Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
28.381 views

(Beralasan) Tidak Tahu Ada yang Mengharamkan Qiraat Langgam Jawa, Itu Basi!

Sahabat VOA-Islam...

Beralasan tidak tahu, dalam berita disebutkan: Sekali lagi, ungkap Menag, ini karena ketidaktahuannya. Ia tidak mengira ada ulama yang mengharamkan qiraat dengan langgam Jawa.

Alasan itu dikemukakan kepada para ulama dan tokoh Islam dari ormas-ormas Islam di Kantor Kemenag Pusat Jakarta (28/5 2015) ketika Menteri Agama diminta bertobat dan minta maaf kepada umat Islam atas inisiatifnya untuk baca Al-Qur’an pakai langgam/ nyanyian Jawa di Istana Negara 27 Rajab 1436H/ 15 Mei 2015.

Terhadap pernyataan Menteri Agama Lukman ini, coba mari kita ingat-ingat suatu persitiwa masa lalu untuk sekadar membuat perbandingan.

Pernah NU mengalami gonjang-ganjing, gara-gara PBNU pimpinan Gus Dur (Abdurrahman Wahid) menerima duit (lagi2 soal duit. kan kasus belakangan, dilengserkannya Gus Dur dari kursi kepresidenan ya masalah duit dari Brunei untuk Aceh, dan Gus Dur dinilai tidak mampu mempertanggung jawabkannya).

Duit yang menjadikan NU gonjang-ganjing ini berasal dari YDBKS pusat judi lotre nasional namanya SDSB, yang tadinya bernama porkas. Duit itu memang hasil dari permintaan PBNU yang dipimipin Gus Dur kepada YDBKS pusat pengelola judi lotre nasional tersebut.

Begitu ketahuan kasus duit judi itu, maka langsung Prof. Dr. KH. Muhammad Ali Yafie Rais ‘Aam PBNU (1991-1992)  mengundurkan diri dari Rais Aam PBNU. Malu sekali, masa' organisai Islam berlabel ulama lagi, minta-minta ke pusat judi lotre yang seharusnya justru memberantasnya.

Gus Dur berkilah bahwa dia minta-minta dana itu karena tidak tahu kalau YDBKS itu pusat pengelola judi lotre nasional. Tapi KH Alie Yafie tetap tidak mau menerima alasan itu, dan tidak mau duduk di NU lagi, bersikukuh mengundurkan diri.

Kisah Gus Dur menerima duit judi itu sebagai berikut:

Ketika itu Gus Dur menjabat Ketua Umum Dewan Tanfidziyah PBNU. Rupanya, tanpa sepengetahuan pengurus PBNU lainnya, termasuk dari  Dewan Syuriah NU, Gus Dur meminta sejumlah uang kepada Yayasan Dana Bhakti Kesejahteraan Sosial (YDBKS), penghimpun dana SDSB. Tentu saja tindakan ini tergolong berani, mengingat organisasinya mengharamkan SDSB.

Tindakan Gus Dur ini bocor setelah seorang pengurus YDBKS buka suara. Akibatnya sangat menggemparkan. Terjadi hiruk pikuk di tubuh ulama NU dan umat Islam. Bahkan Gus Dur seolah membela diri dengan mengatakan SDSB halal.

Kalau Menag Lukman mau mengambil pelajaran, seorang Gus Dur yang bahkan dibela pentolan aliran sesat serta liberal-liberal lainnya pun ternyata tidak mampu berkutik

Akibat Gus Dur menerima uang judi tersebut, Kyai Ali Yafie yang duduk sebagai Rais Aam PB NU menyatakan mundur dari kepengurusan PBNU. (gus7.wordpress.com).

Tidak hanya sampai di situ. Bahkan, begitu Gus Dur kemudian jadi presiden, langsung KH Ali Yafie mengundurkan diri dari jabatannya, Ketua Umum MUI (1998-2000 setelah KH. Hasan Basri wafat). KH Ali Yafie tidak mau memimpin MUI yang Indonesia dipresideni Gus Dur (Abdurrahman Wahid) yang pernah minta duit ke pusat judi lotre, yang ketika dipersoalkan kemudian Gus Dur berkilah bahwa dirinya tidak tahu (bahwa YDBKS itu pusat judi lotre nasional).

Ternyata belakangan ada kasus pula. MUI yang sudah tidak dipimpin KH Ali Yafie itu memfatwakan haram bumbu masak “Ajino Moto” karena memakai bahan pendukung enzim babi. Tetapi Gus Dur ngotot menghalalkannya, dan dibela pembela-pembelanya diantaranya pentolan syiah Jalaluddin Rakhmat.

MUI akhirnya tetap pada pendiriannya mengharamkan, produk Ajinomoto, walaupun orang nomor satu di Indonesia Gus Dur mengatakan Ajinomoto Halal. Fatwa MUI tentang Ajinomoto itu dikeluarkan pada tanggal 16 Desember 2000. Produk Ajinomoto yang dinyatakan haram ini ternyata telah diproduksi sejak bulan Juni sampai 23 Nopember 2000 karena menggunakan bahan pendukung bacto soytone yang mengandung enzim babi, atau dalam bahasa ilmiahnya disebut porcine. (http://media.isnet.org/).

Kasus itu menjadikan berita ramai di masyarakat. Umat Islam pun tampaknya pro MUI, dan tidak menggubris perkataan Gus Dur (walau presiden Indonesia) serta Jalal pentolan syiah yang saat itu ngakunya susi (sunni syiah).

