Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.144 views

Khayalan Penerapan Pluralisme

 

Oleh:

Evi Farlina S.Pd, Komunitas Ibu Peduli Generasi

 

SANGAT pas kiranya kata khayalan atau angan-angan disandingkan dengan pluralisme, karena memang menerapkan paham pluralisme di sistem seperti sekarang sangatlah tidak mungkin untuk dilakukan.  Jika diteliti lebih dalam paham ini sebenarnya bersifat absurd atau omong kosong. Contohnya dalam masyarakat sekarang ini ada suatu tuntutan agar kita bisa bersikap untuk menerima bahwa semua agama itu sama. Tuhan yang disembah adalah Tuhan yang sama akan tetapi hanya jalannya yang berbeda.

Dengan kata lain, jika seseorang menjadi terpengaruh dan mengambil paham ini maka hal tersebut akan berimplikasi pada sikapnya sehari-hari. Ketika sedang ada perayaan agama lain,  dengan dalih toleransi bisa jadi dia akan turut serta pada perayaan tersebut padahal hal tersebut bisa merusak keimanannya.  Jika hal tersebut terjadi di dalam masyarakat justru sebenarnya pluralisme ini adalah sebuah paham yang sangat tidak toleran karena memaksa orang untuk tidak menjadi yakin dengan agamanya sendiri.

Menurut pengamat  liberalisme Adian Husaini, ia mengatakan,” Jika ada yang mengatakan bahwa pluralisme itu bisa menerima kemajemukan perbedaan agama masyarakat, pada dasarnya pernyataan itu bohong. Karena pluralisme justru memaksa orang untuk ragu pada agamanya sendiri.”

Mengapa untuk menghargai pemeluk agama lain harus dengan pluralisme yang membenarkan semua agama? Mengapa menghargai orang lain harus berarti membenarkan semua orang? Pluralisme justru menjadi gagasan yang paling intoleran, mengakibatkan lunturnya keyakinan pemeluk agama terhadap ajaran agamanya sendiri.  Pluralisme mestinya menjadi musuh semua agama, karenanya ia secara kasat mata menihilkan klaim kebenaran yang dimiliki masing-masing agama. Meyakini bahwa hanyalah agamanyalah yang benar Namanya iman, bukan intoleran.

Sehingga pantas kita sematkan bahwa hanyalah sebuah khayalan dalam penerapan pluralisme. Terlebih sebagai seorang Muslim harus meyakini bahwa  Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat  85 yang artinya, “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.”

Namun, sebagian kaum Muslim meragukan bahwa Islam punya solusi untuk mengatasi keberagaman ini. Dalihnya, sistem saat ini cukup sulit untuk mengatur keberagaman yang ada apalagi dengan sistem yang mereka anggap mengharuskan semua orang harus beragama sama jika ingin menerapkan sistem Islam kaffah. Padahal mereka yang membuat  pernyataan demikian belum mengetahui fakta sejarah yang sesungguhnya.

Fakta lainnya, adanya tuduhan miring yang dilontarkan, kemudian menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, seperti syariat Islam hanyalah untuk umat Islam. Islam hanya bisa diterapkan dalam masyarakat yang homogen, yang semua anggotanya beragama Islam. Bila syariat Islam diterapkan, ada ketakutan bahwa kelompok non-Muslim akan hidup tertindas. Penerapan syariat Islam akan membawa kemunduran masyarakat; modernisasi akan terhenti dan masyarakat akan kembali hidup seperti layaknya masyarakat terbelakang.

Kemudian ada juga upaya masif untuk membuat stigma negatif tentang Islam, dikatakan sebagai agama yang tidak toleran. Contohnya seperti tudingan bahwa Islam tidak memperbolehkan memilih pemimpin kafir, tidak memperbolehkan mengikuti perayaan agama lain dan adanya sebutan kata kafir bagi non Muslim.

Ide pluralisme ini selain memberikan ruang bagi orang-orang dengan gangguan kejiwaan seperti para pelaku LGBT untuk diakui juga sebagai bentuk keberagaman gender yang ada di tengah masyarakat. Keberagaman lain adalah munculnya aliran-aliran sesat yang membahayakan keimanan umat serta pemikiran-pemikiran kufur lainnya.

Sebenarnya Islam mengakui adanya pluralitas atau keberagaman ini dan memang sebuah keniscayaan yang pasti terjadi di masyarakat, hanya saja jika Islam diberikan kesempatan untuk mengatur maka hanya terbatas pada hal-hal yang bersifat fitrah saja bukan pada hal-hal yang melanggar fitrah manusia.

Tak sulit juga bagi Islam untuk mengatur fakta pluralitas, sebab manusia dengan ragam bangsa, bahasa, warna kulit dan keyakinan, Allah SWT yang menciptakan. Allah  SWT adalah Zat Yang Maha Tahu dan Maha adil, menurunkan aturan bagaimana cara mereka hidup dan bergaul.  Sebab itu, dalam masyarakat Islam, baik awal mula umat ini membangun kebersamaan hidup di masa kepemimpinan Rasulullah SAW, maupun setelahnya, kita menemukan banyak fakta bagaimana kehidupan produktif dan membahagiakan di dalamnya.

