Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.504 views

Terpapar Kapitalisme & Liberalisme

Oleh: M Rizal Fadillah (Pengamat Politik)

Pancasila lebih sebagai slogan ketimbang dasar penyelenggaraan negara. Ungkapan Surya Paloh yang menyatakan Indonesia negara kapitalis liberal membenarkan slogan itu. 

Semua tahu Surya Paloh adalah bagian penting dari rezim Jokowi bahkan sponsor utama dan penentu kebijakan pemerintahan Jokowi pula. Majalah Tempo pernah menempatkan kedudukan menentukan Surya Paloh dibalik Jokowi dalam edisi "Dalam Bayang Bayang Paloh".  

Nasdem dikenal juga sebagai partai yang bertaburan uang. Ia punya kekuatan mengendalikan. Nah pernyataan Paloh tentang negara kapitalis liberal menjadi sangat penting.

Surya Paloh adalah pelaku yang ikut serta membangun negara kapitalis liberal tersebut. Pengalaman sebagai pelaku politik membuat pernyataannya lebih akurat kebenarannya ketimbang seratus pengamat yang menganalisa hingga berbusa busa.

Negara kapitalis liberal adalah negara yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Dengan demikian inilah realita kegagalan Pemerintahan Jokowi selama lima tahun ke belakang. Rezim ini menyebabkan Indonesia menjadi negara gagal untuk memenuhi tuntutan Konstitusi. Pasal 33 UUD1945 semakin jauh dan negara kesejahteraan (welfare state) sama sekali tidak tercapai.

Apa tujuan pernyataan Surya Paloh di kampus UI tersebut  hanya dia yang tahu. Murni akademik yang "terpaksa" mengungkap kejujuran ataukah ada motif untuk menekan  Presiden dalam rangka penyusunan Kabinet ?. Yang jelas fakta telah diungkapkan.

Surya Paloh dan partai Nasdem bukan korban dari kapitalisme dan liberalisme tetapi menjadi "mesin" dari isme tersebut. Menteri-menterinya menjadi elemen "penyedot" uang untuk penggalangan kekuatan politik. Jaksa Agung berperan besar. Ini yang membuat Mega dan PDIP nya "iri" pada daya tekan dan daya sedot Jaksa Agung tersebut.

Mega meminta Jokowi agar Jaksa Agung harus dari kalangan profesional. Nasdem ngotot bertahan. Tentu saja karena posisi ini bisa menjadi mesin strategis bagi kapitalisme partai menuju kapitalisme sistem politik.

Kita merdeka untuk merontokkan kapitalisme dan liberalisme, karenanya dibuat ideologi Pancasila dengan sila sila yang anti kapitalisme dan liberalisme. Tak ada Ketuhanan pada kapitalisme yang ada adalah kekuasaan uang. Tak ada kemanusiaan yang adil dan beradab. "Free fight" bisa menindas dan biadab.

Persatuan bisa utopia, yang terjadi adalah persaingan dan konflik. Mengeliminasi kerakyatan, hikmah, dan permusyaratan. Akhirnya tak mungkin ada keadilan sosial sebab kekayaan hanya berputar pada segelintir pemilik modal. Kapitalisme liberalisme adalah musuh negara Pancasila.

Kini negara kita disinyalir oleh "orang paling dalam" dari rezim, Bapak Surya Paloh,  bahwa politik dan ekonomi sudah berada dalam jeratan sistem kapitalisme dan liberalisme. Jokowi lah yang paling berdosa membawa negara ke alam yang bertentangan dengan Pancasila ini. Karenanya ia sebagai Presiden mesti bertanggungjawab. Pilihan bagi wakil-wakil rakyat hanya satu yaitu "impeachment". 

Jokowi mesti diturunkan secara konstitusional oleh wakil wakil rakyat. Jika tidak, maka wakil wakil rakyat itu akan dinilai oleh masyarakat sebagai pendukung atau pelaku kapitalisme dan liberalisme juga. 

Nah sekarang jangan saja pejabat berteriak mewanti wanti rakyat, kampus, atau birokrasi itu terpapar radikalisme, tapi juga harus investigasi dan kriminalkan pejabat atau siapapun yang terpapar kapitalisme dan liberalisme. Mereka adalah musuh musuh Pancasila. Merdeka..!

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Latest News
Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Makanan Kaya Zat Besi dapat Membatalkan Manfaat Antikanker Tomat

Rabu, 18 Sep 2019 23:00

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Prancis Kirim Ahli untuk Penyelidikan Serangan Minyak Saudi

Rabu, 18 Sep 2019 22:15

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Terkait Sertifikasi Produk Halal, Ombudsman Jangan Lampaui Kewenangan

Rabu, 18 Sep 2019 21:53

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Aktor dan Musisi Rusia Lakukan Protes untuk Mendukung Demonstran yang Dipenjara

Rabu, 18 Sep 2019 21:30

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Trump Tolak Bertemu dengan Presiden Iran

Rabu, 18 Sep 2019 21:10

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

61 Persen Warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza Ingin Presiden Mahmoud Abbas Mundur

Rabu, 18 Sep 2019 21:00

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Blok Kanan Netanyahu Gagal Peroleh Suara Mayoritas dalam Pemilu Parlemen Israel

Rabu, 18 Sep 2019 20:56

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Industri Pertahanan Turki Dipamerkan di Istanbul Teknofest

Rabu, 18 Sep 2019 20:53

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Majelis Ormas Islam Kritisi RUU KUHP

Rabu, 18 Sep 2019 20:43

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Pasukan Keamanan Israel Tembak Mati Wanita Palestina di Pos Pemeriksaan di Tepi Barat

Rabu, 18 Sep 2019 20:30

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Arab Saudi Diam-diam Jual Konsulat Mereka di Istanbul Tempat Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rabu, 18 Sep 2019 20:04

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Polemik Film The Santri, UAS: Ini Bukan Anak Pesantren

Rabu, 18 Sep 2019 19:57

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Pasokan Minyak Saudi Sudah Kembali Normal Pasca Serangan

Rabu, 18 Sep 2019 19:04

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

‘Islam Ramah’ yang Tak Ramah

Rabu, 18 Sep 2019 18:54

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Kirim Relawan Ditolak Riau, Anies Ucapkan Syukur Api Sudah Padam

Rabu, 18 Sep 2019 18:49

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

AS Gugat Mantan Karyawan NSA Edward Snowden Terkait Buku Terbaru

Rabu, 18 Sep 2019 18:48

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Kejanggalan Dewan Pengawas KPK

Rabu, 18 Sep 2019 18:09

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Iran Tahan 3 Warga Australia atas Tuduhan Mata-mata

Rabu, 18 Sep 2019 17:47

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Ada Elite yang Sengaja Menjinakkan KPK karena Tersandung Dugaan Korupsi

Rabu, 18 Sep 2019 17:09

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

AS dan Bahrain Bahas Masalah Keamanan di Tengah Ketegangan dengan Iran

Rabu, 18 Sep 2019 16:13


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X