Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.849 views

Ruang Publik dalam Genggaman Kekuasaan

 

 

NEGARA demokrasi meniscayakan partisipasi masyarakat sipil, sebagai antitesa monarki yang kekuasaan pemerintahnya bersifat absolut, demokrasi menempuh jalan sebaliknya. Kekuasaan pemerintah dibatasi agar tidak absolut. Rakyat diberikan ruang untuk mengontrol kebijakan pemerintah melalui partisipasi di ruang publik. Hal ini mengindikasikan keberadaan ruang publik sangat vital, agar masyarakat bisa bebas berpartisipasi dalam ruang publik. Maka mesti dipastikan bahwa ruang publik tidak berada dalam genggaman kekuasaan pemerintah. Ruang publik yang dikendalikan oleh pemerintah akan memandulkan partisipasi masyarakat di dalamnya. 

Pemikir mazhab Frankfurt Jurgen Habermas memberikan penekanan khusus betapa pentingnya ruang publik dalam Negara demokrasi. Bagi Habermas ruang publik merupakan ruang demokrastis di mana di dalamnya masyarakat mampu menyampaiakana pandangan, opini, kepentingan, dan kebutuhan mereka secara diskursif.

Ruang publik juga merupakan wadah yang didalamnya masyarakat bisa menyampaikan pandangan mereka kepada pemerintah secara bebas, tanpa ada intervensi atau tekanan sedikitpun dari kekuasaan. Habermas meyakini ruang publik dapat bertindak sebagai wadah untuk menghimpun solidaritas masyarakat guna melawan mesin pasar kapitalisme dan mesin politik kekuasaan. Ruang publik tidak bisa dibatasi pada sekadar institusi formal seperti ruang DPR, rapat resmi dan lain lain, singkatnya diman ada masyarakat berkumpul maka disitu ruang publik terbentuk. 

Pentingnya ruang publik sebagai wadah kontrol terhadap kekuasaan tidak terjadi di era sekarang ini. Pemerintah yang lebih tertarik pada demokrasi prosedural melakukan campur tangan terlalu jauh ke dalam ruang publik. Ruang publik dintervensi secara massif, bahkan diacak-acak untuk kepentingan kekuasaan. Kita menyadari betul, di hari hari belakangan ini ruang publik kita sangat jauh dari prinsip partisipasi yang sehat. Jauh dari harapan untuk menjadikannya sebagai pengontrol kekuasaan melalui kebebasan menyampaikan pandangan tanpa intervensi kekuasaan.

Ruang publik kita disusupi oleh buzzer-buzzer otak receh. Tugas buzzer ini sangat sederhana, melakukan pembungkaman terhadap suara kritis yang muncul dari masyarakat melalui framing negatif. Mengutak-atik kehidupan pribadi si pengkritik lalu dijadikan peluru untuk menyumbat mulut masyarakat yang bersuara kritis. Pemerintah nampaknya juga merasa nyaman dengan kehadiran buzzer otak receh ini. Fitnah yang mereka lontarkan kepada masyarakat yang kritis pada kekuasaan tidak pernah diproses secara hukum, hanya dibiarkan terus berlanjut. Sehingga wajar bila masyarakat berpikir buzzer-buzzer otak receh tersebut memang sengaja dipelihara oleh Istana. 

Dengan massifnya kooptasi kekuasaan oleh kaki tangan penguasa di ruang publik, maka masyarakat tidak boleh menyerah begitu saja. Bila kelompok kritus masyarakat menyerah di tengah kuatnya tekanan yang dialamatkan kepada mereka, berarti lonceng kematian demokrasi telah berbunyi. Penting bagi kelompok kritis untuk terus bersuara. Kritik konstruktif yang terus disuarakan di ruang publik akan memastikan ruang publik tidak dijarah oleh kekuasaan. Saat buzzer mulai dikerahkan untuk memadamkan suara kritis, maka penguasa sebenarnya sudah sampai pada titik ketakutan tertinggi akan kehilangan kekuasaan. Sehingga masyarakat yang bersuara tanpa menenteng senjata harus dihadapi dengan represi pemikiran melalui pengerahan buzzer secara massif.

Zaenal Abidin Riam

Koordinator Presidium Demokrasiana Institute

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Dosa

Dosa

Jum'at, 23 Apr 2021 07:06

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Kamus Sejarah Indonesia Harus Sempurna, Agar Jadi Inspirasi Generasi Muda

Jum'at, 23 Apr 2021 06:22

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

IISD: Pengendalian Tembakau Tidak Musuhi Petani Tembakau

Jum'at, 23 Apr 2021 05:57

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Utusan AS: Dukungan Mematikan Iran Untuk Pemberontak Syi'ah Houtsi Ancam Upaya Pedamaian Di Yaman

Kamis, 22 Apr 2021 22:45

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Ahli Tasawuf Terkemuka Aljazair Dihukum 3 Tahun Penjara Karena Penistaan Terhadap Islam

Kamis, 22 Apr 2021 22:35

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Saudi Tahan Istri Dan Menantu Mantan Pemimpin Senior Hamas Yang Dipenjara Mohamed Al-Khodari

Kamis, 22 Apr 2021 22:00

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Mandi Untuk Membersihkan Diri dari Kotoran adalah Sunnah

Kamis, 22 Apr 2021 20:13

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Irlandia Selidiki Facebook untuk Kasus Data Bocor

Kamis, 22 Apr 2021 19:58

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Riset: 87% Anak Indonesia Sudah Bermedia Sosial

Kamis, 22 Apr 2021 16:18

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Ketua Dewan Pertimbangan Hidayatullah Dr Abdul Mannan Meninggal Dunia

Kamis, 22 Apr 2021 16:15

KSI Rasa Komunis

KSI Rasa Komunis

Kamis, 22 Apr 2021 14:52

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Peluang dan Tantangan Pengusaha Muslimah di Indonesia

Kamis, 22 Apr 2021 14:40

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Pencerahan Barat Menjauhkan Manusia dari Agama, Islam Mendekatkan Manusia dengan Agama

Kamis, 22 Apr 2021 14:30

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?

Kamis, 22 Apr 2021 12:11

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Adu Cepat Menangkap JPZ yang Ngaku Nabi ke-26

Kamis, 22 Apr 2021 11:48

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Inilah Moment Paling Istimewa di Ramadhan

Kamis, 22 Apr 2021 11:17

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Muslimah Wahdah Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Kamis, 22 Apr 2021 10:18

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Legislator PKS Siap Bersinergi dengan Dewan UKM DKI Jakarta

Kamis, 22 Apr 2021 09:18

Itikaf (Bagian Satu)

Itikaf (Bagian Satu)

Kamis, 22 Apr 2021 08:28

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Konferensi Perdamaian Afghanistan Di Istanbul Ditunda Menyusul Penolakan Taliban Untuk Hadir

Rabu, 21 Apr 2021 21:45


MUI

Must Read!
X

Kamis, 22/04/2021 12:11

Bagi Jokowi Pancasila Itu Penting?