Semua itu terjadi, karena adanya jaminan negara terhadap kebutuhan dasar seluruh warga negara Khilafah baik untuk Muslim maupun kafir dzimmi (kafir yang tunduk pada pemerintahan Islam).  Jaminan itu ditunjukkan oleh sabda Rasulullah SAW, “Siapa saja yang menyakiti dzimmi maka aku berperkara dengan dia. Siapa saja yang berperkara dengan aku, maka aku akan memperkarakan dia pada hari kiamat.” (Hadits Hasan).

Karena itulah kita menyaksikan bagaimana hak-hak individu mereka dalam keyakinan, ibadah, harta, mendapat jaminan yang sama. Fakta sejarah yang tidak terbantahkan bahwa orang kafir dzimmi lebih memilih hidup diatur syariah Islam, ketimbang diatur pemimpin bangsanya. T.W. Arnold, dalam bukunya The Preaching of Islam, menuliskan perlakuan pada warga Kristen oleh pemerintahan Ottoman -selama kurang lebih dua abad setelah penaklukkan Yunani- telah memberikan contoh toleransi keyakinan yang sebelumnya tidak dikenal di daratan Eropa.

Jelaslah paham pluralisme sangatlah tidak realistis dan hanya sebuah khayalan untuk diterapkan dalam rangka mencapai harmoni, toleransi dan persatuan. Paham ini justru intoleran, karena memaksa orang untuk membenarkan apa yang ia tidak percaya dan yakini. Harmoni dan persatuan terbentuk bukan karena pluralisme, tapi karena adanya penghargaan dan penghormatan atas keyakinan kebenaran ajaran agama masing-masing, bukan saling membenarkan satu sama lain!

Paham Pluralisme  justru tidak manusiawi, karena menghilangkan klaim kebenaran dalam tiap agama, sehingga agama menjadi tidak penting lagi dan berpeluang mendekatkan orang menjadi tidak beragama atau atheis. Maka sudah semestinya tidak hanya kaum Muslimin yang menolak paham pluralisme ini tetapi juga pemeluk agama-agama yang lain.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Israel Mulai Bangun Barikade Baru di Sepanjang Sisi Timur Jalur Gaza

Israel Mulai Bangun Barikade Baru di Sepanjang Sisi Timur Jalur Gaza

Selasa, 25 Jun 2019 18:37

Kuwait Akan Boikot Konferensi di Bahrain, Tolak Normalisasi Hubungan  dengan Israel

Kuwait Akan Boikot Konferensi di Bahrain, Tolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

Selasa, 25 Jun 2019 17:35

Terkait Ini, RR Nilai Jokowi Dikibuli

Terkait Ini, RR Nilai Jokowi Dikibuli

Selasa, 25 Jun 2019 17:25

Menyoal Hakim MK

Menyoal Hakim MK

Selasa, 25 Jun 2019 17:10

PKS Loloskan Delapan Kader Perempuan di Senayan, Naik 700 Persen dari Periode Lalu

PKS Loloskan Delapan Kader Perempuan di Senayan, Naik 700 Persen dari Periode Lalu

Selasa, 25 Jun 2019 15:44

Sistem Zonasi PPDB Kisruh, FPKS Minta Mendikbud Bertanggung Jawab

Sistem Zonasi PPDB Kisruh, FPKS Minta Mendikbud Bertanggung Jawab

Selasa, 25 Jun 2019 14:57

8 Anak Yatim Pejuang IS Terkenal Asal Australia Dikeluarkan dari Sebuah Kamp di Suriah

8 Anak Yatim Pejuang IS Terkenal Asal Australia Dikeluarkan dari Sebuah Kamp di Suriah

Selasa, 25 Jun 2019 14:30

Kader Muhammadiyah Bangkalan Raih Medali Emas di Kancah Internasional

Kader Muhammadiyah Bangkalan Raih Medali Emas di Kancah Internasional

Selasa, 25 Jun 2019 13:42

Masjid Ramah Anak

Masjid Ramah Anak

Selasa, 25 Jun 2019 13:37

Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Selasa, 25 Jun 2019 12:35

Literasi dan Keislaman

Literasi dan Keislaman

Selasa, 25 Jun 2019 11:37

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Selasa, 25 Jun 2019 11:35

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Selasa, 25 Jun 2019 11:27

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Selasa, 25 Jun 2019 10:04

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Selasa, 25 Jun 2019 09:10

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Selasa, 25 Jun 2019 08:02

Zonasi

Zonasi

Selasa, 25 Jun 2019 04:21

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Selasa, 25 Jun 2019 00:43

Bola Panas di Ruang RPH MK

Bola Panas di Ruang RPH MK

Senin, 24 Jun 2019 23:19

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Senin, 24 Jun 2019 22:56


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 25/06/2019 11:37

Literasi dan Keislaman