Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.890 views

Poros Partai Islam: Semoga Tidak Layu Sebelum Berkembang

 

Oleh:

Teguh Fachmi || Staf Pengajar di UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Pandeglang

 

CERUK pemilih Islam yang besar merupakan sebuah realitas politik. Sementara perasaan minoritas umat Islam dalam konteks peran dalam perebutan politik kekuasaan juga tinggi. Ini menjadi suatu hal yang paradoks, pada satu sisi kita tahu bahwa konstituen partai Islam itu punya ceruk besar, namun perasaan kecil umat Islam di tengah-tengah perebutan politik kekuasaan itu mereduksi kekuatan umat Islam yang sesungguhnya.

Mimpi dan romantisme pada kejayaan kekuatan partai Islam di masa lalu yang mampu dominan dalam penguasaan peta politik di Indonesia sampai saat ini nampaknya tidak akan pernah bisa hilang memudar. “Poros tengah” besutan Amien Rais sukar untuk enyah dalam ingatan. Meski Sebagian pengamat politik beranggapan itu merupakan sebuah kecelakaan sejarah. Akan tetapi, terlepas daripada itu semua gabungan Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Bulan Bintang (PBB) yang disebut “poros tengah” itu sukses menghantarkan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur menjadi presiden ke-4 RI.

Hampir setiap pemilu selalu ada istilah poros partai Islam, sekurang-kurangnya narasi poros partai Islam pernah digaungkan pada pemilu 2004 namun tidak maksimal, kemudian di tahun 2019 sempat dinarasikan kembali. Dalam hemat saya poros partai Islam yang dinarasikan pasca pemilu 1998-1999 itu sudah terfragmentasi.

Berkaca dari dua peristiwa kesuksesan masa lalu poros partai Islam, yaitu pada pemilu 1955, dan pemilu 1999, kini kedua petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencoba menghidupkan kembali gairah masa kejayaan itu. Dilansir dari Kompas.tv kedua  petinggi partai diketahui telah mengadakan pertemuan pada Rabu 14 April 2021 lalu.

Menurut  Sekretaris Jenderal DPP PKS, Aboe Bakar Al-Habsyi, meski penyelenggaraan Pilpres 2024 masih lama namun penjajakan untuk membentuk poros partai Islam di Pilpres 2024 masih terbuka."Penjajakan-penjajakan ini masih ada 2,5 tahun. Sangat memungkinkan," katanya dalam konferensi pers di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan pada Rabu (14/4). 

Sementara  Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi pun juga berharap hal yang tak jauh berbeda.  "Masyarakat dan parpol dan semua pihak. Saya kira tentu kita terbuka untuk bicara dalam berbagai sisi untuk menuju tatanan 2024 lebih baik," kata Arwani.

Bak gayung bersambut wakil ketua umum PKB Jazilul Fawaid  menyebut membuka kemungkinan pihaknya mendukung wacana tersebut asal bukan sekadar wacana. "Bila wacana ini digagas dengan serius dan memiliki arah dan format yang jelas bagi perubahan masa depan Indonesia," kata Jazilul.

 

Strategi marketing poros Islam

Partai Islam memiliki potensi konstituen tinggi, karena secara sosiologis politik kekuatan politik Islam sudah ada sejak era orde lama. Secara suara pun cukup mumpuni untuk dapat membangun satu poros. Permasalahannya ada pada, apakah poros partai Islam yang dinarasikan saat ini mampu menjual hal baru?, karena dewasa ini tidak ada yang begitu mencolok perbedaan antara partai Islam dan partai non-Islam dalam konteks pencarian pemilih sebanyak-banyaknya. Dari sisi ideologi memang terdapat perbedaan, tapi kan ujungnya tidak kelihatan, tidak banyak inovasi partai Islam untuk bisa menarik pemilih.

Dengan hadirnya poros partai Islam ini, sebenarnya masyarakat berharap ada inovasi dan gagasan baru yang diketengahkan. Pemilih partai Islam sedang menunggu dan menaruh harapan akankah ada suatu hal, gagasan, ide, dan inovasi yang nantinya dijadikan idealitas bersama yang patut diperjuangkan. Komitmen politik yang disampaikan PKS dan PPP saja tidaklah cukup, publik masih menunggu inovasi-inovasi yang akan ditawarkan.

