Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.481 views

Selandia Baru Larang Turis Berenang Dekat Lumba-lumba

WELLINGTON (voa-islam.com) - Selandia Baru memiliki wisata observasi lumba-lumba. Namun kini pemerintahnya melarang turis untuk berenang terlalu dekat dengan lumba-lumba hidung botol yang berhabitat di perairannya.

Dikutip dari Lonely Planet pada Kamis (3/9), larangan tersebut diterapkan untuk seluruh agen perjalanan wisata yang beroperasi di Bay of Islands.

Di Bay of Islands ada 144 pulau kecil yang menjadi habitat lumba-lumba.

Dijelaskan oleh Departemen Konservasi (DOC) Selandia Baru, turis yang datang ke Bay of Island sangat mencintai kawanan lumba-lumba di sana. Namun mereka seringkali berada terlalu dekat, bahkan berenang di dekat kawanan lumba-lumba.

Keberadaan manusia yang terlalu dekat dengan lumba-lumba dikhawatirkan dapat mengganggu karakter alami makhluk pintar itu.

Kawanan lumba-lumba di Bay of Island beraktivitas di siang hari. Di masa ini operator wisata mengarahkan perahu-perahu turis untuk melakukan wisata observasi.

Seiring dengan larangan berenang, DOC juga melarang mereka untuk beroperasi di "jam istirahat" lumba-lumba, yakni pagi dan sore hari.

Perahu wisata juga hanya boleh berada dekat lumba-lumba maksimal 30 menit.

Lumba-lumba hidung botol menjadi hewan terancam punah di Selandia Baru dan dunia. Di Bay of Islands saat ini hanya ada 31 lumba-lumba.

Jam istirahat lumba-lumba dirasa sangat penting, sehingga mereka bisa berinteraksi lebih sering dengan kawanannya, terutama lumba-lumba kecil.

Dengan interaksi tersebut, lumba-lumba jadi mengasah insting untuk melestarikan generasinya, sehingga akan lebih banyak lumba-lumba yang lahir dengan sehat.

Larangan di atas hanya berlaku untuk agen perjalanan wisata di Bay of Island. Selebihnya, yang mengoperasikan wisata lumba-lumba jenis lain di Selandia, masih boleh melakukan aktivitas seperti biasa.[cnn/fq/voa-islam.com]

Selandia Baru juga memiliki wisata observasi lumba-lumba. Namun kini pemerintahnya melarang turis untuk berenang terlalu dekat dengan lumba-lumba hidung botol yang berhabitat di perairannya. 

Dikutip dari Lonely Planet pada Kamis (3/9), larangan tersebut diterapkan untuk seluruh agen perjalanan wisata yang beroperasi di Bay of Islands.



Di Bay of Islands ada 144 pulau kecil yang menjadi habitat lumba-lumba.

Dijelaskan oleh Departemen Konservasi (DOC) Selandia Baru, turis yang datang ke Bay of Island sangat mencintai kawanan lumba-lumba di sana. Namun mereka seringkali berada terlalu dekat, bahkan berenang di dekat kawanan lumba-lumba. 

Keberadaan manusia yang terlalu dekat dengan lumba-lumba dikhawatirkan dapat mengganggu karakter alami makhluk pintar itu.

Kawanan lumba-lumba di Bay of Island beraktivitas di siang hari. Di masa ini operator wisata mengarahkan perahu-perahu turis untuk melakukan wisata observasi. 


Seiring dengan larangan berenang, DOC juga melarang mereka untuk beroperasi di "jam istirahat" lumba-lumba, yakni pagi dan sore hari. 

Perahu wisata juga hanya boleh berada dekat lumba-lumba maksimal 30 menit.

Lumba-lumba hidung botol menjadi hewan terancam punah di Selandia Baru dan dunia. Di Bay of Islands saat ini hanya ada 31 lumba-lumba. 

Jam istirahat lumba-lumba dirasa sangat penting, sehingga mereka bisa berinteraksi lebih sering dengan kawanannya, terutama lumba-lumba kecil. 

Dengan interaksi tersebut, lumba-lumba jadi mengasah insting untuk melestarikan generasinya, sehingga akan lebih banyak lumba-lumba yang lahir dengan sehat. 

Larangan di atas hanya berlaku untuk agen perjalanan wisata di Bay of Island. Selebihnya, yang mengoperasikan wisata lumba-lumba jenis lain di Selandia, masih boleh melakukan aktivitas seperti biasa.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Kekacauan Negara di Era Jokowi

Kekacauan Negara di Era Jokowi

Jum'at, 18 Sep 2020 14:13

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Penanganan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber Dipertaruhkan di Mata Dunia

Jum'at, 18 Sep 2020 13:20

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Operasi Intelijen 'Orang Gila'

Jum'at, 18 Sep 2020 09:03

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Pakaian Taqwa adalah sebaik-baiknya Bekal Kehidupan

Jum'at, 18 Sep 2020 08:58

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Jum'at, 18 Sep 2020 08:37

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Mereka Ingin Sekali Anies Baswedan Jatuh Lewat Kekacauan Covid-19

Jum'at, 18 Sep 2020 06:41

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Menelisik Kata Tusuk yang Dapat Berbeda Narasi

Jum'at, 18 Sep 2020 06:01

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Pengunduh Terbanyak Aplikasi TikTok Berasal dari Indonesia

Kamis, 17 Sep 2020 23:30

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Mendakwahkan Islam Haruskah Menghapus Kebudayaan?

Kamis, 17 Sep 2020 23:20

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Balada Negeri Pura-Pura Tapi Nyata

Kamis, 17 Sep 2020 23:15

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Turki Tolak Permintaan Rusia Untuk Mundur Dari Pos-pos Pengamatan di Idlib Suriah

Kamis, 17 Sep 2020 21:45

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Taliban Serang 3 Pos Polisi Afghanistan di Nangarhar

Kamis, 17 Sep 2020 21:30

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Pria Minnesota Didakwa Karena Memberikan Dukungan Material Kepada Islamic State

Kamis, 17 Sep 2020 21:15

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Pejabat Fatah: UEA Telah Memboikot Palestina Sejak 2010

Kamis, 17 Sep 2020 20:36

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Meninggal Karena Covid-19, Mati Syahid?

Kamis, 17 Sep 2020 17:00

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Menteri Pertahanan AS Cegah Trump Bunuh Bashar Al-Assad

Kamis, 17 Sep 2020 15:56

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Hampir 3.500 Warga Palestina Meninggal Dalam Serangan Israel Era Benyamin Netanyahu

Kamis, 17 Sep 2020 14:45

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Jelang Munas, Hidayatullah Gelar Berbagai Acara: Webinar Milenial dan Pernikahan 20 Pasang

Kamis, 17 Sep 2020 14:29

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Perketat PSBB, Anies Dituduh Mau Jatuhkan Jokowi?

Kamis, 17 Sep 2020 14:12

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Anis Byarwati: RUU Omnibus Law Sektor Keuangan Tidak Tepat Saat Pandemi

Kamis, 17 Sep 2020 14:08


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X