Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.522 views

Presiden Marah, Kok Malah Pada Mati Rasa?

Oleh:

Hersubeno Arief || Wartawan Senior

 

KOMUNIKASI politik Presiden Jokowi sedang menghadapi persoalan serius. Public distrust yang meluas, membuat apapun yang dilakukan Presiden, salah!

Orang pemasaran menyebutnya, Jokowi memasuki tahapan dan situasi brand damage!

Marah-marah, salah. Tidak marah, juga salah. Lebih salah lagi ketika marah-marahnya diunggah ke channel youtube. Apalagi kemudian ketahuan marahnya kapan? Diunggahnya kapan?

Cobalah tengok ke media sosial, yang kemudian juga diamplifikasi oleh media-media arus utama ( mainstream). Tagar#Marahnya menjadi trending topic.

Bikin heboh. Publik untuk sementara fokusnya teralihkan, dari ribut-ribut RUU HIP dan bangkitnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI)

Tagar ini muncul sebagai reaksi atas pengarahan Presiden Jokowi pada Rapat Paripurna Kabinet Rabu (18/6). Video pengarahan itu baru diunggah pada Ahad (28/6). Ada jeda 10 hari dari peristiwa.

Dalam video berdurasi 10 menit 20 detik itu Presiden Jokowi marah-marah kepada para menterinya. Jokowi bahkan mengancam bakal membubarkan lembaga, dan mereshufle kabinet.

Jokowi menilai tiga lembaga/kementerian yang disebutnya sangat lelet. Bekerja biasa-biasa saja. Tidak punya sense of crisis, dan menganggap semuanya berjalan normal.

Kementerian kesehatan, kementerian sosial, dan kementerian perekonomian.

Kementerian Kesehatan yang dipimpin oleh Terawan disebut pada urutan pertama dan sangat spesifik.

Disediakan dana sebesar Rp 75 triliun untuk penanggulangan bencana Covid-19. Eh yang digunakan baru sebesar 1,5 persen.

Dari jeda waktu pengunggahan konten marah-marah, dan jeda lama dari peristiwa inilah yang menjadi celah dan pintu masuk kecurigaan.

Banyak yang curiga, itu merupakan bagian dari strategi kampanye/marketing politik ala Jokowi. Bahkan banyak yang menyebutnya hanya semacam gimmick, yang menjadi ciri khasnya.

Ada pula yang menyamakan dengan Drama Korea. Seru, asyik, tapi itu bukan dunia nyata. Hanya jadi hiburan semata. Untuk lucu-lucuan saja boleh lah.

Parahnya sikap sinis itu bukan hanya datang dari kalangan oposisi, . Para pendukung, termasuk die hard Jokowi, sikapnya juga sama.

Kalau oposisi wajar. Toh apapun yang dilakukan Jokowi bakal tetap disalahkan. Tapi kalau munculnya dari kalangan pendukung Jokowi, pasti ada yang cukup serius.

Meminjam kalimat marahnya Jokowi, “ada yang kondisinya extra ordinary.

Jokower sekelas komedian dan sutradara Ernest Prakasa malah mengaku sudah mati rasa.

“Jujur gw udah mati rasa liat presiden marah-marahin menteri. Lebih terkesan kayak publicity stunt,” cuit Ernest di Twitternya.

Marahnya Jokowi bikin pendukungnya mati rasa. Karena itu hanya publicity stunt, aksi demi publisitas?

Ini mah sudah super gawat. Krisis kepercayaan tingkat dewa!

Wajar curiga

Jarak antara peristiwa dan unggahan di medsos memang pantas dicurigai. Wajar kalau semuanya diduga sudah direncanakan sebagai bagian dari strategi kampanye, pemasaran politik. Termasuk marah-marahnya.

Kemungkinan besar video tersebut telah mengalami editing. Dipilih secara cermat poin-poin yang harus sampai pesannya kepada publik. Termasuk target pesan yang harus sampai.

Video itu sengaja disimpan dan menunggu waktu yang tepat. Dalam bahasa media, beritanya diembargo.

Waktu publikasinya juga dipilih cermat, yakni pada hari libur, sepi berita, sehingga bisa langsung meledak di publik.

