Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.236 views

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Kok judulnya begitu? Ya, begitulah. Judul ini menggambarkan apatisme, bahkan mewakili kekesalan begitu banyak warga negara terhadap program pindah ibu kota. Pertama, ekonomi lagi morat marit kok mau pindah ibu kota.

Tahunya ekonomi morat marit? Hutang negara terus membengkak. Aset-aset BUMN sedang dipasarkan. Harga-harga naik dan subsidi mulai pada dicabutin. Kurang data? Sementara pindah ibu kota tidak seperti mindahin lemari. Butuh anggaran cukup besar. 486 triliun dana yang harus tersedia untuk pindah ibu kota. Kabarnya 93,5 triliun dari APBN. Sisanya? jual atau sewain apa kek. Ini bukan dana yang sedikit untuk kondisi ekonomi bangsa seperti sekarang.

Kedua, kemana mau pindah? Kalimantan? Kalimantan mana? Tengah atau Timur? Ini saja belum diputuskan. Ini menunjukkan belum ada kajian wilayah yang serius dengan segala dampak dan risikonya. Kok sudah minta ijin DPR?

Ketiga, apa alasannya pindah? Jakarta macet? Banjir? Karena polusi? Atau karena Jakarta dipimpin oleh Anies Baswedan, lawan politik dan tak bisa diajak kompromi? Tidakkah Anies orang yang paling mudah diajak kompromi? Yang penting rasional, tak ada aturan yang dilanggar dan tak merugikan negara. Anies pasti bisa berkompromi. Kalau tiga syarat itu tak terpenuhi, Anies sepertinya memang tipe gubernur yang tak pernah mau buka pintu belakang.

Tidakkah kemacetan dan banjir Jakarta sudah berangsur-angsur mulai berkurang saat ini? Kenapa tidak dibantu untuk semakin cepat lagi mengatasi masalah-masalah itu? Kok malah pindah.

Teringat ketika Jokowi mau nyagub di DKI. Untuk mengatasi macet sepertinya gak susah-susah amat, katanya. Ini namanya optimisme. Bagus dan harus diapresiasi. Dan ketika jadi Gubernur DKI, Jokowi berpandangan akan lebih mudah mengatasi macet dan banjir kalau jadi presiden. Tuhan berbaik hati dan memberi peluang Jokowi jadi presiden. Lah, setelah jadi presiden, kenapa ibu kota harus dipindah karena alasan banjir, macet dan polusi pak? Tidakkah lebih mudah mengatasi itu semua ketika jadi presiden? Ini pertanyaan awamnya.

Demi pemerataan. Bagus! Pertanyaannya: apa hubungan pemerataan dengan pindah ibu kota? Bagaimana kalau masyarakat Papua protes: belum merata buat kami karena ibu kota tidak di tempat kami. Demikian juga dengan masyarakat Sumatera, Sulawesi dan Maluku.

Kalau semua pada protes, pindah ke Baijing saja. Nah, makin ngawur. Tidak! Yang dimaksud Beijing itu terkait dengan orang-orangnya. Kontraktornya dari Baijing, investornya dari Beijing, dan para pekerjanya dari Beijing. Minimal keturunan Beijing. Maksudnya? Yah.., pakai nanya lagi!

Ada kesan bahwa pemindahan ibu kota dipaksakan. Setidaknya itu dilihat dari aspek substansialnya. Tapi, secara politis ini seperti menyelam sambil minum air. Artinya, pemindahan ibu kota secara politis akan sangat strategis. Pertama, sebagai pengalihan isu. Situasi politik yang lagi tak menentu dan ekonomi yang sedang terus mengalami masalah, maka isu pemindahan ibu kota akan jadi hiburan media dan medsos. Sedangkan masalah ekonomi, hiruk pikuk rekonsiliasi dan transaksi struktur kabinet untuk sementara terlupakan.

Kedua, pemindahan ibu kota akan jadi kebijakan mercusuar bagi Jokowi. Suatu saat, Jokowi akan dikenang sepanjang masa sebagai "Bapak Pemindah Ibu Kota." Ini akan jadi sejarah. Karena mindahin Ibu Kota tergolong kebijakan fundamental dan bahkan radikal.

Sejarah akan mencatat bahwa Indonesia pernah punya Ibu Kota di Jakarta. Lalu pindah ke Kalimantan "di era Jokowi". Sekali lagi "di era Jokowi". Sejarah ini akan diingat dan dikenang oleh anak bangsa di masa depan. Dengan catatan, perpindahan ini jadi dan sukses. Jika gagal, masyarakat akan memaklumi. Ah, itu mah biasa. Toh Jokowi selama ini juga sering gagal. Mobil Esemka gagal, biasa aja. Banyak janji yang tak terealisasi, biasa saja. Tak ada yang mengejutkan. Dan masyarakat mamaklumi dan memaafkannya. Tetap memberi Jokowi kesempatan untuk jadi presiden kedua kali. Ini bukti betapa masyarakat Indonesia adalah pemaaf. Pemaaf atau lupa? Entahlah. Jangan bilang dungu. Awas! Itu kata-kata yang gak bagus. Biar jadi hak paten Rocky Gerung saja. Jangan ikut-ikutan. Gak elok.

