Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.473 views

Prabowo Gagal Nyapres, Gerindra Nyungsep

 

Oleh:

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

TAK ada pilihan. Prabowo mesti nyapres. Sebab, hanya Prabowo yang saat ini menjadi satu-satunya icon Gerindra.

Seperti PDIP tanpa Megawati dan Demokrat tanpa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kedua partai ini akan kehilangan pengikut.

Selain faktor sejumlah kader yang terseret kasus korupsi, Demokrat hancur ketika SBY tidak nyapres di pemilu 2014. Sebab, gak ada coattail effect. Di pemilu sebelumnya yaitu pemilu 2009, Demokrat meraih suara 20,4% (kursi di DPR 26,4). Di pemilu 2014, suara Demokrat jeblok jadi 10,9% yang berujung pada konflik internal hingga saat ini. Di pemilu 2019, suara Demokrat merosot lagi di angka 7,77%.

Gerindra bisa bernasib sama. Jika Prabowo tidak nyalon dan suara Gerindra jeblok, maka ada kemungkinan banyak kader yang akan meninggalkan partainya Prabowo ini. Di situ, wibawa Prabowo akan semakin turun dan boleh jadi konflik internal Gerindra akan mulai muncul.

Biasa, gula banyak, ada yang bisa dibagi. Angeng! Gula sedikit, dan jumlah yang berebut banyak, ribut. Ini biasa terjadi dimanapun, dan kapanpun.

Prabowo akan tua dan mati juga. Sebagaimana juga Megawati dan SBY. Jika estafet kepemimpinan partai tidak sedari awal disiapkan dengan membangun sistem yang baik dan kokoh di partai, maka partai akan roboh juga.

Mengacu pada teorinya Max Weber, ada tiga bentuk kepemimpinan. Pertama, otoritas tradisional (konservatif-irasional). Kedua, otorilitas kharismatik, dengan mengandalkan kehebatan seorang pemimpin. Ketiga, otoritas legal-rasional yang berbasis pada sistem dan aturan.

Kepemimpinan otoritas tradisonal dan kharismatik itu rapuh. Kuat selama orang yang ditokohkan masih hidup. Mati, ya organisasi, partai atau komunitas apapun, akan kehilangan sosok yang dibuat gantungan.

Pesantren dengan pengasuh (kiai) berbasis otoritas tradisional dan kharismatik, ketika kiai itu meninggal, sepi. Jumlah santri akan berkurang. Bahkan tidak sedikit gulung tikar. Apalagi kalau gak punya penerus, pesantren berubah jadi asrama, bahkan gudang sembako.

Beda dengan pesantren. oderen seperti Gontor, Darun Najah, dan sejenisnya, berganti pengasuh, bahkan gak ada tokohnya sekalipun, sistem belajar di pesantren tetap jalan. Sebab, sistemnya sudah kuat. Gak bergantung pada keturunan dan kharisma kiai.

Teori ini berlaku juga buat partai yang sangat bergantung pada kharisma pemimpinnya.

Gerindra saat ini, adalah salah satu partai yang kepemimpinannya berbasis pada otoritas kharismatik. Sangat bergantung sosok bernama Prabowo. Jika Prabowo di pemilu 2024 tidak nyapres atau gagal nyapres, siap-siap Gerindra terpuruk. Boleh jadi akan sejajar perolehan suaranya dengan PPP di pemilu 2019 kemarin. Jadi partai gurem.

Memang, dalam politik, tak selalu ada banyak pilihan. Bahkan seringkali hanya tersaji satu pilihan. Termasuk nasib PKS, PPP dan PAN di pemilu 2024. Ketiga partai ini berisiko ketika 2024 berkoalisi dengan PDIP. Sebab, konstituen tiga partai Islam ini sedang marah sama PDIP. Bila memaksakan diri, bisa nyungsep Begitulah politik, tidak selalu ada pilihan leluasa. Apalagi, ada partai Gelora yang sekarang sedang membayang-bayangi PKS, dan ada Partai Umat yang siap mengambil ceruknya PAN.

Jangka pendek, yaitu pilpres 2024, Gerindra punya dua pilihan. Pertama, capreskan Prabowo, Gerindra selamat. Soal menang kalah, itu nomor dua belas. Yang penting dapat banyak kursi di DPR. Kedua, tidak capreskan Prabowo, siap-siap Gerindra kehilangan banyak kursi di DPR.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Mengaku Taqwa Jangan Pelit Meminta dan Memberi Maaf

Senin, 23 May 2022 15:00

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Orang Bersenjata Tembak Mati Seorang Kolonel Pasukan Elit Iran Di Teheran

Senin, 23 May 2022 14:45

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

PKS Protes Keras Pengibaran Bendera LGBT di Kedubes Inggris di Jakarta

Senin, 23 May 2022 05:08

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Di Silaturahim MUI, Kiai Zulfa Ingatkan Bahaya Youtuber yang Berfatwa Secara Asal

Ahad, 22 May 2022 23:37

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Di Markas Besar PBB, Utusan Pemuda Persis Ghazi Bahas Peran Fikih Islam untuk Pelestarian Lingkunga

Ahad, 22 May 2022 23:15

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Militer Yordania: Empat Orang Tewas Dalam Upaya Penyeludupan Narkoba Dari Suriah

Ahad, 22 May 2022 21:10

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Seorang Pria Ditangkap Di Maroko Karena Mengaku Sebagai 'Imam Mahdi'

Ahad, 22 May 2022 20:46

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Israel Bocorkan Jutaan Data Biometrik Ke 'Badan Misterius'

Ahad, 22 May 2022 20:17

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ini Penjelasan Fatwa MUI Terkait LGBT

Ahad, 22 May 2022 15:05

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita

Ahad, 22 May 2022 15:00

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ketua MUI: Sholat Jamaah Buka Masker Asalkan Kondisi Sehat

Ahad, 22 May 2022 14:43

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Perdana di Jawa Barat, PW PERSIS Jabar Gelar Olimpiade Sains dan Baca Kitab

Ahad, 22 May 2022 13:35

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Selenggarakan Musker I, PERSISTRI Jabar Fokus Konsolidasi Interna

Ahad, 22 May 2022 13:20

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Singapura Dipersoalkan pada Penolakan terhadap UAS

Ahad, 22 May 2022 13:00

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Esok Menggema Teriakan: Ganyang Singapura

Ahad, 22 May 2022 12:45

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Selamatkan Generasi dari Virus Kaum Pelangi

Ahad, 22 May 2022 10:32

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Europol: SoundCloud Hapus Ribuan Nasyid, Khotbah Dan Propaganda Jihadis

Sabtu, 21 May 2022 20:29

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Bentengi Diri dari Fenomena Jatah Mantan

Sabtu, 21 May 2022 17:14

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Masa Depan Indonesia dalam Cengkeraman Kapitalisme (AS)

Jum'at, 20 May 2022 17:09

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Israel Tidak Akan Selidiki Kematian Jurnalis Al Jazeera Shireen Abu Akleh

Jum'at, 20 May 2022 16:30


MUI

Must Read!
X

Ahad, 22/05/2022 15:00

6 Hari Shaum Syawwal dan Taqwa kita