Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.373 views

Wakil Muhammadiyah Hadiri Sidang Dewan PBB untuk Dana Tanggap Darurat Global di Dublin

DUBLIN, IRLANDIA (voa-islam.com)--Pada tanggal 19-20 Juni 2019, Dr. Rahmawati Husein, Wakil Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menghadiri sidang Dewan Pengarah Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Dana Tanggap Darurat Global (Advisory Group United Nation Central Emergency Response Fund/AG UNCERF). 

Rahmawati Husein, yang juga Dosen Fisipol Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tersebut, menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara, dan menjadi satu dari 19 orang yang dipilih oleh Sekjen PBB untuk jabatan tersebut mulai Oktober 2018 hingga Oktober 2021. Sejak dibentuk CERF pada tahun 2010, baru pertama kali wakil Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan Pengarah CERF.

AG UNCERF dibentuk berdasarkan kesepakatan pada Sidang Majelis Umum PBB ke-60 tahun 2005, melalui resolusi PBB tentang “Penguatan Koordinasi Bantuan Darurat Kemanusiaan PBB”. Dewan Pengarah CERF merupakan kelompok tenaga ahli yang berperan memberikan petunjuk, pandangan, serta rekomendasi untuk mendukung upaya pemanfaatan, manajemen, serta pemulihan pendanaan bantuan darurat Kemanusiaan yang tiap tahunnya meningkat kebutuhannya. Dana tersebut diberikan ke berbagai negara di seluruh dunia yang warganya mengalami krisis baik akibat konflik, perang maupun bencana alam. CERF merupakan mekanisme pemberian bantuan kemanusiaan yang bersifat taktis, cepat, serta apolitis, di mana dana dapat disalurkan dalam kurun waktu kurang dari 48 jam, untuk merespons situasi darurat.

Dewan Pengarah CERF melakukan sidangnya dua kali dalam setahun untuk mereview pemanfaatan dana yang sudah didistribusikan, memberikan rekomendasi kebijakan maupun strategi serta mendukung pelaksanaan CERF yang efektif. Pada tahun 2019 ini, pertemuan pertama diselenggarakan di Kota Dublin, Ibukota Negara Irlandia yang menjadi tuan rumah.

Pada pertemuan Dewan Pengarah ini akan dibahas mengenai pentingnya peningkatan dana kemanusiaan serta pemanfaatan seefektif mungkin dari dana yang jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan krisis kemanusiaan seluruh dunia. Di samping itu bahasan yang tidak kalah penting adalah perlunya pembiayaan yang antisipatif tidak harus menunggu dampak krisis yang meluas. Pendekatan antisipatif dalam krisis kemanusiaan terbukti bisa menyelamatkan nyawa lebih banyak dan lebih menghemat pendanaan karena dilakukan kesiapan-kesiapan sebelumnya khususnya untuk jenis bencana karena perubahan iklim seperti kekeringan, maupun untuk korban konflik yang sudah mengungsi bertahun-tahun. Untuk memberikan masukan tersebut, Dewan Pengarah mendengarkan laporan baik dari UNOCHA selaku coordinator CERF maupun dari laporan dari institusi independen yang melakukan kajian dan evaluasi pemanfaatan negara penerima.

Pertemuan Dewan Pengarah kali ini dihadiri oleh seluruh anggota yang berjumlah 19 orang yang mewakili 5 Benua serta menjadi representasi dari negara donor maupun negara penerima bantuan dana tanggap darurat tersebut. Indonesia pada tahun 2018 menjadi salah satu negara yang menerima bantuan dana darurat untuk merespon kejadian gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.

Pengalaman Indonesia dalam menerima, memanfaatkan dan mengelola dana CERF dapat dijadikan masukan dan bahan perbandingan dan pembelajaran bagi negara lain. Di samping itu, keterlibatan organisasi non pemerintah, seperti Muhammadiyah yang bergerak di tingkat nasional maupun lokal, menunjukkan pentingnya peran aktor non negara dalam pelaksanaan bantuan krisis kemanusiaan. Kehadiran Rahmawati Husein  sebagai Dewan Pengarah dana darurat tersebut memberikan perspektif yang berbeda mewakili organisasi non pemerintah baik nasional/lokal yang perannya sangat signifikan dalam menyelamatkan serta melindungi warga yang mengalami krisis 

Pada pertemuan tersebut Rahmawati Husein menegaskan bahwa dana CERF yang dikelola oleh badan-badan PBB seperti WFP, Unicef, UNHCR, UNFPA, perlu dikelola bersama tidak hanya dikerjasamakan dengan pemerintah pusat melalui klaster atau sektor, namun juga perlu dikelola secara langsung oleh pemerintah daerah maupun organisasi non pemerintah.* [Ril/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Pers Rilis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Latest News
Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Pembukaan Lahan Rumput Laut Untuk Memandirikan Mahasiswa ADI Kupang

Senin, 20 Jan 2020 00:38

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Kisah Cinta Pangeran Harry dan Megan, Happily Ever After?

Ahad, 19 Jan 2020 21:33

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Sektor Pariwisata di Iran Semakin Terpukul Menyusul Jatuhnya Pesawat Ukiraina

Ahad, 19 Jan 2020 21:30

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ningsih Tinampi, Ajaran Sesat yang Berkembang Pesat

Ahad, 19 Jan 2020 21:19

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Parlemen Yordania Lakukan Pemungutan Suara untuk Melarang Impor Gas dari Israel

Ahad, 19 Jan 2020 21:01

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Iran 'Tidak Miliki Rencana' Kirim Kotak Hitam Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh ke Kiev

Ahad, 19 Jan 2020 20:19

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Pengunjuk Rasa Irak Bakar Markas Milisi Syi'ah Hizbulata di Najaf

Ahad, 19 Jan 2020 19:39

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Remaja Mesjid Baiturrahmah Banda Aceh Gelar Aneka Lomba Islami

Ahad, 19 Jan 2020 17:24

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Fakta Liputan 'Predator Seksual Setan' Reynhard Sinaga

Ahad, 19 Jan 2020 16:25

Si Melon yang Mencekik

Si Melon yang Mencekik

Ahad, 19 Jan 2020 15:17

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!

Ahad, 19 Jan 2020 15:02

Tepuk Radikal

Tepuk Radikal

Ahad, 19 Jan 2020 14:56

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Diklat Ummat TV Selenggarakan Pelatihan Videografer Dakwah

Ahad, 19 Jan 2020 13:51

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Pemimpin Oposisi Yunani Samakan Haftar dengan Penjahat Perang Bosnia Radovan Karadzic

Ahad, 19 Jan 2020 10:25

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Jepang Lebih Islami daripada Muslim Sendiri, Benarkah?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:34

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Saat Suami Lemah Urusan Nafkah, Haruskah Istri Bersabar?

Sabtu, 18 Jan 2020 23:04

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sri Lanka Cabut Larangan Penggunaan Drone yang Diberlakukan Setelah Serangan Bom Paskah

Sabtu, 18 Jan 2020 20:30

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Trump Peringatkan Pemimpin Tertinggi Syi'ah Iran Ali Kamenei untuk 'Hati-hati' Berbicara

Sabtu, 18 Jan 2020 19:43

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Angkat Tema Pendidikan, FGD Pra KUII ke-7 Soroti Dikotomi Ilmu Agama dan Non-Agama

Sabtu, 18 Jan 2020 19:11

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Predator Seksual Buah Akidah Sekuler-Liberal

Sabtu, 18 Jan 2020 18:57


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Ahad, 19/01/2020 15:02

Jilbab Ga wajib? Fix, Anda Liberal!