Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.219 views

Stop Penggusuran Paksa dan Kekerasan di Kota Bandung

BANDUNG (voa-islam.com)—Sepuluh organisasi masyarakat sipil mendesak pemerintah Indonesia untuk menghentikan penggusuran paksa melalui penggunaan kekuatan yang berlebihan dan kekerasan yang tidak perlu terhadap warga masyarakat yang tinggal di RW 11 Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Indikasi adanya penggusuran paksa tampak pada proses yang tidak sesuai dengan kewajiban Indonesia di bawah Kovenan Internasional tentang Hak-hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya yang telah diratifikasi pemerintah melalui UU No. 11/2005. Secara khusus, Komentar Umum Nomor 7 Tahun 1997 tentang Penggusuran Paksa dan Prinsip-prinsip Dasar dan Pedoman PBB tentang Penggusuran dan Pemindahan Berbasis Pembangunan mewajibkan pada setiap pemerintah, dalam hal ini, Pemkot Bandung untuk melakukan musyawarah yang melibatkan seluruh warga terdampak dan memberikan pemberitahuan yang layak.

Sayangnya, prinsip-prinsip ini diabaikan. Pemkot Bandung memberitahukannya dengan cara yang tidak layak, yakni menerbitkan surat pemberitahuan pada 9 Desember namun baru disampaikan kepada masyarakat pada sehari sebelum eksekusi, yaitu 11 Desember 2019, itu pun dilakukan ketika sudah memasuki waktu petang. Isi surat mencantumkan perintah pada warga untuk membongkar bangunan–yang sebenarnya dimilikinya secara mandiri—bahkan tanpa ada keterangan batas waktu yang diberikan bagi warga maupun keterangan bahwa aparat akan melakukan penggusuran keesokan harinya.

Kami juga menyesalkan tindakan Pemerintah Kota Bandung untuk menggusur paksa warga Tamansari hanya selang dua hari setelah Peringatan Hari HAM Internasional. Di hari itu, 12 Desember, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung bersama Kepolisian Resor Kota Besar Bandung dikerahkan untuk melaksanakan penggusuran paksa dengan penggunaan kekuatan yang berlebihan, termasuk penembakan gas air mata, bahkan disertai kekerasan maupun perlakuan lain yang kejam dan merendahkan martabat manusia.

Akibatnya, banyak warga terluka. Penggusuran paksa ini juga mengakibatkan 33 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal. Di antara korban terdapat anak-anak dan lanjut usia. Saat ini warga terpaksa “mengungsi” dengan kondisi yang serba terbatas di Masjid Al-Islam, satu-satu bangunan yang tersisa di wilayah RW 11 Tamansari. Ini tidak layak terjadi di sebuah kota yang menyandang predikat “Kota Peduli HAM”.

Penggusuran paksa dilakukan oleh Pemkot Bandung dengan klaim memiliki hak atas tanah tersebut dan berencana membangun proyek rumah deret. Namun, klaim kepemilikan lahan itu hanyalah klaim sepihak dan tidak berdasar secara hukum sebab Pemkot Bandung tidak dapat menunjukkan bukti-bukti kepemilikannya secara memadai.

Kami menolak klaim Pemkot Bandung yang menyatakan jika penggusuran tersebut tindakan yang legal dengan alasan bahwa gugatan warga telah dinyatakan kalah oleh Mahkamah Agung (MA). Pemkot menganggap bahwa kalahnya gugatan warga atas Surat Keputusan Wali Kota Bandung tentang Penetapan Kompensasi Bangunan, Mekanisme Relokasi, dan Pelaksanaan Pembangunan Rumah Deret Taman Sari tahun anggaran 2017 secara otomatis menjadikan wilayah RW 11 sebagai aset sah milik pemerintah kota, bahkan sah jika segera dilakukan penggusuran.

Padahal, menurut kami, keputusan Mahkamah Agung yang menolak gugatan itu tidak sama sekali berhubungan dengan keabsahan aset tanah sebagai milik pemerintah. Warga masih menanti putusan atas gugatan terkait penerbitan izin lingkungan untuk proyek Rumah Deret Taman Sari dari Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Bandung. Juga ditemukan fakta bahwa tanah tersebut berstatus tanah negara bebas, berdasarkan pernyataan Badan Pertanahan Negara Kota Bandung yang menolak pengajuan sertifikat dari pihak pemerintah dan warga.

Bahkan seandainya putusan pengadilan mengizinkan penggusuran, eksekusi atas putusan itu pun harus memenuhi prinsip-prinsip PBB di atas, dari mulai pemberitahuan secara layak hingga didahulu pemenuhan alternatif tempat tinggal, termasuk tidak boleh menggunakan paksaan dan kekerasan. Kalau itu diabaikan, kami berpendapat, maka penggusuran paksa yang terjadi di Taman Sari merupakan pelanggaran hak warga negara, bertentangan dengan ketentuan HAM internasional dan bahkan mengandung unsur pelanggaran serius terhadap serangkaian rumpun HAM, khususnya hak atas perumahan yang layak.

