Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.418 views

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Amerika Serikat dilaporkan mengusulkan agar para pejuang Taliban yang dianggap berbahaya ditempatkan di bawah tahanan rumah menyusul pembebasan mereka dari penjara Afghanistan sebagai solusi untuk kebuntuan yang telah menunda proses perdamaian intra-Afghanistan.

Mengutip sumber-sumber resmi senior, Reuters melaporkan hari Jum'at (31/7/2020) bahwa Washington mengusulkan agar Kabul mentransfer tahanan Taliban ke sebuah fasilitas, yang akan berada di bawah pengawasan pemerintah Afghanistan dan kelompok militan.

Usulan itu disampaikan pekan ini kepada pihak-pihak yang bertikai di Afghanistan oleh para diplomat top AS, kata sumber itu.

Pemerintah Afghanistan menolak membebaskan kelompok terakhir dari sekitar 5.000 tahanan yang pembebasannya dituntut oleh Taliban sebagai syarat untuk memulai pembicaraan damai.

Dari 400 tahanan Taliban yang tersisa untuk dibebaskan, lebih dari setengahnya dituduh melakukan kejahatan serius, termasuk membunuh ribuan warga sipil dan merencanakan serangan terhadap misi asing dan kantor pemerintah di seluruh negeri.

Bersama dengan Kabul, AS dan sekutu Baratnya percaya sejumlah pejuang Taliban tersebut terlalu berbahaya untuk melenggang bebas.

"Amerika dan sekutu mereka sepakat bahwa akan gila untuk membiarkan beberapa pejuang Taliban yang paling ditakutkan keluar dengan bebas ... pasukan Afghanistan menangkap mereka karena melakukan beberapa kejahatan paling kejam terhadap kemanusiaan," klaim seorang diplomat senior Barat di Kabul.

Presiden Ashraf Ghani mengatakan keputusan pembebasan para tahanan Taliban yang dituduh melakukan kejahatan serius harus dilakukan oleh Loya Jirga, majelis besar para sesepuh Afghanistan.

Sumber-sumber dan diplomat Taliban mengatakan kelompok pejuang itu bersikeras kebebasan 400 jihadis dalam daftar yang telah disajikan kepada Kabul.

"Taliban bersikukuh tentang pembebasan mereka, satu-satunya jalan tengah adalah membuat pemerintah Afghanistan menyerahkan para pejuang ini kepada Taliban jika mereka setuju untuk menempatkan mereka dalam tahanan rumah," Reuters mengutip seorang diplomat di Kabul.

Pembicaraan damai intra-Afghanistan pada awalnya direncanakan akan dimulai pada bulan Maret di ibukota Qatar, Doha, tetapi proses tersebut telah berulang kali tertunda di tengah percekcokan terhadap para tahanan, dengan Taliban menjaga serangan mereka di seluruh negeri.

Utusan Khusus AS Zalmay Khalilzad melakukan kunjungan ke Kabul minggu ini dan menekan para pemimpin Taliban dan presiden untuk "upaya berkelanjutan untuk menyelesaikan masalah yang tersisa menjelang negosiasi intra-Afghanistan," termasuk pembebasan tahanan, kata Departemen Luar Negeri tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Namun, Presiden Ghani dan Taliban, keduanya mengisyaratkan bahwa perundingan dapat dimulai segera setelah hari libur keagamaan Idul Adha.

Taliban mengumumkan gencatan senjata tiga hari mulai Jum'at untuk liburan Idul Adha.

Sebagai tanggapan, Ghani memerintahkan pembebasan 500 tahanan Taliban lainnya pada hari Jum'at. Dia mengatakan mereka bukan bagian dari tahanan "berbahaya" yang diminta oleh Taliban.

Gencatan senjata, yang merupakan gencatan senjata resmi ketiga dalam hampir 19 tahun perang, telah meningkatkan harapan untuk pembicaraan perdamaian yang akan segera dimulai.

Sejak Jum'at, belum ada laporan tentang bentrokan besar antara jihadis dan pasukan pemerintah.

Di provinsi selatan Kandahar, tempat Taliban mengendalikan petak-petak tanah pedesaan, tidak ada pertempuran yang dilaporkan.

"Tidak ada gerakan musuh atau serangan oleh Taliban," kata Baheer Ahmad, juru bicara gubernur Kandahar.

Juru bicara gubernur provinsi Nangarhar di timur juga mengatakan bahwa "tidak ada laporan tentang serangan jihadis dalam dua hari terakhir sejak gencatan senjata dimulai."

Nangarhar telah menjadi tempat bentrokan reguler antara pasukan pemerintah dan Taliban.

Ghani mengatakan pekan lalu bahwa lebih dari 3.500 tentara Afghanistan dan hampir 800 warga sipil telah terbunuh sejak kesepakatan damai ditandatangani antara Taliban dan AS pada akhir Februari, di Doha. (ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untun Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Sabtu, 19 Sep 2020 20:35

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

Sabtu, 19 Sep 2020 20:07

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Maraknya Perceraian Kala Pandemi, Ada Apa?

Sabtu, 19 Sep 2020 15:25

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Pejabat Publik dan Krisis Etika Kebijakan di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 15:04

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Kekuatan Ibadah Terletak Pada Hati, Bukan Fisik!

Sabtu, 19 Sep 2020 11:43

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Persis Kutuk Keras dan Menuntut Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Jum'at, 18 Sep 2020 22:15

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Ekspor Minyak Saudi Turun 62 Persen Pada Kuartal Kedua 2020

Jum'at, 18 Sep 2020 22:00

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Gedung Putih Sebut 5 Negara Lagi Secara Serius Pertimbangkan Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 21:45

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Fraksi PKS Sosialisasikan RUU Perlindungan Tokoh Agama ke Sejumlah Ormas Islam

Jum'at, 18 Sep 2020 20:13

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Bullying, Duri dalam Pendidikan Indonesia

Jum'at, 18 Sep 2020 19:52

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Israel Akan Bujuk UEA Untuk Promosikan Pembangunan Jalur Pipa Antara Saudi dan Israel

Jum'at, 18 Sep 2020 19:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X