Kalaulah poros Islam ini dalam perebutan pemilih hanya mengandalkan kekuatan mesin politik PKS yang dianggap militan secara organisasi, dan juga mengandalkan kekuatan konstituen PPP yang dianggap punya kekuatan grassroot orangtua jaman orde baru yang kuat, rasa-rasanya akan sulit untuk berkembang. Harapannya ketika ada poros Islam baru, maka pemilih berkehendak ada inovasi baru. Pemilih partai Islam menyimpan harapan gagasan baru yg akan dinarasikan poros baru ini. Karena 3 tahun sebelum pemilu sudah digaungkan, maka harapannya poros Islam ini tidak layu sebelum berkembang.

Kita berkeinginan semoga dalam perjalanannya poros politik partai Islam ini segera menemukan sosok tokoh perekat, juga semoga ego sektoral masing-masing partai koalisi nanti (jika terbentuk) dapat menahan diri sehingga tidak ada yang merasa lebih dominan, dan yang paling penting, masyarakat bercita-cita dalam penunjukan figur pemimpin tidak berkutat pada itu lagi, itu lagi,  namun ada figur baru yang dibangun bersama, tentunya dengan inovasi, ide, dan gagasan baru yang akan dibawanya. Kita doakan sekali lagi semoga koalisi partai Islam tidak layu sebelum berkembang.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Muhammad Sinwar: Menembakkan Rudal Ke Tel Aviv lebih Mudah Dari Pada Minum Air

Sabtu, 28 May 2022 21:05

 Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Ukraina Klaim Sedikitnya 30.000 Tentara Rusia Tewas Sejak Awal Invasi

Sabtu, 28 May 2022 20:25

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Arab Saudi Hasilkan 14,5 Trilyun Rupiah Perhari Dari Ekspor Minyak

Sabtu, 28 May 2022 17:34

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Ustaz Bachtiar Nasir Ajak Umat Bela Baitul Maqdis dengan Cara Ini

Sabtu, 28 May 2022 16:09

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Aigoo! Merebak Fenomena Anak Jenius Palsu di Korea

Sabtu, 28 May 2022 11:01

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Pejabat: Arab Saudi Tidak Akan Cabut Larangan Penjualan Minuman Beralkohol

Jum'at, 27 May 2022 21:40

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Dr. Salim: Syariat Islam di Aceh Harus Jadi Teladan

Jum'at, 27 May 2022 19:44

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Khotbah Jumat Ustaz Bachtiar Nasir: Al-Quds yang Terzalimi

Jum'at, 27 May 2022 13:35

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Laporan: Turki Klaim Tangkap Pemimpin Baru Islamic State Abu Al-Hassan Al-Hashimi Al-Qurayshi

Kamis, 26 May 2022 22:55

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Pengadilan India Vonis Penjara Seumur Hidup Pemimpin Pro-Kemerdekaan Kashmir Yasin Malik

Kamis, 26 May 2022 21:25

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Niger Klaim Militernya Tewaskan 40 Pejuang Boko Haram Dalam Pertempuran Di Danau Chad

Kamis, 26 May 2022 16:07

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Pengadilan Prancis Tangguhkan Aturan Dewan Kota Grenoble Yang Mengizinkan Muslimah Memakai Burkini

Kamis, 26 May 2022 15:05

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Anis Matta: Bangsa Ini Masih Lahirkan Para Pelawak, Bukan Pemimpin

Kamis, 26 May 2022 11:33

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Apakah Tepat Singapore Sudah Mengusir UAS?

Kamis, 26 May 2022 10:20

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Negara Abai, Keimanan Tergadai

Kamis, 26 May 2022 09:07

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Penembakan Massal di AS Berulang, Kemana Mencari Rasa Aman?

Kamis, 26 May 2022 08:56

Prabowo

Prabowo "Dibobodo"?

Kamis, 26 May 2022 07:28


MUI

Must Read!
X