Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.815 views

UAS Wajib Dibela

Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan Keagamaan)

Inilah korban toleransi salah kaprah. Ustadz Abdus Somad (UAS) diadukan ke polisi karena ceramah yang menyinggung patung dan salib. Dari sisi UAS sudah ada klarifikasi bahwa di samping itu ceramah lama, juga ceramah tersebut dilakukan di Masjid di lingkungan internal umat Islam.

Tidak mesti ada yang tersinggung. Bahwa ada yang menyebarkan itu persoalan lain, motif penyebaran saja yang dipertanyakan. Bila konteks da'wah ya tidak masalah. Bila motifnya adu domba harus diproses. Dalam hukum pidana motif itu bisa menentukan melawan hukum atau tidaknya suatu perbuatan

Kasus Laiskodat politisi Nasdem lain lagi, di samping ceramahnya di luar konteks keagamaan juga serangan kepada partai dan umat dilakukan secara sengaja. Laiskodat yang dilaporkan banyak pihak nyatanya tidak diproses. Status sebagai politisi partai yang ikut berkuasa dan Kepala Daerah sangat berpengaruh terhadap macetnya proses hukum.

Bercermin pada tingkat "penyerangan" Viktor Laiskodat dibanding isi ceramah UAS tentu UAS sewajarnya tidak dilakukan proses hukum. Pada aspek internal umat Islam maka umat mesti dan akan berada di belakang UAS. Apa yang dikemukakan adalah bagian dari pemahaman keagamaan menurut ajaran Islam. UAS harus dibela.

Umat Islam tak pernah marah apapun omongan para Pendeta di Gereja. Mau menilai domba sesat, kaum pendosa, atau apapun toh itu keyakinan agama mereka sendiri dan disampaikan pada komunitasnya sendiri. Begitu juga sebaliknya umat lain tak perlu gelisah atau usil pada ungkapan para Da'i di masjid atau pengajian yang menilai umat selain muslim sebagai kafir, pendusta, penyembah patung atau lainnya. Sepanjang agama mengajarkan demikian. Inilah toleransi.

Tidak mungkin dan mustahil jika kepada komunitas sendiri para Pendeta atau Da'i itu membenarkan dan memuji muji ajaran umat lain. Apalagi menyebut salah pada ajaran sendiri. Karena wajar saja ajaran Islam pasti akan menyatakan kafir bagi orang yang menyatakan semua agama benar. Orang itu telah rusak akidahnya.

Toleransi kini dimaknakan keliru alias salah kaprah. Bukan menghormati perbedaan tapi mencari cari persamaan walau dengan cara dipaksakan. Maka tak aneh di gereja ada santri santri melantunkan shalawat Nabi digabungkan dengan lagu rohani gerejani. Salah kaprah toleransi. Kejahilan dalam beragama.

UAS dimasalahkan atas tuduhan penghinaan simbol agama, sampai sampai cuitan seorang politisi Ferdinand Hutahaean menyebut UAS "seorang hina". Sungguh terlalu. Cuitan Ferdinand ini di samping bisa dipolisikan dan pasti terbukti pidananya, juga tidak proporsional. Apa yang dikemukakan UAS berargumen kuat dan dalam rangka menanamkan keimanan pada umat di lingkungan pengajiannya sendiri. Dalam sesi tanya jawab pula.

Karena pelaporan UAS bersifat tendensius, maka umat Islam mesti membela UAS, berada dibelakangnya untuk mensuport melawan ketidakadilan hukum. Kita masih yakin Polisi akan memilah dan tak akan memproses lebih lanjut laporan tersebut. Laiskodat saja yang brutal diambangkan. Tapi jika terjadi diskriminasi pada tokoh Islam dan Ulama, maka umat Islam harus bergerak berjuang membela melawan kezaliman seperti ini.

Hukum yang diskriminatif dan alat kepentingan tertentu adalah kesewenangan yang menyimpang dari Konstitusi.

Umat Islam mesti melawan sekuat tenaga penyimpangan dan pelecehan ini.
Ulama dan Tokoh umat mesti dibela. Allahu Akbar..!

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Latest News
Agar Ibadah Kita Diterima

Agar Ibadah Kita Diterima

Jum'at, 21 Feb 2020 22:52

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Direktur Pristac Sampaikan Konsep Pendidikan dalam Syair-syair Imam Syafi'i

Jum'at, 21 Feb 2020 21:46

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Umar bin Khatab pun Pernah Ditolak Pinangannya

Jum'at, 21 Feb 2020 21:07

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Dahulukan Akhlak Sebelum Prestasi, Benarkah?

Jum'at, 21 Feb 2020 20:38

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Laporan: Lebih 400 Orang Terinfeksi Virus Corona Baru di Penjara di Seluruh Cina

Jum'at, 21 Feb 2020 19:30

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Bebani Rakyat, PKS Tidak Setuju Penerapan Tarif Cukai Plastik

Jum'at, 21 Feb 2020 17:59

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Pemerintah Diminta Fasilitasi Diskusi Soal Omnibus Law

Jum'at, 21 Feb 2020 17:51

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Palestina Akan Ambil Tindakan Hukum Terkait Sikap Diskriminatif Amazon Terhadap Warganya

Jum'at, 21 Feb 2020 16:00

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Rezim Teroris Assad dan Rusia Bom 67 Fasilitas Medis di Barat Laut Suriah Sejak April 2019

Jum'at, 21 Feb 2020 15:15

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Polisi Tangkap Pria Penikam Muadzin yang Tengah Mengumandakan Adzan Ashar di Masjid London

Jum'at, 21 Feb 2020 14:30

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Yang Mempertentangkan Agama dengan Pancasila Sebenarnya Musuh Besar Pancasila

Jum'at, 21 Feb 2020 13:45

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Kuwait Tangguhkan Perjalanan Ke dan Dari Iran Karena Khawatir Penyebaran Virus Corona

Jum'at, 21 Feb 2020 11:45

Saudi Cegat Rudal Balistik  Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Saudi Cegat Rudal Balistik Pemberontak Syi'ah Houtsi yang Menargetkan Kota dan Warga Sipil

Jum'at, 21 Feb 2020 11:15

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Hadir ke MUI, Ketua DPR: Draft RUU Omnibus Law Masih Bisa Diubah

Jum'at, 21 Feb 2020 10:56

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Ketum LIDMI: Wujudkan Indonesia Beradab Melalui Dakwah Kampus

Jum'at, 21 Feb 2020 09:53

Waspada Jebakan 2024

Waspada Jebakan 2024

Kamis, 20 Feb 2020 23:47

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI:  Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Terkait Omnibus Law, Wasekjen MUI: Kami Mampu Terbitkan 102 Juta Sertifikat Halal Pertahun

Kamis, 20 Feb 2020 22:09

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Tentara Turki dan Pejuang Oposisi Suriah Luncurkan Operasi Bersama Melawan Pasukan Assad di Idlib

Kamis, 20 Feb 2020 21:20

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Legislator PKS: Wacana Sertifikasi Khatib Bisa Memecah Belah Umat

Kamis, 20 Feb 2020 21:12

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Jaksa Penuntut Terorisme Jerman Sebut 'Motif Sayap Kanan' di Balik Penembakan Mematikan di Hanau

Kamis, 20 Feb 2020 20:55


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X