Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.505 views

AS Bombardir Fasilitas Milisi Syi'ah Dukungan Iran Dekat Perbatasan Irak-Suriah

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Amerika Serikat melancarkan serangan udara di Suriah pada 25 Februari, menargetkan fasilitas di dekat perbatasan Irak yang digunakan oleh kelompok milisi Syi'ah yang didukung Iran.

Pentagon mengatakan serangan itu adalah pembalasan atas serangan roket di Irak awal bulan ini yang menewaskan satu kontraktor sipil dan melukai seorang anggota tentara AS dan pasukan koalisi lainnya.

Serangan udara itu adalah aksi militer pertama yang dilakukan oleh pemerintahan Biden, yang dalam minggu-minggu pertama telah menekankan niatnya untuk lebih fokus pada tantangan yang ditimbulkan oleh Cina, bahkan ketika ancaman Timur Tengah masih ada. Keputusan Biden untuk menyerang di Suriah tampaknya tidak menandakan niat untuk memperluas keterlibatan militer AS di wilayah tersebut, melainkan untuk menunjukkan keinginan untuk membela pasukan AS di Irak.

"Saya yakin dengan target yang kami kejar, kami tahu apa yang kami capai," kata Menteri Pertahanan Lloyd Austin kepada wartawan yang terbang bersamanya dari California ke Washington. Berbicara tak lama setelah serangan udara, ia menambahkan, "Kami yakin bahwa target itu digunakan oleh militan Syi'ah yang sama yang melakukan serangan itu," mengacu pada serangan roket 15 Februari di Irak utara yang menewaskan satu kontraktor sipil dan melukai seorang Anggota tentara AS dan personel koalisi lainnya.

Austin mengatakan dia merekomendasikan tindakan tersebut kepada Biden.

"Kami mengatakan beberapa kali bahwa kami akan menanggapi sesuai jadwal kami," kata Austin. "Kami ingin memastikan konektivitas dan kami ingin memastikan bahwa kami memiliki target yang tepat.”

Sebelumnya, juru bicara Pentagon John Kirby mengatakan tindakan AS adalah "tanggapan militer yang proporsional" yang diambil bersama dengan langkah-langkah diplomatik, termasuk konsultasi dengan mitra koalisi.

"Operasi itu mengirimkan pesan yang tidak ambigu: Presiden Biden akan bertindak untuk melindungi personel Amerika dan koalisi," kata Kirby. "Pada saat yang sama, kami telah bertindak dengan cara yang disengaja yang bertujuan untuk mengurangi situasi keseluruhan di Suriah timur dan Irak."

Kirby mengatakan serangan udara AS "menghancurkan beberapa fasilitas di titik kontrol perbatasan yang digunakan oleh sejumlah kelompok milisi Syi'ah kaki tangan Iran," termasuk Kataib Hezbolata dan Kataib Sayyit al-Shuhada. AS menyalahkan Kataib Hezbolata atas berbagai serangan yang menargetkan personel dan kepentingan AS di Irak di masa lalu.

Rincian lebih lanjut tidak segera tersedia.

Kirby mengatakan Selasa bahwa Irak bertugas menyelidiki serangan 15 Februari itu.

"Saat ini, kami tidak dapat memberi Anda atribusi tertentu tentang siapa yang berada di balik serangan ini, kelompok apa, dan saya tidak akan membahas detail taktis dari setiap persenjataan yang digunakan di sini," kata Kirby. "Mari kita biarkan penyelidikan selesai dan menyimpulkan, dan kemudian ketika kita memiliki lebih banyak hal untuk dikatakan, kita akan melakukannya.”

Sebuah kelompok milisi Syi'ah yang tidak banyak dikenal yang menamakan dirinya Saraya Awliya al-Dam, bahasa Arab untuk Penjaga Brigade Darah, mengaku bertanggung jawab atas serangan 15 Februari itu. Seminggu kemudian, serangan roket di Zona Hijau Baghdad tampaknya menargetkan kompleks Kedutaan Besar AS, tetapi tidak ada yang terluka.

Iran pekan ini mengklaim tidak memiliki hubungan dengan Saraya Awliya al-Dam.

Frekuensi serangan oleh kelompok milisi Syiah terhadap target AS di Irak berkurang akhir tahun lalu menjelang pelantikan Presiden Joe Biden, meskipun sekarang Iran mendesak Amerika untuk kembali ke kesepakatan nuklir Teheran 2015. AS di bawah pemerintahan Trump sebelumnya menyalahkan kelompok yang didukung Iran karena melakukan serangan itu. Ketegangan meningkat setelah serangan pesawat tak berawak yang diarahkan Washington yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani dan pemimpin milisi Syi'ah Irak yang kuat, Abu Mahdi al-Muhandis tahun lalu.

Trump mengatakan kematian seorang kontraktor AS akan menjadi garis merah dan memprovokasi eskalasi AS di Irak. Pembunuhan kontraktor sipil AS pada Desember 2019 dalam serangan roket di Kirkuk memicu pertarungan balas dendam di tanah Irak yang membawa negara itu ke ambang perang proxy.

