Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.263 views

Gubernur Mandera: Al-Shabaab Kuasai Sebagian Besar Timur Laut Kenya

MANDERA, KENYA (voa-islam.com) - Gubernur provinsi Mandera di Kenya, Ali Roba, baru-baru ini menyatakan bahwa Al-Shabaab, cabang Al-Qaidah di Afrika Timur, saat ini mengontrol sebagian besar wilayah timur laut negara itu.

Dalam op-ed yang diterbitkan di The Standard pada 12 Januari, Roba melukiskan gambaran yang mengerikan tentang situasi keamanan saat ini di timur laut Kenya. Roba memberikan beberapa statistik mencolok dalam seruannya kepada pemerintah nasional untuk meningkatkan bantuan melawan kelompok jihadis.

Misalnya, ketika berbicara tentang situasi di Kenya bagian utara, Roba menyatakan:

Pemerintah telah gagal melindungi Kenya Utara sepenuhnya dari Al-Shabaab. Kenyataan yang buruk adalah bahwa Al-Shabaab telah menguasai lebih dari 50 persen daratan di Kenya Utara. Masyarakat sekarang harus berdiri dan membantu pemerintah, dengan segala cara, mungkin untuk menyingkirkan kelompok ini.

Berbicara tentang wilayah Mandera secara khusus, Roba juga mencatat:

Al-Shabaab telah mengelola lebih dari 60 persen Mandera dengan keinginan publik untuk ditekan oleh teror.

Tidak jelas seberapa banyak wilayah yang sebenarnya dikuasai Al-Shabaab di dalam Kenya. Jika Roba benar dalam penilaiannya, ini berarti bahwa Al-Shabaab menguasai sebagian besar wilayah yang bersebelahan di Somalia selatan dan utara Kenya.

Tetapi sementara informasi publik tentang kendali teritorial Al-Shabaab di Kenya relatif sedikit, pernyataan gubernur itu penting karena pejabat Kenya sering tidak berterus terang sehubungan dengan ancaman Al-Shabaab di dalam negeri.

Pemerintah pusat telah berusaha untuk membantah analisis Roba, dengan mengatakan bahwa "bertentangan dengan klaim gubernur, sejak 2013, Wilayah Mandera telah mencatatkan keuntungan yang stabil melalui pasukan keamanan kami yang telah memukul mundur dan menghalangi ancaman terhadap nyawa dan properti."

Namun, sulit untuk menyangkal peningkatan laju operasi Al-Shabaab saat ini di Kenya bagian utara. Baru minggu ini Al-Shabaab menyerang bus penumpang, menculik tiga orang setelah meledakkan IED di kendaraan mereka, dan menghancurkan tiang telekomunikasi dan infrastruktur lainnya.

Bulan lalu, kelompok itu menyerang dan menghancurkan pangkalan polisi, meledakkan IED di ambulans, dan membunuh seorang kepala daerah. Eksekusi itu dilakukan setelah pejuang Al-Shabaab memasuki daerah Gumarey di Kabupaten Wajir untuk menguliahi penduduk setempat.

Ini diikuti dengan serangan militer yang dilakukan oleh Pasukan Pertahanan Kenya di pangkalan Al-Shabaab di kawasan Hutan Boni di distrik Lamu, sebuah benteng tradisional kelompok jihadis di Kenya.

Dan pada akhir November, 5 petugas polisi terluka dalam ledakan IED lainnya. Serangan ini mengikuti banyak kejadian lain sepanjang tahun lalu. Ini termasuk serangan mematikan di pangkalan gabungan AS-Kenya di lapangan terbang Teluk Manda di dalam Lamu County. Serangan itu menyebabkan satu tentara AS dan dua tentara bayaran swasta AS tewas dan banyak pesawat hancur.

Al-Shabaab telah lama beroperasi di Kenya, tetapi serangan baru-baru ini terjadi setelah beberapa tahun peningkatan tempo operasional di dalam negeri mulai tahun 2017.

Operasi ini terutama berlokasi di distrik utara dan timur Mandera, Wajir, Garissa, Lamu, dan Sungai Tana. Pada 2019, The Standard melaporkan bahwa setidaknya 100 personel keamanan Kenya telah terbunuh oleh IED Al-Shabaab di distrik tersebut sejak 2016.

Meski begitu, Al-Shabaab mempertahankan kemampuan untuk menyerang di dalam ibu kota Kenya, seperti yang terlihat pada serangan tahun 2019 di hotel DusitD2. Dan bulan lalu, pejabat Kenya mengungkapkan bahwa plot serangan lainnya terganggu.

Penyerangan DusitD2, serta serangan Teluk Manda yang disebutkan di atas, juga baru-baru ini ditampilkan dalam propaganda Al-Shabaab. Kelompok itu terus mengecam Kenya secara rutin di medianya yang menunjukkan sisa pentingnya negara itu bagi cabang Al-Qaidah.

Dan sementara pejabat pemerintah Kenya terus bertengkar atas ancaman sebenarnya yang ditimbulkan oleh Al-Shabaab di dalam negeri, jelas bahwa Shabaab sendiri telah memprioritaskan peningkatan operasinya di dalam Kenya sehingga semakin mengguncang kawasan itu. (TLWJ)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Ahad, 07 Mar 2021 20:30

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 07 Mar 2021 19:30

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

Ahad, 07 Mar 2021 17:08

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 05/03/2021 11:26

Test The Water Investasi Miras