Tim komunikasi Presiden pasti sangat menyadari bahwa penanganan pandemi yang amburadul, bantuan sosial yang acakadut, dan perekonomian yang ambyar, menjadi keresahan dan memunculkan kemarahan publik. Jadi harus ada placement, jadi kambing hitam.

Yang paling empuk menjadi sasaran adalah Menkes Terawan. Sejak awal pandemi, Terawan yang harusnya paling bertanggungjawab, terkesan tidak mengetahui tugas dan tanggung jawabnya.

Dia terkesan menganggap enteng, meremehkan. Bekerja biasa-biasa saja, dan menganggap situasinya normal. Tidak ada sense of crisis.

Baru berhasil menyembuhkan pasien suspect 1 langsung merayakan. Bikin selebrasi, seolah sudah menang perang.

Coba perhatikan kalimat yang digunakan Jokowi ketika dia “marah.” Semuanya pas menggambarkan posisi dan kondisi Terawan.

Presiden berkali-kali menggunakan kalimat-kalimat, sense of crisis, berkerja biasa-biasa saja, menganggap situasinya normal, dan bertanggung jawab kepada 267 juta rakyat Indonesia. Kalimat terakhir diulangnya sebanyak tiga kali.

Sejauh target meledakkan kemarahan ke publik, tim komunikasi Presiden sangat berhasil. Mereka cukup cermat memilih topik, waktu peluncurannya, dan siapa yang harus menjadi kambing hitam.

Mereka juga cukup sukses dalam menyiapkan dan mengerahkan buzzer. Hampir semua unggahan video marahnya Jokowi di berbagai kanal media mendapat komentar positif. Komentarnya hampir seragam baik dari tone, bahkan sampai detil per kalimatnya….Hmmmm

Sayangnya mereka tidak menyadari dan tidak tepat membaca psikologi publik. Sejak bencana Corona, publik sangat kecewa dengan cara pemerintahan Jokowi menanganinya.

Tidak bisa Jokowi menyalahkan para menteri, anak buahnya. Ketika pandemi merebak, Jokowi dengan gagah menyatakan akan memimpin perang melawan Corona.

Publik juga mencatat penegasan Jokowi, tidak ada visi misi menteri. Yang ada visi misi presiden-wakil presiden.

“Tolong itu dicatat,” tegasnya ketika memimpin sidang kabinet pertama 24 November 2019.

Jadi para menteri hanya melaksanakan tugas, mengimplementasikan visi misi Presiden.

Kalau para menteri tidak bekerja sesuai visi misi, tidak sesuai harapan Presiden, tinggal pecat. Cukup segera copot, ganti, cari yang lebih tepat. Cari menteri yang bisa menjalankan tugas dan visi misi presiden.

Tidak perlu mengumbar kesalahan, memarahi, dan mengancam reshufle di depan publik.

Jangan salahkan publik kalau skeptis, mati rasa, menilai Presiden lebay. Mereka sudah terbiasa dan mahfum dengan gaya Jokowi.

Dari sisi komunikasi, tim komunikasi politik Jokowi gagal total. Mereka tidak menyadari adanya brand damage (merek dagang yang rusak).
Alih-alih mencoba melakukan mitigasi dan memperbaiki kerusakan, mereka mencoba mengalihkan kesalahan ke pihak lain, para menteri.

Dalam teori pemasaran, brand damage terjadi karena sebuah brand secara konsisten tidak memenuhi janjinya kepada konsumen. Antara produk dan promosinya tidak nyambung. Terlalu dilebih-lebihkan. Over estimated.

Brand-brand semacam ini hanya menarik konsumen karena didukung kampanye besar-besaran di media. Namun lama-kelamaan akan kehilangan kepercayaan dari konsumen dan kemudian ditinggalkan.

Bahaya itu lah yang kini tengah mengancam Jokowi. Apapun yang dilakukannya, salah. Jokowi lagi mati gaya. End.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Setelah Nadiem Minta Maaf, Lalu Apa?

Setelah Nadiem Minta Maaf, Lalu Apa?

Rabu, 05 Aug 2020 23:52

PM India Modi Letakan Batu Pertama Pembangunan Kuil Hindu Di Lokasi Masjid Babri Yang Dihancurkan

PM India Modi Letakan Batu Pertama Pembangunan Kuil Hindu Di Lokasi Masjid Babri Yang Dihancurkan

Rabu, 05 Aug 2020 22:33

Usai Joko Tjandra Tertangkap, Kapan Menangkap Joko-Joko lain yang masih Buron?

