Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.567 views

Ternyata Ustadz Yusuf Mansur Belum Tahu Kalau Disomasi

JAKARTA (voa-islam.com)- Meski sudah dari sepekan Somasi dilayangkan, namun ternyata Ustadz Yusuf Mansur belum mengetahui kalau disinya telah disomasi dalam soal Patungan Usaha (PU), sebab masih berada di Kota Suci Makkah.

Somasi dilayangkan warga Solo, Era Fadillah, melalui kuasa hukumnya, Hamdan Barumun SH. Sebab dirinya merasa ditipu karena telah menyerahkan dana Rp 12 juta untuk digunakan dalam bisnis PU membangun Hotel Siti di dekat Bandara Soetta, Jakarta. Namun setelah dua tahun, tidak ada penjelasan sama sekali dari Yusuf Mansur mengenai dana itu, padahal dirinya  telah menyerahkan dananya beserta lima anggota keluarganya masing-masing Rp 12 juta.

“Saya malah belum faham, saya masih berada di Makkah. Mudah-mudahan ada perlindungan Allah buat gerakan kita,” ujar Yusuf Mansur kepada Voa-Islam.Com melalui WA, Kamis (2/7) kemarin.

Menurut Yusuf Mansur, PU itu bukan sekedar bisnis, tetapi sebuah gerakan mulia, untuk menyadarkan umat Islam bahwa dengan bersatu bisa melakukan banyak hal.

Mengenai pembangunan Hotel Siti, Yusuf Mansur menjelaskan telah selesai pada 27 April 2015 lalu dan telah mengantongi ijin resmi dari pemerintah untuk beroperasi dan baru akan beroperasi penuh pada Agustus 2015 nanti, sehingga sampai  sekarang belum menghasilkan apa-apa.

Sebagaimana diberitakan Voa-Islam.Com kemarin, gara-gara merasa ditipu oleh Ustadz Yusuf Mansur setelah menyetor dana Rp 12.000.000 pada tahun 2013 lalu dalam investasi Patungan Usaha (PU), akhirnya warga Solo Era Fadillah melayangkan Somasi  kepada Yusuf Mansur. Somasi dikirimkan pada 25 Juni lalu dan telah diterima kantor  Yusuf Mansur di Jakarta pada 27 Juli lalu.

Pengacara Era Fadillah dari Kantor Hukum Barumun and Partners, Hamdan Barumun SH yang didampingi Ahmad SH menjelaskan, Somasi akan dilayangkan sampai tiga kali. Jika tidak ada tanggapan, maka akan dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Sampai sekarang Somasi pertama tidak pernah ditanggapi Yusuf Mansur.

“Sebagaimana sebuah Somasi, jika ini tidak diindahkan oleh Yusuf Mansur, bisa jadi masalah ini akan berlanjut ke Pengadilan,” tegas Hamdan Barumun.

Menurut Hamdan Barumun, Somasi itu dilayangkan kliennya dikarenakan Yusuf Mansur tidak pernah memberitahu bahwa usaha investasi Patungan Usaha itu sudah dihentikan oleh pemerintah sejak Juli 2013 lalu, dimana saat itu pemerintah sudah meminta Yusuf Mansur untuk menutup usaha investasi itu.

Selain itu Yusuf Mansur tidak pernah memberikan pertanggungjawaban terhadap penggunaan investasi yang telah disetorkan. Padahal sudah ribuan orang yang ikut investasi Patungan Usaha dari Yusuf Mansur ini. “Bahkan melalui SMS, Yusuf Mansur meminta Era Fadillah untuk ikut lagi dalam bisnis investasi baru, Koperasi Umroh dan Haji,” ungkap Hamdan Barumun.

