Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.620 views

Jangan Lupa, PKI Itu Sadis dan Biadab

 

Oleh:

Asyari Usman, wartawan senior

 

 

PADA 30 September 2019 dinihari, genap 54 tahun pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Tujuh jenderal TNI diculik dan dibunuh dalam pengkhianatan yang disebut Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI).

Ketujuh perwira tinggi itu adalah Jenderal Ahmad Yani, Letjen Suprapto, Letjen Mas Tirtodarmo Haryono (MT Haryono), Letjen Siswondo Parman (S Parman), Mayjen Donald Isaac Pandjaitan (DI Panjaitan), Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, dan Brigjen Katamso Darmokusumo.

Mereka dibunuh dengan sadis. Sangat biadab. Para jenderal itu ditembaki, diseret dan dilemparkan ke atas kendaraan. Jasad para jenderal dibawa ke satu tempat dan dimasukkan ke sebuah lubang yang kemudian disebut Lubang Buaya.

Seluruh rakyat Indonesia dari semua generasi tidak boleh melupakan kebiadaban PKI yang luar biasa itu. Rakyat juga harus tetap waspada karena ada indikasi tentang upaya komunisme yang ingin muncul kembali di Indonesia. Belakangan ini, pertanda itu semakin jelas. Dan mereka semakin berani menunjukkan identitas sebagai pendukung komunisme.

Para pemuja komunisme menjadi berani belakangan ini karena ada blok politik besar yang memberikan tempat kepada mereka. Memberikan perlidungan dan pembelaan. Orang-orang yang memiliki hubungan historis dan emosional dengan PKI ditampung oleh blok politik itu. Blok politik tsb menjalin hubungan erat dengan partai komunis di RRC.

Umat Islam garis lurus harus terus waspada. Komunisme RRC tidak bisa dipercaya. Mereka adalah negara anti-Islam. Mereka menyiksa umat Islam di negara mereka sendiri. RRC menyiksa umat Islam Uigur di Turkistan Timur yang dicaplok oleh China dan mereka ubah namanya menjadi Xin Jiang.

Umat Islam harus berhati-hati dengan China. Apalagi kehadiran mereka di Indonesia ini semakin kuat. Mereka mengerahkan investasi yang sangat besar di negara ini. Sekarang ini, nyaris tidak ada aktivitas ekonomi-bisnis yang tidak ada faktor RRC-nya.

Terasa sangat rawan. Pengaruh RRC sudah begitu besar, luas, dan dalam. Indonesia menjadi kehilangan kedaulatan karena investasi dan pinjaman yang jumlahnya sangat mencemaskan bagi generasi mendatang. Ini sangat bisa menjadi pintu masuk bagi hegemoni China di negara ini. Dari sinilah CCP (China Communist Partay) akan menancapkan pengaruh besarnya. Dan dari sini pula PKI akan merasa bisa bernafas.

Karena itu, kita semua perlu senantiasa mewaspadai dan melawan kebangkitan komunisme di Indonesia. Wadah mereka bisa saja bukan PKI. Tetapi, konsep politik dan tujuan akhir mereka tidak jauh-jauh dari tujuan PKI dulu yang menculik para jenderal di tahun 1965.

Para penganut dan penyebar paham komunisme sangat hebat. Mereka bisa meyakinkan banyak orang di semua level dan lini bahwa mereka sudah “tidak ada lagi”. Mereka katakan bahwa komunisme dalam bentuk PKI, tidak mungkin hidup lagi. Mereka mengatakan PKI bukan lagi ancaman. Bahkan seorang cendekiawan liberal belum lama ini mengatakan bahwa dia sudah bosan membicarakan PKI atau komunisme. Bagi dia, paham dan partai itu sudah menjadi bagian masa lalu.

Jika orang seperti ini berhasil menceramahi publik, alangkah berbahayanya bangsa Indonesia, khususnya umat Islam. Lebih khusus lagi umat Islam garis lurus.

Mengapa ‘garis lurus’? Karena begitu banyak yang mengaku sebagai orang Islam tetapi tidak segan-segan memberikan restu dan pembelaan untuk komunisme dan PKI. Mereka ini termasuk orang Islam yang berpaham liberal. Juga mereka yang menganut ajaran-ajaran sesat.

Sekali lagi, jangan lupakan kesadisan dan kebiadaban PKI terhadap para jenderal yang mereka bunuh dengan cara yang teramat keji. Ceritakan kepada anak-cucu Anda tentang kesadisan PKI itu.

Jangan sampai lengah! PKI itu siap melakukan hal-hal yang tak terduga. Mereka tega membunuh siapa saja, termasuk sanak-keluarga mereka sendiri.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Menag Positif Covid-19, Akses Masuk Kantor Kemenag Dibatasi

Senin, 21 Sep 2020 12:50

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menteri Agama Terkonfirmasi Positif Covid-19

Senin, 21 Sep 2020 11:59

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X