Usai Joko Tjandra Tertangkap, Kapan Menangkap Joko-Joko lain yang masih Buron?

Rabu, 05 Aug 2020 22:10

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Resesi akan PHK 10 Juta! Ikuti Segera Training 2 hari Bisnis Kuliner

Rabu, 05 Aug 2020 21:17

Tarik Ribuan Pembeli dengan Animasi 2D Keren di Produk Anda

Tarik Ribuan Pembeli dengan Animasi 2D Keren di Produk Anda

Rabu, 05 Aug 2020 18:23

Petinggi Partai Kristen Libanon Tewas dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Petinggi Partai Kristen Libanon Tewas dalam Ledakan di Pelabuhan Beirut

Rabu, 05 Aug 2020 15:45

Qatar Akan Kirim Rumah Sakit Lapangan Untuk Bantu Korban Ledakan di Beirut Libanon

Qatar Akan Kirim Rumah Sakit Lapangan Untuk Bantu Korban Ledakan di Beirut Libanon

Rabu, 05 Aug 2020 14:05

Presiden Libanon Sebut Amonium Nitrat Sebagai Penyebab Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut

Presiden Libanon Sebut Amonium Nitrat Sebagai Penyebab Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut

Rabu, 05 Aug 2020 11:16

Polisi Malaysia Gerebek Kantor Berita Al Jazeera di Kuala Lumpur

Polisi Malaysia Gerebek Kantor Berita Al Jazeera di Kuala Lumpur

Rabu, 05 Aug 2020 09:35

Sedikitnya 70 Orang Tewas 3000 Terluka Akibat Ledakan Dahsyat Yang Mengguncang Beirut Libanon

Sedikitnya 70 Orang Tewas 3000 Terluka Akibat Ledakan Dahsyat Yang Mengguncang Beirut Libanon

Rabu, 05 Aug 2020 08:27

Ini Loh Pak Masalahnya?

Ini Loh Pak Masalahnya?

Rabu, 05 Aug 2020 06:46

Seminar Menjadi Guru Hebat di Era Digital

Seminar Menjadi Guru Hebat di Era Digital

Rabu, 05 Aug 2020 06:00

Anis Harap Segera Terlaksana Pertemuan Manajemen Bumiputera dengan Nasabah

Anis Harap Segera Terlaksana Pertemuan Manajemen Bumiputera dengan Nasabah

Rabu, 05 Aug 2020 05:52

Iran Tangkap 19 Warga Negara Afghanistan Karena Mengibarkan Bendera Taliban

Iran Tangkap 19 Warga Negara Afghanistan Karena Mengibarkan Bendera Taliban

Selasa, 04 Aug 2020 21:20

Jamaah Haji Akan Dikarantina Selama 14 Hari Setelah Menunaikan Ibadah Haji

Jamaah Haji Akan Dikarantina Selama 14 Hari Setelah Menunaikan Ibadah Haji

Selasa, 04 Aug 2020 21:00

Laporan: Lebih Dari 1 Miliar Siswa Terpengaruh Oleh Penutupan Sekolah Akibat Virus Corona

Laporan: Lebih Dari 1 Miliar Siswa Terpengaruh Oleh Penutupan Sekolah Akibat Virus Corona

Selasa, 04 Aug 2020 20:05

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Upaya Milisi Rusia yang Akan Menyusup ke Jabal Akrad

Pejuang Oposisi Suriah Gagalkan Upaya Milisi Rusia yang Akan Menyusup ke Jabal Akrad

Selasa, 04 Aug 2020 19:35

Pesawat Kargo Rusia Lakukan Pengiriman Persenjataan Baru ke Pasukan Haftar

Pesawat Kargo Rusia Lakukan Pengiriman Persenjataan Baru ke Pasukan Haftar

Selasa, 04 Aug 2020 19:05

Riset: 70% manusia sakit karena serangan 10 macam Sihir

Riset: 70% manusia sakit karena serangan 10 macam Sihir

Selasa, 04 Aug 2020 15:04

6 in 1 Quranic Quantum Healing atasi Depresi masalah hidup Anda

6 in 1 Quranic Quantum Healing atasi Depresi masalah hidup Anda

Selasa, 04 Aug 2020 13:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X