Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.282 views

Masalah Bendera

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik)

Kerusuhan Papua yang dipicu persekusi ormas dan aparat ke asrama mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang disebabkan bendera merah putih yang dibuang dengan tiang yang dipatahkan. Balasannya di beberapa daerah di Papua dalam kerusuhan itu bendera merah putih pun dibakar. Dari sakit berujung menyakitkan.

Gubernur Papua menyesalkan Gubernur Jatim tidak mengerahkan Banser untuk menjaga asrama mahasiswa dari serbuan. Nada sinis bermunculan pada "pasukan swasta" yang dibawah ormas latar belakang Gubernur Khofifah.

Coba merenung sedikit, mengapa bendera merah putih dikoyak koyak seperti "sinyal" terkoyak koyaknya Indonesia. Bendera adalah simbol. Presiden Jokowi hanya berpidato soal maaf memaafkan. Seperti lebaran saja kata netizen. Nasionalismenya tidak tergugah.

Sayangnya secara artifisial "pembelaan merah putih" ditampilkan lewat kebencian pada "bendera tauhid" simbol Islam. Bendera Nabi yang secara serampangan selalu dikaitkan dengan HTI. Ini kezaliman. Soal Enzo saja telah berujung pada pemerosotan martabat seorang Professor. Menyoal "bendera tauhid" tersebut.

Bendera dibakar itu menyakitkan. Rakyat Papua membakar bendera merah putih tentu menyakitkan bangsa Indonesia. Nah dulu di Garut ada oknum Banser yang membakar bendera tauhid.

Umat Islam merasa sangat sakit. Tapi Negara melalui pengadilan tidak peduli, menganggap ini persoalan "ecek ecek" hingga sang pembakar hanya dihukum 10 hari dan denda dua ribu rupiah. Terlalu sekali.

Sekarang kita merasakan betapa sakitnya bendera merah putih dibakar oleh rakyat Indonesia sendiri.

Kembali pada rendahnya rasa nasionalisme sebagai krisis yang menimpa kepemimpinan bangsa. Rasanya kini tak ada program sistematis untuk penanaman idealisme tersebut. Badan Pembina Ideologi Pancasila hanya gonjang ganjing pada soal gaji ratusan juta saja. Tidak pada kerja dan kinerja yang memang nyaris tak ada.

Presiden dan jajarannya memberi contoh terbalik. Kedaulatan negara malah dipertaruhkan. Begitu erat hubungan dengan RRC baik melalui investasi maupun hutang luar negeri, telah memerosotkan nasionalisme tersebut. Aset negara yang tergadai atau terjual adalah bukti kebanggaan pada produk sendiri melemah. BUMN bukan membanggakan hasil, tapi disuruh jadi pedagang. Jual jual jual. Disi si lain impor impor impor. Rezim pedagang.

Pragmatisme memerosotkan Nasionalisme. Di kawasan industri ada jalan berbahasa mandarin. Lagu kebangsaan dimandarinkan. Yuan diwacanakan jadi nilai tukar perdagangan. Nama nama WNI keturunan dibolehkan pakai nama Cina kembali. Pecinan berdiri dimana mana.

Sementara keturunan tidak suka disebut Bangsa Indonesia cukup dengan Warga Negara Indonesia. Program Komunis Cina adalah mengikat kaum diaspora. Dana RRC diterima dengan sukacita. Lalu bagaimana nasionalisme bisa dibangun ? Cinta NKRI dan Merah Putih lebih sebagai slogan ketimbang jiwa.

Penguasa harus mengubah kebijakan salah dan berbahaya seperti ini. Jika hendak dipercaya.

Jangan terus benturkan merah putih dengan tauhid. Jiwa tauhid akan membela merah putih. Jangan benturkan negara dengan agama. Tak ada untung pada benturan seperti ini. Rezim mesti mewaspadai bisikan adu domba yang merusak persatuan.

Soal bendera tauhid tak perlu dipersoalkan. Ada gerakan diam diam yang tak ada bendera tapi menghancurkan yaitu sekularis, kapitalis dan komunis. Kita harus bersatu mengalahkannya. Menghancurkannya !

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Rabu, 18 Sep 2019 17:09

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

Rabu, 18 Sep 2019 16:13

Fahri: KPK Salah Jalan (6-habis)

Fahri: KPK Salah Jalan (6-habis)

Rabu, 18 Sep 2019 16:09


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X