Kalau ada yang khawatir bagaimana nasib gedung DPR-MPR yang ada di Jakarta, gedung-gedung pemerintahan, istana, dan lain-lain, hemat saya itu orang terlalu serius. Tinggal sewakan saja gedung-gedung itu, beres! Buat studio film atau arena teater. Tidakkah selama ini banyak anggota legislatif yang pandai bermain drama di gedung DPR? Cocok untuk pentas teatrikal.

Ketiga, banyak pihak mengkaitkan perpindahan ini sebagai bagian dari manuver untuk 2024. Maksudnya? Untuk mendegradasi Anies Baswedan yang namanya sedang digaungkan rakyat menjadi presiden masa depan. Seolah ingin mengesankan bahwa Anies gagal mengurus Ibu Kota. Karena itu, Ibu Kota dipindah. Oh ya? Ada-ada aja anda ini. Terlalu jauh tafsirnya. Tapi, kalau toh iya, emang rakyat Indonesia sepicik itu bisa dikelabui? Tentu tidak!

Keempat, banyak pihak bertanya: siapa pemilik lahan terbesar di Kalimantan, tempat dimana Ibu Kota akan dipindah? Emang ada hubungannya? Ini yang lagi jadi perbincangan publik. Belum lagi pihak mana yang akan mendapatkan proyek-proyek pembangunan di Ibu Kota baru itu. Silahkan direnungkan! [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Hamdan Zoelva: Hukum Islam tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

Hamdan Zoelva: Hukum Islam tidak Bertentangan dengan Nilai Pancasila

Sabtu, 29 Feb 2020 00:46

Prof Haedar Nashir: Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Prof Haedar Nashir: Perlu Ada Perubahan Strategi Dakwah

Jum'at, 28 Feb 2020 23:42

Impian Setiap Penguasa

Impian Setiap Penguasa

Jum'at, 28 Feb 2020 22:58

Krisis Air, Sampai Kapan Berakhir?

Krisis Air, Sampai Kapan Berakhir?

Jum'at, 28 Feb 2020 22:04

Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat: Islam Wasathiyah Jawaban Hambatan Umat Islam

Ketua Bidang Fatwa MUI Pusat: Islam Wasathiyah Jawaban Hambatan Umat Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 21:51

PKS Minta Pemerintah Desak India Hentikan Kekerasan dan Intoleransi terhadap Muslim di Negaranya

PKS Minta Pemerintah Desak India Hentikan Kekerasan dan Intoleransi terhadap Muslim di Negaranya

Jum'at, 28 Feb 2020 20:11

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

RUU Ketahanan Keluarga, Harapan Perbaikan dan Upaya Tambal Sulam

Jum'at, 28 Feb 2020 19:48

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Komunitas Muslim India di Medan Serukan Demonstrasi Bela Kehormatan Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 19:16

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Chairul Tanjung Tularkan Semangat Interpreneurship kepada Peserta KUII VII

Jum'at, 28 Feb 2020 18:40

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Omnibus Law: RUU Cilaka, Nasib Buruh Celaka?

Jum'at, 28 Feb 2020 17:55

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Ustaz Fadlan: Jangan Pecah Belah Umat dengan Stigma Sinis dan Tendesius kepada Sesama Ormas Islam

Jum'at, 28 Feb 2020 16:41

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Sistem Sekuler Kapitalis Suburkan Masyarakat Stress

Jum'at, 28 Feb 2020 16:20

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Mardani Minta Pemerintah India Selesaikan Konflik Horizontal

Jum'at, 28 Feb 2020 15:06

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Ratusan Massa Aksi KAMMI Geruduk Istana Tuntut Cabut RUU Cipta Kerja

Jum'at, 28 Feb 2020 14:54

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Sila Pertama adalah Bukti Agama Penguat Pancasila Bukan Musuh

Jum'at, 28 Feb 2020 10:27

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Tanggapi Kepala BPIP, Ketua Komisi Yudisial: Pancasila Itu Bersumber dari Agama

Jum'at, 28 Feb 2020 09:26

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Sohibul Iman Berikan Tiga Catatan Penting Terkait Omnibus Law kepada Airlangga

Jum'at, 28 Feb 2020 07:25

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

DPR Desak Dewan Pers Turunkan Satgas Anti Kekerasan Jurnalis

Jum'at, 28 Feb 2020 05:42

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Masjid Tanpa Khatib adalah Musholla, Khatib Tanpa Masjid adalah Da;i

Jum'at, 28 Feb 2020 05:09

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Di atas Kondisi Apa Kita Meninggal Dunia?

Kamis, 27 Feb 2020 23:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X