Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.807 views

Tren Frozen Food di Saat Pandemi Covid-19, Bagaimana Aspek Kehalalan dan Keamanannya?

 

Oleh:

Agam Gumawang, STP

Auditor Halal LPPOM MUI DKI Jakarta dan Kordinator Auditor tahun 2016

Lulusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian UGM

 

AKIBAT pandemi Covid-19 melanda Indonesia, beberapa bisnis kuliner pun terpaksa harus menutup restorannya dan mengalami penurunan profit. Seiring berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa kota, masyarakat dihimbau untuk tetap di rumah dan memesan makanan secara take away.

Kondisi tersebut memunculkan peluang bisnis kuliner baru, yakni bisnis makanan beku (frozen food). Dikarenakan kemudahan dan kepraktisan penyajiannya, frozen food kini menjadi primadona tren makanan disaat masyarakat harus meminimalkan aktivitas di luar rumah dan menjadi solusi bagi mereka yang sibuk dengan urusan working from home (WFH).

Frozen food adalah pangan yang sudah diolah setengah matang yang kemudian dibekukan dan bersifat ready-to-cook. Proses pembekuan pangan ini dapat memperpanjang umur simpan (shelf life) produk disebabkan adanya proses penghambatan pertumbuhan mikroorganisme, aktivitas enzim, dan reaksi kimia-biokimia bahan pangan. Beberapa contoh frozen food yang sudah populer, antara lain : chicken nugget, bakso, sosis, kaki naga, pempek, siomay, dan lain – lain. Di balik kemudahan penyajian frozen food, konsumen perlu mengetahui aspek kehalalan dan keamanan frozen food yang akan dikonsumsi.

Terkait bahan baku frozen food yang menggunakan daging sapi/ayam, titik kritis kehalalannya adalah proses penyembelihan hewan tersebut. Proses penyembelihan harus dilakukan secara syar’i. Tempat pemotongan hewan yang memiliki sertifikat halal yang sah dari MUI dapat dijamin telah menerapkan proses penyembelihan secara syar’i. Untuk sumber daging yang berasal dari impor, sertifikat halalnya harus berasal dari lembaga sertifikasi halal yang diakui oleh MUI.

Produk frozen food kekinian cenderung menggunakan Monosodium Glutamat/Mononatrium Glutamat (MSG) sebagai penguat rasa. Proses pengolahan MSG di pabrik menentukan status kehalalan produk MSG yang dihasilkan. Media pertumbuhan bakteri penghasil asam glutamat harus menggunakan bahan yang halal dan tidak mengandung babi serta turunannya. Selain itu, fasilitas produksi untuk mengolah frozen food tidak pernah digunakan untuk mengolah produk babi dan turunannya supaya menghindari kontaminasi silang dengan bahan yang halal. Informasi mengenai produk frozen food yang telah tersertifikasi halal, konsumen dapat mengaksesnya di halalmui.org, lalu memilih kolom “Cek Product Halal”.

Mengenai keamanan produk frozen food, konsumen harus teliti membaca keterangan kemasan pada frozen food yang akan dibeli, seperti informasi kadaluwarsa, saran penyimpanan, dan saran penyajian. Bakteri pathogen pada pangan dapat tumbuh dengan baik pada suhu 5-60ºC, biasa disebut temperature danger zone. Oleh karena itu, proses penanganan, penyimpanan, dan pengolahan frozen food harus diluar temperature danger zone untuk menjamin keamanannya.

Proses pencairan frozen food (thawing) harus dilakukan secara tepat untuk menghindari fluktuasi suhu yang mendukung pertumbuhan mikrroorganisme yang merugikan. Proses thawing yang tepat dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu memindahkan produk ke bagian bawah freezer kulkas, defrost menggunakan microwave, atau mengalirkan produk frozen food yang dikemas dengan air mengalir. Tips selanjutnya adalah frozen food yang sudah dithawing harus segera dimasak. Terakhir, produk yang yang sudah dimasak tidak boleh di diamkan di suhu ruang lebih dari 2 jam.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
HNW: Kamus Manipulatif Sejarah Indonesia Itu Memang Harus Ditarik dan Dikoreksi

HNW: Kamus Manipulatif Sejarah Indonesia Itu Memang Harus Ditarik dan Dikoreksi

Jum'at, 23 Apr 2021 15:07

Studi: Kurang Tidur di Usia Tua Bisa Sebabkan Demensia

Studi: Kurang Tidur di Usia Tua Bisa Sebabkan Demensia

Jum'at, 23 Apr 2021 15:01

Dosa

Dosa

Jum'at, 23 Apr 2021 07:06

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Jum'at, 23 Apr 2021 06:22

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

Jum'at, 23 Apr 2021 05:57

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Kamis, 22 Apr 2021 22:45

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Kamis, 22 Apr 2021 22:35

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Kamis, 22 Apr 2021 22:00

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Kamis, 22 Apr 2021 20:13

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Kamis, 22 Apr 2021 19:58

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Kamis, 22 Apr 2021 16:18

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Kamis, 22 Apr 2021 16:15

KSI Rasa Komunis

KSI Rasa Komunis

Kamis, 22 Apr 2021 14:52

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Kamis, 22 Apr 2021 14:40

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Kamis, 22 Apr 2021 14:30

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Kamis, 22 Apr 2021 12:11

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Kamis, 22 Apr 2021 11:48

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Kamis, 22 Apr 2021 11:17

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Kamis, 22 Apr 2021 10:18

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Kamis, 22 Apr 2021 09:18


MUI

Must Read!
X

Rabu, 21/04/2021 21:26

Beberapa Hal Terkait Witir