Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.562 views

Menemani Anak Nonton Video Porno, Anda Sehat?

 

Oleh: Emil Apriani, S.Kom 

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-Israa : 32)

Arus global liberalisasi mengepung kaum muslim saat ini di seluruh aspek kehidupan, baik kalangan orang tua maupun anak-anak. Dengan pandangan ide liberalisasi tersebut, memberikan ruang kebebasan bagi seseorang atas perilaku yang dilakukan.

Belum lama ini, sempat menuai kontroversi pengakuan dari seorang publik figur terkait sikap dirinya jika anak-anaknya menonton konten film porno. Ia menyatakan bahwa dirinya membolehkan anak-anaknya menonton film atau konten porno. Menurutnya orang tua tidak boleh bersifat kolot dan mesti berpikir terbuka. Karenanya dia menilai, pembelajaran tentang seks sejak usia dini sangat penting saat ini.

Terkait pernyataan tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Susanto menilai bahwa konten porno tak boleh ditonton oleh anak-anak meski diawasi atau ditemani. Menurutnya, konten porno tetap memiliki dampak buruk. Bahkan dia meminta orang tua berhati-hati dalam mendidik anak (detik.com, 28/6/2021). Namun ternyata tidak sedikit juga yang malah mengapresiasi dan mendukung sikap publik figur tersebut.

Inilah salah satu fakta yang menjadi keprihatinan gaya asuh bagi keluarga muslim saat ini. Di mana orang tua yang seharusnya menjadi kontrol terdekat dalam pengawasan anak-anaknya terhadap konten pornografi, malah memberi peluang bagi anak dalam mengakses hal tersebut. Menonton video berkonten pornografi dengan diawasi ataupun ditemani orang tua, justru akan meracuni pemikiran anak. Menjadikan anak berpikir bahwa boleh-boleh saja dilakukan dan bukan sesuatu yang salah.

Pemikiran terbuka orang tua dalam memberikan pendidikan seksual sejak dini ternyata akan memberikan pengaruh buruk bagi anak. Hal tersebut tidak lepas dari arus global yang disebarkan oleh Barat selama ini dalam menerapkan pendidikan seksual yang komprehensif.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menyarankan setiap negara di dunia untuk menerapkan pendidikan seksual yang komprehensif, termasuk Indonesia. Rekomendasi ini berdasarkan pada kajian terbaru dari Global Education Monitoring (GEM) Report, UNESCO (14/06).

GERM Report menyebut bahwa pendidikan seksual mesti dimulai sejak dini. Anak-anak usia lima tahun misalnya, perlu memahami fakta-fakta dasar tentang tubuh mereka, keluarga, hubungan sosial, mengenali perilaku yang tidak pantas, dan mengidentifikasi pelecehan. Anak-anak dan remaja juga harus menerima pendidikan seksual komprehensif sebelum menjadi aktif secara seksual.

Dengan dalih memberikan pembekalan informasi kepada anak dengan pendidikan seksual komprehensif malah memberi ruang terbuka kebebasan di tengah kondisi kehidupan yang semua aspeknya digempur budaya overseksualiasi. Di mana nilai kehidupannya mengagungkan kebebasan dan kepuasan diri termasuk di dalamnya kepuasan seksual sebagai puncak kebahagiaan.

Bahkan sistem saat ini memfasilitasi individu dan korporasi meraup untung sebesar-besarnya dari industri dengan konten seksual dan pornografi. Dampak dari budaya overseksualisasi tersebut berupa kerusakan yang merajalela, seperti praktik prostitusi dan aborsi dimana-mana, yang membawa kerugian materiil bahkan ancaman lost generation.

Hal ini sebagai bentuk dari ide liberalisme yang dijajakan ke negeri-negeri Muslim termasuk Indonesia. Liberalisme adalah paham kebebasan yang muncul dari sekularisme yang dimiliki oleh ideologi kapitalisme. Di mana sekularisme memisahkan dan menjauhkan aturan agama dari kehidupan, termasuk menjauhkan pendidikan generasi dari aturan agama Islam. Mendorong adanya liberalisasi seksual dan menjadikan manusia sebagai penentu aturan berdasarkan hawa nafsunya.

