Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.206 views

BNPT: Cadar dan Celana Cingkrang Bukan Indikator Radikalisme

JAKARTA (voa-islam.com)--Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menilai penggunaan cadar dan celana cingkrang bukan indikator seseorang terpapar radikalisme. Ia menegaskan, berdasarkan fakta, banyak pelaku aksi terorisme yang tak menggunakan cadar atau celana cingkrang.

"Jadi, saya sudah bilang berkali-kali. Pak Mahfud (Menko Polhukam) sependapat dengan saya. Jangan menstigma tata cara berpakaian sebagai indikator radikalisme. Ini masalah mindset," kata Suhardi setelah rilis survei BNPT 2019 di Jakarta, Selasa (10/12).

Suhardi menjelaskan, indikator semacam itu terbukti tak tepat jika berkaca pada aksi-aksi terorisme yang terjadi beberapa waktu lalu. "Seperti kejadian bom di Surabaya itu, pelakunya berpenampilan sewajarnya seperti masyarakat pada umumnya," ujar Suhardi.

Suhardi menekankan, persoalan radikalisme dan terorisme adalah masalah pemikiran, sehingga tak bisa dinilai dari penampilan fisik. "Jadi, tidak bisa kita bilang masalah jidat hitam (sebagai indikator). Beberapa direktur saya jidatnya hitam, tapi orangnya bagus. Nasionalismenya tinggi," ujarnya.

Survei BNPT 2019 mendapati Indeks Potensi Radikalisme secara nasional menurun. Meski demikian, BNPT mengaku tak akan menurunkan intensitas dalam mencegah radikalisme dan terorisme.

Survei yang dilakukan di 32 provinsi itu mendapati Indeks Potensi Radikalisme secara nasional tahun 2019 berada di angka 38,43 (skala 0-100). Sedangkan, tahun 2017, ada di angka 55,12. Artinya, potensi radikalisme secara nasional mengalami penurunan sebesar 16,69 poin.

Masih dalam survei, BNPT menemukan penyebaran konten radikalisme di media sosial sangat masif. Konten-konten itu didominasi oleh empat jenis konten keagamaan. Survei yang dilakukan sejak April hingga Juli 2019 itu mendapati Indeks Diseminiasi Media Sosial atau penyebaran konten yang memicu radikalisme secara nasional berada pada skor 38,33 (skala 0-100). Skor tersebut masuk dalam kategori tinggi mengingat penetrasi pengguna internet di Indonesia tahun 2018 mencapai 64,8 persen.

Penyebaran konten yang memicu radikalisme itu didominasi oleh empat jenis. Pertama, konten tentang nilai yang terkandung dalam ibadah dengan skor 40,42. Kedua, konten tentang tata cara ibadah yang wajib dengan skor 40,01.

Ketiga, konten tentang hari akhir dengan skor 39,28. Keempat, konten tentang kehendak Tuhan dengan skor 39,05. "Jika dikategorisasi, maka terpaan konten keagamaan yang dominan adalah konten yang terkait dengan fikih ibadah, hari akhir, dan qada’ qadar," tutur Suhardi.

Sedangkan, pada Indeks Kontra Radikal secara nasional, hanya ada di angka 11,68. Indeks tersebut masuk dalam kategori sangat rendah. Perilaku kontranarasi dengan penyebarluasan pesan-pesan perdamaian melalui media elektronik juga hanya di angka 5,85.

Suhardi mengatakan, dunia maya memang menjadi tempat penyebaran konten yang memicu radikalisme. Meski demikian, lanjut dia, Indonesia juga tidak bisa menutup diri dari perkembangan teknologi, termasuk media sosial, jika tak ingin tertinggal dengan negara lain. Oleh karena itu, hal-hal negatif yang ada di media sosial harus diwaspadai.

Ia pun menyebut, salah satu tugas BNPT adalah menjauhkan generasi muda bangsa dari konten-konten yang bisa memicu radikalisme. "Kalau dia terjebak dengan itu (radikalisme dan terorisme) maka tidak akan bisa berkontribusi. Padahal generasi muda kan masa depan Indonesia. Ini yang kita siapkan," tutur Suhardi.

Survei BNPT 2019 dilakukan pada bulan April hingga Juli 2019. Secara metodologi, sampel dalam riset ini diambil dengan menggunakan teknik multistage cluster random sampling dengan rumah tangga sebagai unit terkecil. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka kepada 15.360 responden di 32 provinsi, dengan menggunakan kuesioner terstruktur.

