Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
760 views

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

JAKARTA (voa-islam.com) - Anggota Ombudsman RI, Alamsyah Saragih menilai pembentukan Omnibus Law untuk memangkas proses perizinan investasi salah kaprah. Justru Omnibus Law yang mau dibuat saat ini, katanya,  menggeser rezim izin ke rezim standar yang lebih berisiko.
 
"Di mana-mana, pergeseran itu membutuhkan instrumen pengawasan yang kuat. Kalau itu tidak ada, lebih parah dari sekarang. Sekarang saja pakai izin masih kacau balau," katanya di Jakarta, Sabtu (22/2).
 
Menurutnya, permasalahan utama dalam perizinan investasi ini berada pada kepemimpinan pemerintah. Proses perizinan investasi kerap kali mandek di institusi pemerintah yang seharusnya mengeluarkan rekomendasi.
 
"Problemnya adalah selama ini ketika diberi waktu 90 hari atau 3 bulan, harus keluar izin ketika persyaratan lengkap. Tapi tidak diterbitkan dengan motif macam-macam, boleh jadi [pejabat] ingin agar ada suap dan lain sebagainya," ujarnya.
 
Meskipun begitu, Alamsyah mengakui tidak semua institusi pemerintah bertindak demikian. Di beberapa daerah, proses perizinan berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur tanpa kendala. Ia menegaskan, proses perizinan tidak perlu desentralisasi pada pemerintah pusat. Kendala utama proses perizinan, berada pada tidak adanya sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
 
"Misal, saya daftar ke OSS (Online Single Submission), keluar izin usahanya. Tapi rekomendasi teknis dari daerah belum keluar, lewat batas waktu, kan harusnya bisa ditarik oleh pemerintah pusat ketika ada case seperti ini. Kalau dia lancar kenapa mesti ditarik-tarik oleh pusat, daerah seperti Banyuwangi yang bagus kenapa harus ditarik oleh pusat," jelasnya.
 
Alamsyah mencontohkan, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia berhasil menyelesaikan Rp180 triliun investasi yang perizinannya mangkrak. Pasalnya, sebelum Bahlil mejabat Kepala BKPM dan diberi otoritas lebih, terdapat sekitar Rp760 triliun investasi yang mandek lantaran perizinan.
 
"Jangan-jangan yang kita perlukan ini cuma 2 orang Bahlil, bukan Omnibus Law. Jangan-jangan ini bukan out of the box, tapi malah out of context," ucapnya.
 
Oleh karena itu, Alamsyah menyarankan agar DPR RI mengembalikan draf RUU Omnibus Law kepada pemerintah. Sehingga, pemerintah bisa kembali memikirkan materi UU dengan baik dan benar.
 
"Daripada kita sama-sama repot nanti, untuk sementara kembalikan dulu draf itu ke pemerintah supaya dibahas dengan kepala dingin. Menurut saya, gaduh itu wajar, bagian dari demokrasi, yang penting tujuan tercapai, dari pada kita tertutup, nabrak tembok, mati sama-sama," tandasnya. [syahid/voa-islam.com]
 
sumber: gatra.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

Zakat Fitrah IDC: Ramadhan Semakin Berkah, Sempurnakan Ibadah Ramadhan dengan Zakat

IDC menerima zakat fitrah Rp 40.000 hingga 51.000 per-jiwa, disalurkan kepada Mustahiq dengan prioritas Muallaf dan Fakir Miskin dari kalangan yatim, aktivis Islam, dan dhuafa terdampak pandemi...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Latest News
Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Pendemi Menghantam Negeri, KDRT kian Bersemi; Salah Siapa?

Senin, 25 May 2020 23:05

Lebaran Seru #diRumahAja

Lebaran Seru #diRumahAja

Senin, 25 May 2020 22:30

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Tentara Pakistan Peringatkan India Terkait Status Wilayah Sengketa Kashmir

Senin, 25 May 2020 21:35

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Pria Bersenjata Serang dan Bakar Markas Milisi Syi'ah Dukungan Iran di Maysan Irak

Senin, 25 May 2020 21:15

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Pemerkosaan Hak Asasi Habib Bahar bin Smith

Senin, 25 May 2020 21:14

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Jepang Akhiri Keadaan Darurat Virus Corona di Seluruh Wilayah

Senin, 25 May 2020 20:45

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Kemenhub Perketat Larangan Arus Balik ke Jakarta

Senin, 25 May 2020 20:36

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Pemerintah Dianggap Gak Konsisten, Rakyat Marah

Senin, 25 May 2020 20:18

Pemerintah Afghanistan Bebaskan Sekitar 100 Tahanan Taliban Menyusul Gencatan Senjata Idul Fitri

Pemerintah Afghanistan Bebaskan Sekitar 100 Tahanan Taliban Menyusul Gencatan Senjata Idul Fitri

Senin, 25 May 2020 20:15

Ratusan Tentara Bayaran Rusia Ditarik Mundur dari Tripoli Setelah Kekalahan Pasukan Haftar

Ratusan Tentara Bayaran Rusia Ditarik Mundur dari Tripoli Setelah Kekalahan Pasukan Haftar

Senin, 25 May 2020 19:46

Pesan Idul Fitri Haedar Nashir: Tak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai

Pesan Idul Fitri Haedar Nashir: Tak Boleh Lengah Atas Nama Berdamai

Senin, 25 May 2020 17:25

Cegah Penularan Covid-19, Senator Berharap Masyarakat Tak Silaturrahmi Idul Fitri Secara Fisik

Cegah Penularan Covid-19, Senator Berharap Masyarakat Tak Silaturrahmi Idul Fitri Secara Fisik

Senin, 25 May 2020 09:54

Penerapan Nilai Kefitrian Menuju New Normal

Penerapan Nilai Kefitrian Menuju New Normal

Senin, 25 May 2020 08:59

[Hoax] Surat Rapid Test kepada Ulama Modus Operandi PKI

[Hoax] Surat Rapid Test kepada Ulama Modus Operandi PKI

Senin, 25 May 2020 06:39

Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Haftar Serukan Pasukannya Targetkan 'Kolonial' Turki Setelah Derita Kerugian Besar

Ahad, 24 May 2020 22:00

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Wanita Iran Berusia 107 Tahun Sembuh dari Infeksi Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 21:45

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Presiden Afghanisttan Asraf Ghani Berjanji Percepat Pembebasan Tahanan Taliban

Ahad, 24 May 2020 21:34

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Anggota DPR RI Kritik Narasi Damai Pemerintah Terhadap Virus Corona

Ahad, 24 May 2020 09:35

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

RUU Omnibus Law Dinilai Berpotensi Mengundang Campur Tangan Rezim terhadap Pers

Ahad, 24 May 2020 08:51

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

BPJS Naik Kembali, Bukti Setengah Hati Melayani Rakyat

Ahad, 24 May 2020 07:44


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X