Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.802 views

Pemuda Milenial Ngompol, Why Not?

 

Oleh:

Wahyu Utami, S.Pd || Guru di Bantul Yogyakarta

 

BAGAIMANA pendapatmu jika hari ini ada pemuda yang ngompol alias ngomong politik? Sepertinya hal ini adalah sesuatu yang langka di era milenial sekarang. Yang ada dekadensi moral sangat parah memapar generasi milenial. Kehidupan anak muda milenial identik dengan pergaulan bebas, narkoba, LGBT, kekerasan, aborsi, dan sederet kasus-kasus lainnya. Bahkan banyak kasus justru terjadi di ruang lingkup pendidikan atau sekolah.

Saat ada anak muda ngomong politik menjadi sesuatu yang seolah sangat “wah”. Padahal di masa Islam, hal ini adalah sesuatu yang lumrah dilakukan. Bahkan muhasabah lil hukam atau mengkritik penguasa merupakan kebiasaan yang telah melekat kuat dalam kehidupan berpolitik dalam Islam.

Dalam suatu riwayat dikisahkan, suatu saat Kholifah Umar bin Khottab berpidato di hadapan kaum muslimin dan minta diluruskan bila menyimpang, ada seorang pemuda belia berdiri sambil mengacungkan pedang lalu berteriak, “Wahai Umar, apabila kami melihat engkau menyimpang, kami akan meluruskanmu dengan pedang ini.”  Umar yang mendengar perkataan pemuda tersebut seketika mengucapkan hamdalah atas keberanian pemuda tersebut.

Sangat berbeda dengan kisah yang terjadi di tanah air, beberapa hari ini jagat twitter sedang diramaikan oleh kasus yang menimpa Komika Bintang Emon.  Diketahui, Bintang Emon diserang di medsos setelah mengunggah video yang berisi kritikan cerdas yang ditujukan kepada pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan.

Di tengah dekadensi moral yang dialami oleh generasi muda, kita patut bersyukur masih ada pemuda yang berani menyuarakan pendapatnya. Tetapi yang dialami Bintang Emon justru menunjukkan sebaliknya. Ia dibully habis-habisan oleh para pendukung penguasa, akunnya dikunci dan dibunuh karakternya dengan tuduhan menggunakan sabu-sabu.

Kalau negara ini terus saja begini, maka selamanya anak muda akan jauh dari politik. Sudahlah sekolah tidak memberikan pendidikan politik sehingga lahir generasi kritis, masih ditambah bayang-bayang kriminalisasi yang bakal menimpa jika berani bersuara mengkritisi penguasa. Nah, bagaimana sebenarnya pandangan Islam tentang politik? Apa yang dimaksud dengan kesadaran politik? Bolehkah pemuda ngomong politik?

Politik di Dalam Islam

Politik dalam bahasa arab disebut dengan istilah siyasah, berasal dari kata sasa-yasuusu-siyasah. Secara bahasa artinya memerintah dan melarang. Secara syara’, siyasah adalah riayatu syu’unil ummah (pengaturan urusan umat). Pelaksana praktis dari pemeliharaan urusan umat adalah negara. Sedangkan umat memeliharanya dengan cara melakukan muhasabah yaitu kritik dan kontrol terhadap negara atau penguasa atas tanggung jawabnya dalam memelihara urusan umat. Politik ini tidak hanya menyangkut bidang pemerintahan saja tetapi semua urusan umat yaitu ekonomi, sosial, pendidikan, pidana dan lain-lain.

Sejarah Islam telah membuktikan kepada kita bagaimana kaum muslimin sejak dari masa Rasululloh SAW sampai kholifah terakhir dari Bani Utsmaniyah senantiasa melaksanakan politik Islam. Artinya tidak ada satu bidangpun yang luput dari aturan Islam.

Pemuda Harus Punya Kesadaran Politik

Setiap muslim apalagi para pemuda wajib memiliki kesadaran politik. Rasululloh SAW bersabda, “Barang siapa yang bangun di pagi hari dengan tidak memikirkan kepentingan kaum muslimin maka mereka tidak termasuk golonganku.”