Kriteria responden adalah mereka yang berusia di atas 17 tahun. Secara nasional, margin of error riset ini sebesar 0,79 persen pada rentang kepercayaan 95 persen.*

Sumber: Republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Lockdown: Simalakama antara Penyakit dan Kelaparan

Ahad, 29 Mar 2020 02:51

Ulama Syi'ah Irak Muqtada Al-Sadr Salahkan Pernikahan Sejenis Sebagai Penyebab Pandemi Corona

Ulama Syi'ah Irak Muqtada Al-Sadr Salahkan Pernikahan Sejenis Sebagai Penyebab Pandemi Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 22:00

Turki Evakuasi 5.800 Pencari Suaka dari Perbatasan Yunani

Turki Evakuasi 5.800 Pencari Suaka dari Perbatasan Yunani

Sabtu, 28 Mar 2020 21:50

Corona dan Problematika Mudik

Corona dan Problematika Mudik

Sabtu, 28 Mar 2020 21:09

Fraksi PKS Tagih Janji Jokowi Tangguhkan Cicilan Rakyat Kecil

Fraksi PKS Tagih Janji Jokowi Tangguhkan Cicilan Rakyat Kecil

Sabtu, 28 Mar 2020 20:51

Pertempuran Kembali Berkobar di Libya Meski Ancaman Virus Mematikan Cina

Pertempuran Kembali Berkobar di Libya Meski Ancaman Virus Mematikan Cina

Sabtu, 28 Mar 2020 19:45

Turki Karantina Selusin Wilayah Dalam Rangka Memerangi Virus Corona

Turki Karantina Selusin Wilayah Dalam Rangka Memerangi Virus Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 19:25

Pasukan Tempur Mulai Melawan Jokowi

Pasukan Tempur Mulai Melawan Jokowi

Sabtu, 28 Mar 2020 18:43

Ombudsman: Pejabat Negara yang Undang Liputan Media Saat Darurat Corona Maladministrasi

Ombudsman: Pejabat Negara yang Undang Liputan Media Saat Darurat Corona Maladministrasi

Sabtu, 28 Mar 2020 17:50

Update 28 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1155 Positif, 59 Sembuh, 102 Meninggal

Update 28 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1155 Positif, 59 Sembuh, 102 Meninggal

Sabtu, 28 Mar 2020 16:48

Kematian Corona di Indonesia Tertinggi di Dunia, Komisi XI: Awalnya Ada yang Jumawa dan Remehkan

Kematian Corona di Indonesia Tertinggi di Dunia, Komisi XI: Awalnya Ada yang Jumawa dan Remehkan

Sabtu, 28 Mar 2020 15:42

PKS Minta PLN Siaga Selama Darurat Corona

PKS Minta PLN Siaga Selama Darurat Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 14:50

Lebih 375 Masjid dan Fasilitas Shalat di Inggris Ditutup Menyusul Penyebaran Wabah Virus Corona

Lebih 375 Masjid dan Fasilitas Shalat di Inggris Ditutup Menyusul Penyebaran Wabah Virus Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 13:30

Presiden Lempar Handuk?

Presiden Lempar Handuk?

Sabtu, 28 Mar 2020 13:19

Kebijakan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Kebijakan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 28 Mar 2020 12:40

Tuhan itu Peduli dan Tidak Tidur

Tuhan itu Peduli dan Tidak Tidur

Sabtu, 28 Mar 2020 11:41

Pemerintah Buka Rekening Donasi untuk Corona, Legislator: Lucu, Jadi Terbalik-balik

Pemerintah Buka Rekening Donasi untuk Corona, Legislator: Lucu, Jadi Terbalik-balik

Sabtu, 28 Mar 2020 10:21

Fatwa Lengkap MUI Tentang Pengurusan Jenazah Muslim yang Terinfeksi Corona

Fatwa Lengkap MUI Tentang Pengurusan Jenazah Muslim yang Terinfeksi Corona

Sabtu, 28 Mar 2020 09:59

Corona Kembalikan Perempuan pada Fitrahnya sebagai Ibu

Corona Kembalikan Perempuan pada Fitrahnya sebagai Ibu

Sabtu, 28 Mar 2020 08:42

Ikuti Jejak Anies, Pengusaha Pemuda Muhammadiyah Banyumas Hibahkan Hotel untuk Tenaga Kesehatan

Ikuti Jejak Anies, Pengusaha Pemuda Muhammadiyah Banyumas Hibahkan Hotel untuk Tenaga Kesehatan

Sabtu, 28 Mar 2020 07:27


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X