Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.110 views

Remaja SCBD, My Money My Tomorrow?

 
Oleh. Fathiya Puti Khaira 
(Siswi SMA Durrotul Ummah Tangerang) 
 
Angka 2022, menjadi sebuah tahun yang berisikan banyak cerita. Setiap harinya, dari awal angka itu memijak, hingga saat ini tahun itu mengalami setengah perputarannya, cerita baru selalu hadir, baik itu dalam berita, sosial media, televisi, atau alat komunikasi lainnya. Hingga hari ini yang kita ketahui adalah para ABG Citayam yang memenuhi konten-konten dengan segala gayanya.
 
Siapa yang tak kenal dengan para penghuni SCBD itu? Siapa yang tak tahu dengan gaya selangit yang mereka miliki? Siapa yang tak tahu dengan segala kepolosan mereka? Sepertinya, semua orang tahu. Ada yang merasa kagum, bangga karena memiliki penerus bangsa seperti mereka, ada pula yang merasa aneh, risih, atau bahkan tak suka dengan segala yang mereka lakukan. 
 
SCBD memiliki kepanjangan sebenarnya yakni Sudirman Central Business District yang merupakan sebuah kawasan bisnis elite yang terletak di Jakarta Selatan, Indonesia, yang terdiri dari kondominium, gedung perkantoran, hotel, serta pusat perbelanjaan dan hiburan. Namun kini, selama setahun terakhir, SCBD memiliki kepanjangan baru yang bermakna Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok.
 
Lalu, sebagian orang berpendapat, mengapa harus mengurusi masalah anak ABG yang sedang mencoba sesuatu hal yang baru? Biarkan mereka berkembang dan menemukan jati diri mereka masing-masing. Dapat dipastikan, kita akan mendengar perkataan itu lebih dari satu mulut yang menganggap bahwa itu adalah fenomena biasa. Tapi, apakah benar ABG Citayam adalah sebuah fenomena kecil yang tak akan berpengaruh apa-apa untuk masa depan Indonesia? 
 
Menurut pemberitaan di media massa, sebagian besar remaja SCBD memiliki alasan yang sama dalam memenuhi ruang-ruang pinggir jalan area perkantoran tersebut. Mereka ingin ikut trend terbaru, ingin menampilkan fesyen terbaru yang dimilikinya, ingin buat konten yang akan ditonton banyak orang dan bisa menjadi seorang artis dadakan, ingin dapat uang, hanya ikut-ikutan, hanya untuk menghabiskan waktu, untuk cari pacar, atau alasan lainnya yang sebenarnya bukan sebuah alasan berbobot yang harus dijadikan sebuah prioritas utama. Tapi nyatanya, banyak anak muda yang rela melakukan segalanya demi sampai di area SCBD.
 
Banyak yang nekat sampai di Dukuh Atas walau dari daerah jauh seperti Parung dengan hanya membawa uang 20 ribu rupiah. Banyak juga yang tak bisa pulang karena tak dapat kereta, tak dapat makan di sana karena tak punya uang jajan, dan masalah lainnya. Tapi anehnya, demi sebuah eksistensi semu dan trending belaka, mereka berani menggadaikan kesehatan dan waktu yang mereka miliki untuk tetap meramaikan SCBD. 
 
Mari kita angkat sebuah alasan yang mengatakan bahwa ia pergi ke SCBD demi membuat konten, sebab katanya, membuat satu konten bersama seorang selebgram akan dibayar dengan harga 250 ribu rupiah. Jika mau membuat konten sendal jepit, ia akan dibayar dengan nominal 100 ribu rupiah. Dan rupiah-rupiah itu menjadi sebuah amunisi baru untuk para remaja membanggakan dirinya, bahwa ia bisa menghasilkan uang di waktu remaja tanpa harus menamatkan 12 tahun pendidikan formalnya. Akhirnya, cerita-cerita seperti inilah yang dijadikan acuan bagi ABG lainnya untuk ikut serta menjadi bagian dari Citayam ini. Sebab, apakah ada yang lebih berharga daripada uang di tahun 2022 ini? 
 
Uang menjadi sebuah tujuan mayoritas umat manusia saat ini. Sebab jika tak ada uang, tak ada makan, tak ada tempat tinggal, tak ada pendidikan dan tak ada hari esok. Bisa disimpulkan bahwa slogan yang tepat untuk mereka adalah “My Money, My Tomorrow” Semua berlomba-lomba mendapatkan uang. Tak peduli dengan cara apa yang ia tempuh, baik itu memamerkan tubuhnya ataupun memamerkan kebodohannya, jika pundi uang adalah ujungnya siapa yang bisa menolak? Jadi, inilah ABG SCBD yang menghabiskan dan mencari uang dalam satu waktu.
 
Lalu, siapakah yang patut disalahkan hari ini? Mereka butuh sekolah, tapi juga butuh uang. Mereka ingin pintar, tapi juga ingin eksis dalam dunia maya. Mereka butuh diajarkan tentang agama, akhirat dan dunia yang fana nan sementara. Adakah yang mau mengajarkannya? (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google
 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Jum'at, 23 Sep 2022 21:30

Menjadi Pemuda Istimewa

Menjadi Pemuda Istimewa

Jum'at, 23 Sep 2022 21:19

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Jum'at, 23 Sep 2022 20:55

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Jum'at, 23 Sep 2022 18:15

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Jum'at, 23 Sep 2022 17:32

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

Jum'at, 23 Sep 2022 17:24

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

Jum'at, 23 Sep 2022 17:01


MUI

Must Read!
X