada orangtua atau sebaliknya. Mereka lakukan pembelaan diri, menganggap si anak yang tak tahu diri. Anak pun tak mau kalah, pembelaan dilakukan atas dirinya dengan alasan orangtua tak memberi perhatian dan keteladanan. Anak dan orangtua menjadi korban sistem sekular.

Pun sama dengan para pemimpin kita. Tiket tol naik secara mengejutkan.  Senyap tanpa pemberitahuan. Di saat petani sedang panen, impo malah menjadi solusi andalan. Saat musim mudik datang, tiket pesawat malah makin tak terjamah. Sang menteri bilang tak punya solusi. Pasrah dan akhirnya menyerah. Begitukah adabnya? Rakyat dipaksa menerima kebijakan zalim itu.

Tatkala rakyat dibikin pusing dengan maraknya LGBT dan menjamurnya perzinahan, sang pemimpin malah mengapresiasi tontonan film yang mengajarkan pacaran. Aktivitas pacaran justru difasilitasi bahkan diapresiasi. LGBT pun diberi angin segar atas nama hak asasi. Pemberantasan predator seksual yang banyak memakan korban seakan hanya ilusi.

Korupsi pun memiliki peran melahirkan pemimpin yang tak bermoral. Uang rakyat disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Negara terbebani akibat oknum pejabat yang korupsi. Adab sebagai pemimpin entah kemana.

Belum lagi utang menumpuk dengan dalih pembangunan. Negeri ini pun dijajakan dengan kerjasama regional atas nama investasi negara-negara besar. Adab pemimpin hilang sebagai pengurus dan pelayan rakyat. Berbalik arah menjadi pengurus dan pelayan kapital.

Semua pangkal kerusakan dan kezaliman ini bermula ketika kita mulai meninggalkan aturan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Virus sekular menyebar di semua lini kehidupan. Hingga melahirkan pemimpin yang jauh dari nilai Islam.

Pemimpin sejati haruslah bertolak pada sifat kepemimpinan yang ada pada teladan kita, Rasulullah Muhammad saw. Diantara empat sifat Rasulullah yang harus dimiliki seorang pemimpin adalah cerdas (fathonah), jujur (shiddiq), menyampaikan apa adanya (tabligh), dan amanah.

Cerdas artinya membuat keputusan dan kebijakan yang memihak rakyat. Jujur berarti antara perbuatan dan perkataan tidak bertolak belakang. Tidak plin plan dan menipu rakyat. Tabligh memiliki maksud bahwa Rasul ialah seorang yang informatif dan pandai berkomunikasi. Dan terakhir, amanah yang artinya bertanggungjawab atas tugas yang dibebankan. Menjalankan sesuai mandat yang diberikan.

Rasulullah mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus memperhatikan tiga perkara. Pertama, apabila rakyat meminta atau membutuhkan belas kasih, maka sang pemimpin wajib berbagi kasih kepada mereka. Kedua, apabila menghukumi mereka maka berbuatlah adil. Ketiga, laksanakan apa yang telah kamu katakan (tidak menyalahi janji) (Imam al Ghazali, al Tibr al Masbuk fii Nasihat al Muluk, hal. 4). Artinya, mental pemimpin yang beradab itu harus alim (berilmu). Seperti kisah Nabi Yusuf dalam firman Allah: “Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir); sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga (amanah), lagi berpengetahuan (alim)." (QS: Yusuf Ayat: 55)

Manusia yang beradab adalah orang yang menyadari sepenuhnya tanggungjawab dirinya kepada Allah SWT. Setiap amal akan dimintai pertanggungjawaban. Inilah sejatinya adab hamba kepada Rabb-Nya. Bukan malah menyalahi hukum-Nya. Atau malah berpaling dari peringatan-Nya. Allah SWT berfirman, “Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta”. (QS Thaha [20] : 124). Jika masih diterapkan sistem sekuler, mustahil bisa menghasilkan pemimpin sejati yang beradab dan amanah. 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Terkait Penyebaran Virus Corona, Berikut Tanggapan Sekum PP Muhammadiyah

Selasa, 28 Jan 2020 13:41

The Next Muhammad Al Fatih

The Next Muhammad Al Fatih

Selasa, 28 Jan 2020 12:49

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Selasa, 28 Jan 2020 12:16

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Selasa, 28 Jan 2020 11:44

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Selasa, 28 Jan 2020 10:15

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Selasa, 28 Jan 2020 09:35

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 28 Jan 2020 08:28

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Selasa, 28 Jan 2020 07:22

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Selasa, 28 Jan 2020 06:56

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

Selasa, 28 Jan 2020 05:59

Senjata Makan Tuan China

Senjata Makan Tuan China

Senin, 27 Jan 2020 23:40

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Senin, 27 Jan 2020 23:25

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

Senin, 27 Jan 2020 22:55

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Senin, 27 Jan 2020 22:48

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Senin, 27 Jan 2020 22:44

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Senin, 27 Jan 2020 22:40

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Senin, 27 Jan 2020 22:26

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Senin, 27 Jan 2020 22:05


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Ahad, 26/01/2020 11:15

Membangun Generasi Emas di Masa Depan