Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.785 views

Demokrasi bukan Habitat Umat Islam

 

Oleh:Hana Annisa Afriliani, S.S

Hampir 100 tahun kita hidup dalam bingkai sistem demokrasi, mulai dari demokrasi terpimpin, demokrasi parlementer, hingga demokrasi pancasila. Dan selama itu pulalah berbagai kebobrokan tercipta di depan mata. Hal tersebut merupakan implikasi dari diterapkan sistem demokrasi yang terbukti gagal mewujudkan kesejahteraan dan keadilan di tengah masyarakat. Apa buktinya?

Demokrasi secara asasi bertentangan dengan syariat Islam. Dalam demokrasi kedaulatan berada di tangan rakyat. Hal tesebut jelas bertentangan dengan syariat Islam yang menganggap bahwa kedaulatan berada di tangan syara. Tidak ada yang berhak membuat hukum selain Allah semata. ”Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah. Dia menerangkan yang sebenarnya dan Dia pemberi keputusan yang paling baik”. (Qs. Al-An’am : 57)

Selain itu, demokrasi mengusung empat pilar kebebasan, yakni kebebasan berpendapat, berperilaku, berkepemilikan dan beragama. Sedangkan Islam tak mengenal kebebasan. Setiap Muslim selayaknya terikat dengan hukum syara. Maka ide kebebasan (liberalisme) yang diajarkan sistem demokrasi, hakikatnya bukanlah berasal dari Islam.

Dalam Islam, tidak dibenarkan bebas berpendapat, apalagi jika pendapatnya bertentangan dengan syariat. Adapun dalam demokrasi, berpendapat dibebaskan. Namun ironisnya, kebebasan berpendapat ini hanya berlaku bagi mereka yang sejalan dengan ide sekularisme yang merupakan turunan demokrasi. Maka wajar jika begitu banyak narasi yang menyerang syariat dibiarkan, sedangkan seruan penerapan syariat Islam langsung dipersekusi.

Dalam pandangan Islam, tidak pula dibenarkan bebas berperilaku, karena sejatinya perilaku setiap manusia wajib mengikuti rambu-rambu yang digariskan syariat. Tidak ada istilah Hak Asasi Manusia (HAM) untuk membenarkan perilaku menyimpang individu, sebagaimana yang erdapat dalam demokrasi. Atas nama HAM, setiap orang bebas berperilaku selama tidak mengganggu kepentingan orang lain.

Begitupun dengan kebebasan berkepemilikan, syariat Islam telah memiliki seperangkat aturan soal kepemilikan. Yang mana yang termasuk kepemilikan individu, kepemilikan umum, dan kepemilikan negara. Semuanya jelas diatur dalam Islam. Setiap individu berhak memiliki sesuatu selama syara mengizinkannya, artinya perolehan kepemilikan tersebut dengan cara yang dridai Allah swt, yakni bisa dengan cara bekerja, berburu, mendapat hibah, hadiah, atau warisan. Bukan dengan cara batil seperti korupsi, mencuri, menipu, dll.

Harta yang terkategori kepemilikan umum, seperti tambang emas, energi, listrik, air, haram hukumnya untuk diprivatiasasi. Melainkan wajib dikelola oleh negara dan hasilnya diserahkan untuk kepentingan rakyat. Sangat berbeda dengan konsep kebebasan yang diusung oleh sistem demokrasi. Siapapun boleh memiliki SDA selama ia mampu. Maka wajar jika dalam naungan sistem demokrasi SDA negeri ini dikuasai para koorporat asing dan aseng.

Dalam pandangan Islam pun tidak diperkenankan seorang muslim untuk murtad dari agamanya. Akan ada mekanisme edukasi oleh negara jika ada yang murtad agar ia kembali kepada Islam. Jika mekanisme tersebut tidak mampu membuat dia kembali, maka negara Islam akan melakukan sanksi kepadanya, yakni dibunuh. Begitulah cara Islam menjaga akidah umatnya.

Lain halnya dengan demokrasi, yang menganggap keluarnya seseorang dari Islam merupakan pilihan individu. Negara tak boleh campur tangan. Selain itu, implikasi dari diterapkannya prinsip kebebasan beragama ini juga lahirnya berbagai paham atau aliran sesat dalam beragama, seperti adanya orang-orang yang mengaku nabi, mengadakan ritual-ritual ibadah yang sebetulnya tidak ada dalam ajaran Islam. Ironis!

Begitulah potret buruk wajah demokrasi. Bertentangan dengan syariat Islam, sehingga sampai kapan pun umat tak akan pernah mampu hidup sejahtera di bawah naungannya. Hanya Islam yang merupakan rahmat bagi semesta alam. Diterapkannya aturan Islam secara kaffah, bukan hanya kewajiban tapi juga kebutuhan yang tak bisa ditawar lagi. Karena Islam datang sebagai sebuah sistem kehidupan yang membawa keselamatan bagi seluruh umat manusia. Berada di bawah naungannya adalah sebuah kemuliaan yang hakiki.

Sebagaimana firman Allah swt:

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (TQS.Al-A’raf:96)

Dengan demikian, jelaslah bahwa hakikatnya demokrasi bukanlah habitat umat Islam. Hidup di bawah naungan demokrasi membuat umat Islam tak mampu berislam secara kaffah, kecuali hanya sebatas di ranah individu saja. Padahal Allah swt memerintahkan kepada seluruh Muslim untuk berislam secara kaffah. Dalam naungan demokrasi pun umat Islam tak mampu meraih kebahagiaannya yang hakiki, padahal sejatinya kebahagiaan hakiki bagi seorang Muslim adalah rida Allah semata. Lantas bagimana Allah mau rida jika hukum Allah tak diterapkan sebagai aturan kehidupan? (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Kuwait dan Bahrain Umumkan Kasus Pertama Corona, Berasal dari Orang yang Datang dari Iran

Selasa, 25 Feb 2020 22:46

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

KUII dan Penuntasan Masalah Besar Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:39

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Ikapi DKI Jakarta: IBF Milik Semua Umat Islam

Selasa, 25 Feb 2020 22:04

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Hasil Riset: 64% atau 175,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terkoneksi Internet

Selasa, 25 Feb 2020 21:50

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

AQAP Konfirmasi Kematian Qasim Al-Rimi, Tunjuk Khalid Batarfi Sebagai Pemimpin Baru

Selasa, 25 Feb 2020 21:45

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Peran Perempuan dalam Memajukan Peradaban Bangsa

Selasa, 25 Feb 2020 21:20

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Mantan Diktator Mesir Hosni Mubarak Meninggal Dunia

Selasa, 25 Feb 2020 21:14

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Keluarga Palestina di Gaza Tuntut Israel Kembalikan Jenazah Keluarganya yang Diseret Buldoser

Selasa, 25 Feb 2020 20:35

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Terkait Jiwasraya, Benny Tjokro Diharapkan Ungkap Dalang yang Rugikan Negara Rp 13,7 T

Selasa, 25 Feb 2020 19:49

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

PKS Minta BPH Migas Berantas Mafia BBM Bersubsidi

Selasa, 25 Feb 2020 17:58

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Rektor UIC: Jakarta Banjir Sejak Zaman Baheula, Makanya Ada Rawamangun, Rawa Badak dll

Selasa, 25 Feb 2020 15:29

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X