Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.222 views

Rapat dengan Baznas, Bukhori Usul Kurangi Pungutan Pajak Demi Kerek Potensi Zakat

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengedepankan filosofi pemberdayaan dalam pengelolaan dana zakat. Bukhori merujuk pada Quran Surat At-Taubah ayat 60 yang menjelaskan terkait delapan asnaf atau delapan golongan orang yang berhak menerima zakat.

“Pesan mendasar pada ayat ini bukan sebatas memberi, tapi memberdayakan,” ungkap Bukhori saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BAZNAS dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Senin (14/6/2021).

Politisi PKS ini menuturkan, basis pemberdayaan oleh BAZNAS perlu difokuskan pada dua sasaran, pertama, pemberdayaan terhadap fakir miskin. Kedua, anak-anak fakir miskin. Sebab itu, ia mendorong program BAZNAS supaya menyentuh wilayah yang jarang, bahkan tidak tersentuh oleh pemerintah.

“Orang miskin, fakir miskin, dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Mereka sudah menjadi domain tanggung jawab pemerintah meskipun belum ada pemerataan. Sementara, BAZNAS seharusnya bisa mengambil ceruk yang belum disentuh oleh pemerintah. Misalnya dengan menyasar komunitas majelis taklim yang sejauh ini tidak tersentuh oleh Kementerian Agama dalam konteks pemberdayaan. Pasalnya, mereka baru tersentuh dalam urusan sertifikasi saja. Dengan demikian, kedudukan BAZNAS juga berarti sebagai alternatif bagi pembiayaan program kemaslahatan masyarakat di luar APBN,” jelas dia.  

Lebih lanjut, anggota Badan Legislasi ini menyayangkan kinerja BAZNAS yang dinilai masih lemah dalam merealisasikan potensi zakat nasional. Berdasarkan bahan rapat kerja BAZNAS yang disampaikan, potensi pengumpulan dana zakat dari kementerian, lembaga, BUMN, dan korporasi mampu mencapai Rp 42,8 triliun per tahun. Akan tetapi, per 3 Juni 2021 lembaga ini baru mampu merealisasikan dana zakat senilai Rp 67 miliar. Alhasil, Bukhori menganggap peroleh ini masih sangat kecil bila diukur dengan resources lembaga yang dimiliki.  

“Salah satu akar masalah dari keengganan masyarakat untuk bayar zakat, yakni ketika pengutan zakat telah dikenakan pada personal, tetapi hal itu tidak serta merta mengurangi persentase kewajiban pajak individu tersebut,” imbuh Bukhori.

Misalnya, demikian Bukhori melanjutkan, jika persentase zakat kita 2,5%, sementara pajak PPN kita maksimal 20%. Maka, apabila kewajiban zakat yang 2,5% itu sudah kita bayar, semestinya persentase wajib pajak kita berkurang sehingga menjadi 17,5%. Atas dasar ini, saya yakin jika konsep proporsionalitas ini bisa dilakukan dan di-endorse melalui UU Zakat, maka potensi zakat yang triliunan itu bukan menjadi hal yang mustahi untuk dicapai.

Dalam kesempatan yang sama, Bukhori juga menyoroti sejumlah isu terkait penyelenggaraan jaminan produk halal. Dalam kesempatan itu, anggota komisi agama ini mencecar pelaksana tugas (Plt) Kepala BPJPH, Mastuki, perihal skema self-declare yang masih menyisakan kelemahan dalam mekanisme kontrolnya.

“Salah satu dampak dari UU Cipta Kerja bagi penyelenggaraan jaminan produk halal adalah regulasi anyar ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyatakan secara mandiri terkait kehalalan produknya. Sebenarnya dibalik peluang kemudahan itu, juga tersimpan persoalan baru ihwal cara kontrolnya yang belum jelas,” tukasnya.

“Selain itu, terkait organisasi masyarakat (ormas) Islam yang diberikan kesempatan untuk melakukan sertifikasi, apakah hanya ormas tertentu atau semua ormas berhak,?”

Gagasan PKS, demikian Bukhori melanjutkan, dalam melihat UU Cipta Kerja dalam upaya memberdayakan ekonomi masyarakat kecil, salah satunya dengan melibatkan partisipasi ormas. Karena itu, semua ormas harus memiliki hak yang sama untuk dilibatkan dalam melakukan sertifikasi produk halal sebagai wujud pendistribusian wewenang yang selama ini menjadi domain MUI demi memudahkan dan mempercepat pelaku usaha mikro kecil memperoleh sertifikat halal.  

“Salah satu akar masalah yang membuat antrian sertifikasi menumpuk adalah terbatasnya Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Ke depan, lembaga ini tidak boleh dimonopoli pihak tertentu dan semua ormas Islam harus memiliki hak yang sama kendati ada sejumlah kriteria khusus yang ditetapkan oleh BPJPH. Sehingga, dalam konteks ini BPJPH domainnya bukan memainkan peran dalam pengelolaan LPH, tetapi menjadi lembaga akreditasi mereka,” tegasnya.

Politisi dapil Jawa Tengah I ini juga berharap BPJPH bisa bersinergi dengan Komisi VIII DPR RI dalam menjaring ormas Islam untuk program anyar ini. Tidak hanya itu, Bukhori mengatakan Komisi VIII DPR RI siap bekerjasama dengan BPJPH dan BAZNAS untuk penyuluhan soal zakat dan sertifikasi halal bagi UMK untuk mencapai target masyarakat akar rumput.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Bahas Arah Perjuangan, MPUII Gelar Silaturahim Ulama dan Tokoh Umat

Kamis, 23 Sep 2021 19:37

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

62 Anak Tewas Tahun Ini Di Kamp Al-Hol Suriah Yang Dikelola Teroris YPG

Kamis, 23 Sep 2021 19:30

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02


MUI

Must Read!
X

Rabu, 22/09/2021 21:03

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan