Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.044 views

Belajar dari Sang Khalifah

 

 

Oleh:

Lay MujahidaFillah*

 

TIDAK terasa waktu telah berlalu begitu cepat. Secepat menyebarnya pula virus Covid-19 ini ke seluruh bagian dunia, termasuk Indonesiapun tak luput dari 'serangan' virus Covid-19 ini. Sampai saat ini tiba, Indonesia juga telah kehilangan ratusan nyawa dan tidak sedikit juga yang sedang terancam nyawanya.

Hei, nyawa itu nggak murah lho. Karena nyawa adalah waktu kehidupan seseorang. Apalagi khususnya bagi seorang muslim. Allah SWT sangat membenci hilangnya nyawa seorang muslim dengan sia-sia.

Apalagi di Indonesia ini mayoritas masyarakatnya adalah beragama Islam. Tentu saja itu adalah tanggung jawab sang kepala negara untuk mengayomi dan mengurusi rakyatnya. Karena raja adalah pelayan rakyat. Begitu ia siap menduduki kursi pemimpin, itu artinya dia juga siap memikul beban ratusan, bahkan ribuan orang di pundaknya. Yeah, menjadi pemimpin itu memang tidak mudah, ia memiliki banyak amanah yang nanti akan dipertanggungjawabkan.

Tapi kembali lagi, sayang seribu sayang, kita saat ini hidup di era kapitalisme, yang mana keuntungan dan materi adalah segalanya. Siapa yang peduli tentang amanah dan tanggung jawab? Hal tersebut membuat cara berfikir manusia menjadi kacau dan bergeser dari fitrahnya. Sehingga, di tengah pandemi yang sedang mengancam nyawa ini, rezim malah membuat arah kebijakan yang tidak jelas dalam menghentikan penyebaran virus.

Pemangku kekuasaan malah sibuk membeda-bedakan antara mudik dan pulang kampung, di mana keputusan mudik dilarang, tapi pulang kampung diperbolehkan. Yang mana protokol ini banyak celah dan bisa berakibat fatal bagi seluruh rakyat. Sama sekali tidak bisa diharapkan untuk menghentikan penyebaran virus.

Hal ini membuat waktu terbuang sia-sia. Di tengah rakyat yang sedang memperjuangkan hidupnya, rezim malah sibuk dengan segala kebijakan yang tidak jelas. Padahal apa bedanya dengan mudik dan pulang kampung? Dalam KBBI pun tertulis mudik adalah pulang kampung. Padahal seharusnya, di saat wabah seperti ini dibutuhkan gerak cepat dan tepat agar tak memakan korban lagi.

Entahlah, kita memang tak bisa berharap kepada sistem kapitalisme, hasil akal manusia yang terbatas. Kita memerlukan solusi langsung dari sang pencipta langit dan bumi yang telah disampaikan sejak dahulu kala kepada Rasulullah Muhammad SAW. Jelas hanya sistem Islam yang dapat menyelesaikan segala problem manusia secara cepat dan tepat, dan orientasinya juga jelas untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Karena hal yang terpenting dalam Islam bukanlah materi, tetapi ridho Allah SWT. Yang mana keridhoan Allah SWT dapat dicapai dengan mengikuti segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Sehingga secara otomatis, seorang muslim yang tujuan hidupnya adalah meraih ridho Allah, pasti akan selalu berusaha untuk menaati aturan-Nya. Satu-satunya aturan yang akan membawa rahmat bagi semesta alam.

Hingga ketika telah terbangun kehidupan Islam dalam bermasyarakat maupun bernegara, rakyat juga akan memahami secara penuh kebijakan yang telah ditentukan. Sistem Islam juga bertanggung jawab penuh atas konsekuensi pemberlakuannya. Mereka semua kembali berjalan di jalan yang seharusnya, dengan tujuan bersama-sama meraih ridho-Nya.

Contoh nyata bisa kita dapatkan saat negara Islam yang jelas memakai sistem Islam, dipimpin oleh Khalifah Umar bin Khattab. Saat itu terjadi pula wabah di bawah kepemimpinan beliau. Meski saat itu beliau dan para sahabat sedang perjalanan menuju ke Syam, tapi begitu di beritakan bahwa Syam sedang terkena wabah Amwas.

Tak butuh waktu lama, sang Khalifah langsung kembali ke Madinah dan menjalankan sabda nabi SAW : 'jika kalian berada di suatu tempat (yang terserang wabah), maka janganlah kalian keluar darinya, apabila kalian mendengar wabah itu di suatu tempat, maka janganlah kalian mendatangiya.' "

Setelah itu Khalifah Umar pun segera menetapkan lockdown. Tapi tidak sampai di situ, sang pemimpin juga memastikan kebutuhan seluruh rakyat terpenuhi selama lockdown. Bahkan beliau juga tidak segan-segan ikut turun ke posko-posko dan memanggul karung gandum sendiri di pundaknya untuk dibagikan kepada rakyat.

Melihat keadaan saat ini, sudah saatnya kita kembali kepada Islam. Karena hanya negara Islam-lah yang dapat melahirkan pemimpin-pemimpin hebat, seperti Abu Bakar,  Umar bin Khattab dst. Sebelum jatuh terlalu dalam, mari kita bangkit dan kembali pada Illahi. Semoga Allah merahmati kita semua. Wallahua'lam bishowab.

Penulis adalah siswi SMP Mutiara Ummah Sidoarjo,Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X