Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.345 views

Bangkit dari Pandemi dengan Berbagi

 

Oleh:

Basrowi || Pengamat Kebijakan Publik

 

NEW NORMAL, moment teristimewa bagi semuanya untuk bankit dari pandemi. Berbagai sektor informal terlah berlabuh. Seluruh kantor, mall, dan pusat keramaian terlah dibuka kembali. Para pelaku UMKM telah beringsut untuk memulai memutar roda ekonominya. Para pekerja professional yang dirumahkan dan ter-PHK kembali mencari pekerjaan mereka yang sempat hilang.

Sayangnya, semunya tidak mudah. Selain, masih lesunya seluruh sektor ekonomi juga karena sempitnya lapangan kerja. Mereka yang gulung tikar tidak lagi mempunyai modal untuk membuka usaha. Semuanya telah terkikis habis saat pandemi.

Saat new normal inilah, waktu paling tepat bagi ‘empunya’ untuk saling berbagi, merawat jiwa filantropi yang ada dalam sanubari. Menolong para penghuni negeri yang masih terhimpit dalam kesusahan ekonomi, agar mereka bisa kembali bersemi, mewujudkan mimpi yang terhenti akibat pandemi.

 

Berkolaborasi Menuju Normalisasi

Para ‘empunya’ jangan sampai berhenti berbagi, tetapi marilah turut berkolaborasi sehingga dapat dijadikan spirit  menuju normalisasi tatanan ekonomi. Sikap seperti ini diharapkan dapat diekspresikan melalui kesadaran kolektif untuk saling membantu.

Bagi ‘empunya’, syahwat menguasai seluruh kekayaan sudah seharusnya di rem, dalam rangka melatih jiwa filanatropi mereka. Para ‘empunya’ tidak boleh terjebak dalam suasana bahagia bergelimang harta. Mereka juga tidak boleh berdiri pada menara emas. Saat inilah, moment paling istimewa bagi mereka untuk turun ikut merasakan penderitaan si miskin, bahwa deritanya si miskin adalah deritanya juga.     

Para ‘empunya’ harta yang selama ini tiada henti menggeber gas roda ekonomi dalam rangka menghasilkan tumpukan harta, sudah saatnya untuk dievaluasi. Bahwa kebutuhan nalar insani yang dipenuhi oleh hasrat untuk menguasai harus dikekang jangan sampai ingin selalu mengkonsumsi sendiri tanpa mau berbagi.

Imunitas para ‘empunya’ terhadap laku tindak yang kurang manusiawi juga harus segera direvisi agar menjadi humanis yang selalu menghargai kapasitas kemanusiaan orang lain yang kekurangan.

Ilustrasi rutinitas yang selama ini ditunjukkan lewat panggung depan para ‘empunya’ sebagai sebuah ekstravagan bergelimang harta, harus disudahi. Jangan sampai yang terjadi pada panggung belakang adalah realitas sebaliknya. Rakyat terjungkal dalam jurang kemiskinan dan telah jatuh dalam lubang hina laksana jasad tanpa jiwa.

 

Keprihatinanmu adalah Keprihatinan Kita

Sunyinya hati, menyadarkan diri, bahwa rutinitas berpeluh keringat tiap hari sebelum pandemi, sesungguhnya adalah drama kehidupan hakiki yang terjadi karena adanya diferensiasi tersembunyi yang terstrukturisasi. Si kaya semakin kaya, si miskin tetap saja miskin meski telah bekerja sepanjang hari.

Kehadiran Covid-19 telah menyembulkan kebutuhan dasar manusia tidak lagi tercukupi. Jangan sampai para ‘empunya’ kehilangan fungsi utilitasnya. Jangan sampai mereka tiarap tanpa mampu berbuat banyak. Kenyataan pahit dan getir yang dirasakan rakyat jangan sampai hening tanpa makna.

Para ‘empunya’ harus mempunyai kesadaran reflektif yang seharusnya menjadi lecutan menjadi kesadaran berbagai. Jangan sampai para ‘empunya’ menjadi nihil kinerja religinya.  

Jangan sampai pamer harta yang selama ini dibanggakan, laksana terbungkam oleh kehadiran corona. Jangan sampai pula, pemberian bantuan yang bermakna kemanusiaan justru berubah menjadi penanda kelas yang berbeda. Saatnya untuk duduk bersama mereka yang membutuhkan. Bertanya, apa keluhannya, dan apa yang sangat dibutuhkan.

Secara kontemplatif, di saat ekonomi susah seperti ini, rakyat jangan sampai hanya laksana mengail tanpa umpan. Dalam mengarungi laku hidup pasca fase pengasingan massal, jangan sampai mereka hanya menemui kesenyapan dan keterjarakan dengan para ‘empunya’ tanpa ada bantuan kail dan umpan. Jangan sampai, eksterioritas yang diperlihatkan oleh para ‘empunya’ justru menjadi glorifikasi yang menyediakan mimpi si miskin tanpa realitas.

Deraan wabah, telah membuat semua rakyat melakukan kekang diri, khidmat di rumah masing-masing agar dapat menyelami makna hakiki akan pentingnya kesehatan diri. Di saat new normal inilah, para ‘empunya’ untuk selalu berbuat baik antar sesama, agar rakyat bisa bahagia tidak mati gaya.

 

Airmatamu adalah Kesedihanku

Rantai corona telah menutup semua akses kehidupan, bahkan telah membelenggu semua roda ekonomi, roda industri dan roda ekspektasi. Corona hadir menggilas kepongahan manusia. Corona telah berhasil melakukan preskripsi terhadap hasrat manusia. 

Sudah saatnya mulai hari ini kita melakukan refleksi dan restrukturisasi ekonomi. Jangan sampai, semua kemajuan teknologi yang tersistem dibongkar dan dihancurkan oleh Corona. Sudah saatnya kita saling menguatkan satu sama lain tanpa melihat status sosial melalui segenap aktivitas yang substansial agar tragedi ini segera terhenti. Jangan sampai apa yang kita lakukan dalam ruang sunyi menyendiri berbuah sia-sia tiada arti.

Hari ini kita melihat bahwa pandemi telah mampu menghadirkan sifat kemandirian dan sifat kompromi bahwa penderitaanmu berarti deritaku. Di saat new normal inilah, mari bersama-sama saling membantu mereka yang belum bisa bangkit, untuk semangat mendapatkan pekerjaan kembali dengan berbagi. Kail dan umpan jauh lebih penting dari ikan.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Rabu, 25 Nov 2020 06:10

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X