Presiden Gus Dur dibela pentolan aliran sesat syiah Jalaluddin Rakhmat dalam kasus menghalalkan bumbu Masak “Ajino Moto” yang diharamkan MUI, ternyata Gus Dur bahkan mengalami tidak digubris Umat Islam.

Kalau Menag Lukman mau mengambil pelajaran, seorang Gus Dur yang bahkan dibela pentolan aliran sesat serta liberal-liberal lainnya pun ternyata tidak mampu berkutik.

Dukungan Kaum Liberal dan para pentolan aliran sesat dalam berbagai kasus sejatinya hanya bagai bolodupakan dalam pertunjukan wayang

Dukungan Kaum Liberal dan para pentolan aliran sesat dalam berbagai kasus sejatinya hanya bagai bolodupakan dalam pertunjukan wayang. Apalagi dalam kasus Menyanyikan Al-Qur’an dengan Nyanyian Jawa, maka mereka dibabat habis! Para pendukung yang telah ketahuan bahwa mereka itu gerombolan liberal yang masyarakat menyebutnya dungu karena ada yang sampai menyebut Allah itu Mahluk; mereka itu fungsinya hanya bagai bolodupakan atau buto cakil dalam wayang. Perannya hanya muncul untuk didupak alias ditendang lalu nggeblak kemudian mati atau lari kudhung kathok (kalah dan malu).

Maka sebenarnya, hanya orang-orang yang tertipu oleh media massa anti Islam dan liberal saja yang menganggap kaum liberal dan pentolan-pentolan aliran sesat itu punya daya pengaruh. Lebih merasa tertipu lagi ketika ingat bahwa orang sekelas Gus Dur saja tidak akan terselamatkan oleh dukungan kaum liberal dan para pentolan aliran sesat, bahkan menjadikan makin terpuruknya.

Dan ternyata babak berikutnya, Gus Dur pun kemudian kejeblos duit Brunei, yang mengakibatkan dilengserkan dari kursi kepresidenan karena dianggap tidak mampu mempertanggung jawabkannya.

Dari seluruh kisah nyata ini, intinya, kilah tidak tahu itu adalah BASI! Dan itu sangat dimengerti oleh KH Ali Yafie, sehingga beliau pilih mengundurkan diri, itupun sampai dua kali mengundurkan diri, dari Rais Aam PBNU dan dari Ketua Umum MUI. Tidak mau ada pemimpin yang berkilah tidak tahu, lalu mengharapkan dukungan dari kaum liberal dan aliran sesat seperti itu.

Penulis: Hartono Ahmad Jaiz

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Ulama Bicara lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Latest News
5 Kiat Meraih Khusyu’ dalam Shalat

5 Kiat Meraih Khusyu’ dalam Shalat

Kamis, 28 Jan 2021 17:00

Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Depkeu AS: Islamic State Terus Andalkan 'Pusat Logistik' Di Turki

Kamis, 28 Jan 2021 12:45

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Pemerintah Diminta Adil dan Tak Buka Ruang Politisir Isu Pemaksaan Siswi Berjilbab

Kamis, 28 Jan 2021 12:04

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

PB Pemuda Muslimin Indonesia Minta KPK Segera Periksa Puan dan Tangkap Herman Hery

Kamis, 28 Jan 2021 09:19

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

PKS Desak PLN Tetap Jaga Stabilitas Operasional Meski Harga Batu Bara Naik

Kamis, 28 Jan 2021 08:56

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Partai Gelora Tolak PT 5 persen, Mahfuz: 4 persen Saja Tidak Mudah Mencapai

Kamis, 28 Jan 2021 08:32

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Ketua Komisi VI DPRA Minta Pemerintah Aceh Serius Berlakukan Zakat Pengurang Pajak di Aceh

Kamis, 28 Jan 2021 07:56

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Gerakan Wakaf Nasional Itu Ambivalensi Rezim Jokowi?

Kamis, 28 Jan 2021 07:20

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Tembus 1 Juta Kasus, Fahira: Kecepatan Virus Bisa Diimbangi Penguatan 3T dan Pembatasan Mobilitas

Kamis, 28 Jan 2021 06:56

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Kamis, 28 Jan 2021 04:06

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Kamis, 28 Jan 2021 04:02

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Jubir Kesehatan UEA: Orang Perlu Divaksin COVID-19 Setiap Tahun

Rabu, 27 Jan 2021 21:35

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Jumlah Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia Lampaui 100 Juta

Rabu, 27 Jan 2021 20:35

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Zalim kepada HTI atau Anti Islam?

Rabu, 27 Jan 2021 15:33

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Jangan Berhenti Berbuat Baik Meski Lelah Menghampiri

Rabu, 27 Jan 2021 15:24

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Waspada Politik Belah Bambu di Balik Narasi Kontra Ekstremisme

Rabu, 27 Jan 2021 15:09

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Polisi Israel Kembali Terlibat Bentrok dengan Yahudi Ultra-Ortodoks di Yerusalem

Rabu, 27 Jan 2021 15:00

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Turki Hadapi Musuh Jihadis Misterius di Idlib

Rabu, 27 Jan 2021 14:30

Taubat Politik Jusuf Kalla

Taubat Politik Jusuf Kalla

Rabu, 27 Jan 2021 12:10

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Rabu, 27 Jan 2021 11:53


MUI

Must Read!
X