Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.102 views

Khayalan Penerapan Pluralisme

 

Oleh:

Evi Farlina S.Pd, Komunitas Ibu Peduli Generasi

 

SANGAT pas kiranya kata khayalan atau angan-angan disandingkan dengan pluralisme, karena memang menerapkan paham pluralisme di sistem seperti sekarang sangatlah tidak mungkin untuk dilakukan.  Jika diteliti lebih dalam paham ini sebenarnya bersifat absurd atau omong kosong. Contohnya dalam masyarakat sekarang ini ada suatu tuntutan agar kita bisa bersikap untuk menerima bahwa semua agama itu sama. Tuhan yang disembah adalah Tuhan yang sama akan tetapi hanya jalannya yang berbeda.

Dengan kata lain, jika seseorang menjadi terpengaruh dan mengambil paham ini maka hal tersebut akan berimplikasi pada sikapnya sehari-hari. Ketika sedang ada perayaan agama lain,  dengan dalih toleransi bisa jadi dia akan turut serta pada perayaan tersebut padahal hal tersebut bisa merusak keimanannya.  Jika hal tersebut terjadi di dalam masyarakat justru sebenarnya pluralisme ini adalah sebuah paham yang sangat tidak toleran karena memaksa orang untuk tidak menjadi yakin dengan agamanya sendiri.

Menurut pengamat  liberalisme Adian Husaini, ia mengatakan,” Jika ada yang mengatakan bahwa pluralisme itu bisa menerima kemajemukan perbedaan agama masyarakat, pada dasarnya pernyataan itu bohong. Karena pluralisme justru memaksa orang untuk ragu pada agamanya sendiri.”

Mengapa untuk menghargai pemeluk agama lain harus dengan pluralisme yang membenarkan semua agama? Mengapa menghargai orang lain harus berarti membenarkan semua orang? Pluralisme justru menjadi gagasan yang paling intoleran, mengakibatkan lunturnya keyakinan pemeluk agama terhadap ajaran agamanya sendiri.  Pluralisme mestinya menjadi musuh semua agama, karenanya ia secara kasat mata menihilkan klaim kebenaran yang dimiliki masing-masing agama. Meyakini bahwa hanyalah agamanyalah yang benar Namanya iman, bukan intoleran.

Sehingga pantas kita sematkan bahwa hanyalah sebuah khayalan dalam penerapan pluralisme. Terlebih sebagai seorang Muslim harus meyakini bahwa  Allah SWT berfirman dalam surah Ali Imran ayat  85 yang artinya, “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama itu) daripadanya dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.”

Namun, sebagian kaum Muslim meragukan bahwa Islam punya solusi untuk mengatasi keberagaman ini. Dalihnya, sistem saat ini cukup sulit untuk mengatur keberagaman yang ada apalagi dengan sistem yang mereka anggap mengharuskan semua orang harus beragama sama jika ingin menerapkan sistem Islam kaffah. Padahal mereka yang membuat  pernyataan demikian belum mengetahui fakta sejarah yang sesungguhnya.

Fakta lainnya, adanya tuduhan miring yang dilontarkan, kemudian menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, seperti syariat Islam hanyalah untuk umat Islam. Islam hanya bisa diterapkan dalam masyarakat yang homogen, yang semua anggotanya beragama Islam. Bila syariat Islam diterapkan, ada ketakutan bahwa kelompok non-Muslim akan hidup tertindas. Penerapan syariat Islam akan membawa kemunduran masyarakat; modernisasi akan terhenti dan masyarakat akan kembali hidup seperti layaknya masyarakat terbelakang.

Kemudian ada juga upaya masif untuk membuat stigma negatif tentang Islam, dikatakan sebagai agama yang tidak toleran. Contohnya seperti tudingan bahwa Islam tidak memperbolehkan memilih pemimpin kafir, tidak memperbolehkan mengikuti perayaan agama lain dan adanya sebutan kata kafir bagi non Muslim.

Ide pluralisme ini selain memberikan ruang bagi orang-orang dengan gangguan kejiwaan seperti para pelaku LGBT untuk diakui juga sebagai bentuk keberagaman gender yang ada di tengah masyarakat. Keberagaman lain adalah munculnya aliran-aliran sesat yang membahayakan keimanan umat serta pemikiran-pemikiran kufur lainnya.

Sebenarnya Islam mengakui adanya pluralitas atau keberagaman ini dan memang sebuah keniscayaan yang pasti terjadi di masyarakat, hanya saja jika Islam diberikan kesempatan untuk mengatur maka hanya terbatas pada hal-hal yang bersifat fitrah saja bukan pada hal-hal yang melanggar fitrah manusia.

Tak sulit juga bagi Islam untuk mengatur fakta pluralitas, sebab manusia dengan ragam bangsa, bahasa, warna kulit dan keyakinan, Allah SWT yang menciptakan. Allah  SWT adalah Zat Yang Maha Tahu dan Maha adil, menurunkan aturan bagaimana cara mereka hidup dan bergaul.  Sebab itu, dalam masyarakat Islam, baik awal mula umat ini membangun kebersamaan hidup di masa kepemimpinan Rasulullah SAW, maupun setelahnya, kita menemukan banyak fakta bagaimana kehidupan produktif dan membahagiakan di dalamnya.

