Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.476 views

Peran Literasi dalam Peradaban Islam

 

Oleh:

Alfira Khairunnisa

Pegiat Literasi/Revowriter Rokan Hilir, Riau

 

SAHABAT, bagi pecinta dunia tulis menulis termasuk membaca, pastilah akan mencari gimana sih peran literasi dalam kemajuan peradaban Islam? Harus dong, secara kaum Muslim harus tau bahwa salah satu peradaban mulia itu bernama literasi.

Dalam sejarahnya, Islam gak lepas dari budaya baca dan tulis. Yah, meskipun saat itu bangsa Arab pra-Islam kurang bersentuhan dengan budaya menulis dan membaca, tapi sesudah Alqur'an turun ke mereka, tradisi baca dan tulis mulai tumbuh di kalangan Bangsa Arab. Alhamdulillah ya.

Nah jadi, banyak dari mereka mulai menuliskan ayat–ayat Alqur'an di berbagai media, seperti kulit kayu, batu, tulang, pelepah kurma, dan kulit hewan.

Kalau sekarang mah kita udah enak aja yah, nulis di kertas, atau kalau misal males nulis dikertas tinggal ngetik aja di HP. Hehe.

Beberapa sahabat Rasulullah juga sudah mulai belajar membaca dan menulis. Salah satu tokoh yang pandai membaca dan menulis pada masa itu adalah Hafshah binti Umar bin Khattab yang merupakan anak dari Umar bin Khattab sekaligus Istri Rasulullah. Dan udah ada ya ditulisan aku sebelumnya terkait Hafshah yang diberi gelar Penjaga Alqur'an. Bisa dicek deh di beranda aku.

Nah, lanjut ya. Jadi budaya membaca dan menulis yang berkembang di masa Rasulullah ini, gak lepas dari kemuliaan akhlak Rasulullah itu sendiri. Dikisahkan setelah Perang Badar, pasukan Kaum Musyrikin mengalami kekalahan sampai-sampai banyak dari mereka menjadi tawanan kaum Muslimin. Rasulullah memulai musyawarah untuk mencari tau apa yang hendak dilakukan sama tawanan-tawanan itu.

Kemudian Umar radhiyallahu’anhu mengusulkan agar para tawanan dibunuh saja. Abu Bakar Ash Shidiq mengusulkan agar para tawanan dibebaskan saja. Dari musyawarah yang menguras tenaga itu, didapatlah keputusan Rasulullah, bahwa para tawanan dapat bebas dengan syarat harus mengajarkan membaca dan menulis kepada anak-anak kaum Muslimin.

Masyaa Allah, keputusan yang cemerlang ini tentunya bener-benee berdampak besar bagi masa depan kaum Muslimin, karena dengan anak-anaknya yang bisa belajar baca dan tulis, di masa depan mereka akan menjadi pejuang dakwah yang cerdas dan bertaqwa.

Emm.. sbagai contoh nih ya, kita bisa melihat tradisi literasi ini pada masa Khalifah Abu Bakar Ash Shidiq memimpin, semangat literasi dari para sahabat pada masa itu sudah terpupuk baik, sejarah pembukuan Alqur'an terjadi pada masa ini.

Para sahabat selepas meninggalnya Nabi berusaha dengan baik menyatukan ayat-ayat Alqur'an yang terpisah dari berbagai media sebelumnya ke dalam satu kumpulan surah Alqur’an atau dikenal dengan istilah pembukuan Al Quran.

Proses pembukuan ini juga didasari atas kekhawatiran kalau-kalau nanti banyak dari para penghafal Quran meninggal dunia, maka Al Quran juga akan hilang dari hadapan mereka. Maka dari itulah proses pembukuan Alqur'an ini dilakukan dan hingga sekarang, manfaatnya besar dapat kita rasakan. Bener apa bener? Bener dong. Masyaa Allah.

Sejatinya tradisi literasi di kalangan kaum Muslimin lah yang mengantarkan umat Islam mencapai masa puncak kejayaannya. Gimana tidak? Ketika masa Dinasti Abbasyiah, ada perpustakaan utama namanya Baitul Hikmah. Tau gak Sahabat, disitu terdapat ratusan ribu koleksi buku. Waw, masyaa Allah bukan?

Nah, ketika Baitul Hikmah jadi pusat intelektual dunia, tau gak sahabat kalau setiap karya tulis yang dihasilkan akan ditimbang yang kemudian dihargai dengan emas sesuai dengan beratnya timbangan karya yang telah dibuat. Ya Allah, indahnya sistem pemerintahan Islam ya. Coba kita bandingkan dengan saat sekarang ini, hidup di alam kapitalisme boro-boro ditimbang dan dihargai dengan emas, karya yang kita buat belum tentu dihargai. Untuk menerbitkan buku saja harus mengikuti prosedur ribet yang ada. Malah berbayar lagi. Akhirnya karya kita sulit untuk dapat dirasakan oleh orang lain.