Padahal sebagai seorang muslim, seharusnya tunduk dan taat pada aturan Allah SWT yang menciptakannya. Islam memberi ruang privat (pribadi) dalam pembahasan seksual terkait dengan gharizah nau, yaitu naluri melestarikan jenis atau keturunan sebagai bagian dari ibadah. Adapun pemenuhan naluri tersebut melalui hubungan pernikahan, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Allah punmemberikan aturan-Nya terkait hal tersebut.

Islam menempatkan naluri seksual secara indah, menyelaraskan dengan tujuan penciptaan manusia. Menerapkan aturan-aturan, tidak membebaskan dan bukan pula dengan mengebirinya. Islam memerintahkan menundukkan pandangan, menutup aurat, melarang khalwat dan ikhtilat, juga mengharamkan zina dan liwath dengan sanksi yang sangat tegas.

Maka cara Islam ini bukan hanya menjaga generasi dari bahaya serta kehinaan dunia dan akhirat. Namun juga meniscayakan hadirnya sebuah generasi peradaban mulia. Wallahu’alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Rakyat Malas

Rakyat Malas

Kamis, 05 Aug 2021 11:16

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Minimnya Empati Pejabat di Masa PPKM

Kamis, 05 Aug 2021 11:03

 Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian 2-Selesai)

Kamis, 05 Aug 2021 10:57

Di Surga Bersama yang Dicintai

Di Surga Bersama yang Dicintai

Kamis, 05 Aug 2021 08:06

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Tanggapi Menag Soal Baha'i, Sekum PP PERSIS Imbau Umat Waspadai Paham Perusak Aqidah

Kamis, 05 Aug 2021 06:03

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Umat Islam Luruskan Niat! Dan Bersatulah!

Kamis, 05 Aug 2021 04:58

PPKM Eceran

PPKM Eceran

Kamis, 05 Aug 2021 01:21

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Masalah Ucapan Selamat yang Bermasalah

Rabu, 04 Aug 2021 23:51

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Fitnah Kubro: Usaha Balas Dendam Musuh Islam

Rabu, 04 Aug 2021 22:15

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Covid-19 dan Upaya Menjaga Amanah dari Allah SWT

Rabu, 04 Aug 2021 21:46

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Kucurkan Rp 1 Triliun Atasi Pandemi, Fahira Idris: “DNA” Muhammadiyah Memberi

Rabu, 04 Aug 2021 21:40

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Ruhul Jihad Asy-Syahid KH. Zainal Musthafa (Bagian-1)

Rabu, 04 Aug 2021 21:00

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Legislator PKS: Berapa Banyak Nyawa Lagi yang Harus Terkorbankan Demi Pencitraan?

Rabu, 04 Aug 2021 20:39

Umat Islam, Bersatulah!

Umat Islam, Bersatulah!

Rabu, 04 Aug 2021 19:41

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Tradisi dan Seni Budaya Rawan Menjadi Pintu Masuk Nativisme

Rabu, 04 Aug 2021 18:20

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Gernas MUI Dapat Dukungan Penuh ACT

Rabu, 04 Aug 2021 16:13

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Bahas Tantangan Dakwah di Era Digital, FMDKI Akan Gelar Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional 2021

Rabu, 04 Aug 2021 14:04

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Terindikasi Kuat Lakukan Penodaan Agama, Tim Peneliti DDII Bawa Masalah Bahai ke Jalur Hukum

Rabu, 04 Aug 2021 07:02

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Turki Tolak Bantunan Israel Untuk Perangi Kebakaran Hutan

Selasa, 03 Aug 2021 22:26

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Pasukan Rezim Teroris Assad Lancarkan Serangan Baru Di Daraa

Selasa, 03 Aug 2021 21:54


MUI

Must Read!
X