Semua itu terjadi, karena adanya jaminan negara terhadap kebutuhan dasar seluruh warga negara Khilafah baik untuk Muslim maupun kafir dzimmi (kafir yang tunduk pada pemerintahan Islam).  Jaminan itu ditunjukkan oleh sabda Rasulullah SAW, “Siapa saja yang menyakiti dzimmi maka aku berperkara dengan dia. Siapa saja yang berperkara dengan aku, maka aku akan memperkarakan dia pada hari kiamat.” (Hadits Hasan).

Karena itulah kita menyaksikan bagaimana hak-hak individu mereka dalam keyakinan, ibadah, harta, mendapat jaminan yang sama. Fakta sejarah yang tidak terbantahkan bahwa orang kafir dzimmi lebih memilih hidup diatur syariah Islam, ketimbang diatur pemimpin bangsanya. T.W. Arnold, dalam bukunya The Preaching of Islam, menuliskan perlakuan pada warga Kristen oleh pemerintahan Ottoman -selama kurang lebih dua abad setelah penaklukkan Yunani- telah memberikan contoh toleransi keyakinan yang sebelumnya tidak dikenal di daratan Eropa.

Jelaslah paham pluralisme sangatlah tidak realistis dan hanya sebuah khayalan untuk diterapkan dalam rangka mencapai harmoni, toleransi dan persatuan. Paham ini justru intoleran, karena memaksa orang untuk membenarkan apa yang ia tidak percaya dan yakini. Harmoni dan persatuan terbentuk bukan karena pluralisme, tapi karena adanya penghargaan dan penghormatan atas keyakinan kebenaran ajaran agama masing-masing, bukan saling membenarkan satu sama lain!

Paham Pluralisme  justru tidak manusiawi, karena menghilangkan klaim kebenaran dalam tiap agama, sehingga agama menjadi tidak penting lagi dan berpeluang mendekatkan orang menjadi tidak beragama atau atheis. Maka sudah semestinya tidak hanya kaum Muslimin yang menolak paham pluralisme ini tetapi juga pemeluk agama-agama yang lain.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Surat Terbuka untuk Bu Suk yang Beropini Busuk

Rabu, 20 Nov 2019 21:25

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Israel tangkap 745 Anak-anak Palestina Sejak Awal 2019

Rabu, 20 Nov 2019 21:15

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Mufida: Kartu Pra Kerja Jangan Miss Leading dan Salah Sasaran

Rabu, 20 Nov 2019 20:46

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Inilah 8 Hal Penting Persiapan Nikah, Bukan Sertifikat

Rabu, 20 Nov 2019 20:44

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Kejagung Upayakan Aset First Travel Dikembalikan ke Calon Jamaah, Fahira: Langkah Tepat

Rabu, 20 Nov 2019 19:41

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Tampaknya Sukmawati Belum Selesai dengan Islam

Rabu, 20 Nov 2019 12:05

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Pengacara Harap MUI Undang Sukmawati untuk Klarifikasi, Anwar Abbas: Tak Usah

Rabu, 20 Nov 2019 11:29

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

PKS Minta Pemerintah Tunda Naikan Tarif Listrik

Rabu, 20 Nov 2019 10:56

Hak Anak dalam Islam

Hak Anak dalam Islam

Selasa, 19 Nov 2019 19:31

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Tanah Airku Rusak karena Kemaksiatan

Selasa, 19 Nov 2019 18:43

Kapitalisme Menggerus Naluri  Keibuan

Kapitalisme Menggerus Naluri Keibuan

Selasa, 19 Nov 2019 17:45

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Menyoal Sertifikasi Perkawinan

Selasa, 19 Nov 2019 16:39

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Menakar Substansi Sertifikat Nikah

Selasa, 19 Nov 2019 15:53

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Bershalawat Sebelum Adzan, Adakah Dalilnya?

Selasa, 19 Nov 2019 15:00

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Kampung Isinya Cuma 20 Orang, Tapi Terima Dana Desa Rp 1 Miliar

Selasa, 19 Nov 2019 14:42

Fenomena Generasi Z

Fenomena Generasi Z

Selasa, 19 Nov 2019 13:24

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies

Selasa, 19 Nov 2019 13:06

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

GPII Minta PBB Beri Sanksi Israel

Selasa, 19 Nov 2019 12:50

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

3 Pilot Rezim Assad Tewas Saat Bom Barel yang Dimuat di Helikopter Meledak

Selasa, 19 Nov 2019 11:45

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Politisi PDIP Minta Kasus Sukmawati Tak Diperpanjang, Wasekjen MUI: Enak Saja

Selasa, 19 Nov 2019 11:26


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 19/11/2019 13:06

Mengukur Integritas dan Ketegasan Anies