Balik lagi ke Baitul Hikmah. Nah jadi pada masa itu, koleksi buku dari berbagai  bidang keilmuan banyak beredar di Baitul Hikmah. Kemudian, ilmuwan-ilmuwan Muslim pun benar-benar produktif menghasilkan karya yang menjadi sumbangsih untuk perkembangan ilmu pengetahuan modern.

Sahabat, kemajuan peradaban dalam bidang literasi benar-benar mengguncang dunia. Berkat peradaban bernama literasilah umat meraup ilmu berbagai bidang. Hingga akhirnya bisa memajukan pemikiran umat dengan ilmu-ilmu yang mencerahkan.

Sahabat, kemajuan literasi dalam peradaban Islam juga gak lepas dari peran pemimpinnya loh. Dimana pemimpinnya juga ternyata sangat gemar membaca dan senang dengan ilmu pengetahuan.

Mau tau siapa figur-figur pemimpin tersebut?

Yup, beberapa figur pemimpin tersebut adalah Harun Al Rasyid yang senang akan perkembangan ilmu pengetahuann kemudian yang mendirikan Baitul Hikmah di Baghdad dan Sultan Al Hakam II yang mendirikan perpustakaan Kordoba di Andalusia.

Mereka adalah sosok-sosok pemimpin yang luarbiasa tentunya. Dan tentu saja dengan adanya sosok pemimpin seperti mereka, rakyat juga akan termotivasi untuk turut mencintai ilmu pengetahuan dan perkembangan akan semakin maju dan akan terus mengalami peningkatan kemajuan yang pesat .

Heem, tapi pada akhir masa kejayaan Islam, kita menyadari satu hal yang pahit dan memilukan. Bahwa perkembangan peradaban Islam mengalami stagnansi yang luar biasa ketika para pemimpinnya justru kalap dengan kekuasaan.

Tak hanya itu saja, pemimpin saat itu lebih berorientasi pada perang, hidup dengan kemewahan, dan meninggalkan tradisi literasi. Peradaban Islam akhirnya mundur dan jatuh tercerai-berai memasuki abad 20. Sungguh sangat disayangkan bukan?

Nah, dengan demikian pada akhirnya kita menyadari, sejarah peradaban Islam adalah sejarah yang gak bisa dilepaskan dari kegiatan literasi. Literasi sendiri bahkan jadi api penyala peradaban dengan perpustakaan sebagai dapur pacu peradaban. Masyaa Allah ya.

Tapi melihat kondisi umat saat ini, bahwa, saat ini umat Islam masih juga kalap dengan kenyamanan, masih kehilangan jati dirinya untuk menghidupkan kembali tradisi pengetahuan.

Akhirnya umat Islam pun kehilangan semangat dalam membaca, berdiskusi, dan menulis yang justru hal itu tumbuh pada bangsa-bangsa eropa. Tentu saja, hal inilah yang mungkin jadi penyebab kenapa saat ini umat Islam menjadi umat yang memprihatinkan di berbagai belahan dunia. Bukankah Allah mengatakam bahwa umat Islam adalah umat yang terbaik?

Maka, jika ingin meraih kejayaan Islam kembali, tentu semangat literasi dan mencintai ilmu pengetahuan harus bertumbuh di kalangan umat Islam, bukannya justru menolak ilmu pengetahuan. Tentu dengan berlandaskan Akidah Islamiyyah, semangat literasi, dan mencintai ilmu pengetahuan bukan tidak mungkin kejayaan Islam pada masa lalu akan terulang kembali. Wallahu'alambishoab.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
On Cam Sebagian dari Adab

On Cam Sebagian dari Adab

Sabtu, 24 Jul 2021 22:26

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Sabtu, 24 Jul 2021 21:55

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:26

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:25

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Sabtu, 24 Jul 2021 21:10

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Sabtu, 24 Jul 2021 20:06

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 24 Jul 2021 19:51

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Sabtu, 24 Jul 2021 19:07

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Sabtu, 24 Jul 2021 19:03

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Sabtu, 24 Jul 2021 18:51

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Sabtu, 24 Jul 2021 09:28

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Sabtu, 24 Jul 2021 08:26

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Jum'at, 23 Jul 2021 22:29

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Jum'at, 23 Jul 2021 22:00

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Jum'at, 23 Jul 2021 21:19

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Jum'at, 23 Jul 2021 21:00

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Jum'at, 23 Jul 2021 20:20

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Jum'at, 23 Jul 2021 20:14

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Jum'at, 23 Jul 2021 19:35

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Jum'at, 23 Jul 2021 15:00


MUI

Must Read!
X