Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.533 views

Ilmuwan Temukan Bukti Hubungan Bakteri Usus dan Autisme

JAKARTA (voa-islam.com) - Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances menjelaskan potensi hubungan antara gangguan spektrum autisme (ASD) dan gangguan mikrobioma usus.

Penelitian ini mengungkapkan mekanisme yang mengubah populasi bakteri usus dapat menyebabkan detoksifikasi mikroba yang abnormal serta disfungsi mitokondria.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Tantangan yang dihadapi para peneliti mikrobioma dalam menerjemahkan penemuan mereka adalah keragaman populasi bakteri usus dari individu ke individu. Beberapa spesies bakteri secara umum dapat dianggap baik dan yang lain buruk.Namun, tidak ada solusi satu ukuran untuk semua terapi mikrobioma.

Keragaman inilah yang membuat para peneliti sulit memahami dengan tepat bagaimana mikrobioma memengaruhi penyakit.  Tim besar ilmuwan dari China mengembangkan strategi analitik baru yang disebut kelompok berpasangan semu.

Pertama, para peneliti mendaftarkan kelompok yang terdiri dari 79 anak-anak dengan usia dan jenis kelamin yang cocok. Setengah dengan ASD dan setengah lagi berfungsi sebagai kontrol neurotipikal.

Pengujian genom mikrobiom awal mengungkapkan sedikit perbedaan dalam keanekaragaman bakteri antara kedua kelompok. Sejumlah kecil perbedaan diidentifikasi antara kedua kelompok tetapi ini umumnya sejalan dengan apa yang telah diidentifikasi dalam penelitian sebelumnya.

Pendekatan ini memungkinkan mereka untuk mengubah kelompok asli menjadi kelompok berpasangan yang tidak hanya mengontrol keragaman individu tetapi juga meningkatkan kekuatan statistik.

Hal ini memungkinkan para peneliti untuk mengidentifikasi lebih dari sekedar perbedaan sederhana dalam populasi bakteri. Penelitian juga mengungkapkan perbedaan metabolisme hilir utama antara ASD dan subjek neurotipikal.

Lima defisiensi jalur metabolisme spesifik terdeteksi dalam penelitian ini. Kekurangan ini terkait dengan proses detoksifikasi yang dipicu oleh enzim tertentu yang diproduksi oleh bakteri usus. Para peneliti berhipotesis bahwa kekurangan detoksifikasi mikrobioma ini mempengaruhi patogenesis ASD.

"Jadi, temuan kami tentang detoksifikasi mikroba yang terganggu membantu menjelaskan mengapa anak-anak ASD sangat rentan terhadap lingkungan dan menunjukkan bahwa kerusakan dalam detoksifikasi mikroba mungkin terlibat dalam menyebabkan ASD," kata para peneliti dalam penelitian tersebut, Senin (26/10) seperti dilansir dari republika.co.id.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menegaskan hubungan ini dan menyelidiki apakah perubahan mikrobioma dapat mencegah pengembangan ASD.

“Detoksifikasi mikroba yang terganggu berkorelasi dengan peringkat klinis ASD dan tingkat disfungsi mitokondria, salah satu perubahan patologis utama ASD, yang sangat menunjukkan bahwa detoksifikasi mikroba yang terganggu sangat terlibat dalam patogenesis ASD,” kata para peneliti menyimpulkan.

Peran pelindung mikroba usus yang sebelumnya tidak diketahui menunjukkan potensi strategis di masa depan untuk membangun kembali detoksifikasi mikroba yang terganggu untuk pasien dengan ASD. [syahid/voa-islam.com]

 

 

 

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sederhananya, ada bakteri di usus yang mengubah perkembangan otak dan menyebabkan autisme. Dilansir dari newatlas, hubungan antara bakteri usus dan ASD bisa dibilang salah satu bidang penelitian mikrobioma yang paling menarik.

Masalah pencernaan umum terjadi pada anak-anak dengan ASD.  Saat ini penelitian menyebut gejala perilaku dan psikologis autisme pada anak-anak dapat diperbaiki dengan menggunakan transplantasi tinja dari subjek yang sehat.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Sekolah Boleh Buka Januari 2021, Kepala Daerah Diminta Cermat

Rabu, 25 Nov 2020 06:10

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Ikuti Langkah Saudi, Dewan Fatwa UEA Juga Cap Ikhwanul Muslimin Sebagai Organisasi Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 22:35

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Menhan Benny Gantz: Israel Siap Untuk Lakukan Pembicaraan Dengan Hamas

Selasa, 24 Nov 2020 22:08

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Umat Islam di Perancis Makin Ditekan!

Selasa, 24 Nov 2020 21:41

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Izinkan Sekolah Tatap Muka, Netty: Pemerintah Pusat Jangan Lepas Tangan

Selasa, 24 Nov 2020 21:20

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Organisasi Islam Malaysia Kecam Keputusan Dewan Ulama Senior Saudi Yang Menyebut IM Kelompok Teroris

Selasa, 24 Nov 2020 20:45

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Irak Tangkap Kepala Administrasi Islamic State di Bandara Baghdad

Selasa, 24 Nov 2020 20:25

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Ambang Batas Rasa Sakit dan Power of Illusion

Selasa, 24 Nov 2020 20:20

PKS Tolak Penghapusan Premium

PKS Tolak Penghapusan Premium

Selasa, 24 Nov 2020 18:39

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Legislator Dukung Realisasi Rencana Pertemuan Wapres dengan Habib Rizieq

Selasa, 24 Nov 2020 10:09

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

UMK 2021 Depok Tertinggi ke-4 di Jawa Barat

Selasa, 24 Nov 2020 09:03

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

MUI Berhasil Pertahankan ISO 9001:2015 untuk Ketiga Kalinya

Selasa, 24 Nov 2020 08:06

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Tahun Depan, Imam Besar dan Imam Masjid Besar di Kabupaten Garut Dapat Insentif

Senin, 23 Nov 2020 22:31

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Munas X MUI Momentum Pergantian Kepemimpinan di Level Pusat

Senin, 23 Nov 2020 21:12

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Hadiri Maulid Nabi, Anis Ajak Perkokoh Silaturrahim dan Sinergi

Senin, 23 Nov 2020 20:29

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Penulis Arab Boikot Penghargaan Buku Bergengsi UEA Sebagai Protes Normalisasi dengan Israel

Senin, 23 Nov 2020 20:01

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Plt Bupati Kudus: Muhammadiyah Konsisten Beri Solusi

Senin, 23 Nov 2020 19:05

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

518 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Tingkat Kabupaten Bekasi

Senin, 23 Nov 2020 18:56

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Andalkan Utang Luar Negeri, Mustahil Menjadi Negara Mandiri

Senin, 23 Nov 2020 17:57

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Peserta Luring Munas X MUI Jalani Tes Swab

Senin, 23 Nov 2020 17:42


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X