Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.174 views

Ketika Rezim Dagelan Takut Komika Lucu

 

Oleh: Vega Rahmatika Fahra, SH

Baru baru ini komedian lucu Bintang Emon menjadi sorotan publik. Semua berawal sejak Bintang Emon mengkritik kebijakan pemerintah tentang kasus Novel Baswedan. Kritik itu dilakukan Bintang Emon melalui video berdurasi 1 menit 42 detik yang mengungkap keanehan atas hasil keputusan jaksa yang menyatakan bahwa kasus Novel Baswedan adalah ketidaksengajaan.

Video tersebut berhasil menarik simpati warganet. Banyak yang mengapresiasi keberanian Bintang Emon, mulai dari Najwa Sihab, Ustad Felix dan tokoh publik lainnya. Video yang dikemas dengan "renyah" tersebut semakin banyak menyadarkan masyarakat bahwa hukum hari ini sangat tumpul pada keadilan hingga tagar #GakSengaja trending di jagat dunia maya.

Bintang Emon Ditero

Nyatanya apresiasi pada generasi yang melakukan kritik tidak berlaku. Bukannya diapresiasi, Emon malah diteror oleh para buzzer. Komika ini difitnah bahwa sebagai pecandu sabu-sabu. Akun media sosial Bintang Emon pun diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Lagi dan lagi, nampak jelas cacatnya negeri yang menganut sistem kapitalisme ini. Negeri yang membuat aturan suka-suka namun anti kritik dan minim apresiasi pada yang kritis. Kebebasan berpendapat hanya boleh bagi yang berkepentingan dan menguntungkan rezim, tapi jika merugikan mereka akan mendapatkan masalah.

Ternyata ketakutan rezim hari ini tidak hanya pada aktivis Islam yang dicap radikal, pada komika lucu seperti Bintang Emon pun mereka takut juga akan kekritisannya. Inilah yang menyebabkan generasi di Indonesia tidak pernah maju karena dihambat ketika menyampaikan pendapat. Lalu apa kabar dengan pemuda yang mengumbar kebencian pada Islam dan menistakan agama? Mereka dibebaskan begitu saja bahkan dicap sebagai duta Pancasila.

Sejatinya pemuda itu ibarat bibit unggul. Ia hadir dari perawatan yang baik. Pupuk berkualitas, tanah yang baik, air yang cukup, juga cuaca yang mendukung. Tidak cukup dengan itu, bibit tersebut juga harus mendapat perhatian atau perlakuan yang amat baik. Jika hal-hal tersebut tidak terpenuhi, maka bibit itu akan rusak dan tidak membawa manfaat.

Begitu juga halnya dengan pemuda. Generasi ini juga butuh perawatan intensif untuk menjadi pemuda baik yang mampu menjadi pemimpin yang baik kelak. Perawatan intensif itu berupa penjagaan aqidah, pendidikan yang berkualitas, lingkungan yang baik, pergaulan yang terjaga, ekonomi yang mantap, juga jaminan keamanan dan lain-lain.

Karena sejatinya di sepanjang sejarah perubahan suatu bangsa sangat ditentukan oleh generasi mudanya. Itulah sebabnya rezim hari ini menutup mulut dan mata pemuda dengan berbagai cara agar pemuda hari ini tidak kritis dan dilenakan dengan game dan tik-tok.

Padahal nasib bangsa, negara, dan Islam sangat ditentukan kiprah pemuda era sekarang. Tidak berlebihan kiranya Bung Karno dulu pernah berujar, ”Berikan sepuluh orang pemuda kepadaku, maka akan aku ubah dunia.” Itulah pengakuan jujur sang proklamator tersebut terhadap potensi pemuda dalam mengubah warna dunia ke arah yang lebih baik.

Majunya Negara Tergantung Kualitas Pemuda

Sungguh sangat berbeda cara apresiasi rezim hari ini dengan sistem Islam. Di awal dakwah Islam, pengikut Rasulullah kebanyakan dari kalangan pemuda dan remaja bahkan ada yang masih anak-anak. Diantaranya adalah Ali bin Abi Thalib dan Zubair bin Awwam. Mereka berdua ketika itu berusia 8 tahun. Thalhah bin Ubaidillah berusia 11 tahun. Al-Arqam bin  Abi Al Arqam berusia 12 tahun. Abdullah bin Mas’ud berusia 14 tahun, yang kelak menjadi ahli tafsir yang terkemuka. Sa’ad bin Abi Waqqash berusia 17 tahun, yang kelak menjadi panglima perang yang menundukkan negara super power di zamannya yaitu kerajaan Persia.

Ja’far bin Abi Thalib berusia 18 tahun. Zaid bin Haritsah berusia 20 tahun, Ustman bin Affan berusia 20 tahun, Mus’ab bin Umair berusia 24 tahun, Umar bin Khattab berusia 26 tahun, Abu Ubaidah ibnul Jarah berusia 27 tahun, Bilal bi Rabbah berusia 30 tahun, Abu Salamah berusia 30 tahun, Abu Bakar Ash Siddiq berusia 37 tahun, Hamzah bin Abdil Muthalib berusi 42 tahun, Ubadah bin Al Harist yang paling tua di antara semua shahabat berusia 50 tahun.

Dan masih terdapat puluhan ribu pemuda lain yang terlibat aktivitas dalam dakwah menegakkan panji-panji Islam di masa hidup Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam. Umumnya mereka adalah pemuda, bahkan remaja yang baru beranjak dewasa. Adalah Usamah bin Zaid, ketika itu berusia 18 tahun, yang diangkat Nabi SAW sebagai panglima perang pasukan Islam ketika menyerbu Syam. Padahal di antara pasukan Islam terdapat shahabat seperti Abu Bakar,  Umar bib Khattab yang lebih tua darinya. Begitu juga Abdullah bin Umar, jiwa perjuangan Islam telah memanasi jiwanya sejak usia 13 tahun.

Di sini bisa kita lihat betapa bedanya perlakuan yang diberikan terhadap potensi pemuda. Apakah rezim yang takut kritik dari pemudanya, ataukah sistem paripurna yang begitu menghargai pemuda yang akan kita pilih? Akal sehat dan iman kita tentu mampu memilih mana yang terbaik. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Jum'at, 05 Mar 2021 02:28

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

AS 'Dengan Tegas Menentang' Keputusan ICC Untuk Membuka Penyelidikan Kejahatan Perang Israel

Kamis, 04 Mar 2021 21:15

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Bom Mobil Hantam Pasukan Separatis Selatan Yaman Dukungan UEA Di Aden

Kamis, 04 Mar 2021 20:30

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Hamas: Tidak Ada Pembebasan Tentara Israel Tanpa Pertukaran Tahanan

Kamis, 04 Mar 2021 20:02

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Keutamaan Silaturahim Hari Jum’at

Kamis, 04 Mar 2021 19:08

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Sejak Januari Sudah Terjadi 31 Pembunuhan Di Kamp Suriah Yang Menampung Kerabat Pejuang IS

Kamis, 04 Mar 2021 18:15


MUI

Must Read!
X