Padahal sesuai dengan surat perjanjian kepada ada investor termasuk Era Fadillah, dana investasi akan digunakan untuk membangun Hotel Siti di Tangerang, dekat Bandara Soekarho-Hatta, dengan keuntungan 8 persen pertahun dan mulai diberikan bagi hasilnya setelah setahun. Namun ternyata setelah Hotel Siti berdiri, keuntungan bagi hasil tidak pernah diberikan oleh Yusuf Mansur, padahal yang ikut investasi tidak hanya Era Fadillah tetapi lima orang anggota keluarganya, masing-masing Rp 12,000.000. Saat ini invertasi PU telah diikuti ribuan orang di seluruh Indonesia.

“Kami juga akan melakukan gugatan perdata terhadap Yusuf Mansur, dengan mensita seluruh aset-asetnya yang dibeli dari dana masyarakat dalam investasi Patungan Usaha,” tegas Hamdan Barumun.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa staf Yusuf Mansur di Jakarta tidak memberitahu melalui telephone kalau ada Somasi dari Era Fadillah, padahal kabar ini sangat penting bagi Yusuf Mansur. Padahal sekarang sudah zaman informasi yang menjadikan jarak di dunia semakin dekat.   (Abdul Halim/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Pembaca lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Ulama Uzbekistan Larang Warga Uzbek Ikut Bertempur Bersama Rusia Di Ukraina

Sabtu, 24 Sep 2022 21:34

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Filter Agama dalam Keluarga adalah Pedomanan Menuju Kebahagian Dunia dan Akhirat

Sabtu, 24 Sep 2022 21:25

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Akmal Sjafril: Sains Tak Mampu Mengudeta Tuhan

Sabtu, 24 Sep 2022 21:12

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Muktamar PERSIS XVI, Wakil Presiden KH. Maruf Amin Siap Buka Acara

Sabtu, 24 Sep 2022 21:05

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Pendidikan Indonesia Tidak Mengajarkan Sekulerisme

Sabtu, 24 Sep 2022 08:35

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Toleransi Tidak Ahistoris; Jangan Paksakan Jika Masyarakat Menolak Pembangunan Gereja

Sabtu, 24 Sep 2022 05:27

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Mulailah Dari Land Cruiser Hitam

Jum'at, 23 Sep 2022 23:21

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Peringati Serangan 11 September, Al-Qaidah Sebut Aliansi Utara 'Cucu Abu Righal'

Jum'at, 23 Sep 2022 21:30

Menjadi Pemuda Istimewa

Menjadi Pemuda Istimewa

Jum'at, 23 Sep 2022 21:19

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Ribuan Warga Rusia Melarikan Diri Ke Luar Negeri Setelah Seruan Putin Untuk Perang Di Ukraina

Jum'at, 23 Sep 2022 20:55

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Saudi Minta Iran Berhenti Campuri Urusan Dalam Negeri Orang Lain

Jum'at, 23 Sep 2022 18:15

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Laporan BSR Temukan Facebook Langgar Hak Pengguna Palestina

Jum'at, 23 Sep 2022 17:32

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

MUI Jabar Sepakat: Ajaran Syiah Sesat

Jum'at, 23 Sep 2022 17:24

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

15 Faidah Dzikrullah dari Kitab ''Fiqh Doa dan Dzikir''

Jum'at, 23 Sep 2022 17:01

Benteng Itu akan Bobol Juga

Benteng Itu akan Bobol Juga

Jum'at, 23 Sep 2022 15:47

Isu Aksi: Jokowi Turun

Isu Aksi: Jokowi Turun

Jum'at, 23 Sep 2022 13:46

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Peranan Akal dalam Masalah Keimanan

Jum'at, 23 Sep 2022 12:17

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Tito Membangun Otoritarian dengan Cuci Tangan

Jum'at, 23 Sep 2022 11:45

Simple Notes of UUD 1945 Post Amandement

Simple Notes of UUD 1945 Post Amandement

Jum'at, 23 Sep 2022 11:03


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 23/09/2022 15:47

Benteng Itu akan Bobol Juga