Pasukan AS telah berkurang secara signifikan di Irak menjadi 2.500 personel dan tidak lagi mengambil bagian dalam misi tempur dengan pasukan Irak dalam operasi yang sedang berlangsung melawan kelompok Islamic State. (AMN)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Latest News
Mesir Tidak Akan Lepaskan Kapal Konteiner Ever Given Sampai Bayar Kompensasi

Mesir Tidak Akan Lepaskan Kapal Konteiner Ever Given Sampai Bayar Kompensasi

Ahad, 11 Apr 2021 22:30

Bersyukur Mendapati Ramadhan Tahun 1442 H, Ini Alasannya!

Bersyukur Mendapati Ramadhan Tahun 1442 H, Ini Alasannya!

Ahad, 11 Apr 2021 22:00

Saudi Eksekusi 3 Tentaranya Karena Lakukan 'Penghiatan Tingkat Tinggi'

Saudi Eksekusi 3 Tentaranya Karena Lakukan 'Penghiatan Tingkat Tinggi'

Ahad, 11 Apr 2021 21:46

Pertempuran di Marib Yaman Meningkat, 53 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Pertempuran di Marib Yaman Meningkat, 53 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Ahad, 11 Apr 2021 20:50

Anggota Kongres AS Dari Partai Republik Tunda Bantuan Sebesar 75 Juta USD Untuk Palestina

Anggota Kongres AS Dari Partai Republik Tunda Bantuan Sebesar 75 Juta USD Untuk Palestina

Sabtu, 10 Apr 2021 21:35

AS dan Israel Khawatir Tentang Potensi Kemanangan Hamas Dalam Pemilu Palestina

AS dan Israel Khawatir Tentang Potensi Kemanangan Hamas Dalam Pemilu Palestina

Sabtu, 10 Apr 2021 21:15

Arab Saudi Akan Denda 10.000 Riyal Jemaah Yang Melakukan Umrah Ramadhan Tanpa Izin

Arab Saudi Akan Denda 10.000 Riyal Jemaah Yang Melakukan Umrah Ramadhan Tanpa Izin

Sabtu, 10 Apr 2021 20:42

Kemitraan Sushi Halaliciouz, Resep untuk Raih 20-30 Juta/bulan

Kemitraan Sushi Halaliciouz, Resep untuk Raih 20-30 Juta/bulan

Sabtu, 10 Apr 2021 14:15

Reseller Siomay Mojang, kini Rp. 950rb raih omset puluhan juta

Reseller Siomay Mojang, kini Rp. 950rb raih omset puluhan juta

Sabtu, 10 Apr 2021 14:05

Darwin Akui Kesesatan 'Teori Evolusi' Jelang Akhir Hayatnya

Darwin Akui Kesesatan 'Teori Evolusi' Jelang Akhir Hayatnya

Sabtu, 10 Apr 2021 14:00

Perjuangan Perguruan Tinggi Islam Melanjutkan Misi Hatta-Natsir

Perjuangan Perguruan Tinggi Islam Melanjutkan Misi Hatta-Natsir

Sabtu, 10 Apr 2021 13:55

Ternyata Hadits ''Berpuasalah, Kamu Akan Sehat'' Dhaif

Ternyata Hadits ''Berpuasalah, Kamu Akan Sehat'' Dhaif

Sabtu, 10 Apr 2021 11:53

Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN

Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN

Sabtu, 10 Apr 2021 08:32

Tokoh MUI Serukan Umat Munculkan Natsir-Natsir Baru

Tokoh MUI Serukan Umat Munculkan Natsir-Natsir Baru

Sabtu, 10 Apr 2021 05:05

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Sabtu, 10 Apr 2021 00:28

Hantu itu Bernama Radikalisme

Hantu itu Bernama Radikalisme

Jum'at, 09 Apr 2021 23:47

Mencegah Menjadi Jahiliyah, Carilah Ilmu Yang Benar

Mencegah Menjadi Jahiliyah, Carilah Ilmu Yang Benar

Jum'at, 09 Apr 2021 22:28

Umat Islam Harus Teladani Integritas dan Intelektualitas Mohammad Natsir

Umat Islam Harus Teladani Integritas dan Intelektualitas Mohammad Natsir

Jum'at, 09 Apr 2021 22:02

Jika Doa Semua Agama Dibacakan, Umat Islam Sebaiknya Keluar Ruangan!

Jika Doa Semua Agama Dibacakan, Umat Islam Sebaiknya Keluar Ruangan!

Jum'at, 09 Apr 2021 21:44

Peringati Mosi Integral Natsir, Yudi Latif: M. Natsir Pemimpin Muslim dan Nasionalis yang Kuat

Peringati Mosi Integral Natsir, Yudi Latif: M. Natsir Pemimpin Muslim dan Nasionalis yang Kuat

Jum'at, 09 Apr 2021 20:17


MUI

Must Read!
X