Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.867 views

Penyesuaian Tarif BPJS Kelas Standar Diminta Tak Bebani Peserta Kelas III

JAKARTA (voa-islam.com)--Pemerintah terus mematangkan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) pada layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati kembali mengingatkan agar perhitungan iuran BPJS Kesehatan kelas standar tidak memberatkan peserta BPJS Kesehatan terutama kelas III mandiri.

Kurniasih mengatakan, pada kelas III mandiri masih ada skema subsidi. Selain itu, saat kenaikan tarif iuran BPJS Kesehatan pada terjadi karena implementasi Perpres No. 64 tahun 2020, sebanyak 5,1 persen peserta BPJS Kesehatan turun kelas. Rinciannya ada 1,3 juta peserta turun kelas dari kelas I dan kelas II menjadi kelas III.

“Artinya peserta yang kelas III terutama mandiri benar-benar kemampuannya berada di iuran yang saat itu mengalami kenaikan. Kalau nanti penerapan KRIS iurannya masih memberatkan terutama yang kelas III maka beban publik akan semakin berat,” terang Kurniasih dalam keterangannya, Senin (11/07).

Terlebih saat ini BPJS Kesehatan tidak lagi mengalami defisit bahkan pengelolaannya mendapatkan surplus. Seharusnya dengan kondisi surplus, BPJS Kesehatan tidak lagi membebankan penyesuaian tarif kelas standar dengan menaikkan iuran terutama peserta kelas III.

Kurniasih menambahkan, persoalan pelayanan standar ini bukan hanya masalah Kelas Rawat Inap saja, namun juga harus diikuti dengan standarisasi pelayanan untuk kunjungan atau visit. KDK-KRIS ini harus juga meningkatkan pelayanan di Faskes Tingkat 1 terutama pedesaan atau pinggiran kota yang masih tertinggal jauh dibanding Faskes Tingkat 1 di perkotaan terutama untuk kelas Puskesmas.

“Jadi semangatnya adalah peningkatan pelayanan, bukan hanya pemerataan pelayanan, jadi hanya hanya berfokus pada rawat inap saja. Apalagi nantinya iuran BPJS juga akan satu tarif,” ungkap Kurniasih.

Ia menambahkan, selama ini banyak kesan Faskes Tingkat 1, terutama Puskesmas tidak mudah dalam memberikan rujukan bagi pasien untuk pemeriksaan lanjutan. Bahkan hal ini disampaikan oleh RS yang menjadi Faskes tingkat diatasnya seperti RSUD.

“Bagaimana implementasi KDK-KRIS ini bisa mengatasi permasalahan ini sehingga masyarakat peserta BPJS betul-betul bisa dipenuhi kebutuhan pelayanan kesehatannya sesuai dengan permasalahan penyakit yang dihadapi,” ungkap Kurniasih.

Ia juga memberikan catatan, penerapan KRIS ini akan memberikan tantangan bagi RS terutama RS Tipe C dalam menyediakan ruang perawatan kalau arah standarisasinya adalah kelas 1 atau minimal kelas 2.

“Bagi RS Tipe C, dengan standar ini, berarti akan ada pengurangan tempat tidur untuk memenuhi standar tersebut. Implikasinya ada dua yaitu pasien akan dioper dari satu RS ke RS lain karena ketidaktersediaan tempat tidur atau rujukan untuk dirawat akan semakin sulit karena keterbatasan tempat tidur di RS. Itu semua harus diantisipasi,” kata dia.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X