Lalu apa yang dimaksud dengan kesadaran politik? Kesadaran politik adalah mengamati perkembangan dunia baik nasional dan internasional dengan sudut pandang yang khos/khusus. Bagi seorang muslim, sudut pandang tersebut adalah akidah Islam.

Jadi pemuda harus selalu mengamati setiap peristiwa yang terjadi dengan objektif dan teliti sebab saat ini banyak peristiwa yang diputarbalikkan dan ditutup-tutupi faktanya. Misal dalam kasus Novel Baswedan, sampai sekarang tidak jelas siapa aktor di balik kejadian penyiraman. Bahkan pelaku dengan mudahnya mengatakan “tidak sengaja” saat melakukan perbuatan tersebut.

Kemudian ia harus memaparkan pandangannya terhadap masalah tersebut sesuai cara pandang Islam. Oleh karena itu, pemuda milenial harus mau belajar Islam dengan benar sehingga akan lahir kesadaran politik yang benar dalam dirinya. Saat ngomong politik tidak ngawur tapi kritis dan mampu memberi solusi komprehensif sesuai syariat Islam. Pemuda milenial ngompol, why not?*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Politik Devide Et Impera

Politik Devide Et Impera

Selasa, 09 Mar 2021 07:25

Perpres Miras Dicabut, Kenapa DPRD DKI Ngotot Pertahankan Saham Miras?

Perpres Miras Dicabut, Kenapa DPRD DKI Ngotot Pertahankan Saham Miras?

Selasa, 09 Mar 2021 06:05

Presiden Suriah Bashar Al-Assad Dan Istri Positif Terinfeksi COVID-19

Presiden Suriah Bashar Al-Assad Dan Istri Positif Terinfeksi COVID-19

Senin, 08 Mar 2021 21:46

Senator AS Kecam Kebijakan 'Santai' Biden Terhadap Iran Untuk Serangan Fasilitas Energi Saudi

Senator AS Kecam Kebijakan 'Santai' Biden Terhadap Iran Untuk Serangan Fasilitas Energi Saudi

Senin, 08 Mar 2021 21:00

Kembali Terjadi Kasus Suap, Kinerja Perpajakan Harus Dievaluasi Besar-Besaran

Kembali Terjadi Kasus Suap, Kinerja Perpajakan Harus Dievaluasi Besar-Besaran

Senin, 08 Mar 2021 20:27

Cinta dalam Sepotong Coklat

Cinta dalam Sepotong Coklat

Senin, 08 Mar 2021 19:57

Perintah Agama Vs Toleransi Terhadap Keragaman

Perintah Agama Vs Toleransi Terhadap Keragaman

Senin, 08 Mar 2021 19:21

Nikah Muda, Why Not?

Nikah Muda, Why Not?

Senin, 08 Mar 2021 18:47

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Sejalan dengan Muhammadiyah, Fraksi PKS Tegaskan Agama Jadi Bagian Integral Visi Pendidikan Nasional

Senin, 08 Mar 2021 18:13

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Mulianya Perempuan dengan Jilbab

Senin, 08 Mar 2021 17:51

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Pemerintah Rencana Impor 1 Juta Ton Beras, Legislator Pertanyakan Food Estate

Senin, 08 Mar 2021 17:21

Mendidik Anak dari Rumah

Mendidik Anak dari Rumah

Senin, 08 Mar 2021 16:47

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Moeldoko Merampas Partai Mau Menjadi Presiden?

Senin, 08 Mar 2021 16:11

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Llyod Austin Sebut AS Akan Balas Menyerang Jika Kepentingannya Diganggu

Senin, 08 Mar 2021 16:00

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Ketum Muhammadiyah Soroti Tak Ada Frasa Agama di Draf Peta Jalan Pendidikan

Senin, 08 Mar 2021 15:23

Pemerintah Terlihat Bingung

Pemerintah Terlihat Bingung

Senin, 08 Mar 2021 15:00

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Di Negeri Kartun, Orang Mati Jadi Tersangka

Senin, 08 Mar 2021 13:08

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Benang Merah Arab Spring dan Seabad Nihilnya Khilafah Islam

Senin, 08 Mar 2021 11:02

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Pedasnya Harga Cabai, Pemerintah Diam Saja?

Senin, 08 Mar 2021 10:47

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Senin, 08 Mar 2021 09:25


MUI

Must Read!
X