Lebih lanjut, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh aparat adalah persitiwa tindak pidana sehingga demi hukum aparat kepolisian harus segera melakukan penyidikan agar pelaku-pelaku tindakan kekerasan dapat diadili dan mempertanggungjawabkannya secara pidana.

Berdasarkan uraian dan penjelasan kami di atas, kami menuntut:

  1. Walikota Bandung untuk segera menghentikan penggusuran paksa terhadap para warga RW 11 Tamansari Bandung;
  2. Kapolda Jawa Barat harus segera melakukan tindakan penyelidikan/penyidikan terhadap anggota satpol PP Kota Bandung dan anggota Kepolisian Kapolrestabes Bandung yang menggunakan kekuatan yang berlebihan dan melakukan tindakan kekerasan yang tidak perlu, termasuk juga pemeriksaan kepada Kepala Satpol PP Kota Bandung dan Kapolrestabes Bandung bilamana diketahui ada perintah atau arahan anggotanya untuk melakukan tindakan kekerasan/penganiayaan;
  3. Menteri Hukum dan HAM mencabut penghargaan yang diberikan kepada kota Bandung sebagai Kota Peduli HAM karena terjadinya peristiwa penggusuruan paksa dan brutalitas aparat.

 

Organisasi yang bersolidaritas:
1. YLBHI
2. KontraS
3. Amnesty International Indonesia
4. HRWG
5. JATAM
6. LBH Jakarta
7. Sindikasi
8. Lokataru Foundation
9. ICJR
10. LBH Masyarakat

*[Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Militer Libanon: Harapan Untuk Menemukan Korban Selamat Dalam Ledakan Beirut Telah Memudar

Militer Libanon: Harapan Untuk Menemukan Korban Selamat Dalam Ledakan Beirut Telah Memudar

Senin, 10 Aug 2020 14:45

Saudi Akan Luncurkan Uji Klinis Untuk Vaksin COVID-19 Asal Cina

Saudi Akan Luncurkan Uji Klinis Untuk Vaksin COVID-19 Asal Cina

Senin, 10 Aug 2020 14:00

Dinas Keamanan Kanada Tempatkan Saad Al-Jabri Di Bawah Perlindungan Setelah Ancaman Pembunuhan Baru

Dinas Keamanan Kanada Tempatkan Saad Al-Jabri Di Bawah Perlindungan Setelah Ancaman Pembunuhan Baru

Senin, 10 Aug 2020 13:16

Makruf Amin Akan Diganti?

Makruf Amin Akan Diganti?

Senin, 10 Aug 2020 12:29

Politisi PKS: Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat

Politisi PKS: Imbas Pandemi Covid 19, Persaingan Kerja Lulusan Baru Makin Ketat

Senin, 10 Aug 2020 12:13

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Ahad, 09 Aug 2020 23:04

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Legislator Soroti Dihapusnya Sanksi Pidana Pemalsuan Ijazah dalam RUU Ciptaker

Ahad, 09 Aug 2020 22:48

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Pemerintah Diminta Tidak Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Ahad, 09 Aug 2020 22:15

Afghanistan 'Di Ambang Pembicaraan Damai' Setelah Pembebasan Sisa 400 Tahanan Taliban Disetujui

Afghanistan 'Di Ambang Pembicaraan Damai' Setelah Pembebasan Sisa 400 Tahanan Taliban Disetujui

Ahad, 09 Aug 2020 21:25

Mesir dan Rusia Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Canggih ke Libya

Mesir dan Rusia Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Canggih ke Libya

Ahad, 09 Aug 2020 20:25

Pejabat Libanon Sebut Ledakan Di Pelabuhan Beirut Menyebabkan Lubang Sedalam 43 Meter

Pejabat Libanon Sebut Ledakan Di Pelabuhan Beirut Menyebabkan Lubang Sedalam 43 Meter

Ahad, 09 Aug 2020 20:05

Laporan: Twitter Tertarik Beli Operasi TikTok di AS

Laporan: Twitter Tertarik Beli Operasi TikTok di AS

Ahad, 09 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ahad, 09 Aug 2020 19:20

Pemberontak Syi'ah Houtsi Eksploitasi Ledakan di Beirut Untuk Galang Dana Bagi Syi'ah Hizbullata

Pemberontak Syi'ah Houtsi Eksploitasi Ledakan di Beirut Untuk Galang Dana Bagi Syi'ah Hizbullata

Ahad, 09 Aug 2020 19:06

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Menelan Hoax Pengobatan Covid

Ahad, 09 Aug 2020 08:46

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Menaikan Imun Raga dan Jiwa di Tengah Pandemi

Ahad, 09 Aug 2020 08:37

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Politisi PKS Catat Titik Kelemahan Omnibus Law

Ahad, 09 Aug 2020 07:55

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Pandemi Mencengkram, Resesi Menghantam

Ahad, 09 Aug 2020 07:46

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Legislator: RUU Ciptaker Dorong Sentralisasi

Ahad, 09 Aug 2020 07:32

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Bertemu Tokoh Oposisi, PDIP Bermanuver?

Sabtu, 08 Aug 2020 23:24


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X